• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Ekonomi»Kunjungi Pembangunan IKN, Presiden Jokowi Ajak Investor

Kunjungi Pembangunan IKN, Presiden Jokowi Ajak Investor

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 24 February 2023

Kunjungi Pembangunan IKN, Presiden Jokowi Ajak Investor

Oleh : Arsenio Bagas Pamungkas

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali datang ke Kalimantan Timur dan melihat secara langsung progress pembangunan di Ibu Kota Negara IKN Nusantara, Presiden Jokowi juga mengajak para investor untuk datang langsung ke sana dan mendukung penuh agar segera terwujud pemerataan pembangunan di Tanah Air.

Presiden Jokowi terus melakukan kunjungan secara berkala untuk memantau bagaimana progress dan kemajaun akan pembangunan IKN Nusantara di Provinsi Kalimantan Timur.

Kunjungan berkala yang terus dilakukan olehnya tersebut merupakan bentuk komitmen kuat dari Presiden Jokowi bahwa dirinya akan benar-benar mewujudkan adanya pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia sehingga tidak hanya berpusat di Pulau Jawa saja.

Terkait hal tersebut, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono menuturkan bahwa seluruh investor juga akan turut serta untuk diajak ke IKN Nusantara itu.

Sebelumnya, Menteri Basuki juga telah memastikan bahwa memang kunjungan kerja yang dilakukan oleh Presiden Jokowi untuk langsung terbang ke Kalimantan Timur dan melihat bagaimana progress dari pembangunan IKN Nusantara sendiri akan mengajak para investor untuk turut serta datang ke sana.

Tidak tanggung-tanggung, bahkan pihak yang pasti diundang untuk ikut serta oleh Presiden RI ke tujuh tersebut adalah pihak Malaysia dan juga negara-negara lain yang memang sudah menyatakan komitmen mereka untuk berinvestasi dalam Letter Of Intent (LOI).
Sebelum agenda kunjungan bersama dengan para investor itu dilakukan, Pemerintah juga telah mempersiapkan terlebih dahulu adanya lahan seluas hingga 700 hektare yang diperlukan untuk dipresentasikan kepada para investor. Menurut Menteri PUPR saat ini sama sekali belum ada kendala yang cukup berarti dalam pembangunan fisik di IKN Nusantara.
Terdapat beberapa hal dalam pembangunan IKN Nusantara yang memerlukan bidang investasi yang dibiayai dana non-APBN antara lain, untuk membangun rumah sakit internasional, fasilitas pendidikan terpadu, kawasan perkantoran dan jasa, gedung serba gunam, fasilitas komersial niaga dan fasilitas hunian.
Di sisi lain, mengenai bagaimana progress pembangunan IKN Nusantara, Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Nusantara Danis Sumadilaga mengatakan, rata-rata pembangunan di Kawasan IKN Nusantara mencapai 22 persen. Menurutnya, pembangunan IKN memang terbagi menjadi dua, yakni adanya pembangunan kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) dan juga ada yang di luar KIPP.
Dirinya menambahkan bahwa pembangunan di luar KIPP sudah hampir rampung seperti progres pembangunan Bendungan Sepaku Semoi sekitar 97 persen dan Embung Mentawir sekitar 99 persen. Sedangkan untuk pembangunan di luar KIPP serta bina marga yang dilakukan oleh Kementerian PUPR sendiri kini juga sudah dimulai dengan adanya pembangunan jalan tol, yang mana memiliki progress bervariasi antara 3 hingga 8 persen.
Sementara untuk pembangunan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), Danis mengatakan, kawasan istana kepresidenan sudah mulai dibangun di antaranya, istana presiden dan lapangan upacara. Dirinya menjelaskan bahwa pembangunan pada Istana Presiden dengan lapangan upacara adalah sudah berprogress hingga 5 sampai 7 persen. Kemudian ada pula pembangunan kantor Presiden yang memiliki bentuk seperti burung Garuda dengan progress sama.
Danis melanjutkan, pembangunan kantor di sekitar istana presiden juga tengah dilakukan yaitu kantor Sekretariat Presiden dan kantor Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Ia juga mengatakan, di depan lapangan upacara tengah dibangun Sumbu Kebangsaan atau area terbuka. Mengenai pembangunan sumbu kebangsaan yang terletak di area terbuka kawasan terbuka ini sudah berporgress hingga 5 sampai 6 persen.
Di samping itu, Danis mengatakan, pemerintah juga tengah membangun Jalan Sumbu Kebangsaan Barat dan Jalan Sumbu Kebangsaan Timur di kawasan KIPP dan hunian untuk Aparatur Sipil Negara (ASN). Terdapat kantor untuk Kementerian Koordinator (Kemenko), yang mana dari 4 perencanaan sudah mulai dibangun sebanyak 3 kantor, yang mana diantaranya adalah Kemenko Marves dan ada pula lainnya yang masij dalam proses pengadaan.
Terakhir, Danis mengatakan, Kementerian PUPR juga tengah membangun di kawasan 1B di IKN Nusantara untuk mengantisipasi kedatangan para investor. Dilakukannya land development pada kawasan tersebut, yang mana menjadi cukup penting karena akan mampu menyambut kedatangan para investor untuk menanamkan modal mereka dengan mendukung penuh pembangunan IKN Nusantara.
Tentunya dengan melakukan tinjauan pada pembangunan IKN Nusantara, Presiden Jokowi mengajak para investor yang memang sangat dibutuhkan untuk keberlangsungan percepatan pembangunan IKN Nusantara demi pemerataan pembangunan di Indonesia.
)* Penulis adalah kontributor Persada Institute

