• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Kalangan Pelajar Apresiasi Program AMN Permudah Akses Pendidikan

Kalangan Pelajar Apresiasi Program AMN Permudah Akses Pendidikan

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 3 July 2024

Kalangan Pelajar Apresiasi Program AMN Permudah Akses Pendidikan

Oleh: Nicholas Tatu

Para pelajar dari berbagai macam latar belakang daerah, suku, agama, ras, budaya dan bahasa di beragam wilayah Indonesia, mendapatkan banyak sekali kesempatan emas untuk bisa meraih fasilitas dari Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) yang dipelopori oleh Badan Intelijen Negara (BIN). Keberadaan program ini pun perlu mendapat apresiasi dari banyak pihak, sebagai wujud komitmen Pemerintah melalui BIN dan instansi lainnya dalam mencetak generasi unggul.

AMN memberikan manfaat besar bagi generasi muda. Banyaknya fasilitas dari AMN tersebut memang menjadi upaya sekaligus komitmen sangat kuat dari Pemerintah Republik Indonesia (RI) untuk memberikan pendidikan secara gratis kepada seluruh generasi muda penerus bangsa.

Pembangunan AMN juga merupakan langkah strategis yang sangat penting dalam mendukung pendidikan tinggi di Indonesia. Asrama ini tidak hanya menyediakan tempat tinggal yang layak bagi mahasiswa, tetapi juga memberikan berbagai manfaat yang mendukung perkembangan akademik, sosial, dan karakter mahasiswa.

Tidak hanya itu, Pembangunan AMN juga mendapat dukungan dari kalangan universitas, salah satunya Universitas Sam Ratulangi di Manado. Dalam Hal ini, pihak Unsrat telah menyediakan puluhan hektar lahan bagi pengembangan keterampilan mahasiswa seperti peternakan, pertanian, dan perikanan bagi mahasiswa yang tergabung dalam program AMN.

Sebagai informasi, AMN sendiri berdiri berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 106 Tahun 2021 tentang Asrama Mahasiswa Nusantara yang bertujuan untuk membangun rasa cinta kepada bangsa dan negara di kalangan pemuda dari berbagai perguruan tinggi di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Bukan hanya itu, namun tujuan AMN juga mampu menyiapkan keberadaan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, berintegritas dan juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat.

Selain sebagai hunian, namun Asrama Mahasiswa Nusantara juga sebagai tempat untuk melakukan pembinaan kebangsaan bagi para mahasiswa penghuninya, yang mana pembinaan tersebut terjadi oleh Badan Intelijen Negara (BIN) bersama dengan stakeholder atau pemangku kepentingan lain seperti Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).

BIN sendiri merupakan lembaga pimpinan Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan, S.H., M.Si., Ph.D., P.S.M., yang bertugas untuk menjaga keamanan dan ketahanan nasional. Oleh karenanya, sudah menjadi tugas mereka untuk melakukan pembinaan kepada para mahasiswa penghuni AMN, utamanya agar mereka bisa memiliki daya saing unggul dan wawasan kebangsaan serta bermental patriot untuk menjawab tantangan ke depan semi kesuksesan kemajuan bangsa.

Direktur Prasarana Strategis Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Ir. Essy Asiah mengungkapkan bahwa pembangunan Asrama Mahasiswa Nusantara itu terus berjalan dengan progres yang sangat positif.

Pemerintah bahkan terus memastikan dan mendorong kepada pihak kontraktor untuk mengawal agar progres pembangunan terus terjadi dengan membuat check list pekerjaan di setiap minggunya serta menghitung kebutuhan para pekerja di masing-masing gedung.

Adanya AMN di Manado ini menjadi keberlanjutan akan bagaimana kesuksesan pemerintah melalui BIN dalam membangun gedung asrama mahasiswa yang sama di Kota Pahlawan Surabaya.

Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik Unsrat Manado, Prof. Dr. Ir. Grevo Soleman Gerung memberikan dukungan penuh atas terwujudnya AMN Manado. Dirinya bahkan mengaku sudah sangat siap untuk memberikan support.

