• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Tokoh Papua Puji Program Pembangunan Presiden Jokowi Demi Sejahterakan Masyarakat

Tokoh Papua Puji Program Pembangunan Presiden Jokowi Demi Sejahterakan Masyarakat

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 29 June 2023

Tokoh Papua Puji Program Pembangunan Presiden Jokowi Demi Sejahterakan Masyarakat

Oleh : Theresia Wopari

Tokoh Papua memberikan pujian yang sangat tinggi kepada seluruh program pembangunan Pemerintah RI di era kepemimpinan Presiden Jokowi. Hal tersebut dinilai mampu dan sangat efektif untuk terus menyejahterakan seluruh masyarakat di Bumi Cenderawasih tanpa terkecuali.

Kelompok Separatis Papua mengklaim bahwa 1 Juli merupakan Hari Proklamasi Kemerdekaan Papua. Namun, masyarakat Papua menyatakan bahwa mereka sangat menentang gerakan separatisme yang justru merugikan masyarakat sendiri.

Menjelang 1 Juli, salah satu tokoh Bumi Cenderawasih yang saat ini bertempat tinggal di Kota Malang, Jawa Timur, yakni Matthew Makuer menegaskan bahwa dirinya sangat tidak suka dan bahkan anti dengan seluruh gerakan yang berunsur mengadu domba. Bukan hanya itu, dirinya juga sangat tidak suka dengan adanya upaya penggiringan opini mengenai Papua Merdeka.

Bahkan, dia terus mengimbau dan juga mengajak kepada seluruh Mahasiswa Papua yang sedang menempuh pendidikan di Kota Malang untuk harus tetap fokus menempuh pendidikan mereka dan agar kelak bisa menjadi seseorang yang bermanfaat bagi kampung halamannya masing-masing.

Memang, upaya tersebut, yakni adanya para tokoh masyarakat untuk bisa terus mengimbau kepada warga menjadi sangat penting, utamanya bagi orang asli Papua (OAP) sendiri dan juga kepada para generasi muda penerus bangsa. Pasalnya, di usia mereka, biasanya mereka masih cenderung labil dan berupaya untuk mencari jati diri, sehingga masih terkesan sangat mudah untuk dicuci otaknya serta mudah untuk ikut arus begitu saja bahkan termasuk juga mudah untuk diprovokasi adanya berbagai macam isu.
Maka dari itu, jangan sampai para pemuda asal Papua dimanapun mereka berada, termasuk para pemuda yang ada di Bumi Cenderawasih sendiri ikut dan mudah terprovokasi macam-macam dengan segala bentuk isu yang sifatnya adalah memecah belah keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Segala pergerakan yang dilakukan oleh Kelompok Separatis dan Teroris (KST), pergerakan yang dilakukan oleh Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang masih saja menginginkan agar Papua bisa lepas dari Indonesia, memang patut untuk dikecam dengan sangat keras.
Bagaimana tidak, pasalnya, sebenarnya hal yang mereka cita-citakan tersebut, yakni keinginan untuk bisa lepas dari NKRI merupakan sebuah hal yang sangatlah tidak relevan. Terlebih, saat ini, segala bentuk program pembangunan, khususnya pada Otonomi Khusus (Otsus) dan juga pemekaran wilayah melalui pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) di Papua sudah sangatlah luar biasa.
Pemerintah Republik Indonesia (RI) memang telah berkomitmen dengan sangat kuat untuk bisa mewujudkan upaya percepatan pembangunan di Bumi Cenderawasih, yang mana hal tersebut memiliki tujuan tidak lain dan tidak bukan adalah hanya untuk bisa semakin mensejahterakan seluruh masyarakat yang berada di provinsi paling Timur di Tanah Air itu.
Tentu, dengan segenap daya dan upaya dari pemerintah pusat yang juga terus menjalin sinergi sangat baik dengan pihak pemerintah daerah (Pemda) setempat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Papua patut mendapatkan apresiasi yang sangat besar. Bahkan, sangat keliru apabila masih saja ada anggapan bahwa seolah-olah sampai saat ini Papua masih kurang sejahtera karena seluruh program pembangunan yang dijalankan oleh pemerintah di era kepemimpinan Presiden Republik Indonesia saat ini, yakni Joko Widodo (Jokowi) sudah sangat optimal dilakukan.
Justru, apabila masyarakat orang asli Papua (OAP) sendiri menginginkan agar rakyatnya bisa menjadi jauh lebih sejahtera, termasuk juga menginginkan adanya kemajuan untuk wilayah mereka, maka hendaknya masyarakat harus mampu untuk turut serta dan berpartisipasi aktif dalam mendukung seluruh program pembangunan yang dicanangkan oleh Presiden RI ketujuh tersebut.
Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa memang sejauh ini, selama Indonesia dipimpin oleh Presiden Jokowi, banyak sekali perubahan dan dobrakan yang berhasil dia lakukan. Termasuk juga usaha untuk bisa menyetarakan pembangunan hingga di seluruh pelosok Nusantara. Terlebih, Kepala Negara sendiri telah menegaskan bahwa dirinya memprioritaskan Tanah Papua untuk terus dibangun dalam programnya mengatasi kesenjangan di Indonesia.
Sejauh ini memang kepemimpinan dari Presiden Joko Widodo sudah sangat optimal sekali untuk terus mendorong agar segala kebaikan bisa menuju ke Tanah Papua. banyak sekali pembangunan infrastruktur yang secara masif telah dilakukan dan terbukti berhasil membawa segala kebaikan hingga semakin mempermudah masyarakat dalam menjalankan aktivitas mereka.
Termasuk salah satunya adalah dengan melakukan pemekaran wilayah melalui penambahan DOB Papua, maka kini masyarakat di Bumi Cenderawasih mampu mengakses seluruh layanan publik dengan jauh lebih baik lagi karena mereka sudah tidak perlu pergi jauh untuk melakukan segala urusan pelayanan publik.
Untuk itu, memang seluruh upaya yang telah dicanangkan oleh Presiden Jokowi sendiri dalam percepatan pembangunan di Papua hanyalah bertujuan untuk dan demi kebaikan masyarakat sendiri, yakni agar masyarakat bisa merasakan peningkatan kesejahteraan. Sehingga tidak heran apabila tokoh Papua terus memberikan pujian terhadap semua program pembangunan yang beliau lakukan selama ini.

