• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Demo Buruh Rawan Ditunggangi Provokator

Demo Buruh Rawan Ditunggangi Provokator

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 14 June 2022

Demo Buruh Rawan Ditunggangi Provokator

Oleh : Savira Ayu

Kelompok buruh berencana untuk kembali melakukan aksi demo pada 15 Juni 2012. Berkaca pada aksi sebelumnya, rencana demonstrasi sebaiknya dibatalkan saja karena rawan ditunggangi provokator.

Elemen buruh akan kembali menggelar aksi demo yang digelar di kota-kota Industri seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Kemudian Makassar, Banjarmasin, Banda Aceh, Medan, Batam, Semarang, Surabaya, Ternate dan Ambon.

Khusus di Jakarta, Said Iqbal mengatakan bahwa aksi demo akan dipusatkan di depan gedung DPR mulai pukul 10.00 WIB. Diperkirakan akan ada 10.000 buruh yang mengikuti demo di Senayan

Aksi ini rupanya dikomandoi oleh Partai Buruh yang belum lama terbentuk, hal ini tentu saja menjadi bias, apakah benar partai ini mengangkat aspirasi seluruh buruh, atau ada kepentingan politis di baliknya.
Justru aksi demo ini rentan akan provokasi yang kerap terjadi, misalnya dengan adanya pemaksaan terhadap para buruh yang sedang bekerja, tentu saja tindakan tersebut tidak etis. Alih-alih mengambil simpati rakyat, justru jika aksi demonstrasi yang terlalu sering dilakukan hanya akan membuat masyarakat kecewa karena mengganggu aktifitas. Sangat dimungkinkan Partai Buruh memanfaatkan aksi demonstrasi ini untuk mencari pangsa pasar pendukung dalam pesta demokrasi.
Meski demikian, menyampaikan aspirasi memang hak masyarakat yang diatur dalam konstitusi. Akan tetapi, aksi demonstrasi yang berpotensi menimbulkan kerusuhan tentu saja patut dipikir ulang karena semua bisa dibicarakan. Tidak perlu demo turun ke jalan hingga terjadi pemaksaan terhadap buruh yang tengah bekerja, sebab aksi ini lebih besar mudharatnya daripada manfaatnya.
Belum lagi penutupan jalan yang merugikan berbagai kendaraan pengangkut logistik atau kendaraan niaga lainnya. Jika hal tersebut terus berlanjut, bukan tidak mungkin perusahaan akan menanggung kerugian yang lebih besar.Selain itu, aksi demo yang terkadang diiringi dengan sweeping buruh yang kerap terjadi, akan berisiko terhadap menurunnya kinerja industri, khususnya industri manufaktor padat karya.
Tentu saja jika demo tetap terjadi, pemerintah harus bisa memberikan tindakan yang tegas terutama kepada para buruh yang bertindak anarkis, seperti aksi sweeping, intimidasi serta pemaksaan terhadap tenaga kerja.
Aksi demonstrasi yang berujung pada blokade jalan tentunya juga sangatlah merisaukan, aksi tersebut akan berdampak pada terhambatnya arus barang, di mana hal ini akan mempengaruhi tingkat kepercayaan para investor terhadap Indonesia. Jika aksi demo ini disusupi kepentingan politis, bukan tidak mungkin provokator akan muncul di tengah-tengah aksi demonstrasi.
Aksi provokator tentu saja akan memancing amarah pendemo untuk melakukan pengrusakan fasilitas-fasilitas umum. Jika suasana sudah chaos, para provokator akan memanfaatkan emosi para pendemo untuk melakukan aksi yang lebih beringas. Provokator memiliki niat untuk sengaja bermain di air kotor untuk menghasut pendemo yang terbakar emosi. Meski jumlahnya tidak banyak, provokator ini mampu memicu peserta demo untuk membakar ban, memblokade jalan hingga melakukan pengrusakan fasilitas umum.
Tentu saja jangan sampai peristiwa di tahun 1998 terulang kembali, di mana saat itu sebagian massa yang menuntut pemakzulan Soeharto memanfaatkan situasi chaos untuk melakukan penjarahan.
Penting kiranya Buruh dalam hal ini Partai Buruh untuk menyampaikan aspirasi secara elegan, jangan sampai kepentingan politis Partai Buruh justru memanfaatkan keberadaan buruh untuk menggalang dukungan. Penyampaian aspirasi tentu saja bisa dengan cara yang lebih “halus”, bukan dengan pengerahan massa yang masih ingin bekerja di tempat kerjanya.
Alih-alih menjadi sambungan lidah masyarakat, justru demonstrasi besar-besaran akan berdampak pada timbulnya masalah baru seperti kemacetan yang justru menghambat aktivitas masyarakat. Ketika demonstrasi memanas, bukan tidak mungkin emosi menjadi lepas kontrol hingga berujung pada gesekan fisik. Kalau sudah seperti ini masalah baru pun muncul, selain membahayakan diri, beberapa kantor akan terpaksa meliburkan karyawan dengan alasan keamanan.
Jika ini terjadi, sektor perekonomian bisa menjadi terhambat, sehingga pelaksanaan demo Buruh sepertinya sudah saatnya untuk tidak perlu dilaksanakan, karena perjuangan tidak melulu dengan aksi turun ke jalan.
Para Buruh tak terkecuali partai Buruh tentu saja perlu memikirkan cara yang tepat untuk menyampaikan aspirasinya selain berdemo, jangan sampai partai buruh mendapatkan stigma sebagai partai tukang demo yang melegalkan aksi sweeping. Maka atas alasan tersebut, demonstrasi buruh sebaiknya dibatalkan agar ketertiban masyarakat dapat tetap terjamin.

