• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Gaya Hidup»Moslem Epic Rekomendasi Baju Muslim Millenial yang Cocok Dipakai Dalam Kegiatan Sehari- hari

Moslem Epic Rekomendasi Baju Muslim Millenial yang Cocok Dipakai Dalam Kegiatan Sehari- hari

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 11 August 2022

Indonesia adalah negara dengan penduduk Muslim terbanyak di dunia. Kurang lebih terdapat 230 juta penduduk Muslim di Indonesia.

Banyaknya jumlah penduduk Muslim ini menimbulkan permintaan pasar yang besar untuk busana muslim. Dari situlah bermunculan brand-brand busana musim untuk memenuhi banyaknya permintaan pasar.

Salah satu brand busana muslim yang kita wawancarai adalah Moslemepic. Brand asal Yogyakarta yang baru berdiri tahun 2014 ini sedikit berbeda dengan brand-brand busana muslim yang lain. Mereka memiliki ciri khas produk busana muslim berjenis basic wear.

Moslemepic lahir dari kekaguman owner-nya, Dimas Septianto kepada Nabi Muhammad SAW. Ia merasa sosok Nabi Muhammad sangat sempurna dalam segala hal, termasuk dalam hal berpakaian. Bahkan para sahabat Nabi berkata bahwa tidak ada laki-laki yang selera berpakaiannya sebagus Beliau.

Dari situ Moslemepic berkesimpulan bahwa “Ternyata jadi seorang Muslim, bisa se-epic itu”. Kira-kira begitulah yang menjadi cikal bakal lahirnya brand Moslemepic.

Dalam menjalankan bisnisnya, mereka memiliki semangat untuk mengajak seluruh kaum Muslimin agar lebih memperhatikan cara berpakaiannya, karena setiap Muslim harus epic. Dan semangat ini juga yang masih Moslemepic bawa hingga sekarang dalam mendesain produk-produknya.

Brand yang berdiri tahun 2014 di Bausasran, Yogyakarta ini baru mulai melakukan penjualan secara online tahun 2017. Produk yang mereka jual adalah produk yang sudah dapat memenuhi kebutuhan pasar fashion saat ini.

Mereka juga mengusung konsep one stop shopping, yang artinya mereka menyediakan berbagai jenis pakaian bertemakan busana muslim.

Produk-produk yang mereka jual antara lain:

• Sirwal (Celana)
• Kurta
• Outer
• Kaos
• Kids Product
• Kemeja Koko (Kemko)

Moslemepic memproduksi sebagian produkya lewat garmen di luar Yogyakarta dan sebagian lagi diproduksi di Yogyakarta oleh para penjahit lokal yang berpengalaman.

Mereka sangat mempertimbangkan aspek quality control yang baik dengan tujuan agar kualitas produk dapat diterima tidak hanya oleh masyarakat Indonesia namun juga mancanegara. Alhamdulillah, sampai saat ini produk-produk Moslemepic telah diekspor ke beberapa negara seperti Singapura, Malaysia, Uni Emirat Arab, Dubai, Pakistan, dsb.

Sejauh ini, sebagian besar jumlah komsumen yang membeli produk Moslemepic berasal dari Pulau Jawa dan Kalimantan. Moslemepic juga memiliki beberapa reseller yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Selain itu, mereka juga memiliki reseller di Malaysia dan Singapura.

Produk Moslemepic sangat cocok untuk dipakai anak muda milenial, karena dengan membawa semangat bahwa semua Muslim harus epic, mereka selalu berusaha menelurkan produk yang berkualitas dari segi desain dan bahan. Moslemepic menyesuaikan kebutuhan pasar di mana target market mereka adalah generasi milenial.

Selain itu, Moslemepic juga memiliki ambisi ingin mengubah persepsi sebagian masyarakat yang melihat busana muslim yang kurang fashionable jika digunakan untuk beraktivitas sehari-hari.

Dari beberapa hal tersebut, mereka selalu berusaha menciptakan produk yang cocok digunakan generasi milenial untuk beraktivitas sehari-hari tanpa mengurangi fungsinya sebagai busana muslim.

Brand asal Yogyakarta ini memiliki beberapa perbedaan yang unik dari segi tampilan dibanding dengan brand-brand busana muslim yang lain.

Link Pemesanan Moslem Epic:

https://moslemepic.com/links

Jika kita sering melihat di pasaran, kebanyakan produk busana muslim memiliki corak dan ornamen-ornamen khas Timur Tengah. Akan tetapi Moslemepic mempunyai produk yang berbeda.

Mengusung konsep basic wear, produk yang dijual Moslemepic memiliki bahan dan warna yang cenderung simpel dan netral sehingga bisa dengan mudah dipadupadankan yang pada akhirnya bisa digunakan untuk kegiatan sehari-hari.

