• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Headline»Mendukung Tindakan Tegas Bagi Kartel Kremasi Jenazah dan Mafia Alkes

Mendukung Tindakan Tegas Bagi Kartel Kremasi Jenazah dan Mafia Alkes

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 22 July 2021

Oleh : Made Raditya

Masyarakat mendukung tindakan aparat untuk menangkap para kartel dan mafia Alat Kesehatan yang diduga beroperasi di masa pandemi Covid-19. Selain melanggar hukum, mereka juga menambah beban penderitaan masyarakat di masa krisis akibat pandemi Covid-19.

Corona adalah penyakit yang menggemparkan dunia sejak tahun 2020. Korban-korban berguguran dan jumlah pasien Covid terus bertambah. Sedihnya, di Indonesia tidak ada wilayah yang bebas Corona. Para pasien juga terus berjuang agar lekas sembuh, walau hanya isolasi mandiri karena tidak ada ranjang di Rumah Sakit.

Selain berjuang untuk sembuh maka pasien juga dipusingkan dengan harga obat Corona dan vitamin yang makin tinggi. Di pasaran, harganya bisa melonjak hingga 3 sampai 4 kali lipat. Begitu juga dengan alat kesehatan seperti oxymeter. Padahal tidak semua termasuk golongan mampu, dan menjadi dilema karena butuh obat tersebut tetapi sangat mahal.

Masalah lain yang terjadi saat pandemi adalah kartel kremasi jenazah. Ketika keluarga almarhum memutuskan untuk kremasi, karena keyakinannya begitu, mereka malah dipatok harga yang sangat tinggi. Bahkan disebut ada yang meminta sampai 70 juta rupiah sekali kremasi, padahal biaya normalnya hanya 3 juta rupiah.

Masyarakat meminta agar aparat menindak tegas para mafia obat Corona dan alat kesehatan. Pasalnya, mereka berani menari di atas penderitaan orang lain. Walau pemerintah sudah mematok harga eceran tertinggi untuk obat Corona dan vitamin, tetapi ada yang nakal dan sembunyi-sembunyi menjualnya dengan harga mahal.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta aparat untuk mencokok para mafia obat dan alat kesehatan. Praktiknya sudah tidak masuk akal karena oxymeter biasanya di bawah 100.000 rupiah tetapi ada yang menjual sampai 300.000 rupiah per buahnya. Harga obat juga bisa melonjak sampai 10 kali lipat.

Aparat memang berpatroli agar jangan sampai ada yang menjual obat Corona, vitamin, dan alat kesehatan dengan harga mencekik. Jangan sampai di masa pandemi malah mencari keuntungan di atas penderitaan orang lain. Pihak marketplace juga mengikuti langkah aparat dengan menghapus postingan penjual yang mematok harga obat Corona dan alat kesehatan di atas HET.

Selain itu, kartel kremasi juga wajib ditindak tegas. Komjen Agus Andrianto, Kabareskrim Polri menyatakan bahwa pihaknya sedang menyelidiki kartel kremasi. Masyarakat yang merasa dirugikan juga bisa melapor agar ada tindak lanjut dari polisi. Sehingga mereka bisa ditindak karena merugikan keluarga almarhum.

Masyarakat menyambut baik tindakan Polri dalam penyelidikan kartel kremasi. Penyebabnya karena mereka merasa sangat keberatan karena harus membayar hingga puluhan juta rupiah. Sudah bersedih karena kehilanga anggota keluarga, masih harus pusing memikirkan biaya kremasi yang mencapai 20 kali lipat, padahal tidak semua mampu membayarnya.

Jangan sampai kremasi menjadi black business yang merugikan orang lain. Para kartel seharusnya sadar, keluarga pasien Corona sudah menderita karena kehilangan orang terkasih, tetapi malah dibebankan biaya yang sangat tinggi. Jika terus terjadi maka bisnisnya tidak akan berkah, karena membuat orang lain merasa diancam saat harus membayar dengan biaya yang mencekik leher.

Aparat akan tegas mencokok tiap kartel kremasi yang nakal, yang berani mematok harga tidak wajar untuk keluarga dari alm pasien Covid. Selain itu, mafia obat Corona, vitamin, dan alat kesehatan juga wajib diberantas. Jangan sampai rakyat kecil mederita karena butuh obat tetapi tidak ada dana.

