• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Acara Puncak Bulan Bung Karno, Momentum Memilih Pemimpin Yang Berani, Tegas dan Visioner

Acara Puncak Bulan Bung Karno, Momentum Memilih Pemimpin Yang Berani, Tegas dan Visioner

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 25 June 2023

Acara Puncak Bulan Bung Karno, Momentum Memilih Pemimpin Yang Berani, Tegas dan Visioner

JAKARTA – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggelar acara puncak Bulan Bung Karno 2023, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu, 24 Juni 2023. Acara puncak Bulan Bung Karno tahun ini mempunyai tema ‘Kepalkan Tangan Persatuan Untuk Indonesia Raya’.

Acara ini juga dihadiri oleh Wapres Ma’ruf Amin, ketua umum partai, dan kepala daerah seluruh Indonesia dari PDIP. Pimpinan parpol yang hadir merupakan parpol-parpol yang akan bekerjasama dengan PDIP pada Pemilu 2024 mendatang. Mereka adalah Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Perindo, Partai Hanura, Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Ketua DPR RI, Puan Maharani mengatakan setiap bulan Juni diperingati sebagai bulan Bung Karno dan pada bulan ini juga ada 3 peristiwa. Yakni 1 Juni Hari lahir Pancasila, 6 Juni hari lahir Bung Karno, dan 21 Juni 1970 meninggalnya Bung Karno. Sampai Akhir hayatnya Bung Karno selalu memberikan sepenuhnya seperti dalam _Dedication Of Life._

Ditambahkan, Ketua Umun PDIP Megawati telah menetapkan Ganjar Pranowo sebagai Capres PDIP. Jaga Soliditas dibawah komando Megawati Soekarno Putri. Kita berjuang untuk menangkan PDIP dan Ganjar Pranowo sebagai Presiden.

“Kita ingin melanjutkan estafet pembangunan dan suksesi kepemimpinan berasal dari PDIP. Bulan April 2023 lalu Ketum Megawati telah menegaskan telah memilih Ganjar. Oleh sebab itu kita disini berjuang memenangkan Ganjar dan PDIP,” tambah Puan.

Ditempat yang sama, Bacapres PDIP Ganjar Pranowo mengatakan _Dedication of life_ yang disampaikan mengajarkan kita untuk mengabdi kepada bangsa dan negara, bukan mengabdi kepada perorangan atau kelompok.

“Kita disini berkumpul untuk menang. Kemenangan PDIP diharapkan tidak hanya dihormati di Indonesia namun juga di dunia seperti Presiden Jokowi,” ungkap Ganjar.

Presiden Jokowi telah mewujudkan infrastruktur yang hebat, IKN yang tidak hanya memindahkan tempat dan ibu kota, tapi membuka _mindset_ untuk menjadi negara maju. Termasuk hilirisasi industri yang akhirnya Indonesia diperhitungkan dunia.

“Itu juga yang mesti kita pertahankan, kita lanjutkan. Namun, tidak bisa terlaksana jika kita tidak bisa menang dan tidak kompak,” pungkas Ganjar.

Ketum PDIP, Megawati Soekarno Putri mengatakan hari ini adalah puncak peringatan bulan Bung Karno. Bagi partai merupakan sebuah bulan yang sangat menentukan, bukan saja bagi kehidupan PDIP, tetapi juga merupakan sebuah kehidupan bagi jalannya bangsa dan negara.

“Hari ini Puncak peringatan bulan Bung Karno. Supaya kalian ingat kepada sejarah, ingat Jas Merah. Cara berpikir juga Bung Karno mendunia. Ditangan Bung Karno politik bergerak ke bawah yaitu ke akar rumput atau rakyat. Artinya keberpihakan kepada rakyat,” ujar Megawati.

Saat menyampaikan sambutannya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Bung Karno bukan hanya sebagai proklamator bangsa melainkan juga sebagai peletak pondasi Kebangsaan, pemerintahan dan kemajuan Indonesia. Bung Karno juga telah mengarahkan kita menjadi Mercusuar, berbangsa besar dalam ekonomi dan politik.

