• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Rakernas IV PDIP, Megawati: Menangkan Pileg dan Ganjar Pranowo Sebagai Presiden RI

Rakernas IV PDIP, Megawati: Menangkan Pileg dan Ganjar Pranowo Sebagai Presiden RI

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 30 September 2023

Rakernas IV PDIP, Megawati: Menangkan Pileg dan Ganjar Pranowo Sebagai Presiden RI

*JAKARTA* –PDIP menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV mulai 29 September hingga 1 Oktober 2023 mendatang. Isu utama yang dibahas pada Rakernas itu, soal kedaulatan pangan hingga Pilpres 2024. Rakernas juga dihadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), Bacapres Ganjar Pranowo dan jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju.

Dalam pidato sambutannya, Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri mengatakan Bung Karno sudah menegaskan bahwa pangan itu berkaitan dengan mati hidupnya suatu negeri. Hal inilah yang kini terjadi dalam perang Rusia dan Ukraina, pangan menjadi senjata yang sangat ampuh membangun hegemoni suatu negara.

“Di tengah pertarungan geopolitik ini, ketergangtungan Indonesia terhadap impor pangan semakin besar. Konsumsi gandum telah meningkat signifikan dari 4 persen pada 1970 menjadi 28 persen pada 2022,” kata Mega di JI-Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jum’at (29/9).

Menurutnya, pokok-pokok kebijakan pangan yang sudah dilakukan Presiden Jokowi melalui pembangunan infrastruktur telah membangkitkan optimisme terhadap jalan Indonesia yang berdaulat di bidang pangan. Konsepsi kedaulatan pangan itulah yang ditawarkan PDI Perjuangan dalam Pemilu 2024.

“PDI Perjuangan tidak akan pernah menyerah dalam menjalankan politik kedaulatan pangan, itulah komitmen pokok partai pada pemerintahan yang akan datang dengan memenangkan Pileg dan Bapak Ganjar Pranowo sebagai Presiden RI kedelapan,” tegas Mega.

Bacapres Ganjar Pranowo mengatakan politik pangan sangat penting karena menyentuh setiap aspek kehidupan. Maka dari itu dengan berdiri bersama petani dan nelayan maka bisa mempercepat perwujudan kedaulatan pangan.

“Negara harus memastikan petani dan nelayan menjadi tuan rumah di negeri sendiri dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan. Dengan mendukung petani dan nelayan maka Indonesia dapat berdikari dalam pangan,” kata Ganjar.

Pembangunan infrastruktur pertanian yang dilakukan Presiden Jokowi telah meningkatkan signifikan produksi pertanian. Oleh karenanya, pembangunan ekonomi Presiden Jokowi harus dijaga dan dilanjutkan.

“Pangan sebagai lambang supremasi kepemimpinan Indonesia di dunia menjadi perhatian khusus PDI Perjuangan. Oleh sebab itu, pengembangan teknologi pertanian harus dimodernisasi, lahan subur harus dijaga dan tidak boleh dikonversi,” ucap Ganjar.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan geopolitik dunia berpengaruh pada pasokan pangan. Perang di Ukraina, ternyata gandum kita impor 11 juta ton dan hampir 30 persen berasal dari Ukraina dan Rusia karena di sana memang produsen gandum terbesar dunia.

“Saat saya bertemu Presiden Zelenski, beliau bercerita di sana ada 77 juta ton berhenti di Ukraina karena perang. Saya juga bertemu Presiden Putin, di sana ada 130 juta ton gandum berhenti tidak bisa diekspor karena keamanan laut,” ujar Jokowi.

Total dari kedua negara itu yang tidak bisa keluar gandumnya, 207 juta ton, sehingga yang terjadi adalah di Afrika, Asia maupun Eropa terjadi kekurangan pangan. Harga yang naik secara drastis, dan bahkan di satu negara maju Eropa, anak sekolah banyak yang sudah tidak bisa sarapan pagi.

“Itu semua karena kekurangan bahan pangan, karena mahalnya bahan pangan. Sebanyak 19 negara sekarang sudah tidak mengekspor pangan, dan bahkan sekarang menjadi 22 negara tidak mau mengekspor bahan pangannya, termasuk beras,” tambah Jokowi.

Ideologi Pancasila harus selalu dipegang teguh dalam pembangunan, khususnya mengenai kedaulatan pangan. Oleh karena itu, pangan merupakan instrumen pokok dalam membangun dan mencerdaskan bangsa,” tegasnya.