Investasi Nasional Jadi Kunci Ekonomi RI Tumbuh hingga 5,6 Persen

September 1, 2026

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran

September 1, 2026

Investasi Nasional Jadi Kunci Ekonomi RI Tumbuh hingga 5,6 Persen

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Investasi Nasional Jadi Kunci Ekonomi RI Tumbuh hingga 5,6 Persen Jakarta – Investasi nasional menjadi…

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran JAKARTA — Pemerintah terus membenahi Data…

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional 

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional  Oleh: Melki Nursahid  Indonesia sedang memasuki fase penting dalam pembangunan ekonomi. Transformasi energi tidak lagi sekadar agenda untuk mengurangi emisi, tetapi telah menjadi bagian strategis dari upaya memperkuat kedaulatan energi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing industri, serta membuka sumber pertumbuhan ekonomi baru. Di tengah potensi sumber daya alam yang melimpah, kebijakan pemerintah untuk mempercepat pengembangan energi terbarukan patut dipandang sebagai langkah visioner menuju ekonomi nasional yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas energi terbarukan sebagai fondasi ketahanan energi nasional. Target pengembangan energi surya hingga 100 GW menjadi gambaran besarnya ambisi pemerintah dalam membangun sistem energi yang semakin kuat. Pernyataan Presiden bahwa dengan kapasitas 100 GW Indonesia dapat menjadi bangsa yang benar-benar berdiri di atas kaki sendiri menunjukkan bahwa energi dipandang sebagai bagian integral dari kedaulatan nasional. Pandangan tersebut sangat relevan dengan tantangan pembangunan Indonesia ke depan. Pertumbuhan penduduk, industrialisasi, digitalisasi, dan peningkatan aktivitas ekonomi akan membutuhkan pasokan energi yang semakin besar. Karena itu, ketahanan energi tidak cukup hanya diukur dari kemampuan menyediakan energi pada hari ini, tetapi juga dari kemampuan negara memastikan ketersediaannya dalam jangka panjang dengan biaya yang kompetitif dan sumber yang berkelanjutan. Target pengembangan energi surya tersebut tentu membutuhkan terobosan, investasi, teknologi, dan kolaborasi lintas sektor. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa pengembangan PLTS 100 GWp merupakan tindak lanjut arahan Presiden untuk mempercepat kedaulatan energi nasional. Strateginya pun tidak bertumpu pada satu model, melainkan memanfaatkan potensi berbagai wilayah melalui PLTS skala besar, PLTS terapung, PLTS atap, hingga pemanfaatan energi surya untuk kawasan industri dan kegiatan produktif. Pendekatan tersebut penting karena Indonesia memiliki karakter geografis yang sangat beragam. Potensi energi surya dapat dikembangkan sesuai kebutuhan dan karakteristik masing-masing daerah. PLTS terapung, misalnya, dapat memanfaatkan badan air tanpa harus mengorbankan lahan produktif. Sementara PLTS atap dapat mendorong masyarakat, dunia usaha, dan institusi untuk ikut menjadi bagian dari ekosistem energi bersih. Lebih jauh, pengembangan energi terbarukan harus dilihat sebagai kebijakan ekonomi, bukan semata-mata kebijakan energi. Investasi di sektor energi bersih berpotensi menciptakan rantai ekonomi baru, mulai dari pembangunan pembangkit, manufaktur komponen, jasa konstruksi, pengembangan teknologi, hingga pemeliharaan infrastruktur. Semakin besar ekosistem yang terbentuk di dalam negeri, semakin besar pula peluang Indonesia memperoleh nilai tambah. Yang tidak kalah penting, transisi energi harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kehadiran PLTS Pulau Sembur, sebagaimana disampaikan Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza, menjadi contoh bahwa pengembangan energi terbarukan dapat berjalan beriringan dengan penguatan koperasi dan pertumbuhan ekonomi desa. Artinya, energi bersih tidak berhenti sebagai proyek infrastruktur, tetapi dapat menjadi penggerak aktivitas ekonomi di tingkat lokal.…

Investasi Hijau Jalan Ekonomi Indonesia Tumbuh Tanpa Korbankan Masa Depan

By Kata IndonesiaAugust 31, 20260

Investasi Hijau Jalan Ekonomi Indonesia Tumbuh Tanpa Korbankan Masa Depan Oleh: Miftakhul Jannah Investasi hijau…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.