• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Tingkatkan Imunitas Mahasiswa, Tangkal Paparan Radikalisme

Tingkatkan Imunitas Mahasiswa, Tangkal Paparan Radikalisme

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 14 July 2022

Tingkatkan Imunitas Mahasiswa, Tangkal Paparan Radikalisme

Oleh : Rahmat Gunawan

Seperti diketahui, Boy Rafli Amar selaku Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mendorong adanya upaya dari institusi kampus untuk meningkatkan ketahanan mahasiswa dari pengaruh paham intoleransi dan radikalisme.

Boy berpendapat bahwa ketahanan mahasiswa tersebut perlu ditingkatkan karena sebagai generasi yang akrab dengan dunia maya, mereka rentan terpengaruh paham intoleransi dan radikalisme yang mudah disebarkan oleh kelompok intoleran serta radikal melalui media sosial. Oleh karena itu, penulis setuju dengan Kepala BNPT bahwa para anak muda perlu diarahkan, diingatkan, dan dibimbing agar tidak mudah menjadi bagian dari penyebarluasan paham-paham tersebut.

Penulis berharap, selain adanya upaya dari institusi kampus, perlu juga adanya peran generasi muda seperti mahasiswa dalam mencegah pemaparan paham intoleransi dan radikalisme, seperti memproduksi konten-konten kontra narasi di ruang digital sehingga perkembangan bibit intoleransi dan radikalisme yang berbahaya bagi keamanan dan keutuhan bangsa dalam ruang digital dapat dihentikan.

Mahasiswa juga dapat menangkal radikalisme melalui media sosial. Seperti melalui akun instagram atau facebook, jika mahasiswa melihat tanda-tanda konten yang bermuatan radikal, mahasiswa dapat langsung melaporkan agar akun penyebar paham radikal ditutup secara paksa oleh pihak pengelola media sosial tersebut.

Dengan tindakan tersebut, mahasiswa sudah mencegah agar tidak ada lagi masyarakat yang terpapar oleh radikalisme di dunia maya.
Mahasiswa di Indonesia saat ini juga sangat kreatif untuk membuat konten yang bisa di unggah di media sosial. Mereka dapat mengisi konten kontra narasi yang diproduksi dengan hal-hal yang berkaitan dengan nilai-nilai untuk mengembangkan hidup dengan semangat kerukunan, kebersamaan di tengah keberagaman bangsa.
Penulis berpendapat bahwa banyak hal yang dapat dikolaborasikan serta disinergikan dengan institusi kampus untuk mencegah dan memberantas persebaran radikal terorisme di lingkungan perguruan tinggi yang sudah sangat memprihatinkan. Seperti mengangkat narasi wawasan kebangsaan kepada para mahasiswa dengan menggelar program dialog kebangsaan dalam pembekalan wawasan kepada mahasiswa baru.
Untuk mencapai hal tersebut, tentunya perlu dibuat suatu kebijakan guna menangani paham radikal dalam bentuk kontra narasi. Kampus perlu lebih mengadakan upaya untuk memperkenalkan ideologi Pancasila secara nyata kepada siswanya dan mengimplementasikan ideologi Pancasila secara nyata, sehingga mahasiswa tidak lagi bermimpi tentang ideologi lainnya, karena Pancasila sudah dianggap dapat memberikan jawaban atas apa yg mereka inginkan.
Terkait dengan hal yang telah disebutkan, Widodo selaku Rektor Universitas Brawijaya mengatakan, pihak mereka telah banyak berdiskusi tentang pelaksanaan program dan kerja sama sebagai upaya dalam pencegahan dan meminimalisasi masuknya paham radikalisme dan terorisme ke dalam lingkungan kampus. Upaya tersebut mengacu kepada tridarma perguruan tinggi diantaranya pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Menurut penulis, kehadiran Kepala BNPT beserta jajarannya ke kampus-kampus memberikan penguatan terhadap upaya untuk mengantisipasi serta meminimalisasi penyebaran paham intoleransi dan radikalisme di lingkungan kampus melalui beberapa program dan pembentukan kelembagaan.
Dari sudut pandang penulis, ada upaya konkret yang bisa dilakukan institusi perguruan tinggi. Hal itu guna membangun institusi pendidikan yang nyaman untuk mengembangkan sikap moderat dan toleran serta menumbuhkan nilai toleransi sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Upaya-upaya tersebut dapat berupa pengembangkan kegiatan ekstrakurikuler seni dan olahraga yang dapat membangun kebersamaan, karena sikap tertutup dan enggan bersosialisasi akan mudah dipengaruhi oleh pemikiran radikal.
Selain itu, peran mahasiswa di masa sekarang sangatlah penting. Mereka tidak hanya pergi ke kampus untuk belajar, tetapi juga berorganisasi serta mendukung program pemerintah. Salah satu peran utama mahasiswa adalah menangkal radikalisme agar tidak tersebar luas di Indonesia, karena paham radikal dapat menggerogoti negara dari dalam.
Dalam hal ini, perlu adanya ajakan kepada para mahasiswa untuk menangkal radikalisme, terutama di lingkungan kampus. Peran serta mahasiswa sangat strategis dalam menangkal radikalisme. Hal tersebut dikarenakan posisi mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan tinggi sangat rawan terkena radikalisme karena mahasiswa sedang dalam masa pencarian jati diri.
Moderasi beragama merupakan salah satu hal yang tepat untuk digaungkan di kampus dalam upaya untuk meningkatkan imunitas mahasiswa guna menangkal radikalisme. Dengan adanya moderasi beragama maka akan mencegah ekstremisme yang akan berujung pada radikalisme dan terorisme. Mahasiswa juga dapat turut mempromosikan moderasi beragama sebagai salah satu cara menangkal radikalisme.
Selanjutnya, pihak kampus juga dalam memberikan materi pendidikan Pancasila yang dilakukan di awal semester perkuliahan. Tentunya hal tersebut akan membuat mahasiswa dibekali dengan pandangan-pandangan yang lebih rasional terlebih dahulu, sehingga tidak mudah dipengaruhi oleh pandangan-pandangan yang berkecenderungan fundamentalis.
Dengan demikian, mahasiswa memiliki akar ideologi Pancasila yang kuat sehingga tidak mudah terpengaruh dengan paham radikal. Upaya BNPT yang mendatangi kampus-kampus juga sangat membantu dalam meningkatkan imunitas mahasiswa dalam menangkal radikalisme. Penulis berharap kedepannya tidak ada lagi radikalisme yang dapat mempengaruhi mahasiswa sehingga generasi muda bangsa terbebas dari ancaman radikalisme.

