• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Presiden Optimalkan Keamanan dan Pembangunan Infrastruktur Papua

Presiden Optimalkan Keamanan dan Pembangunan Infrastruktur Papua

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 13 November 2021

Presiden Optimalkan Keamanan dan Pembangunan Infrastruktur Papua

Oleh : Abner Wanggai

Presiden Jokowi terus mengoptimalkan penanganan keamanan dan pembangunan infrastruktur Papua. Dengan adanya keseriusan Pemerintah tersebut, kemajuan Papua diharapkan lekas terealisasi.

Ada 2 isu yang selalu menyertai Papua hingga kini, yaitu pembangunan infrastruktur dan keamanan. 2 hal itulah yang membuat pemerintah concern dalam menangani permasalahan di wilayah paling timur Indonesia tersebut.

Pemerintah juga memastikan akan terus menangani keamanan dan pembangunan infrastruktur di Papua. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada saat memberikan keterangan pers setelah memimpin rapat tentang Papua di kediaman resmi Wapres, Jalan Diponegoro Nomor 2, Jakarta.
Dalam hal keamanan di Papua, Ma’ruf memastikan bahwa pemerintah akan menangani hal tersebut dengan sebaik-baiknya. Dirinya juga memberikan arahan kepada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD untuk berkoordinasi dengan Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan terkait hal tersebut.
Hal itu bertujuan agar tindakan kekerasan di Papua dapat diatasi, baik dalam jangka pendek, menengah maupun jangka panjang. Ma’ruf berujar, TNI, Polri dan BIN akan terus melakukan tugasnya untuk melindungi warga sipil dan melakukan penegakkan hukum dan keamanan kepada para perusuh.
Dalam kesempatan tersebut Ma’ruf juga meminta agar seluruh tokoh agama dan masyarakat di Papua dapat terus bekerja sama dengan pemerintah untuk menciptakan suasana kondusif di Papua. Hal tersebut bertujuan agar seluruh program yang telah diagendakan dapat terlaksana dengan baik.
Di sisi lain, Ma’ruf juga memastikan bahwa pemerintah memiliki komitmen kuat untuk melakukan percepatan pembangunan kesejahteraan di Wilayah Papua. Terlebih, dalam melaksanakan hal tersebut sudah terdapat instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2020 tentang percepatan pembangunan kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat.
Dirinya mengatakan, ke depannya percepatan pembangunan akan terus dilanjutkan oleh pemerintah pusat dan daerah demi meningkatkan kesejahteraan dan menjadikan Papua aman.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa kemajuan di Papua telah terhampar di setiap pojok Papua. Hal tersebut ditandai dengan telah selesainya pembangunan infrastruktur di Bumi Cenderawasih tersebut. Jokowi diketahui memiliki program pembangunan secara Indonesiasentris yang tidak hanya berpusat di Pulau Jawa. Provinsi Papua maupun Papua Barat, menjadi perhatian khusus Kepala Negara terkait infrastruktur.
Sejumlah infrastruktur yang menandakan kemajuan Papua di antaranya jembatan Youtefa yang terletak di Jayapura. Jokowi telah meresmikannya pada tahun 2019 lalu. Kini jembatan tersebut telah menjadi landmark kota tersebut. Jokowi juga telah menyebutkan bahwa Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw yang terletak di Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. Pos tersebut berbatasan langsung dengan negara tetangga Papua Nugini.
Jan Christian Arebo selaku Ketua Umum Pemuda Adat Papua mengatakan, upaya dan perhatian pemerintah membangun Papua sudah baik. Namun masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan sehingga dapat menyejahterakan rakyat Papua.
Christian juga mengajak kepada pemuda di Papua untuk hadir dengan membuka pikiran pandangan dan wawasan supaya masyarakat tahu bahwa NKRI sudah final. Artinya, Papua tidak dapat berpisah dari Indonesia.
Sebelumnya, staf khusus Presiden yang juga merupakan putra asli Papua asal wilayah adat Saireri, Billy Mambrasar memberikan tanggapan secara tegas kepada orang-orang yang meragukan komitmen Presiden Jokowi dalam membangun Bumi Nusantara Paling Timur ini.
Selama masa pemerintahannya pula, Jokowi telah memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul sebagai bagian dari sebuah bentuk kerangka besar jawaban dari solusi permasalahan yang ada di Papua.
Untuk pembangunan infrastruktur fisik misalnya, pembangunan Trans Papua yang sangat progresif dan transformatif, juga penyelesaian stadion Papua Bangkit yang berstandar Internasional.
Terkait keamanan, Jokowi memiliki perhatian khusus, terlebih ketika dirinya mendengar adanya permasalahan di Nduga, Jokowi langsung responsif memberikan instruksi untuk melakukan pengamanan di titik-titik tertentu. Pasukan TNI pun diterjunkan ke wilayah Ndiga, selain mengamankan wilayah juga mengawal proses pembangunan Jalan Trans Papua.
Pembangunan Infrastruktur dan Keamanan di Papua memang harus menjadi perhatian dan penanganan secara beriringan, tanpa keamanan yang baik, tentu saja pembangunan di Papua akan terhambat oleh ulah beberapa oknum yang tidak menyukai kemajuan Papua.
)* Penulis adalah mahasiswa Papua tinggal di Yogyakarta

