• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Apresiasi Kerja Keras Intelijen Ciptakan Suasana G20 Aman dan Kondusif

Apresiasi Kerja Keras Intelijen Ciptakan Suasana G20 Aman dan Kondusif

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 18 November 2022

Apresiasi Kerja Keras Intelijen Ciptakan Suasana G20 Aman dan Kondusif

Oleh : Dwi Cahya Alfarizi

Apresiasi patut diberikan atas hasil kerja keras seluruh komunitas intelijen dalam menciptakan suasana penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali menjadi sangat aman dan kondusif.

Pelaksanaan KTT G20 di Indonesia telah resmi berakhir dengan aman dan lancar. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari persiapan Indonesia selaku tuan rumah sekaligus Presidensi dalam Konferensi Tingkat Tinggi Group of Twenty (KTT G20) memang sudah sangat maksimal dilakukan karena telah dipersiapkan jauh-jauh hari sebelum perhelatan forum dunia tersebut diselenggarakan.

Persiapan yang dilakukan tersebut termasuk dari berbagai macam aspek, termasuk penataan venue hingga yang paling disorot dan dianggap penting adalah mengenai faktor keamanan. Seluruh pihak, mulai dari Badan Intelijen Negara (BIN), Tentara Nasional Indonesia (TNI) hingga Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bekerja dengan sangat baik dan maksimal untuk bisa menyambut seluruh tamu negara yang hadir dalam KTT G20 di Bali.

Mengenai hal tersebut, Pengamat Intelijen dan Militer, Ridlwan Habib menjelaskan bahwa dirinya sangatlah memberikan apresiasi tinggi, utamanya adalah terhadap bagaimana kerja keras yang telah dilakukan oleh komunitas intelijen termasuk bagaimana berbagai macam persiapan yang sudah dilakukan oleh Presidensi Indonesia, demi menyiapkan seluruh prasyarat awal sehingga forum G20 bisa berjalan dengan sangat baik, aman dan kondusif.
Baginya, seluruh pihak memang harus benar-benar tetap meningkatkan kewaspadaannya. Hal tersebut dikarenakan pada saat ini banyak sekali posisi di seluruh tamu VVIP berada di Indonesia, seperti keberadaan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, Presiden China Xi Jinping hingga total sebanyak 17 kepala negara lain yang telah menghadiri G20.
Justru karena banyak sekali tamu penting VVIP negara tersebut, maka menurutnya masih saja terjadi potensi gangguan keamanan dari pihak-pihak tertentu, sehingga Ridlwan menambahkan bahwa sama sekali kewaspadaan tidak boleh diturunkan dan semua pihak, utamanya komunitas intelijen harus terus menjaga kewaspadaan mereka.
Sejauh ini Pengamat Intelijen dan Militer tersebut terus melakukan pemantauan dan juga menjalin komunikasi dengan rekan-rekan keamanan yang berada di lapangan. Memang seluruh pengamanan yang telah diupayakan oleh Indonesia sendiri dikatakan sudah sangat maksimal diupayakan. Meski begitu, bukan berarti sama sekali tidak akan ada potensi ancaman lagi. Namun sejauh ini, keyakinan akan keamanan memang sangat terjamin lantaran berjalannya KTT G20 sama sekali tidak terjadi gangguan yang signifikan.
Dirinya menambahkan bahwa meski sama sekali belum terlihat gangguan signifikan karena kerja keras dan pengamanan yang super ekstra dari para pihak komunitas intelijen, namun pengamanan dan kewaspadaan harus terus diperketat. Bahkan baginya juga sangat penting untuk memantau keamanan di seluruh wilayah hingga di luar Pulau Bali.
Sehingga bukan hanya pada Pulau Bali saja yang dijaga keamanannya dengan sangat ketat, melainkan kota-kota besar lainnya di Indonesia juga benar-benar harus diamankan. Pasalnya, semisal terjadi kejadian yang mengancam kondusifitas meski sekecil apapun, secara otomatis akan langsung menarik atensi berbagai pihak.
Utamanya saat ini Indonesia sendiri sedang sangat disorot oleh dunia, sehingga menjaga citra Tanah Air menjadi hal yang wajib untuk dilakukan. Upaya ini bukan saja bagi para komunitas intelijen dalam menjalankan aksi pengamanannya, melainkan juga harus terus diupayakan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Semua pihak benar-benar harus bisa saling mendukung terkait penciptaan suasana yang aman, tertib dan kondusif.
Untuk itu, bagi Ridlwan memang momen penyelenggaraan puncak KTT G20 menjadi sangat krusial untuk terus dikawal demi terus memperbaiki citra Indonesia sendiri di mata dunia. Karena jika negara-negara dunia menganggap Indonesia sebuah negara yang penuh akan kondusifitas, maka bukan tidak mungkin akan ada banyak sekali peluang menguntungkan bagi bangsa ini, termasuk diantaranya adalah peluang akan meningkatnya investasi asing.
Pengamat tersebut menyatakan bahwa mengenai pengamanan di bidang lain seperti siber juga sangat terlindungi karena Deputi Siber BIN, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) hingga Badan Intelijen Strategis (BAIS) hingga aparat keamanan siber lainnya memang sudah melakukan persiapan dan pengawalan keamanan siber dengan sangat maksimal.
Terlebih, juga sejumlah negara yang hadir dalam KTT G20 di Bali memiliki peralatan signal intelligence mereka masing-masing sehingga hal tersebut membuat pengamanan siber G20 menjadi jauh lebih terjamin lagi akan kemungkinan potensi serangan dari pihak luar yang tidak bertanggungjawab.
Pengamat asal Universitas Indonesia (UI) tersebut menjelaskan bahwa sampai saat ini sama sekali tidak ada indikasi gangguan siber apapun yang serius, serta seluruh pelaksanan pengamanan sendiri memang sudah sangat siap secara 100 persen. Hal tersebut juga sesuai dengan ucapan Presiden Joko Widodo. Beliau menyatakan kalau persiapan memang sudah 100 persen dilakukan sehingga publik tidak perlu khawatir.
Karena terus mampu menciptakan suasana dan kondisi Pelaksanaan G20 di Bali dengan penuh rasa keamanan dan kondusifitas, maka sudah sepatutnya kerja keras dari seluruh komunitas intelijen bisa mendapatkan apresiasi yang besar dari seluruh masyarakat Indonesia. Dengan kelancaran KTT G20 ini, pastinya akan sangat banyak hal baik menyertai bagi Indonesia ke depannya.

