• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Melihat dari Dekat Pohon Pisang Raksasa di Fakfak Papua Barat

Melihat dari Dekat Pohon Pisang Raksasa di Fakfak Papua Barat

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 23 October 2021

Melihat dari Dekat Pohon Pisang Raksasa di Fakfak Papua Barat

Pohon pisang raksasa ditemukan tumbuh alami di tepian Jalan Raya Fakfak-Kokas kilometer 18, Kaisu, Kampung Mananmur, Distrik Kayauni, Fakfak, Papua Barat. Seperti yang juga ditemukan di kawasan Pegunungan Arfak, Papua Barat, tinggi pohon endemik di pulau itu bisa mencapai 10-15 meter, tapi yang ditemukan di hutan dan kebun warga di Fakfak menjulang hingga setinggi 25 meter.

Peneliti dari Balai Arkeologi Papua, Hari Suroto, menjelaskan, pisang raksasa yang ditemukan di Fakfak ini memiliki diameter batang 70 sentimeter sampai 1,5 meter. Dikenal dengan nama latin Musa ingens, dia menambahkan, “Pohonnya tumbuh di hutan sekunder atau hutan bekas kebun dan kanan kiri jalan dengan tanah bersubstrat atau solum tanah dalam.”

Namun, arkeolog lulusan Universitas Udayana, Bali, itu melanjutkan, buah pisang ini tidak dikonsumsi masyarakat setempat karena memiliki biji yang banyak. Warga hanya memanfaatkan daun pisang untuk atap gubuk di hutan, alas duduk, dan alas makanan. “Sedangkan pelepahnya bisa digunakan menyimpan hasil buruan atau hasil kebun,” tutur Hari saat dihubungi, Senin malam, 27 September 2021.

Refleksi September Hitam, Pemuda Ajak Mahasiswa Jaga Persatuan

September 12, 2026

Bencana Alam Mengganggu Sementara, Daya Tahan Ekonomi Tetap Terjaga

September 12, 2026

Refleksi September Hitam, Pemuda Ajak Mahasiswa Jaga Persatuan

By Kata IndonesiaSeptember 12, 20260

Refleksi September Hitam, Pemuda Ajak Mahasiswa Jaga Persatuan JAKARTA – Mencuatnya isu September Hitam 2026…

Bencana Alam Mengganggu Sementara, Daya Tahan Ekonomi Tetap Terjaga

By Kata IndonesiaSeptember 12, 20260

Bencana Alam Mengganggu Sementara, Daya Tahan Ekonomi Tetap Terjaga Oleh: Antonius Utomo Bencana alam menjadi…

Pemerintah Harus Terus Hadir agar Bencana Alam Tidak Menekan Daya Tahan Ekonomi

By Kata IndonesiaSeptember 12, 20260

Pemerintah Harus Terus Hadir agar Bencana Alam Tidak Menekan Daya Tahan Ekonomi Oleh: Galih Bagus…

Pemerintah Pastikan Dampak Ekonomi Bencana Alam Masih Terkendali

By Kata IndonesiaSeptember 11, 20260

Pemerintah Pastikan Dampak Ekonomi Bencana Alam Masih Terkendali JAKARTA — Pemerintah memastikan rangkaian bencana alam…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.