• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Jumlah Penerima Vaksin Covid-19 Terus Meningkat

Jumlah Penerima Vaksin Covid-19 Terus Meningkat

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 24 November 2021

Jumlah Penerima Vaksin Covid-19 Terus Meningkat

Oleh : Made Raditya

Vaksinasi nasional menjadi fokus pemerintah pada tahun 2021 dan pada November ini jumlah yang menerimanya sudah lebih dari 85 juta orang. Dengan adanya peningkatan vaksinasi ini maka diharapkan Indonesia cepat keluar dari pandemi Covid-19.

Apakah Anda sudah divaksin? Saat ini hampir semua orang mendapatkan pertanyaan ini, karena vaksinasi Corona adalah sebuah kewajiban. Di masa pandemi, penolakan terhadap vaksinasi sama saja dengan memilih jalan untuk bertemu dengan virus Covid-19, yang belum tentu selamat (kemungkinan terburuknya adalah kematian). Sehingga vaksinasi adalah hal yang memang harus dilakukan agar bisa melewati masa buruk ini dengan aman dan sehat.

Program vaksinasi nasional dimulai bulan maret 2021 dan Presiden Jokowi sendiri yang pertama kali disuntik, untuk menunjukkan bahwa injeksi ini tidak memiliki efek samping. Kini setelah 8 bulan, makin banyak orang yang sudah divaksin. Data dari Tim Satgas Covid-19 menunjukkan bahwa lebih dari 85 juta WNI telah selesai disuntik vaksin 2 kali. Sedangkan yang baru sekali diinjeksi lebih dari 131 juta orang.
Banyaknya WNI yang sudah divaksin membuat hati lega, karena program vaksinasi nasional dianggap berhasil. Jika makin banyak yang mendapatkan vaksin maka diprediksi target Kemenkes akan tercapai, yakni maksimal 12 bulan saja. Vaksinasi memang terus dikejar agar cepat selesai agar herd immunity lekas terbentuk dan status pandemi dianggap selesai.
Jika banyak WNI yang sudah divaksin lengkap (hampir setengah dari jumlah penduduk Indonesia) maka menunjukkan ketertiban mereka dalam melaksanakan program pemerintah. Ketika banyak yang mau diinjeksi maka mereka patut dipuji karena melaksanakannya dengan senang hati.
Banyaknya orang yang mau divaksin menunjukkan bahwa mereka mau taat peraturan, tidak sekadar takut bahwa tanpa vaksin tidak bisa ke mana-mana. Memang sempat ada peraturan untuk naik beberapa jenis kendaraan umum harus menunjukkan kartu vaksin, tetapi akhirnya direvisi karena hanya perlu untuk tes antigen. Namun vaksinasi adalah sebuah kesadaran, bukan karena terpaksa harus melakukannya saat akan bepergian.
Masyarakat lebih percaya pemerintah dan mau divaksin, pertama karena program ini 100% gratis. Bandingkan dengan di Singapura atau negara lain yang harus membayar dan biayanya cukup mahal. Sehingga kesempatan emas ini tidak boleh disia-siakan.
Kedua, mereka tidak percaya akan hoaks yang beredar di media sosial, yang mengatakan bahwa vaksin ini berbahaya. Penyebabnya karena banyak yang sudah divaksin dan kondisinya baik-baik saja. Vaksin juga sudah halal MUI sehingga membuat umat merasa aman.
Apresiasi patut diberikan kepada pemerintah karena bergerak cepat dalam mensukseskan program vaksinasi nasional. Ketika ada vaksin Corona maka pemerintah langsung memesannya sehingga tidak akan kehabisan stok. Pemesanan memang harus dilakukan dengan cepat karena produksi masih agak terbatas, sehingga agak berebut dengan negara lain ketika terlambat sedikit saja.
Selain itu, pemerintah juga memprioritaskan vaksinasi pada tenaga kesehatan, karena para dokter, perawat, dan relawanlah yang berjuang di garis depan untuk melawan Corona dan memiliki resiko tinggi. Setelah nakes, maka giliran para guru dan pekerja di sektor umum lain, yang berkontak dengan banyak orang dan butuh proteksi dari Corona.
Banyaknya WNI yang sudah divaksin membuat kita lega karena kekebalan kelompok akan cepat tercapai, sehingga masa pandemi akan lekas berakhir. Vaksinasi sudah digratiskan, halal, dan aman, sehingga tidak ada alasan untuk menolaknya. Masyarakat Indonesia sudah sadar akan manfaat vaksinasi, sehingga mereka mau diinjeksi dengan sukarela.
)* Penulis adalah kontributor Lingkar Pers dan Mahasiswa Cikini