)* Penulis adalah mahasiswa Papua tinggal di bandung

Pemerintah Perkuat Agenda Penyelesaian Kasus HAM, Masyarakat Jangan Terjebak Provokasi

September 22, 2026

Mengapresiasi Capaian Pangan Prabowo-Gibran, Merawat Stabilitas dan Menolak Provokasi

September 22, 2026

Pemerintah Perkuat Agenda Penyelesaian Kasus HAM, Masyarakat Jangan Terjebak Provokasi

By Kata IndonesiaSeptember 22, 20260

Pemerintah Perkuat Agenda Penyelesaian Kasus HAM, Masyarakat Jangan Terjebak Provokas  Oleh: Arief Nugroho Masyarakat perlu melihat berbagai persoalan hak asasi manusia secara jernih dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, terutama narasi yang berpotensi memperbesar ketegangan di tengah masyarakat. Penyelesaian persoalan HAM membutuhkan ketenangan, keterbukaan, dan kerja bersama yang berkelanjutan. Pemerintah terus melakukan berbagai langkah untuk memperkuat penyelesaian persoalan HAM melalui evaluasi kebijakan, penguatan kelembagaan, pemulihan korban, dialog, serta upaya mencari solusi yang menyentuh akar persoalan. Karena itu, berbagai perkembangan tersebut penting dipahami secara utuh agar masyarakat dapat menilai proses penyelesaian HAM berdasarkan fakta dan perkembangan nyata di lapangan. Salah satu langkah yang menunjukkan keseriusan tersebut terlihat dari evaluasi Kedeputian Bidang Koordinasi Hak Asasi Manusia Kemenko Kumham Imipas. Evaluasi yang dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai target, sekaligus memetakan kegiatan yang membutuhkan percepatan dan kendala yang harus segera diselesaikan. Evaluasi tidak hanya diarahkan pada penyerapan anggaran, tetapi juga kesesuaian pelaksanaan program dengan target kinerja sehingga kebijakan HAM dapat memberikan hasil yang terukur. Langkah evaluatif semacam ini penting karena penyelesaian persoalan HAM tidak cukup hanya dengan membangun komitmen. Komitmen harus diterjemahkan menjadi program, anggaran, koordinasi, pengawasan, dan evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan. Ketika masih ditemukan kendala, pemerintah memiliki ruang untuk melakukan perbaikan dan percepatan. Dengan demikian, agenda HAM dapat terus bergerak dari perencanaan menuju pelaksanaan yang lebih efektif. Upaya tersebut juga berjalan melalui penguatan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Di Papua, Forum Konsultasi Publik yang diselenggarakan Sekretariat Komnas HAM Provinsi Papua mempertemukan unsur pemerintah, aparat keamanan, organisasi masyarakat sipil, lembaga bantuan hukum, akademisi, mahasiswa, tokoh masyarakat, dan jurnalis. Ruang dialog semacam ini menjadi penting untuk mempertemukan perspektif, memperkuat mekanisme pengaduan, meningkatkan pertukaran informasi, serta memastikan berbagai persoalan HAM memperoleh perhatian berdasarkan informasi yang dapat diverifikasi. Penguatan jaringan kerja juga menunjukkan bahwa penyelesaian persoalan HAM tidak semata-mata menjadi urusan satu institusi. Kepala Sekretariat Komnas HAM Provinsi Papua Frits B. Ramandey menekankan pentingnya membangun relasi dengan berbagai pihak dengan tetap menjaga prinsip independensi dan imparsialitas. Pendekatan tersebut diperlukan agar informasi mengenai situasi HAM dapat diperoleh, diperiksa, dan menjadi dasar bagi pelaksanaan tugas secara objektif.…

Mengapresiasi Capaian Pangan Prabowo-Gibran, Merawat Stabilitas dan Menolak Provokasi

By Kata IndonesiaSeptember 22, 20260

Mengapresiasi Capaian Pangan Prabowo-Gibran, Merawat Stabilitas dan Menolak Provokasi Oleh Arga Septian Menjelang dua tahun…

Kementan Antisipasi Kekeringan, Guna Menjaga Produktivitas Perkebunan dan Kebijakan Swasembada Pangan

By Kata IndonesiaSeptember 22, 20260

Kementan Antisipasi Kekeringan, Guna Menjaga Produktivitas Perkebunan dan Kebijakan Swasembada Pangan Jakarta, Kementerian Pertanian (Kementan)…

Gus Adnan Bongkar Kunci Santri Masa Depan di PPSN VI: Jadilah Ulama yang Intelek, Bukan Intelek yang Tahu Agama Saja!

By Kata IndonesiaSeptember 22, 20260

Santri tingkat Ulya Satuan Pendidikan Salafiyah Kajian Kitab Kuning Pondok Pesantren Tahfidz Alishlah DKI Jakarta…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.