Di sisi lain, Staf Khusus (Stafsus) Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Antonius Benny Susetyo atau Romo Benny turut angkat bicara. Menurutnya, keberadaan Asrama Mahasiswa Nusantara sangat layak untuk menjadi tempat kaderisasi terbaik bagi para calon pemimpin masa depan bangsa.

Pembangunan AMN Manado sudah sangat ideal sejauh ini, karena nantinya tidak hanya mahasiswa dari golongan tertentu saja yang mampu dan memiliki kesempatan untuk menempati gedung asrama tersebut, tetapi benar-benar seluruh pemuda dari segenap pelosok wilayah Nusantara.

Apresiasi dan rasa optimis terus berdatangan seiring bagaimana progres secara positif yang AMN Manado cetak, karena merupakan salah satu program untuk melahirkan para generasi muda yang unggul namun di sisi lain tetap inklusif.

Hal tersebut lantaran saat ini, untuk bisa membangun Indonesia yang memang notabene memiliki kemajemukan sangat tinggi dengan beragamnya latar belakang masyarakat, tentu adanya kolaborasi melalui pendidikan yang bercirikan inklusif menjadi sangat penting.

Karena dengan adanya pendidikan yang inklusif tersebut, maka bukan tidak mungkin menjadikan kualitas SDM muda di Indonesia memiliki karakter kebangsaan yang kuat dan berintegritas serta unggul.

Semua pelajar dari berbagai macam latar belakang yang saling berbeda, mulai dari perbedaan perguruan tinggi, bahasa, adat, budaya, ras hingga agama dan suku, memiliki kesempatan yang sama besarnya untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas namun secara gratis melalui program AMN Manado. Masyarakat pun diminta untuk ikut menyukseskan program AMN, termasuk di Manado yang diyakini mampu mencetak kader pemimpin Indonesia di masa depan.

)* Penulis adalah Mahasiswa Manado Tinggal di Medan

Kabinet Bayangan Perlu Hindari Kegaduhan Politik yang Merugikan Publik

August 6, 2026

Algoritma Mengejar Atensi, Jurnalisme Menjaga Akurasi dan Akal Sehat Publik 

August 6, 2026

Kabinet Bayangan Perlu Hindari Kegaduhan Politik yang Merugikan Publik

By Kata IndonesiaAugust 6, 20260

Kabinet Bayangan Perlu Hindari Kegaduhan Politik yang Merugikan Publik Jakarta – Wacana pembentukan kabinet bayangan…