Pemerintah Siapkan Puluhan Ribu Kuota Baru Program Magang Nasional Batch 2

August 16, 2026

Program Magang Nasional Batch 2 Dibuka September, Kuota Puluhan Ribuan Peserta

August 16, 2026

Pemerintah Siapkan Puluhan Ribu Kuota Baru Program Magang Nasional Batch 2

By Kata IndonesiaAugust 16, 20260

Pemerintah Siapkan Puluhan Ribu Kuota Baru Program Magang Nasional Batch 2 Jakarta – Pemerintah terus…

Program Magang Nasional Batch 2 Dibuka September, Kuota Puluhan Ribuan Peserta

By Kata IndonesiaAugust 16, 20260

Program Magang Nasional Batch 2 Dibuka September, Kuota Puluhan Ribuan Peserta JAKARTA — Program Magang…

Antusiasme Rakyat Merayakan HUT RI Membuktikan Cinta Indonesia Tetap Menyala

By Kata IndonesiaAugust 16, 20260

Antusiasme Rakyat Merayakan HUT RI Membuktikan Cinta Indonesia Tetap Menyala  Oleh : Rivka Mayangsari Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum yang kembali memperlihatkan kuatnya semangat kebangsaan masyarakat. Antusiasme publik untuk mengikuti berbagai rangkaian perayaan kemerdekaan, khususnya Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi di Istana Merdeka, menunjukkan bahwa rasa cinta terhadap Indonesia tetap hidup dan terus tumbuh di tengah masyarakat. Tingginya minat masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar yang ingin menyaksikan langsung upacara peringatan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka. Tercatat lebih dari 336 ribu masyarakat telah mendaftarkan diri melalui laman Pandang Istana. Angka tersebut menjadi gambaran kuat mengenai besarnya perhatian masyarakat terhadap momentum bersejarah yang setiap tahun menjadi simbol kebersamaan seluruh rakyat Indonesia. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas tingginya minat untuk hadir langsung dalam momen peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI. Tingginya partisipasi publik dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana peringatan kemerdekaan yang semarak sekaligus memperkuat hubungan antara masyarakat dengan momentum kenegaraan. Antusiasme tersebut tidak sekadar menunjukkan keinginan masyarakat untuk hadir dalam sebuah kegiatan seremonial. Lebih dari itu, tingginya jumlah pendaftar mencerminkan adanya keterikatan emosional masyarakat terhadap sejarah perjuangan bangsa. Upacara kemerdekaan menjadi ruang bersama untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus meneguhkan kembali komitmen menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kehadiran masyarakat dalam perayaan kemerdekaan juga memperlihatkan bahwa nilai-nilai nasionalisme masih memiliki tempat penting dalam kehidupan sehari-hari. Di tengah perubahan sosial, perkembangan teknologi, dan dinamika kehidupan yang semakin kompleks, momentum HUT RI tetap mampu menyatukan masyarakat dalam semangat yang sama, yaitu rasa bangga menjadi bagian dari Indonesia. …

Masyarakat Rayakan HUT RI dengan Damai, Gembira, dan Penuh Kebersamaan

By Kata IndonesiaAugust 16, 20260

Masyarakat Rayakan HUT RI dengan Damai, Gembira, dan Penuh Kebersamaan Oleh : Garvin Reviano Peringatan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.