Selain itu, mereka juga memproduksi busana berukuran S hingga 6L yang memiliki garansi tukar size dan juga vermak gratis yang seluruh ongkos kirimnya ditanggung mereka.

Ekonomi Syariah Membuktikan Indonesia Bisa Memimpin Industri Halal Dunia

September 14, 2026

Ber-NU dengan Gembira: Hentikan Tengkar Narasi, Kembali Pada Semangat Qonun Asasi

September 14, 2026

Ekonomi Syariah Membuktikan Indonesia Bisa Memimpin Industri Halal Dunia

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Ekonomi Syariah Membuktikan Indonesia Bisa Memimpin Industri Halal Dunia  Oleh Tri Lestari Indonesia sedang berada pada momentum penting untuk membuktikan bahwa ekonomi syariah bukan sekadar sektor pelengkap dalam perekonomian nasional, melainkan salah satu kekuatan strategis yang dapat mengantarkan Indonesia menjadi pemimpin industri halal dunia. Dengan jumlah penduduk muslim yang besar, basis pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang luas, serta berkembangnya industri keuangan syariah, Indonesia memiliki modal yang cukup untuk memainkan peran lebih besar dalam rantai ekonomi halal global. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa kekuatan ekonomi syariah Indonesia telah mencapai sekitar Rp3.131 triliun. Angka tersebut menempatkan Indonesia pada peringkat keempat sebagai negara dengan ekonomi syariah terbesar di dunia. Posisi ini menunjukkan bahwa ekonomi syariah Indonesia telah berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang memiliki daya saing dan tidak lagi hanya berorientasi pada pasar domestik. Yang lebih menarik, Indonesia telah menjadi produsen nomor satu untuk sejumlah produk halal, termasuk sektor mode dan busana muslim. Capaian tersebut memperlihatkan bahwa Indonesia memiliki kemampuan untuk mengubah besarnya pasar muslim menjadi kekuatan produksi. Kekuatan tersebut semakin ditopang oleh ekosistem sertifikasi halal yang terus berkembang. Airlangga menyebutkan bahwa Indonesia telah memiliki sekitar 4,4 juta sertifikat halal. Besarnya jumlah sertifikasi ini menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperkuat posisi produk Indonesia di pasar internasional. Namun, tantangannya adalah memastikan agar sertifikasi halal tidak berhenti sebagai kewajiban administratif, tetapi menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk. Oleh karenanya, kebijakan pemerintah diarahkan untuk membuat proses sertifikasi semakin mudah, murah, cepat, dan terintegrasi dengan program pengembangan usaha. Langkah pemerintah dalam membangun akses pasar internasional juga menjadi faktor penting. Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Indonesia telah memiliki mutual recognition arrangement atau agreement dengan 39 negara. Kerja sama tersebut membuka peluang agar produk halal Indonesia dapat lebih mudah diterima di berbagai pasar global. Artinya, sertifikasi halal dapat menjadi pintu masuk bagi produk UMKM Indonesia untuk menembus pasar dunia, bukan sekadar menjadi tanda kepatuhan di pasar domestik. Di sisi lain, kekuatan ekonomi syariah Indonesia memiliki sumber daya sosial yang jauh lebih luas daripada sekadar sektor komersial. Zakat, infak, sedekah, dan wakaf atau ZISWAF memiliki potensi besar untuk menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengoptimalkan zakat, infak, sedekah, jariah, hibah, wasiat, dan berbagai sumber keagamaan lainnya. Optimalisasi dana sosial tersebut dapat memperkuat upaya pengentasan kemiskinan sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi umat. Potensi tersebut akan semakin besar apabila keuangan komersial dan keuangan sosial syariah dapat diintegrasikan secara lebih sistematis. Dana zakat dan wakaf, misalnya, dapat diarahkan untuk memperkuat kapasitas kelompok masyarakat produktif, sementara pembiayaan perbankan syariah dapat menopang pengembangan usaha yang telah memiliki prospek komersial. Sinergi semacam ini akan membuat ekonomi syariah memiliki dampak yang lebih luas terhadap pemerataan kesejahteraan.…

Ber-NU dengan Gembira: Hentikan Tengkar Narasi, Kembali Pada Semangat Qonun Asasi

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Oleh: KH Anis Maftukhin Syahdan, Mbah Hasyim Asy’ari pernah menyitir sebuah syair Arab berabad silam…

Ekonomi Syariah RI Tembus Rp3.131 Triliun, Masuk Empat Besar Dunia

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Ekonomi Syariah RI Tembus Rp3.131 Triliun, Masuk Empat Besar Dunia Jakarta – Menteri Koordinator Bidang…

Indonesia Jadi Peringkat Keempat Ekonomi Syariah Terbesar Dunia

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Indonesia Jadi Peringkat Keempat Ekonomi Syariah Terbesar Dunia JAKARTA – Di tengah ketidakpastian serta dinamika…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.