• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Kesehatan»Mewaspadai Hepatitis Akut dengan Taat Prokes dan Hidup Bersih

Mewaspadai Hepatitis Akut dengan Taat Prokes dan Hidup Bersih

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 10 May 2022

Mewaspadai Hepatitis Akut dengan Taat Prokes dan Hidup Bersih

Oleh : Aulia Hawa

Masyarakat diimbau untuk mewaspadai akan penyakit hepatitis akut, karena mayoritas korbannya adalah anak-anak. Untuk mencegah penularan hepatitis akut maka masyarakat wajib bergaya hidup sehat dan bersih serta menaati prokes (protokol kesehatan).

Pandemi belum dinyatakan usai tetapi masyarakat masih harus menghadapi satu penyakit lagi yakni hepatitis akut. Hepatitis jenis baru ini belum diketahui penyebabnya karena pemerintah masih mengadakan penelitian panel virus untuk mengetahuinya.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan penyebaran hepatitis akut misterius dengan status KLB (kejadian luar biasa) dan penyakit ini sudah tersebar di belasan negara, termasuk Indonesia.

Lantas bagaimana cara mencegah hepatitis akut? Dinas Kesehatan Kota Bandung mengeluarkan surat edaran yang berisi cara-cara untuk mencegah penyakit berbahaya ini. Pertama dengan memastikan makanan dalam keadaan matang dan bersih, tidak berdekatan dengan orang sakit, dan tidak bergantian alat makan.

Dalam artian, kurangi benar intensitas makan di luar karena tidak tahu kebersihan dan kematangannya.

Dengan makan di rumah atau membawa bekal maka sudah pasti higienis dan matang betul. Selain itu juga terhindar dari peminjaman alat makan.

Jika memang ada yang meminjam mangkuk atau alat makan lain, maka cucilah dengan air panas agar higienis. Memang jadinya lebih lelah tetapi wajib dilakukan untuk mencegah penularan hepatitis akut.

Kedua, masyarakat diimbau untuk mengikuti pemberitaan tentang hepatitis akut, baik dari surat kabar maupun media online. Dengan update beritanya maka akan paham cara penanganannya. Jika ada saudara atau tetangga yang sakit hepatitis maka segera dibawa ke Rumah Sakit terdekat.
Ciri-ciri hepatitis akut juga wajib dihafal agar penangannya maksimal. Pasien biasanya sakit kuning (bahkan bagian putih di matanya juga berwarna kuning), sering mual, diare, dan kejang-kejang, bahkan kesadarannya menurun. Jika sudah begitu maka wajib segera dilarikan ke Unit Gawat Darurat agar mendapat pertolongan dari tenaga kesehatan.
Cara hidup bersih dan sehat serta taat prokes juga merupakan cara pencegahan penularan hepatitis akut. Dengan rajin mencuci tangan maka akan terhindar dari kuman, bakteri, dan virus yang membawa penyakit hepatitis akut misterius. Bawa juga hand sanitizer agar bisa membersihkan tangan tanpa harus mencari wastafel.
Protokol kesehatan yang lain juga wajib ditaati seperti memakai masker. Ternyata masker juga tak hanya mencegah penularan Corona, tetapi juga penyakit lain seperti hepatitis akut. Jika mulut dan hidung tertutupi maka tidak akan terkena virus apa saja. Namun perlu diingat bahwa masker maksimal digunakan selama 4 jam, jadi saat bepergian harus membawa masker cadangan.
Prokes yang lain seperti menjaga jarak dan menghindari kerumunan juga wajib ditaati. Penyebabnya karena kita tidak tahu di antara orang-orang yang ada di kerumunan, siapa yang terjangkiti oleh virus hepatitis misterius. Apalagi jika banyak yang tidak pakai masker, maka resiko penularan akan makin besar.
Hidup bersih dan sehat memang harus jadi lifestyle walau pandemi telah usai. Penyebabnya karena dengan bergaya hidup bersih dan sehat maka akan terhindar dari Corona, hepatitis akut, atau penyakit lain. Tetaplah rajin makan sayur dan buah, minum air putih, dan berolahraga ringan setiap hari.
Masyarakat wajib mewaspadai penyakit hepatitis akut misterius yang sedang menyebar ke seluruh dunia. Jika terdapat anggota keluarga yang terkena gejala tersebut diatas, maka harus segera dilarikan ke Rumah Sakit. Selain itu, untuk pencegahan penyakit ini, maka wajib menjaga gaya hidup bersih dan sehat, memakai masker, serta menaati protokol kesehatan yang lain. Dengan adanya kewaspadaan bersama, maka diharapkan tidak ada masyarakat yang menjadi korban.

