• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Pemilu 2024 Momentum Jaga Persatuan Bangsa

Pemilu 2024 Momentum Jaga Persatuan Bangsa

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 23 August 2023

Pemilu 2024 Momentum Jaga Persatuan Bangsa

Oleh : Lukman Keenan Adar

Salah satu anugerah bagi Indonesia adalah keragaman suku, budaya dan bahasa yang tidak dimiliki oleh bangsa lain. Meski tiap daerah memiliki bahasa yang berbeda dan terpisah oleh pulau dan lautan, tetapi seluruh masyarakat Indonesia bisa memahami bahasa Indonesia yang merupakan bahasa persatuan. Oleh karena itu sudah semestinya, perbedaan pilihan saat politik tidak menjadikan kita berpecah-belah.

Justru pemilu harus menjadi momentum untuk menjaga persatuan.
Narasi perpecahan yang berakibat pada polarisasi tentu saja harus dihindari. Seluruh elite politik dan masyarakat sipil harus bersama-sama menjaga persatuan bangsa pada pemilu 2024 yang akan datang.

Upaya yang bisa dilakukan untuk menjaga persatuan adalah Deklarasi Damai Umat Beragama yang digaungkan oleh berbagai tokoh agama di Indonesia, deklarasi tersebut tentu saja menjadi langkah positif untuk merajut kembali persatuan bangsa yang dulu sempat terkoyak akibat polarisasi pada pemilu 2019. Jangan sampai pengalaman 2019 lalu di mana masyarakat terpolarisasi hingga memunculkan luka yang bahkan belum kering hingga kini.

Ujang Komarudin selaku pengamat politik menuturkan, sudah semestinya dan sudah seharusnya tokoh agama mengambil peran dalam menjaga kondusifitas jelang pemilu 2024, salah satunya yakni melakukan tugasnya untuk mengajak umat beragama untuk taat pada Undang-undang, sekaligus juga taat pada aturan agama. Apalagi aturan agama juga melarang untuk memecah belah bangsa. Justru Agama juga menganjurkan untuk menjaga negara ini agar aman, damai dan tenteram.

Pengamat yang juga pengajar di Universitas Al-Azhar tersebut juga menyampaikan, bahwa Deklarsi Damai Umat Beragama menjadi momentum untuk menggandeng semua pihak. Bukan hanya tokoh agama untuk terus menjaga kerukunan di tengah perbedaan, termasuk perbedaan pandangan politik.
Ia berujar, bahwa ke depan anak bangsa harus solid dalam konteks menjaga persatuan bangsa. Karena tugas menjaga persatuan bukan hanya tugas tokoh agama, tetapi juga tugas seluruh masyarakat Indonesia.
Pada kesempatan berbeda, Menteri BUMN Erick Thohir menekankan pentingnya menjaga persatuan bangsa jelang pemilu 2024. Hal tersebut disampaikan Erick saat melakukan kunjungan kerja ke Pulau Nias, Sumatera Utara. Erick menuturkan bahwa persatuan yang mengikat kita menjadi sebuah bangsa yang utuh dan diakui, tidak boleh dicederai kompetisi politik.
Momentum menjelang pemilu ini dirasa menjadi saat yang tepat untuk saling bergandengan dan menjaga nilai-nilai yang bisa mempersatukan bangsa Indonesia. Nilai persatuan menurut Erick merupakan sesuatu yang fundamental dan tidak bisa dikorbankan hanya untuk sesuatu yang bersifat sementara, yakni kekuasaan. Dirinya juga berharap agar mayoritas dan minoritas dapat saling merangkul, mengingatkan kembali bahwa fondasi kebangsaan Indonesia sudah ke arah yang benar. Bahkan menurutnya, banyak bangsa lain di dunia yang belajar pada bangsa Indonesia/
Ia mengungkapkan, jangan sampai pemilu yang digelar lima tahunan tersebut justru memecah belah masyarakat. Padahal Indonesia sudah melewati berbagai rangkaian pemilu serta pergantian pimpinan.
Sementara itu, Tokoh lintas agama berharap agar pemilu 2024 dapat berlangsung tanpa menimbulkan dampak negatif, seperti merusak persaudaraan sesama warga negara hanya karena perbedaan pilihan politik. Jangan sampai pemilu 2024 justru berujung pada tercabiknya persaudaraan yang telah terbangun.
Pemilu yang berkualitas tentu mutlak diperlukan guna membangun peradaban demokrasi di Indonesia agar makin maju. Dalam pelaksanaan pemilu, masyarakat harus dapat menyikapi perbedaan dalam politik. Termasuk juga harus paham kapan waktu bertanding dan kapan waktunya untuk bersanding.
Ketua MPR Puan Maharani menilai bahwa tahun politik di Indonesia sudah datang lebih awal. Menurut Puan, hal tersebut terlihat dari perbincangan suksesi kepemimpinan nasional yang menjadi topik di media sosial hingga warung-warung kopi di penjuru Indonesia. Dirinya juga mengaku gembira melihat hal tersebut karena memperlihatkan masyarakat Indonesia yang sudah dewasa dalam menghadapi perbedaan pilihan politik.
Puan juga mengajak kepada seluruh masyarakat di Indonesia untuk membangun komitmen bersama untuk melaksanakan pesta demokrasi dengan aman, damai, bersuka ria dan tanpa memecah-belah persatuan dan kesatuan bangsa. Bertalian dengan itu, Puan juga mengatakan bahwa partisipasi rakyat di dalam negara demokratis harus dibuka yang seluas-luasnya.
Menurutnya, negara harus memastikan ruang partisipasi rakyat tersebut dapat terselenggara dengan baik dan tidak terbatas, termasuk memberikan ruang artikulasi kaum perempuan dalam segala bidang. Puan menilai bahwa penyertaan perempuan dalam setiap jabatan tidak boleh hanya sekadar kebijakan afirmatif belaka, tetapi harus dilakukan dengan kesadaran atas penghargaam harkat dan martabat manusia.
Pemilu merupakan pesta demokrasi bagi seluruh rakyat Indonesia, jangan sampai keberadaan hajat 5 tahunan tersebut justru dapat memancing debat kusir hanya gara-gara pilihan yang berbeda. Di sisi lain, politik SARA juga harus dihindari, karena dilihat dari sudut pandang manapun, penebaran isu sara dan agama merupakan hal yang tidak elegan, karena politisasi SARA merupakan hal yang berpotensi memecah belah persatuan.

