• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Ekonomi»Pelantikan Presiden Somalia, KBRI Nairobi Bakal Gencar Kerjasama Antar Kedua Negara

Pelantikan Presiden Somalia, KBRI Nairobi Bakal Gencar Kerjasama Antar Kedua Negara

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 13 June 2022

Indonesia merupakan salah satu dari belasan delegasi asing yang telah menghadiri pelantikan Presiden Somalia baru, Hassan Sheikh Mohamud, setelah pemilihan umum oleh parlemen Somalia yang sempat tertunda lebih dari setahun.

Acara pelantikan negara di tanduk Afrika yang kaya akan sumber daya maritim tersebut dihadiri oleh Kepala Negara dari Kenya, Ethiopia, dan Mesir serta perwakilan tingkat tinggi lainnya dari Arab Saudi, PEA, Turki, Uganda, Bahrain, Sudan Selatan, dan Burundi.

Indonesia sendiri diwakili oleh Duta Besar RI untuk Republik Federal Somalia, Dr. Mohamad Hery Saripudin, yang merangkap dari KBRI Nairobi, Kenya.

 

Selama kunjungannya, Duta Besar Hery telah bertemu dengan Perdana Menteri, Acting Menteri Luar Negeri, serta beberapa pejabat dan anggota parlemen Somalia. Pada setiap pertemuan, Duta Besar Hery menekankan keterbukaan Indonesia sebagai mitra dalam proses rekonstruksi dan “state building” Somalia setelah puluhan tahun perang saudara.

Duta Besar Hery menawarkan berbagai kerja sama capacity building di berbagai bidang dari isu politik dan keamanan, ekonomi, hingga sosial budaya. Solidaritas Indonesia disambut hangat oleh semua mitra, yang memiliki harapan besar dari Pemerintah dan masyarakat Indonesia, yang dianggap sebagai saudara dekat.

Walau kondisi negara yang belum sepenuhnya kondusif, Somalia merupakan salah satu tujuan ekspor Indonesia yang penting di Kawasan. Dengan nilai ekspor pada tahun 2021 sebesar USD 91 juta, ekspor Indonesia ke Somalia melebihi nilai ekspor ke beberapa negara maju seperti Finlandia (USD 85 juta), Ceko (USD 81 juta), Norwegia (USD 53 juta).

Berbeda dengan kawasan lain di mana ekspor Indonesia didominasi oleh minyak kelapa sawit sebagai bahan baku manufaktur, produk yang diekpor ke Somalia mayoritas merupakan produk jadi, dari mulai spare part kendaraan, pakaian dan tekstil, hingga produk kecantikan dan obat-obatan tradisional.

Terdapat satu produk Indonesia yang dapat dilihat di mana-mana, khususnya pada malam hari saat masyarakat Somalia sudah mulai bersantai di jalanan, café, restoran, atau di rumah, yaitu sarung Indonesia.

Sarung Indonesia dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia, dan merupakan satu-satunya sarung yang disukai masyarakat Somalia. Laki-laki Somalia umumnya memiliki 4 hingga 5 sarung.

Setiap bulannya, puluhan kontainer produk sarung dikirim dari Indonesia, tidak saja dari perusahaan besar tetapi juga UKM-UKM di jawa tengah, ke Somalia dan beberapa negara di kawasan yang memiliki jumlah diaspora Somalia yang besar, seperti Kenya dan Tanzania.

Ekspor Indonesia ke Somalia dan negara-negara sekitar sangat didorong oleh keberadaan diaspora Somalia di Indonesia juga.

Oleh sebab itu, salah satu program penting prioritas Duta Besar Hery adalah diplomasi pendidikan melalui pemberian beasiswa bagi mahasiswa Somalia untuk belajar di Indonesia.

“Pemuda-pemudi masa kini akan menjadi pemimpin di masa depan yang akan mempererat hubungan kedua negara di bidang politik maupun ekonomi. Untuk itu saya akan upayakan peningkatan jumlah mahasiswa dari Somalia untuk belajar di Indonesia.” Hal tersebut yang disampaikan Duta Besar Hery kepada para pejabat dan anggota Parlemen Somalia.