Penulis adalah kontributor Lingkar Pers dan Mahasiswa Cikini

Megaproyek PLTS: Indonesia Berani Menjemput Masa Depan Energi Bersih 

August 30, 2026

PLTS 100 GWp, Lompatan Peradaban Energi Indonesia

August 29, 2026

Megaproyek PLTS: Indonesia Berani Menjemput Masa Depan Energi Bersih 

By Kata IndonesiaAugust 30, 20260

Megaproyek PLTS: Indonesia Berani Menjemput Masa Depan Energi Bersih  Oleh: Catur Ronggo Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp) yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto di Bali pada 25 Agustus 2026 layak dibaca sebagai salah satu langkah konkrit dalam membangun kemandirian energi. Target tersebut bukan sekadar menambah kapasitas pembangkit, tetapi juga menunjukkan perubahan cara pandang pemerintah: energi bersih ditempatkan sebagai instrumen ketahanan nasional, penguatan industri, penciptaan lapangan kerja, dan pengurangan ketergantungan pada energi fosil. Presiden Prabowo menargetkan pembangunan PLTS 100 GWp dapat diselesaikan dalam tiga tahun. Tenggat agresif menunjukkan pemerintah ingin mempercepat eksekusi, bukan membiarkan transisi energi berhenti pada dokumen perencanaan. Target itu sekaligus menjadi tantangan koordinasi bagi kementerian, PLN, pelaku usaha, dan seluruh ekosistem energi nasional untuk mengubah potensi surya Indonesia menjadi kapasitas listrik yang nyata. Pilihan energi surya memiliki dasar yang kuat. Pemerintah mencatat potensi energi surya Indonesia mencapai sekitar 3.294 GWp, sementara kapasitas terpasang hingga April 2026 baru sekitar 1,5 GWp. Kesenjangan tersebut memperlihatkan besarnya ruang yang masih dapat dimanfaatkan. Karena itu, megaproyek 100 GWp bukan hanya proyek infrastruktur, melainkan upaya mengubah sumber daya alam yang selama ini belum optimal dimanfaatkan menjadi kekuatan ekonomi dan energi nasional. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memperkirakan kebutuhan investasi untuk keseluruhan program mencapai sekitar 73 miliar dolar AS atau lebih dari Rp1.140 triliun. Nilai tersebut memang sangat besar, tetapi harus dilihat sebagai investasi jangka panjang untuk memperkuat fondasi energi nasional. Bahlil juga memperkirakan program ini dapat menciptakan sekitar 5,52 juta lapangan kerja dan menghasilkan efisiensi subsidi energi hingga Rp73,9 triliun setiap tahun. Dengan demikian, belanja pembangunan diarahkan untuk menghasilkan manfaat ekonomi yang lebih luas. Besarnya kebutuhan investasi juga membuka ruang kolaborasi antara negara dan sektor swasta. Pemerintah menyiapkan skema Independent Power Producer bagi investor yang mampu menawarkan harga listrik kompetitif. Apabila tidak terdapat penawaran yang memenuhi prinsip efisiensi, pemerintah menyiapkan opsi pembangunan melalui Danantara. Pola ini menunjukkan negara tetap memegang kendali strategis, sekaligus membuka kesempatan bagi modal dan kemampuan usaha untuk mempercepat pembangunan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pembangunan dilakukan bertahap agar pelaksanaan dapat dikawal secara terukur. Tahap awal diarahkan pada 17 GWp, dilanjutkan 18 GWp, kemudian sekitar 35 GWp pada fase berikutnya, sementara kapasitas sisanya akan ditetapkan melalui tahapan lanjutan. Peta jalan tersebut penting karena proyek sebesar 100 GWp membutuhkan kesiapan lahan, jaringan transmisi, pembiayaan, teknologi penyimpanan, serta koordinasi lintas sektor.…

PLTS 100 GWp, Lompatan Peradaban Energi Indonesia

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

PLTS 100 GWp, Lompatan Peradaban Energi Indonesia Oleh : Radjiman Arif Indonesia sedang memasuki babak…

Daulat Energi Mendekat, Megaproyek PLTS Disiapkan Serap 5,52 Juta Tenaga Kerja

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

Daulat Energi Mendekat, Megaproyek PLTS Disiapkan Serap 5,52 Juta Tenaga Kerja JAKARTA – Pemerintah di…

Pemerintah Dorong PLTS 100 GWp untuk Hemat Subsidi Rp73,9 Triliun

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

Pemerintah Dorong PLTS 100 GWp untuk Hemat Subsidi Rp73,9 Triliun JAKARTA – Pemerintah terus mempercepat…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.