)* Penulis adalah kontributor Persada Institute

 

Sinergitas Bersama Tolak Demo Anarkis di Papua

June 20, 2026

Pemerintah Mendengar dengan Saksama Aspirasi Demo Mahasiswa

June 20, 2026

Sinergitas Bersama Tolak Demo Anarkis di Papua

By Kata IndonesiaJune 20, 20260

Sinergitas Bersama Tolak Demo Anarkis di Papua Oleh : Yohanes Wandikbo Papua saat ini berada dalam fase penting pembangunan yang membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Berbagai program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan, pembangunan infrastruktur, penguatan sumber daya manusia, hingga pengembangan potensi ekonomi daerah terus dijalankan untuk mempercepat kemajuan di Tanah Papua. Dalam situasi tersebut, stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi modal utama yang harus dijaga bersama. Karena itu, sinergitas antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, dan seluruh warga Papua menjadi kunci dalam menolak segala bentuk aksi anarkis yang berpotensi mengganggu keamanan dan menghambat pembangunan. Pada negara demokrasi, kebebasan berpendapat merupakan hak yang dijamin oleh konstitusi. Setiap warga negara memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi, kritik, maupun masukan terhadap kebijakan publik. Namun, kebebasan tersebut tidak dapat dipisahkan dari tanggung jawab untuk menjaga ketertiban umum dan menghormati hak masyarakat lainnya. Penyampaian aspirasi yang dilakukan secara damai, santun, dan sesuai ketentuan hukum merupakan wujud kedewasaan demokrasi yang perlu terus dikedepankan. Sebaliknya, tindakan anarkis yang mengarah pada perusakan fasilitas umum, intimidasi, atau gangguan terhadap aktivitas masyarakat hanya akan menimbulkan kerugian yang lebih besar bagi daerah dan masyarakat itu sendiri. Komitmen menjaga situasi tetap kondusif terlihat dari langkah yang diambil aparat keamanan menjelang pelaksanaan berbagai agenda nasional di Papua. Salah satunya pada penyelenggaraan Pesta Paduan Suara Gerejawi Nasional XIV di Manokwari yang dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa Papua merupakan wilayah yang aman, damai, dan mampu menjadi tuan rumah berbagai kegiatan berskala nasional. Dalam hal ini, Kapolda Papua Barat Irjen Pol Alfred Papare menyampaikan bahwa kepolisian tetap menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum sebagaimana dijamin oleh undang-undang. Namun, aparat berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga situasi keamanan selama berlangsungnya agenda nasional tersebut. Menurutnya, pendekatan persuasif dan dialog terus dilakukan guna membangun kesadaran bersama bahwa stabilitas keamanan merupakan kepentingan seluruh masyarakat Papua. Pendekatan yang mengedepankan dialog tersebut menunjukkan bahwa pemerintah dan aparat keamanan tidak menutup ruang demokrasi. Sebaliknya, negara hadir untuk memastikan setiap aspirasi dapat disampaikan dengan cara yang tertib dan bertanggung jawab. Langkah ini sekaligus membuktikan bahwa keamanan dan demokrasi bukanlah dua hal yang saling bertentangan, melainkan dapat berjalan beriringan dalam kerangka hukum dan kepentingan bersama. …

Pemerintah Mendengar dengan Saksama Aspirasi Demo Mahasiswa

By Kata IndonesiaJune 20, 20260

Pemerintah Mendengar dengan Saksama Aspirasi Demo Mahasiswa Oleh: Margo Nov R Dalam demokrasi yang sehat,…