)* Penulis adalah kontributor Nusa Bangsa Institute

UMKM adalah Jangkar Ekonomi Rakyat yang Terus Diperkuat Negara

September 11, 2026

Target PDB 2027 Diperkuat Lewat Konsolidasi Program Pemberdayaan UMKM

September 11, 2026

UMKM adalah Jangkar Ekonomi Rakyat yang Terus Diperkuat Negara

By Kata IndonesiaSeptember 11, 20260

UMKM adalah Jangkar Ekonomi Rakyat yang Terus Diperkuat Negara Oleh: Citra Kurnia Khudori Usaha mikro,…

Target PDB 2027 Diperkuat Lewat Konsolidasi Program Pemberdayaan UMKM

By Kata IndonesiaSeptember 11, 20260

Target PDB 2027 Diperkuat Lewat Konsolidasi Program Pemberdayaan UMKM JAKARTA – Pemerintah memperkuat peran UMKM…

UMKM Dinilai Berperan Strategis Menjaga Ketahanan Ekonomi Indonesia

By Kata IndonesiaSeptember 11, 20260

UMKM Dinilai Berperan Strategis Menjaga Ketahanan Ekonomi Indonesia JAKARTA – Usaha mikro, kecil, dan menengah…

Isu September Hitam Jangan Sampai Mengikis Solidaritas Sesama Anak Bangsa 

By Kata IndonesiaSeptember 11, 20260

Isu September Hitam Jangan Sampai Mengikis Solidaritas Sesama Anak Bangsa Oleh: Gavin Asadit Munculnya isu September Hitam 2026 perlu disikapi secara bijak agar tidak berkembang menjadi narasi yang mengikis solidaritas dan persatuan sesama anak bangsa. Refleksi terhadap berbagai catatan sejarah hak asasi manusia (HAM) tetap penting, tetapi penyikapannya perlu dilakukan dengan mengedepankan informasi yang benar, dialog, serta semangat menjaga keutuhan bangsa. Momentum September Hitam dapat menjadi ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk meningkatkan pemahaman mengenai sejarah, demokrasi, dan HAM. Refleksi tersebut sebaiknya tidak berhenti pada penyebaran informasi di media sosial, tetapi disertai upaya memahami konteks dan fakta secara utuh. Kepala Bakom Pemerintah Republik Indonesia Muhammad Qodari menekankan pentingnya komunikasi publik yang mampu menghadirkan informasi secara tepat kepada masyarakat. Dalam konteks ruang digital, kualitas informasi menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan dan mencegah berkembangnya narasi yang dapat memecah belah. Pesan tersebut relevan di tengah derasnya arus informasi digital. Setiap isu dapat menyebar dengan cepat melalui media sosial dan membentuk persepsi publik dalam waktu singkat. Karena itu, masyarakat perlu mampu membedakan informasi faktual, opini, maupun narasi yang sengaja dibuat untuk memancing emosi. Pemerintah terus mendorong peningkatan literasi digital di kalangan generasi muda. Kemampuan memeriksa informasi sebelum membagikannya merupakan salah satu bentuk tanggung jawab warga negara di era digital. Informasi palsu, provokasi, ujaran kebencian, dan narasi yang mempertajam perbedaan dapat merusak hubungan sosial apabila tidak disikapi dengan bijak. Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan Muhamad Mardiono mengajak masyarakat memperkuat persatuan dengan membangun komunikasi dan silaturahim. Menurutnya, interaksi yang baik antarelemen masyarakat penting agar warga tidak mudah terpengaruh maupun terprovokasi oleh berbagai isu yang berkembang.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.