• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Lomba Karya Jurnalistik Dayah: Program AMANAH Maksimalkan Potensi Kewirausahaan Santri

Lomba Karya Jurnalistik Dayah: Program AMANAH Maksimalkan Potensi Kewirausahaan Santri

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 24 August 2024

Lomba Karya Jurnalistik Dayah: Program AMANAH Maksimalkan Potensi Kewirausahaan Santri

Banda Aceh – Lomba Karya Jurnalistik Dayah yang diadakan oleh program Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) menjadi wadah bagi para santri untuk menunjukkan potensi kewirausahaan yang mereka miliki. Dalam lomba ini, santri dari berbagai dayah di Provinsi Aceh bersaing untuk menghasilkan karya tulis dan video terbaik.

Salah seorang juri, Hendra Saputra, menyampaikan pentingnya kegiatan ini dalam melatih para santri untuk terbiasa menulis. “Lomba ini melatih santri untuk terbiasa menulis. Jadi, dengan kita terbiasa menulis, masyarakat jadi tahu apa yang dikerjakan oleh santri. Seperti apa kehidupan santri sehari-hari,” ujarnya.

Dalam lomba kali ini, AMANAH menerima puluhan karya tulis dan video dari berbagai dayah di Provinsi Aceh. Para peserta merupakan santri dan anggota dewan guru di dayahnya dengan syarat rentang usia 17-35 tahun.

Karya dari para peserta itu sebelumnya melewati proses seleksi oleh tim AMANAH menjadi 25 karya tulis dan 10 karya video. Selanjutnya, karya tersebut dinilai oleh dewan juri untuk menentukan juaranya.
Dalam kompetisi ini, juara pertama kategori karya tulis diraih oleh Wilda Shaleha dari Dayah Babussalam Al Aziziyah, disusul oleh Syahrul Akhyar dari Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga di posisi kedua, dan Harwalis dari Dayah Al Madinatul Munawwarah Al Waaliyah di posisi ketiga. Sementara itu, untuk kategori karya video, juara pertama diberikan kepada Baihaki dari Dayah Bustanu Malikussaleh, yang berhasil mengungguli Muhammad Zakki dari Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga di posisi kedua, dan Al Murtaza di peringkat ketiga.
Dalam menilai karya para peserta, Hendra mengungkapkan bahwa berbagai topik menarik diangkat oleh peserta, mulai dari profil pesantren hingga kegiatan sehari-hari santri. “Tadi itu ada yang mengangkat soal profil pesantrennya. Kemudian, ada yang mengangkat soal kegiatan santri selama di dayah. Kemudian, ada yang mengangkat jiwa wirausaha santri di dayah,” jelasnya.
Lomba ini merupakan bagian dari program Dayahpreneur yang digagas oleh AMANAH untuk memperkenalkan konsep kewirausahaan di lingkungan dayah. Selain itu, AMANAH juga mendorong minat santri dan dewan guru dalam bidang jurnalistik melalui kegiatan ini. “Terima kasih untuk AMANAH yang sudah membuat lomba karya jurnalistik ini. Saya pikir ini cukup bagus. Ini adalah suatu wadah untuk melatih para santri. Kadang-kadang para santri tidak berani untuk tampil tapi dengan lomba ini mereka bisa unjuk gigi,” tutup Hendra.

Pemerintah Salurkan Air Bersih Hadapi El Nino dan Kekeringan

September 24, 2026

APBN On Track Menunjukkan Disiplin Fiskal Pemerintah

September 24, 2026

Pemerintah Salurkan Air Bersih Hadapi El Nino dan Kekeringan

By Kata IndonesiaSeptember 24, 20260

Pemerintah Salurkan Air Bersih Hadapi El Nino dan Kekeringan Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan…

APBN On Track Menunjukkan Disiplin Fiskal Pemerintah

By Kata IndonesiaSeptember 24, 20260

APBN On Track Menunjukkan Disiplin Fiskal Pemerintah Oleh: Nadia Anggraini Kusuma Di tengah ketidakpastian ekonomi…

APBN On Track Bukti Pemerintah Serius Menjaga Kredibilitas Fiskal

By Kata IndonesiaSeptember 24, 20260

APBN On Track Bukti Pemerintah Serius Menjaga Kredibilitas Fiskal   Oleh: Dwi Saputri Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang tetap on track hingga Agustus 2026 menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menjaga kredibilitas fiskal nasional. Hal ini tercermin dari keseimbangan primer yang tetap positif, defisit yang terkendali, serta kinerja pendapatan dan belanja negara yang tetap terjaga. Kondisi tersebut menunjukkan APBN tetap dikelola secara hati-hati di tengah meningkatnya kebutuhan belanja, sekaligus menjalankan perannya dalam mendukung perekonomian dan memberikan perlindungan kepada masyarakat. Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan bahwa kinerja APBN hingga akhir Agustus 2026 tetap kuat dan kredibel. Hal tersebut tercermin dari keseimbangan primer yang tetap positif, defisit yang terkendali, serta realisasi pendapatan, belanja, dan pembiayaan yang masih on track. Hingga 31 Agustus 2026, pendapatan negara tercatat Rp2.055,6 triliun atau sekitar 65 persen dari target. Sementara itu, belanja negara mencapai sekitar Rp2.295 triliun. Dengan perkembangan tersebut, defisit APBN tercatat Rp240,1 triliun atau 0,93 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Posisi tersebut menunjukkan bahwa peningkatan belanja pemerintah masih dapat dikelola dengan tetap menjaga kesehatan fiskal. Keseimbangan primer yang masih berada pada posisi positif juga memberikan gambaran bahwa pengelolaan APBN tetap berada dalam koridor yang terkendali. Hal ini menjadi sinyal positif terhadap kemampuan pemerintah menjaga keseimbangan antara kebutuhan pembiayaan pembangunan dan kesinambungan fiskal. Dari sisi penerimaan, kinerja APBN juga menunjukkan perkembangan positif. Penerimaan negara hingga akhir Agustus tumbuh 25,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penerimaan pajak tumbuh 24,1 persen, sedangkan penerimaan kepabeanan dan cukai mencapai Rp210,2 triliun atau tumbuh 7,8 persen. Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) juga tumbuh 41,7 persen menjadi Rp435,1 triliun. Pertumbuhan penerimaan menjadi faktor penting dalam menjaga ruang fiskal ketika belanja negara juga mengalami peningkatan. Hingga Agustus 2026, belanja negara tumbuh 17,1 persen. Belanja Kementerian/Lembaga (K/L) mencapai Rp912,4 triliun atau tumbuh 33 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Percepatan belanja diperlukan agar APBN memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat. Namun, peningkatan realisasi anggaran tetap perlu dibarengi dengan kualitas belanja yang baik, sehingga belanja negara tetap efisien, tepat sasaran, serta bermanfaat secara maksimal bagi masyarakat.…

APBN On Track Bukti Pemerintah Serius Menjaga Kredibilitas Fiskal

By Kata IndonesiaSeptember 24, 20260

APBN On Track Bukti Pemerintah Serius Menjaga Kredibilitas Fiskal Oleh: Dwi Saputri Kinerja Anggaran Pendapatan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.