• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Presiden Jokowi dan Ganjar Pranowo Akan Maksimalkan Bonus Demografi Indonesia

Presiden Jokowi dan Ganjar Pranowo Akan Maksimalkan Bonus Demografi Indonesia

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 26 June 2023

Presiden Jokowi dan Ganjar Pranowo Akan Maksimalkan Bonus Demografi Indonesia

Oleh : Caraka Prastowo Kencana

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama calon presiden (Capres) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Ganjar Pranowo untuk bisa memastikan agar adanya bonus demografi di Indonesia dapat dimaksimalkan dengan optimal untuk pembangunan bangsa.

Diketahui bahwa pada hari Sabtu, tanggal 24 Juni 2023 diperingati sebagai puncak pelaksanaan acara Haul Bung Karno yang diselenggarakan langsung di Gelora Bung Karno. Kemudian dalam acara tersebut, Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menjelaskan bahwa untuk bisa terus memperjuangkan kemajuan Indonesia, maka sangat penting adanya kesinambungan dalam kepemimpinan.

Sehingga, tidak bisa dipungkiri lagi dengan menyadari bahwa memang adanya kesinambungan kepemimpinan itu adalah merupakan hal yang sangat penting, maka hendaknya memang sosok Presiden yang akan memimpin bangsa ini pada tahun 2024 mendatang merupakan figur yang paling mampu untuk meneruskan seluruh kiprah dari Presiden Joko Widodo.

Maka dari itu, kemudian PDI Perjuangan pada tanggal 21 April 2023 lalu menetapkan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (Capres) yang diusung oleh partai berlogo banteng moncong putih tersebut karena menilai bahwa hanya Gubernur Jawa Tengah (Jateng) inilah sosok yang paling mampu terus melanjutkan seluruh program pembangunan dari Presiden Jokowi.

Lebih lanjut, dalam pelaksanaan pesta demokrasi dan kontestasi politik melalui Pemilihan Umum (Pemilu) pada tahun 2024 mendatang, memang sudah sepatutnya seluruh masyarakat Indonesia bisa menjatuhkan pilihan mereka kepada sosok yang sangatlah tepat dan memang memiliki kapabilitas untuk memimpin bangsa.

Beberapa kriteria yang patut untuk dijadikan pertimbangan dalam memilih siapa sosok pemimpin yang tepat agar bisa terus mengawal cita-cita bangsa ini untuk menjadi sebuah negara yang maju dan berdikari adalah hendaknya calon pemimpin tersebut bisa dilihat secara lahir dan batin memang memiliki kepribadian yang baik.

Bukan hanya itu, diperlukan pula sosok pemimpin masa depan Indonesia yang memang sudah sangat berpengalaman, entah itu dirinya memiliki pengalaman kepemimpinan di lembaga legislatif maupun di lembaga eksekutif. Termasuk juga sosok pemimpin yang memiliki visi jelas ke depannya, atau biasa disebut dengan visioner, pemimpin yang arif, bijaksana hingga memiliki rekam jejak yang memang sangat baik serta merakyat.

Seluruh sosok kriteria ideal untuk menjadi pemimpin masa depan Tanah Air tersebut, semuanya ada pada diri Ganjar Pranowo. Tidak bisa dipungkiri pula bahwa Ganjar memang merupakan pemimpin yang telah memiliki banyak pengalaman di lembaga legislatif karena pernah menjabat sebagai anggota DPR RI.

Ganjar Pranowo juga bisa dikatakan sangat berpengalaman dalam kepemimpinannya di lembaga eksekutif lantaran dirinya bahkan sampai saat ini masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah hingga selama 2 (dua) periode masa kepemimpinan.

Dengan keberhasilan memimpin dan membawa Provinsi Jawa Tengah selama dua periode tersebut, menjadi salah satu indikator yang sangat nyata bahwa memang Ganjar dinilai oleh masyarakat merupakan sosok pemimpin yang memiliki kapabilitas tinggi dan juga dicintai oleh masyarakatnya.

Untuk itu, jangan sampai pada momen pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang, masyarakat justru masih bingung atau justru meletakkan pilihan mereka kepada sosok yang salah. Hendaknya masyarakat bisa terus mempergunakan seluruh hak pilih yang dimilikinya dengan sebaik mungkin.