)* Penulis adalah kontributor Pertiwi Institute

Ketahanan Energi 2027: Jalan Besar Indonesia Menuju Kemandirian Energi 

August 22, 2026

Transformasi Energi 2027 Menjadi Bukti Negara Bergerak Mengurangi Ketergantungan Impor

August 22, 2026

Ketahanan Energi 2027: Jalan Besar Indonesia Menuju Kemandirian Energi 

By Kata IndonesiaAugust 22, 20260

Ketahanan Energi 2027: Jalan Besar Indonesia Menuju Kemandirian Energi  Oleh: Hanan Alfawazi Ketahanan energi merupakan salah satu fondasi utama bagi keberlanjutan pembangunan nasional. Tanpa pasokan energi yang cukup, terjangkau, dan dapat diandalkan, pertumbuhan ekonomi, industrialisasi, pembangunan infrastruktur, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat akan menghadapi berbagai hambatan. Karena itu, arah kebijakan energi Indonesia pada 2027 memiliki arti strategis, bukan sekadar sebagai agenda sektoral, melainkan sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian nasional. Kebutuhan energi terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi, sementara produksi minyak nasional menghadapi tekanan penurunan alamiah. Pada saat yang sama, dinamika geopolitik global membuat harga dan pasokan energi semakin sulit diprediksi. Kondisi tersebut membuat penguatan sumber energi domestik menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda. Dalam konteks tersebut, target lifting minyak sebesar 610 ribu barel per hari dan lifting gas sekitar 950 ribu barel setara minyak per hari dalam RAPBN 2027 menjadi salah satu instrumen penting. Target tersebut dinilai realistis oleh Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya, terutama dengan melihat peluang optimalisasi lapangan produksi yang telah ada serta pengembangan sumur-sumur baru. Namun, peningkatan lifting tidak dapat dicapai hanya dengan menetapkan target. Sektor hulu migas membutuhkan investasi, teknologi, kepastian regulasi, serta proses pengembangan lapangan yang efisien. Tantangan natural decline juga harus dihadapi secara serius karena sebagian lapangan migas nasional telah memasuki fase produksi yang matang. Anggota Dewan Energi Nasional Saleh Abdurrahman melihat masih terdapat ruang untuk menahan laju penurunan alamiah tersebut melalui optimalisasi sumur eksisting dan pengembangan sumur baru. Pengembangan wilayah frontier serta penggunaan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) juga menjadi bagian dari pilihan strategis untuk mempertahankan dan meningkatkan produksi nasional. Artinya, kebijakan peningkatan lifting harus ditempatkan sebagai agenda jangka panjang. Pemerintah tidak cukup hanya mengejar angka produksi dalam satu tahun anggaran, tetapi juga harus memastikan keberlanjutan investasi dan penemuan cadangan baru. Jika investasi hulu berjalan konsisten, Indonesia memiliki peluang untuk meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperkuat ekosistem industri migas nasional.…

Transformasi Energi 2027 Menjadi Bukti Negara Bergerak Mengurangi Ketergantungan Impor

By Kata IndonesiaAugust 22, 20260

Transformasi Energi 2027 Menjadi Bukti Negara Bergerak Mengurangi Ketergantungan Impor Oleh: Aziz Rahman Ketika ketidakpastian…

Pemerintah Perkuat Ketahanan Energi 2027 lewat B50, Bioetanol, dan EBT

By Kata IndonesiaAugust 22, 20260

Pemerintah Perkuat Ketahanan Energi 2027 lewat B50, Bioetanol, dan EBT JAKARTA – Pemerintah terus memperkuat…

​Bikin Terenyuh! Aksi Nyata LAZNAS Darunnajah Bikin Para “Pahlawan Jalanan” Tersenyum Lebar

By Kata IndonesiaAugust 22, 20260

Di tengah dinamika mobilitas ibu kota yang digerakkan oleh para pekerja lapangan, eksistensi petugas Penanganan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.