Waspada Penumpang Gelap dalam Aksi Demonstrasi, Mahasiswa Diminta Kedepankan Kajian dan Solusi

By Kata IndonesiaJune 20, 20260

Waspada Penumpang Gelap dalam Aksi Demonstrasi, Mahasiswa Diminta Kedepankan Kajian dan Solusi  Oleh: Ahmad Fauzi Demokrasi Indonesia memberikan ruang yang luas bagi setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat dan aspirasi secara terbuka. Dalam perjalanan bangsa, mahasiswa selalu menjadi salah satu elemen penting yang berperan sebagai pengawal demokrasi, penyambung suara masyarakat, sekaligus mitra kritis dalam proses pembangunan nasional. Oleh karena itu, kebebasan berekspresi dan menyampaikan pendapat harus terus dijaga sebagai bagian dari kehidupan demokrasi yang sehat dan matang. Namun demikian, seiring meningkatnya dinamika politik dan sosial di ruang publik, kewaspadaan terhadap potensi penunggangan aksi demonstrasi oleh kelompok-kelompok berkepentingan menjadi hal yang penting untuk diperhatikan. Gerakan mahasiswa yang lahir dari idealisme, kajian akademik, dan semangat pengabdian kepada masyarakat harus tetap dijaga independensinya agar tidak dimanfaatkan untuk kepentingan politik praktis maupun agenda tertentu yang tidak sejalan dengan kepentingan rakyat. Dalam konteks tersebut, pernyataan BEM Bersatu yang menegaskan penolakan terhadap segala bentuk penunggangan gerakan mahasiswa oleh kepentingan politik praktis patut mendapatkan perhatian. Sikap tersebut menunjukkan adanya kesadaran di kalangan mahasiswa bahwa gerakan yang sehat harus tetap berpijak pada kajian ilmiah, argumentasi yang kuat, serta orientasi yang jelas untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat luas. Independensi gerakan mahasiswa merupakan aset penting yang harus dijaga agar tetap memperoleh kepercayaan publik sebagai kekuatan moral bangsa. Kewaspadaan terhadap potensi penunggangan bukan berarti membatasi kebebasan mahasiswa dalam menyampaikan kritik. Sebaliknya, hal tersebut merupakan bentuk tanggung jawab bersama untuk memastikan bahwa setiap aspirasi yang disampaikan benar-benar lahir dari kebutuhan masyarakat dan bukan didorong oleh kepentingan pihak tertentu. Mahasiswa perlu terus memperkuat budaya intelektual melalui diskusi, riset, kajian akademik, serta penguasaan data yang komprehensif sehingga setiap tuntutan yang disampaikan memiliki landasan yang kuat dan memberikan kontribusi positif bagi perbaikan kebijakan publik. Di sisi lain, pemerintah telah menunjukkan komitmen yang kuat untuk mendengar berbagai aspirasi masyarakat, termasuk dari kalangan mahasiswa. Langkah Wakil Presiden Gibran Rakabuming yang menerima dan berdialog langsung dengan perwakilan mahasiswa menjadi bukti bahwa pemerintah membuka ruang komunikasi yang luas bagi berbagai masukan dan kritik yang konstruktif. Sikap terbuka tersebut mencerminkan bahwa pemerintah memandang mahasiswa sebagai bagian penting dari proses pembangunan nasional dan penguatan demokrasi. Pertemuan tersebut juga menunjukkan bahwa jalur dialog tetap menjadi instrumen yang efektif dalam menyampaikan aspirasi. Melalui komunikasi yang baik, berbagai persoalan dapat dibahas secara objektif dan menghasilkan solusi yang lebih komprehensif. Budaya dialog yang semakin kuat akan memperkokoh kualitas demokrasi Indonesia sekaligus memperkecil ruang bagi pihak-pihak yang berupaya memanfaatkan situasi untuk kepentingan di luar substansi perjuangan mahasiswa. Sejumlah tokoh juga menilai bahwa aspirasi mahasiswa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan demokrasi. Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M. Sarmuji, menegaskan bahwa pemerintah akan memperhatikan setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat dan menjadikannya sebagai bahan pertimbangan dalam proses pengambilan kebijakan. Pada saat yang sama, ia mengingatkan bahwa indikasi adanya pihak yang mencoba memanfaatkan gerakan mahasiswa akan terlihat seiring perkembangan situasi, sehingga kewaspadaan tetap perlu dijaga oleh seluruh elemen masyarakat.…

Aksi Demonstrasi Mahasiswa Harus Berjalan Selaras dengan Hukum dan Kepentingan Umum

By Kata IndonesiaJune 20, 20260

Aksi Demonstrasi Mahasiswa Harus Berjalan Selaras dengan Hukum dan Kepentingan Umum Oleh: Salsa Viona Konstitusi…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.