• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Pengamat Nilai Ganjar Pranowo Banyak Mendapat Dukungan Gen Z

Pengamat Nilai Ganjar Pranowo Banyak Mendapat Dukungan Gen Z

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 2 July 2023

Pengamat Nilai Ganjar Pranowo Banyak Mendapat Dukungan Gen Z

JARARTA – Menurut pengamat sosial media Jhon Sitorus menilai Ganjar Pranowo banyak mendapatkan dukungan dari Gen Z atau anak muda.

Pengamat sekaligus pegiat media sosial Jhon Sitorus menyebut Ganjar Pranowo merupakan sosok yang digandrungi anak muda zaman sekarang atau Gen Z.

Dalam poster yang bertajuk ‘Tanya Langsung ke Gen Z Idolanya!’ Jhon Sitorus turut membagikan jawaban yang ia dapat melalui akun twitter @Miduk17. Rupanya sosok Gubernur Jawa Tengah itu mendapatkan nilai tertinggi sebagai idola Gen Z.

Bahkan, Jhon menyebut bahwa Ganjar lebih disukai Gen Z daripada bacapres lainnya seperti Prabowo dan Anies Baswedan.

“Gen Z ternyata lebih suka Ganjar Pranowo dibanding Prabowo dan Abas (Anies Baswedan),” cuit Jhon Sitorus melalui Twitternya pada Jumat (30/6/23).

Ganjar meraih sebanyak 23 suara, kemudian disusul oleh Prabowo Subianto yang berada di posisi kedua yakni sebanyak 17 suara, dan Anies Baswedan mendapatkan posisi terakhir yang meraup 1 suara saja.

Dikatakan bahwa Jhon Sitorus menilai pemilihan tersebut berdasarkan dari karakter dan kepribadian Ganjar yang tidak kaku, hangat, dan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti, bukan dari identitasnya saja.

“Karakter Ganjar selalu hangat, tidak kaku dan menakutkan dan (selalu menggunakan) bahasa yang mudah dimengerti,” ujar Jhon.

Dirinya juga mewanti-wanti untuk melakukan pemilihan berdasar pada suara hati untuk menghindari politik identitas.

“Memilih itu berdasarkan suara hati, bukan karena sekadar identitas,” tuturnya.

Sementara itu, anak-anak muda atau Gen Z di Surabaya berdiskusi mengenai sosok Ganjar Pranowo hingga mendoakan bakal calon Presiden RI 2024 itu.

Dalam diskusi tersebut, terdapat Gen Z dari kalangan pelajar SMA, SMK, ketua OSIS, mahasiswa, hingga aktivis pemuda yang turut datang.

Aline selaku perwakilan pemuda di wilayah Surabaya Barat memberikan kesimpulan bahwa Gubernur Jawa Tengah itu memiliki sosok yang sinkron dengan anak muda, bahkan dirinya dikatakan sebagai pemimpin yang mewakili suara Gen Z.

“Maka dari sekian banyak tokoh yang muncul, Mas Ganjar Pranowo adalah sosok yang matching dengan spirit anak muda. Beliau blak-blakan, mudah berkomunikasi dengan siapapun, berkarakter baik, teguh pada prinsip, dan ideologis. Saya kira Pak Ganjar adalah pemimpin yang mewakili suara Gen Z,” apresiasi Aline.

Lebih lanjut, Mahasiswa Universitas Brawijaya, Alfa Rizky turut berkomentar mengenai sosok pemimpin yang dibutuhkan mereka dan pentingnya menjaga keberlanjutan pemerintahan Presiden Jokowi.

“Secara karakter, kita butuh pemimpin yang dapat menjaga kesinambungan. Pak Ganjar sudah digaransi oleh Pak Jokowi tentang komitmen itu,” sambung Alfa.

Acara tersebut ditutup dengan doa bersama agar Ganjar Pranowo dapat terpilih menjadi Presiden RI ke-8 nantinya yang menggantikan Joko Widodo.

***

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional 

October 26, 2026

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat

October 26, 2026

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional 

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional  Oleh: Bara Winatha Peningkatan kontribusi hilirisasi terhadap investasi dan ekspor membuka peluang strategis bagi penguatan industri nasional di tengah dinamika ekonomi global. Melalui pengolahan sumber daya alam di dalam negeri, Indonesia berpeluang meningkatkan nilai tambah produk, menciptakan lapangan kerja, mengembangkan teknologi, dan memperbesar penerimaan devisa. Namun, keberhasilannya tidak cukup diukur dari pertumbuhan investasi semata, melainkan juga dari kemampuan membangun industri yang produktif, kompetitif, dan berkelanjutan. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa kontribusi investasi hilirisasi mencapai 35 persen pada triwulan III 2026, meningkat dari 26 persen pada 2024. Kenaikan tersebut menunjukkan semakin besarnya peran kegiatan pengolahan dalam struktur investasi nasional sekaligus memperkuat arah pembangunan ekonomi berbasis nilai tambah. Menurut Rosan, investasi perlu menghasilkan manfaat yang lebih luas, terutama penyerapan tenaga kerja, peningkatan kemampuan teknologi, dan penguatan posisi Indonesia dalam rantai pasok global. Pengembangan industri nikel dan baterai kendaraan listrik menjadi salah satu fokus pemerintah. Dalam pelaksanaannya, keseimbangan antara ketersediaan bahan baku, kapasitas pengolahan, dan kebutuhan industri lanjutan harus dijaga agar ekspansi produksi disertai peningkatan kualitas manufaktur. Prospek hilirisasi juga tercermin dalam proyeksi ekspor yang disampaikan Dewan Ekonomi Nasional (DEN). Anggota sekaligus Sekretaris Eksekutif DEN, Septian Hario Seto, memperkirakan nilai ekspor produk hilirisasi mencapai US$50 miliar pada akhir 2026. Angka tersebut meningkat sekitar 45 persen dibandingkan capaian 2024 sebesar US$34,5 miliar. Pertumbuhan diperkirakan terutama berasal dari pengolahan nikel, aluminium, serta komponen baterai litium. Perkembangan tersebut memperlihatkan bahwa basis hilirisasi Indonesia mulai meluas. Septian memperkirakan ekspor produk aluminium mencapai US$7,2 miliar pada 2026, lebih dari dua kali lipat nilai 2024 sebesar US$3,5 miliar. Peningkatan kapasitas produksi dan rencana investasi fasilitas peleburan aluminium atau smelter menjadi faktor pendukung pertumbuhan sektor ini. Di sisi lain, industri baterai menawarkan peluang untuk memperkuat penguasaan teknologi. Indonesia mulai mengembangkan produksi komponen kendaraan listrik, termasuk anoda dan katoda, serta memiliki fasilitas pemurnian litium meskipun tidak mempunyai sumber daya litium domestik. Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan industri dapat ditempuh melalui kemampuan pengolahan, integrasi rantai pasok, dan kerja sama teknologi, bukan semata kepemilikan bahan mentah.…

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat Jakarta – Hilirisasi industri semakin memperkuat perannya…

Penerimaan Negara dari Migas Diproyeksi Lampaui Target 2026

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Penerimaan Negara dari Migas Diproyeksi Lampaui Target 2026 JAKARTA – Peningkatan penerimaan negara dari sektor…

Harga Minyak Menguat, Prospek Pendapatan Negara dari Migas Meningkat

By Kata IndonesiaOctober 25, 20260

Harga Minyak Menguat, Prospek Pendapatan Negara dari Migas Meningkat JAKARTA — Sektor hulu minyak dan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.