Pasalnya, Ganjar Pranowo sendiri akan terus berjuang dengan bersama-sama disertai oleh Presiden Joko Widodo lantaran keduanya memang menjunjung ideologi yang sama dan berasal dari rumah yang sama, terlebih perjuangan dalam hal untuk bisa jauh lebih mendayagunakan terjadinya bonus demograsi di Indonesia bagi keperluan untuk bisa semakin menciptakan percepatan kemajuan bangsa.

Pada kesempatan yang sama, Puan Maharani juga menyampaikan bahwa sosok Ganjar Pranowo merupakan pemimpin masa depan bangsa yang sangat mungkin untuk bisa meneruskan estafet kepemimpinan dari Presiden Jokowi, yang mana adanya keberlanjutan kepemimpinan itu memang sangat penting untuk kemajuan bangsa.

Presiden Jokowi sendiri akan terus mendukung penuh kader dari PDI Perjuangan tersebut untuk bisa melaju dalam kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang dan memenangkan kontestasi tersebut.

Dalam banyak momen pun diketahui bahwa Presiden Jokowi terus memberikan afirmasi positif ataupun pujian kepada sosok Ganjar Pranowo. Dirinya bahkan menyebut bahwa Ganjar merupakan sosok pemimpin yang sangat berani dan memiliki nyali besar.

Untuk semakin memaksimalkan adanya bonus demografi yang dimiliki oleh Indonesia, dengan bertujuan agar bonus demografi tersebut bisa terus membantu dalam percepatan pembangunan bangsa, maka Presiden Jokowi terus membersamai Ganjar Pranowo, termasuk juga agar bisa melanjutkan estafet kepemimpinannya dan meneruskan seluruh program pembangunannya.

)* Penulis adalah kontributor Lingkar Khatulistiwa

Program MBG Tingkatkan Serapan Hasil Petani dan Peternak

August 20, 2026

Tata Kelola dan Transparansi MBG Diperkuat, Pemerintah Tunjukkan Langkah Serius

August 20, 2026

Program MBG Tingkatkan Serapan Hasil Petani dan Peternak

By Kata IndonesiaAugust 20, 20260

Program MBG Tingkatkan Serapan Hasil Petani dan Peternak Jakarta – Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyebut…

Tata Kelola dan Transparansi MBG Diperkuat, Pemerintah Tunjukkan Langkah Serius

By Kata IndonesiaAugust 20, 20260

Tata Kelola dan Transparansi MBG Diperkuat, Pemerintah Tunjukkan Langkah Serius Oleh: Bara Winatha Program Makan…

Program MBG Perkuat Ekonomi Lokal, Kesejahteraan Masyarakat Ikut Meningkat

By Kata IndonesiaAugust 20, 20260

Program MBG Perkuat Ekonomi Lokal, Kesejahteraan Masyarakat Ikut Meningkat  Oleh: Alfian Dwi P. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak perekonomian lokal. Ketika kebutuhan pangan untuk jutaan penerima manfaat dipenuhi secara rutin, program tersebut menciptakan permintaan yang relatif stabil terhadap berbagai komoditas pertanian, peternakan, perikanan, dan pangan lokal. Kondisi ini membuka peluang bagi petani, peternak, nelayan, koperasi, pelaku usaha mikro, hingga masyarakat desa untuk mengambil peran lebih besar dalam rantai pasok MBG. Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), I Gusti Ketut Astawa, mengatakan MBG telah mendorong peningkatan penyerapan pangan langsung dari petani dan peternak. Menurutnya, kebutuhan bahan pangan yang besar dan berlangsung secara rutin membuat hasil produksi masyarakat memiliki pasar yang lebih jelas. Kondisi tersebut semakin kuat apabila petani dan peternak mengonsolidasikan produksinya melalui koperasi sehingga hasil produksi dalam skala kecil dapat dikumpulkan menjadi pasokan yang lebih besar dan mampu memenuhi kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ketut menjelaskan bahwa pola tersebut dapat membentuk ekosistem pangan yang menghubungkan produksi di tingkat hulu dengan kebutuhan konsumsi di tingkat hilir. Kehadiran MBG memberikan kepastian pasar bagi petani dan peternak karena terdapat kebutuhan bahan pangan yang dapat diproyeksikan secara berkala. Dengan adanya permintaan yang lebih terukur, pelaku usaha pangan dapat menyesuaikan volume produksi, menjaga kualitas komoditas, serta merencanakan kegiatan usaha secara lebih berkelanjutan. Ketersediaan pangan nasional yang relatif kuat menjadi modal penting bagi keberlanjutan MBG. Berdasarkan proyeksi Neraca Pangan Nasional 2026, stok beras pada akhir tahun diperkirakan mencapai sekitar 16 juta ton, yang berasal dari stok awal sekitar 12,4 juta ton dan proyeksi produksi beras 34,7 juta ton setelah memperhitungkan kebutuhan konsumsi sekitar 31,1 juta ton. Selain beras, ketersediaan telur ayam, daging ayam, bawang merah, dan cabai juga disebut berada dalam kondisi cukup kuat bahkan surplus. Kekuatan pasokan tersebut menunjukkan bahwa MBG memiliki peluang untuk menjadi instrumen yang mempertemukan kepentingan gizi dengan kepentingan ekonomi masyarakat. Ketut mengatakan pemenuhan kebutuhan pangan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T dapat mempertimbangkan potensi produksi setempat. Wilayah yang memiliki hasil perikanan melimpah, misalnya, dapat memanfaatkan ikan lokal sebagai salah satu sumber protein dalam menu MBG sehingga kebutuhan program sekaligus menciptakan pasar bagi hasil produksi masyarakat setempat. …