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran

September 1, 2026

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional 

September 1, 2026

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran JAKARTA — Pemerintah terus membenahi Data…

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional 

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional  Oleh: Melki Nursahid  Indonesia sedang memasuki fase penting dalam pembangunan ekonomi. Transformasi energi tidak lagi sekadar agenda untuk mengurangi emisi, tetapi telah menjadi bagian strategis dari upaya memperkuat kedaulatan energi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing industri, serta membuka sumber pertumbuhan ekonomi baru. Di tengah potensi sumber daya alam yang melimpah, kebijakan pemerintah untuk mempercepat pengembangan energi terbarukan patut dipandang sebagai langkah visioner menuju ekonomi nasional yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas energi terbarukan sebagai fondasi ketahanan energi nasional. Target pengembangan energi surya hingga 100 GW menjadi gambaran besarnya ambisi pemerintah dalam membangun sistem energi yang semakin kuat. Pernyataan Presiden bahwa dengan kapasitas 100 GW Indonesia dapat menjadi bangsa yang benar-benar berdiri di atas kaki sendiri menunjukkan bahwa energi dipandang sebagai bagian integral dari kedaulatan nasional. Pandangan tersebut sangat relevan dengan tantangan pembangunan Indonesia ke depan. Pertumbuhan penduduk, industrialisasi, digitalisasi, dan peningkatan aktivitas ekonomi akan membutuhkan pasokan energi yang semakin besar. Karena itu, ketahanan energi tidak cukup hanya diukur dari kemampuan menyediakan energi pada hari ini, tetapi juga dari kemampuan negara memastikan ketersediaannya dalam jangka panjang dengan biaya yang kompetitif dan sumber yang berkelanjutan. Target pengembangan energi surya tersebut tentu membutuhkan terobosan, investasi, teknologi, dan kolaborasi lintas sektor. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa pengembangan PLTS 100 GWp merupakan tindak lanjut arahan Presiden untuk mempercepat kedaulatan energi nasional. Strateginya pun tidak bertumpu pada satu model, melainkan memanfaatkan potensi berbagai wilayah melalui PLTS skala besar, PLTS terapung, PLTS atap, hingga pemanfaatan energi surya untuk kawasan industri dan kegiatan produktif. Pendekatan tersebut penting karena Indonesia memiliki karakter geografis yang sangat beragam. Potensi energi surya dapat dikembangkan sesuai kebutuhan dan karakteristik masing-masing daerah. PLTS terapung, misalnya, dapat memanfaatkan badan air tanpa harus mengorbankan lahan produktif. Sementara PLTS atap dapat mendorong masyarakat, dunia usaha, dan institusi untuk ikut menjadi bagian dari ekosistem energi bersih. Lebih jauh, pengembangan energi terbarukan harus dilihat sebagai kebijakan ekonomi, bukan semata-mata kebijakan energi. Investasi di sektor energi bersih berpotensi menciptakan rantai ekonomi baru, mulai dari pembangunan pembangkit, manufaktur komponen, jasa konstruksi, pengembangan teknologi, hingga pemeliharaan infrastruktur. Semakin besar ekosistem yang terbentuk di dalam negeri, semakin besar pula peluang Indonesia memperoleh nilai tambah. Yang tidak kalah penting, transisi energi harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kehadiran PLTS Pulau Sembur, sebagaimana disampaikan Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza, menjadi contoh bahwa pengembangan energi terbarukan dapat berjalan beriringan dengan penguatan koperasi dan pertumbuhan ekonomi desa. Artinya, energi bersih tidak berhenti sebagai proyek infrastruktur, tetapi dapat menjadi penggerak aktivitas ekonomi di tingkat lokal.…

Investasi Hijau Jalan Ekonomi Indonesia Tumbuh Tanpa Korbankan Masa Depan

By Kata IndonesiaAugust 31, 20260

Investasi Hijau Jalan Ekonomi Indonesia Tumbuh Tanpa Korbankan Masa Depan Oleh: Miftakhul Jannah Investasi hijau…

Ekonomi Hijau Jadi Motor Baru Pertumbuhan dan Investasi Nasional

By Kata IndonesiaAugust 31, 20260

Ekonomi Hijau Jadi Motor Baru Pertumbuhan dan Investasi Nasional Jakarta – Pemerintah terus mendorong ekonomi…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.