Algoritma Mengejar Atensi, Jurnalisme Menjaga Akurasi dan Akal Sehat Publik 

By Kata IndonesiaAugust 6, 20260

Algoritma Mengejar Atensi, Jurnalisme Menjaga Akurasi dan Akal Sehat Publik  Oleh: Ratna Komala Gelombang transformasi digital telah mengubah cara masyarakat memperoleh, mengonsumsi, dan menyebarkan informasi. Kehadiran platform digital dengan algoritma yang dirancang untuk memaksimalkan atensi telah menciptakan ekosistem informasi yang bergerak sangat cepat, tetapi tidak selalu mengutamakan akurasi. Konten yang memancing emosi sering kali memperoleh jangkauan lebih luas dibandingkan informasi yang telah melalui proses verifikasi. Dalam situasi demikian, jurnalisme berkualitas menjadi semakin penting sebagai penopang ruang publik yang sehat, menjaga nalar masyarakat agar tetap berpijak pada fakta di tengah derasnya arus disinformasi. Peran pers tidak lagi terbatas sebagai penyampai berita, melainkan menjadi institusi yang menjaga kualitas demokrasi melalui penyajian informasi yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan. Jurnalisme yang profesional berfungsi sebagai penyeimbang kekuasaan sekaligus penghubung antara pemerintah dan masyarakat melalui informasi yang akurat. Namun, tantangan yang dihadapi industri media semakin kompleks akibat dominasi algoritma platform digital global yang mengubah pola distribusi informasi sekaligus memengaruhi model bisnis media. Ketimpangan tersebut menuntut hadirnya kebijakan yang mampu menciptakan ekosistem digital yang lebih adil bagi seluruh pelaku industri pers. Dalam konteks itu, langkah pemerintah menghadirkan regulasi mengenai tanggung jawab platform digital menjadi bagian penting dari upaya memperkuat keberlanjutan jurnalisme nasional. Kebijakan ini tidak dimaksudkan untuk membatasi inovasi teknologi, melainkan membangun keseimbangan antara perkembangan platform digital dan keberlangsungan media yang menghasilkan karya jurnalistik berkualitas. Ruang digital yang sehat membutuhkan mekanisme yang memastikan informasi yang diproduksi melalui proses jurnalistik memperoleh posisi yang layak di tengah banjir konten yang beredar tanpa proses verifikasi. Dengan demikian, kepentingan publik tetap menjadi orientasi utama dalam tata kelola informasi nasional. Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Marsda TNI Eko Dono Indarto, menegaskan bahwa Kemenko Polkam memiliki peran strategis dalam mengawal penyusunan Peraturan Presiden mengenai tanggung jawab platform digital untuk mendukung jurnalisme berkualitas. Menurut Eko Dono Indarto, pembentukan Komite Tanggung Jawab Perusahaan Platform untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas (KTP2JB) merupakan langkah konkret untuk memperkuat ekosistem informasi yang sehat, menjaga kualitas pers nasional, sekaligus memperkokoh stabilitas keamanan di ruang digital. Kehadiran pedoman pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2024 menjadi tonggak penting dalam memastikan implementasi kebijakan tersebut berjalan secara terukur. Komitmen pemerintah tersebut menunjukkan bahwa penguatan jurnalisme dipandang sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan informasi nasional. Lebih jauh, lahirnya pedoman pelaksanaan kewajiban platform digital memberikan kepastian mengenai tanggung jawab setiap pemangku kepentingan dalam membangun ruang digital yang lebih sehat. Selama ini, perusahaan platform memperoleh manfaat ekonomi yang besar dari distribusi konten jurnalistik, sementara media menghadapi tekanan finansial yang semakin berat akibat perubahan pola konsumsi informasi. Ketimpangan tersebut berpotensi melemahkan kualitas jurnalisme apabila tidak diimbangi dengan tata kelola yang lebih berkeadilan. Oleh karena itu, kebijakan pemerintah menjadi instrumen penting untuk menciptakan hubungan yang lebih seimbang antara inovasi digital dan keberlanjutan industri pers. Di sisi lain, perkembangan kecerdasan buatan telah menghadirkan tantangan baru terhadap kredibilitas informasi. Teknologi AI memungkinkan produksi konten dalam jumlah besar dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, tetapi tidak seluruhnya dibangun di atas prinsip verifikasi dan etika jurnalistik. Kondisi ini meningkatkan risiko penyebaran informasi yang menyesatkan, manipulasi visual, hingga lahirnya narasi yang sulit dibedakan dari fakta. Akibatnya, kemampuan masyarakat dalam memperoleh informasi yang benar semakin bergantung pada keberadaan media yang menjunjung tinggi profesionalisme.…

Menjawab Perang Algoritma AI dengan Etika, Verifikasi, dan Media Tepercaya

By Kata IndonesiaAugust 6, 20260

Menjawab Perang Algoritma AI dengan Etika, Verifikasi, dan Media Tepercaya Oleh : Antonius Utomo Perkembangan…

Pemerintah Perkuat Ekosistem Media Digital Nasional Hadapi Perang Algoritma AI

By Kata IndonesiaAugust 6, 20260

Pemerintah Perkuat Ekosistem Media Digital Nasional Hadapi Perang Algoritma AI JAKARTA — Pemerintah terus memperkuat…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.