*Penulis adalah kontributor Bunda Mulia Institute

 

Sertifikasi Halal Menjadi Bagian Perbaikan Tata Kelola Program MBG

October 2, 2026

Pemerintah Siapkan Regulasi Teknis Sertifikasi Halal MBG

October 2, 2026

Sertifikasi Halal Menjadi Bagian Perbaikan Tata Kelola Program MBG

By Kata IndonesiaOctober 2, 20260

Sertifikasi Halal Menjadi Bagian Perbaikan Tata Kelola Program MBG Oleh: Bagas Nurahman Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dikembangkan melalui penguatan tata kelola untuk memastikan pelaksanaannya memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. Salah satu aspek yang semakin mendapat perhatian adalah pemenuhan sertifikasi halal dalam penyelenggaraan program. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam membangun sistem penyediaan pangan yang tidak hanya memperhatikan kandungan gizi dan keamanan, tetapi juga memastikan makanan yang diterima masyarakat sesuai dengan ketentuan kehalalan. Ketua MUI Bidang Fatwa, Prof KH Asrorun Niam Sholeh, mengatakan pihaknya mengapresiasi langkah perbaikan tata kelola yang dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN). Percepatan sertifikasi halal bagi program MBG dinilai dapat memperkuat kepercayaan publik sekaligus memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan cakupan penerima manfaat yang luas, jaminan kehalalan menjadi bagian penting dalam membangun penyelenggaraan MBG yang semakin tertib, berkualitas, dan dapat dipertanggungjawabkan. Pemenuhan sertifikasi halal bagi seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi langkah strategis karena unit tersebut berada di garis depan dalam penyediaan makanan bagi penerima manfaat. Sertifikasi memberikan kepastian terhadap bahan yang digunakan, proses pengolahan, serta tata kelola produksi makanan. Karena itu, percepatan pemenuhan sertifikasi halal di tingkat SPPG dapat menjadi bagian dari standardisasi pelaksanaan MBG di berbagai daerah sekaligus memperkuat kualitas layanan kepada masyarakat. Dalam konteks tata kelola program, sertifikasi halal menunjukkan bahwa kualitas MBG dibangun melalui standar yang saling melengkapi. Pangan yang disediakan tidak hanya harus memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga memperhatikan keamanan, kelayakan, mutu, serta ketentuan kehalalan. Pendekatan tersebut membuat perbaikan tata kelola MBG tidak semata berorientasi pada jumlah makanan yang tersalurkan, tetapi juga pada kualitas pangan yang diterima oleh setiap penerima manfaat. Guru Besar Ilmu Fikih UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyatakan konsep pangan dalam Islam mencakup prinsip halal dan thayyib. Halal berkaitan dengan bahan serta proses produksi yang sesuai ketentuan, sedangkan thayyib mencakup kelayakan, mutu, dan keamanan pangan. Penerapan kedua prinsip tersebut secara konsisten menjadi landasan penting untuk membangun penyediaan makanan yang berkualitas dalam program MBG. Prinsip halal dan thayyib juga dapat diterapkan sebagai standar yang menyeluruh dalam rantai penyelenggaraan MBG. Mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi, setiap tahapan perlu dikelola dengan memperhatikan standar yang telah ditetapkan. Dengan demikian, sertifikasi halal tidak berhenti pada dokumen administratif, tetapi menjadi bagian dari proses memastikan tata kelola pangan berjalan secara konsisten dari hulu hingga ke penerima manfaat.…

Pemerintah Siapkan Regulasi Teknis Sertifikasi Halal MBG

By Kata IndonesiaOctober 2, 20260

Pemerintah Siapkan Regulasi Teknis Sertifikasi Halal MBG Jakarta – Pemerintah memperkuat mekanisme teknis sertifikasi halal…

Pemerintah Siapkan Regulasi Teknis Sertifikasi Halal MBG

By Kata IndonesiaOctober 2, 20260

Pemerintah Siapkan Regulasi Teknis Sertifikasi Halal MBG Jakarta – Pemerintah memperkuat mekanisme teknis sertifikasi halal…

Sertifikasi Halal MBG Didorong untuk Seluruh Dapur SPPG

By Kata IndonesiaOctober 2, 20260

Sertifikasi Halal MBG Didorong untuk Seluruh Dapur SPPG Jakarta – Sertifikasi halal bagi seluruh dapur…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.