Program MBG Perkuat Ekonomi Lokal, Kesejahteraan Masyarakat Ikut Meningkat

By Kata IndonesiaAugust 20, 20260

Program MBG Perkuat Ekonomi Lokal, Kesejahteraan Masyarakat Ikut Meningkat  Oleh: Alfian Dwi P. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak perekonomian lokal. Ketika kebutuhan pangan untuk jutaan penerima manfaat dipenuhi secara rutin, program tersebut menciptakan permintaan yang relatif stabil terhadap berbagai komoditas pertanian, peternakan, perikanan, dan pangan lokal. Kondisi ini membuka peluang bagi petani, peternak, nelayan, koperasi, pelaku usaha mikro, hingga masyarakat desa untuk mengambil peran lebih besar dalam rantai pasok MBG. Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), I Gusti Ketut Astawa, mengatakan MBG telah mendorong peningkatan penyerapan pangan langsung dari petani dan peternak. Menurutnya, kebutuhan bahan pangan yang besar dan berlangsung secara rutin membuat hasil produksi masyarakat memiliki pasar yang lebih jelas. Kondisi tersebut semakin kuat apabila petani dan peternak mengonsolidasikan produksinya melalui koperasi sehingga hasil produksi dalam skala kecil dapat dikumpulkan menjadi pasokan yang lebih besar dan mampu memenuhi kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ketut menjelaskan bahwa pola tersebut dapat membentuk ekosistem pangan yang menghubungkan produksi di tingkat hulu dengan kebutuhan konsumsi di tingkat hilir. Kehadiran MBG memberikan kepastian pasar bagi petani dan peternak karena terdapat kebutuhan bahan pangan yang dapat diproyeksikan secara berkala. Dengan adanya permintaan yang lebih terukur, pelaku usaha pangan dapat menyesuaikan volume produksi, menjaga kualitas komoditas, serta merencanakan kegiatan usaha secara lebih berkelanjutan. Ketersediaan pangan nasional yang relatif kuat menjadi modal penting bagi keberlanjutan MBG. Berdasarkan proyeksi Neraca Pangan Nasional 2026, stok beras pada akhir tahun diperkirakan mencapai sekitar 16 juta ton, yang berasal dari stok awal sekitar 12,4 juta ton dan proyeksi produksi beras 34,7 juta ton setelah memperhitungkan kebutuhan konsumsi sekitar 31,1 juta ton. Selain beras, ketersediaan telur ayam, daging ayam, bawang merah, dan cabai juga disebut berada dalam kondisi cukup kuat bahkan surplus. Kekuatan pasokan tersebut menunjukkan bahwa MBG memiliki peluang untuk menjadi instrumen yang mempertemukan kepentingan gizi dengan kepentingan ekonomi masyarakat. Ketut mengatakan pemenuhan kebutuhan pangan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T dapat mempertimbangkan potensi produksi setempat. Wilayah yang memiliki hasil perikanan melimpah, misalnya, dapat memanfaatkan ikan lokal sebagai salah satu sumber protein dalam menu MBG sehingga kebutuhan program sekaligus menciptakan pasar bagi hasil produksi masyarakat setempat. …

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.