Republik Federal Somalia mengalami perang saudara pada tahun 90-an hingga terbentuknya pemerintahan transisi pada tahun 2004. Semenjak itu, telah terdapat perkembangan secara berkala dalam pembentukan dan penguatan pemerintahan Federal. Walau masih dihadapi dengan gangguan oleh kelompok ekstrimis Al-Shabaab, namun aksi perompakan yang sebelumnya sangat terkenal di kawasan perairan Somalia saat ini sudah nyaris tidak ada, berkat bantuan pengamanan dari kalangan internasional. Berbeda dengan negara di benua Afrika lainnya, investasi di Somalia didominasi oleh negara-negara Muslim.

 

UMKM adalah Jangkar Ekonomi Rakyat yang Terus Diperkuat Negara

September 11, 2026

Target PDB 2027 Diperkuat Lewat Konsolidasi Program Pemberdayaan UMKM

September 11, 2026

UMKM adalah Jangkar Ekonomi Rakyat yang Terus Diperkuat Negara

By Kata IndonesiaSeptember 11, 20260

UMKM adalah Jangkar Ekonomi Rakyat yang Terus Diperkuat Negara Oleh: Citra Kurnia Khudori Usaha mikro,…

Target PDB 2027 Diperkuat Lewat Konsolidasi Program Pemberdayaan UMKM

By Kata IndonesiaSeptember 11, 20260

Target PDB 2027 Diperkuat Lewat Konsolidasi Program Pemberdayaan UMKM JAKARTA – Pemerintah memperkuat peran UMKM…

UMKM Dinilai Berperan Strategis Menjaga Ketahanan Ekonomi Indonesia

By Kata IndonesiaSeptember 11, 20260

UMKM Dinilai Berperan Strategis Menjaga Ketahanan Ekonomi Indonesia JAKARTA – Usaha mikro, kecil, dan menengah…

Isu September Hitam Jangan Sampai Mengikis Solidaritas Sesama Anak Bangsa 

By Kata IndonesiaSeptember 11, 20260

Isu September Hitam Jangan Sampai Mengikis Solidaritas Sesama Anak Bangsa Oleh: Gavin Asadit Munculnya isu September Hitam 2026 perlu disikapi secara bijak agar tidak berkembang menjadi narasi yang mengikis solidaritas dan persatuan sesama anak bangsa. Refleksi terhadap berbagai catatan sejarah hak asasi manusia (HAM) tetap penting, tetapi penyikapannya perlu dilakukan dengan mengedepankan informasi yang benar, dialog, serta semangat menjaga keutuhan bangsa. Momentum September Hitam dapat menjadi ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk meningkatkan pemahaman mengenai sejarah, demokrasi, dan HAM. Refleksi tersebut sebaiknya tidak berhenti pada penyebaran informasi di media sosial, tetapi disertai upaya memahami konteks dan fakta secara utuh. Kepala Bakom Pemerintah Republik Indonesia Muhammad Qodari menekankan pentingnya komunikasi publik yang mampu menghadirkan informasi secara tepat kepada masyarakat. Dalam konteks ruang digital, kualitas informasi menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan dan mencegah berkembangnya narasi yang dapat memecah belah. Pesan tersebut relevan di tengah derasnya arus informasi digital. Setiap isu dapat menyebar dengan cepat melalui media sosial dan membentuk persepsi publik dalam waktu singkat. Karena itu, masyarakat perlu mampu membedakan informasi faktual, opini, maupun narasi yang sengaja dibuat untuk memancing emosi. Pemerintah terus mendorong peningkatan literasi digital di kalangan generasi muda. Kemampuan memeriksa informasi sebelum membagikannya merupakan salah satu bentuk tanggung jawab warga negara di era digital. Informasi palsu, provokasi, ujaran kebencian, dan narasi yang mempertajam perbedaan dapat merusak hubungan sosial apabila tidak disikapi dengan bijak. Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan Muhamad Mardiono mengajak masyarakat memperkuat persatuan dengan membangun komunikasi dan silaturahim. Menurutnya, interaksi yang baik antarelemen masyarakat penting agar warga tidak mudah terpengaruh maupun terprovokasi oleh berbagai isu yang berkembang.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.