)* Penulis adalah kontributor Persada Institute

Kasus Penembakan Aceh Jadi Perhatian, Perlindungan Warga Diutamakan

November 8, 2026

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan

November 8, 2026

Kasus Penembakan Aceh Jadi Perhatian, Perlindungan Warga Diutamakan

By Kata IndonesiaNovember 8, 20260

Kasus Penembakan Aceh Jadi Perhatian, Perlindungan Warga Diutamakan Oleh: Damar Setiawan Pemerintah terus menunjukkan komitmen…

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan

By Kata IndonesiaNovember 8, 20260

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan Jakarta – Pembahasan penetapan Upah Minimum…

UMP 2027 Menjaga Keseimbangan Upah Layak dan Keberlanjutan Usaha

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

UMP 2027 Menjaga Keseimbangan Upah Layak dan Keberlanjutan Usaha Oleh: Anggi Kurniawan Penyusunan kebijakan Upah…

UU Ketenagakerjaan dan UMP 2027 Menjadi Jalan Memperkuat Kesejahteraan Buruh

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

UU Ketenagakerjaan dan UMP 2027 Menjadi Jalan Memperkuat Kesejahteraan Buruh Oleh: Mega Triyana Pembahasan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2027 menjadi momentum penting untuk memperkuat perlindungan dan kesejahteraan pekerja melalui kebijakan pengupahan yang lebih terarah. Kehadiran undang-undang ketenagakerjaan yang baru diharapkan memberikan landasan lebih kuat bagi pemerintah dalam memastikan hak-hak pekerja terlindungi. Penetapan upah minimum juga perlu memperhatikan perkembangan kebutuhan hidup masyarakat, daya beli, serta kemampuan dunia usaha agar peningkatan kesejahteraan dapat berlangsung secara berkelanjutan. Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan mulai mempersiapkan berbagai aspek yang menjadi dasar penetapan UMP 2027. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyampaikan bahwa formula pengupahan tahun mendatang akan mengacu pada undang-undang perlindungan ketenagakerjaan yang baru disahkan DPR pada 6 Oktober 2026. Regulasi ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kepastian hukum sekaligus memberikan pedoman bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pengupahan. Dengan landasan hukum yang diperbarui, penetapan upah diharapkan semakin memperhatikan keseimbangan antara perlindungan pekerja dan keberlangsungan kegiatan ekonomi. Salah satu aspek yang menjadi perhatian pemerintah adalah kebutuhan hidup layak (KHL) sebagai pertimbangan dalam menentukan besaran upah minimum. Yassierli menjelaskan bahwa pemerintah sedang menghitung estimasi KHL dengan memanfaatkan data yang dihimpun dan dievaluasi oleh kementerian serta lembaga terkait. Penghitungan ini diperlukan untuk memperoleh gambaran mengenai kebutuhan riil pekerja dalam memenuhi kehidupan sehari-hari. Komponen kebutuhan tersebut mencakup pangan, tempat tinggal, transportasi, pendidikan, kesehatan, hingga kebutuhan rumah tangga yang terus mengalami perkembangan. Penempatan KHL dalam pembahasan UMP menunjukkan bahwa kebijakan pengupahan tidak semata-mata berorientasi pada persentase kenaikan tahunan. Upah minimum memiliki keterkaitan langsung dengan kemampuan pekerja memenuhi kebutuhan dasar dan mempertahankan kualitas hidup keluarganya. Penghasilan yang lebih layak dapat memberikan ruang bagi pekerja untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak, memperoleh layanan kesehatan, serta membangun ketahanan ekonomi rumah tangga. Oleh karena itu, penghitungan kebutuhan hidup perlu menjadi pertimbangan substantif agar kebijakan pengupahan memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara nyata. Pembahasan kebijakan juga dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur melalui mekanisme kelembagaan yang telah ditetapkan. Yassierli menyampaikan bahwa prosesnya akan dimulai melalui Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Nasional sebelum berlanjut ke Dewan Pengupahan Nasional. Selanjutnya, masukan dari Dewan Pengupahan Daerah menjadi bagian dari pertimbangan gubernur dalam menetapkan besaran UMP di masing-masing wilayah. Mekanisme ini memberikan ruang bagi pemerintah, pengusaha, dan pekerja untuk menyampaikan pandangan berdasarkan kepentingan serta kondisi yang mereka hadapi. Dari kalangan pekerja, usulan kenaikan UMP 2027 sebesar 7,5 hingga 9,5 persen telah disampaikan oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh. Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Pekerja, Said Iqbal, juga menyampaikan pandangan mengenai kebutuhan peningkatan upah minimum pada tahun mendatang. Simulasi yang mempertimbangkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi menghasilkan perkiraan kenaikan sekitar 7,8 persen berdasarkan asumsi yang digunakan. Masukan dari kalangan pekerja menjadi bagian penting karena buruh merupakan kelompok yang merasakan langsung dampak perubahan harga kebutuhan pokok dan biaya hidup.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.