Waspada Penumpang Gelap dalam Aksi Demonstrasi, Mahasiswa Diminta Kedepankan Kajian dan Solusi

June 20, 2026

Aksi Demonstrasi Mahasiswa Harus Berjalan Selaras dengan Hukum dan Kepentingan Umum

June 20, 2026

Waspada Penumpang Gelap dalam Aksi Demonstrasi, Mahasiswa Diminta Kedepankan Kajian dan Solusi

By Kata IndonesiaJune 20, 20260

Waspada Penumpang Gelap dalam Aksi Demonstrasi, Mahasiswa Diminta Kedepankan Kajian dan Solusi  Oleh: Ahmad Fauzi Demokrasi Indonesia memberikan ruang yang luas bagi setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat dan aspirasi secara terbuka. Dalam perjalanan bangsa, mahasiswa selalu menjadi salah satu elemen penting yang berperan sebagai pengawal demokrasi, penyambung suara masyarakat, sekaligus mitra kritis dalam proses pembangunan nasional. Oleh karena itu, kebebasan berekspresi dan menyampaikan pendapat harus terus dijaga sebagai bagian dari kehidupan demokrasi yang sehat dan matang. Namun demikian, seiring meningkatnya dinamika politik dan sosial di ruang publik, kewaspadaan terhadap potensi penunggangan aksi demonstrasi oleh kelompok-kelompok berkepentingan menjadi hal yang penting untuk diperhatikan. Gerakan mahasiswa yang lahir dari idealisme, kajian akademik, dan semangat pengabdian kepada masyarakat harus tetap dijaga independensinya agar tidak dimanfaatkan untuk kepentingan politik praktis maupun agenda tertentu yang tidak sejalan dengan kepentingan rakyat. Dalam konteks tersebut, pernyataan BEM Bersatu yang menegaskan penolakan terhadap segala bentuk penunggangan gerakan mahasiswa oleh kepentingan politik praktis patut mendapatkan perhatian. Sikap tersebut menunjukkan adanya kesadaran di kalangan mahasiswa bahwa gerakan yang sehat harus tetap berpijak pada kajian ilmiah, argumentasi yang kuat, serta orientasi yang jelas untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat luas. Independensi gerakan mahasiswa merupakan aset penting yang harus dijaga agar tetap memperoleh kepercayaan publik sebagai kekuatan moral bangsa. Kewaspadaan terhadap potensi penunggangan bukan berarti membatasi kebebasan mahasiswa dalam menyampaikan kritik. Sebaliknya, hal tersebut merupakan bentuk tanggung jawab bersama untuk memastikan bahwa setiap aspirasi yang disampaikan benar-benar lahir dari kebutuhan masyarakat dan bukan didorong oleh kepentingan pihak tertentu. Mahasiswa perlu terus memperkuat budaya intelektual melalui diskusi, riset, kajian akademik, serta penguasaan data yang komprehensif sehingga setiap tuntutan yang disampaikan memiliki landasan yang kuat dan memberikan kontribusi positif bagi perbaikan kebijakan publik. Di sisi lain, pemerintah telah menunjukkan komitmen yang kuat untuk mendengar berbagai aspirasi masyarakat, termasuk dari kalangan mahasiswa. Langkah Wakil Presiden Gibran Rakabuming yang menerima dan berdialog langsung dengan perwakilan mahasiswa menjadi bukti bahwa pemerintah membuka ruang komunikasi yang luas bagi berbagai masukan dan kritik yang konstruktif. Sikap terbuka tersebut mencerminkan bahwa pemerintah memandang mahasiswa sebagai bagian penting dari proses pembangunan nasional dan penguatan demokrasi. Pertemuan tersebut juga menunjukkan bahwa jalur dialog tetap menjadi instrumen yang efektif dalam menyampaikan aspirasi. Melalui komunikasi yang baik, berbagai persoalan dapat dibahas secara objektif dan menghasilkan solusi yang lebih komprehensif. Budaya dialog yang semakin kuat akan memperkokoh kualitas demokrasi Indonesia sekaligus memperkecil ruang bagi pihak-pihak yang berupaya memanfaatkan situasi untuk kepentingan di luar substansi perjuangan mahasiswa. Sejumlah tokoh juga menilai bahwa aspirasi mahasiswa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan demokrasi. Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M. Sarmuji, menegaskan bahwa pemerintah akan memperhatikan setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat dan menjadikannya sebagai bahan pertimbangan dalam proses pengambilan kebijakan. Pada saat yang sama, ia mengingatkan bahwa indikasi adanya pihak yang mencoba memanfaatkan gerakan mahasiswa akan terlihat seiring perkembangan situasi, sehingga kewaspadaan tetap perlu dijaga oleh seluruh elemen masyarakat.…

Aksi Demonstrasi Mahasiswa Harus Berjalan Selaras dengan Hukum dan Kepentingan Umum

By Kata IndonesiaJune 20, 20260

Aksi Demonstrasi Mahasiswa Harus Berjalan Selaras dengan Hukum dan Kepentingan Umum Oleh: Salsa Viona Konstitusi…

Pemerintah Perkuat Sinergi Kebijakan untuk Menjaga Stabilitas Rupiah

By Kata IndonesiaJune 20, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Kebijakan untuk Menjaga Stabilitas Rupiah Jakarta – Pemerintah memastikan terus menjaga stabilitas…

Pemerintah Perkuat Sinergi Kebijakan untuk Menjaga Stabilitas Rupiah

By Kata IndonesiaJune 20, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Kebijakan untuk Menjaga Stabilitas Rupiah Jakarta – Pemerintah memastikan terus menjaga stabilitas…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.