“Bukan hanya sebagai proklamator bangsa, Bung Karno juga sebagai peletak pondasi kebangsaan, dan kemajuan Indonesia. Beliau juga telah mengarahkan kita menjadi Mercusuar, berbangsa besar dalam ekonomi dan politik,” kata Presiden Jokowi. [*]

Pemerintah Perkuat Satgas Terpadu Percepat Penanganan Gempa NTT

August 19, 2026

Satgas Gempa NTT Dikawal hingga Fase Darurat Beralih ke Rehabilitasi

August 19, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas Terpadu Percepat Penanganan Gempa NTT

By Kata IndonesiaAugust 19, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas Terpadu Percepat Penanganan Gempa NTT Jakarta – Pemerintah memperkuat pembentukan satuan tugas…

Satgas Gempa NTT Dikawal hingga Fase Darurat Beralih ke Rehabilitasi

By Kata IndonesiaAugust 19, 20260

Satgas Gempa NTT Dikawal hingga Fase Darurat Beralih ke Rehabilitasi Jakarta – Penanganan korban gempa…

Kebijakan Transformatif Tunjukkan Negara Bergerak Cepat Membenahi Masalah

By Kata IndonesiaAugust 19, 20260

Kebijakan Transformatif Tunjukkan Negara Bergerak Cepat Membenahi Masalah  Oleh: Agus Sasongko Sudah saatnya publik menilai perjalanan pembangunan bukan hanya dari janji, tetapi juga dari arah kebijakan dan hasil yang mulai terlihat di tengah kehidupan masyarakat. Dalam 21 bulan pemerintahan, berbagai langkah yang diambil menunjukkan adanya upaya mempercepat penyelesaian persoalan yang selama ini dianggap rumit dan membutuhkan waktu panjang. Di tengah tantangan pada sektor pangan, energi, pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan publik, rangkaian kebijakan transformatif menjadi sinyal bahwa negara sedang bergerak lebih cepat membenahi masalah sekaligus membangun fondasi yang lebih kuat bagi masa depan Indonesia. Gambaran tersebut mengemuka dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Gedung Nusantara, Jakarta. Pada kesempatan itu, Prabowo Subianto menyampaikan bahwa pemerintah telah memutuskan sekaligus menjalankan 121 kebijakan transformatif selama 663 hari pemerintahan. Artinya, rata-rata satu kebijakan lahir setiap lima hari sebagai bagian dari upaya menyelesaikan persoalan negara yang sebagian telah berlangsung selama puluhan tahun dan membutuhkan keberanian dalam pengambilan keputusan. Menurut Prabowo Subianto, pencapaian tersebut lahir dari kombinasi keberanian mengambil keputusan, kerja keras, arah kebijakan yang jelas, serta semangat gotong royong seluruh unsur bangsa. Pemerintah juga tidak mengklaim seluruh persoalan telah selesai, tetapi menilai berbagai tantangan nasional mulai memasuki tahap penyelesaian yang lebih nyata. Cara pandang tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan diposisikan sebagai proses berkelanjutan yang menuntut konsistensi, bukan sekadar mengejar pencapaian jangka pendek yang mudah dilupakan. Salah satu indikator keberhasilan yang paling menonjol selama setahun terakhir terlihat pada sektor pangan. Indonesia berhasil mencapai swasembada delapan komoditas utama lebih cepat dibanding target awal yang diperkirakan membutuhkan empat hingga lima tahun. Beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit menjadi komoditas yang berhasil diperkuat melalui kombinasi kebijakan produksi, distribusi, serta dukungan kepada petani. Pencapaian ini memperlihatkan bahwa percepatan kebijakan dapat menghasilkan dampak nyata ketika hambatan birokrasi dan distribusi mulai disederhanakan. Keberhasilan tersebut diperkuat oleh langkah pemerintah menghapus 145 aturan penyaluran pupuk yang selama ini dinilai menghambat akses petani. Selain itu, harga pupuk berhasil diturunkan hingga 20 persen sehingga biaya produksi menjadi lebih ringan. Kebijakan tersebut tidak hanya membantu meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga berdampak terhadap kinerja PT Pupuk Indonesia yang mencatat peningkatan keuntungan sebesar 252,8 persen. Situasi ini memperlihatkan bahwa kebijakan yang tepat dapat menghadirkan manfaat ganda, yakni memperkuat kesejahteraan petani sekaligus meningkatkan kinerja badan usaha milik negara. Pada sektor energi, pemerintah juga menunjukkan langkah strategis melalui implementasi diesel berbasis campuran biodiesel B50. Sejak 1 Juli 2026, Indonesia tidak lagi mengimpor solar dari luar negeri sehingga mampu menghemat devisa sekitar Rp170 triliun atau setara USD9,5 miliar. Langkah tersebut menjadi salah satu pencapaian penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar negeri. Keberhasilan itu menunjukkan bahwa hilirisasi sumber daya dan pemanfaatan energi domestik mulai memberikan hasil yang konkret bagi perekonomian nasional.…

Kebijakan Transformatif: Pemerintahan Jadi Cepat, Tegas, dan Berorientasi Hasil

By Kata IndonesiaAugust 19, 20260

Kebijakan Transformatif: Pemerintahan Jadi Cepat, Tegas, dan Berorientasi Hasil Oleh: Ahmad Mustofa Di tengah berbagai…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.