• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Headline»MUI Papua Keluarkan 7 Poin Tausiyah Jelang Idul Adha

MUI Papua Keluarkan 7 Poin Tausiyah Jelang Idul Adha

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 17 July 2021

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Papua mengeluarkan tausiyah pedoman pelaksanaan salat Idul Adha 2021 dan penyembelihan hewan kurban dalam situasi pandemi COVID-19.

Tausiyah yang diterbitkan di Kota Jayapura ditandatangani Ketua MUI Papua KH Saiful Islam AL-Payage dan Sekretaris Umum MUI Papua Faisal Saleh, Jumat 16 Juli 2021. Tausiyah diterbitkan dengan merujuk Surat Edaran Gubernur Papua Lukas Enembe tentang PPKM, 7 Juli 2021.
Tausiyah MUI Pusat, Surat Edaran Menteri Agama Nomor 15 Tahun 2021 tentang penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan Hari Raya Idul Ada dan ibadah kurban 1442 Hijriah.
Pertimbangan lain adanya penjelasan Satgas COVID-19 Papua, tentang kenaikan angka COVID-19 yang terus meningkat sejak 1 Juli 2021, tercatat 9.535 kasus dan pada 14 Juli total 10.111 kasus.
Ketua MUI Papua, KH Saiful Islam AL-Payage menjelaskan 7 poin dalam tausiyah MUI Papua.
  • Pelaksanaan salat sunah Idul Adha tahun 1442 H dilaksanakan di rumah atau kediaman masing-masing bersama anggota keluarga lainnya.
  • Rasulullah SAW menyatakan bahwa jika terdapat udzur syar’i (berhalangan karena situasi tertentu sehingga beribadah di rumah), maka hal tersebut tidak mengurangi nilai pahala.
  • Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban agar menghindari kerumunan. Jika kondisi tempat penyembelihan tidak kondusif, maka penyembelihan hewan bisa dilaksanakan di RPH (Rumah Penyembelihan Hewan). Sementara daging kurban didistribusikan langsung ke rumah-rumah.
  • Pelaksanaan salat Jumat dan salat berjamaah 5 waktu tetap bisa dilaksanakan di masjid dengan shaf berjarak dan menjaga protokol kesehatan.
  • Mengajak umat Islam, khususnya para tokoh agama, takmir masjid dan musala untuk menjadi pelopor dalam setiap upaya mencari jalan keluar. Menghentikan Covid-19 dengan tetap menaati protokol kesehatan sejalan dengan kaidah dar’ul mafasid muqaddamun ala jaibil mashalih (menghindari kerusakan didahulukan dari pada menarik kemaslahatan) dan al waqaayatu khairun min al ‘ilaaji (pencegahan didahulukan dari pada pengobatan).
  • Mengimbau ormas-ormas Islam, Badan Amil Zakat, Lembaga Amil Zakat dan para aghniya (dermawan) untuk lebih peduli dan memperbanyak infaq dan sedekah.
  • Seluruh umat Islam di Papua senantiasa berikhtiyar dengan tetap menjaga protokol kesehatan dan berdoa mohon pertolongan Allah SWT agar segera mengangkat wabah Covid-19.

MBG 2.0 Menandai Peralihan dari Perluasan Menuju Penguatan Kualitas

October 26, 2026

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional 

October 26, 2026

MBG 2.0 Menandai Peralihan dari Perluasan Menuju Penguatan Kualitas

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

MBG 2.0 Menandai Peralihan dari Perluasan Menuju Penguatan Kualitas Oleh: Rangga Mahendra Program Makan Bergizi…

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional 

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional  Oleh: Bara Winatha Peningkatan kontribusi hilirisasi terhadap investasi dan ekspor membuka peluang strategis bagi penguatan industri nasional di tengah dinamika ekonomi global. Melalui pengolahan sumber daya alam di dalam negeri, Indonesia berpeluang meningkatkan nilai tambah produk, menciptakan lapangan kerja, mengembangkan teknologi, dan memperbesar penerimaan devisa. Namun, keberhasilannya tidak cukup diukur dari pertumbuhan investasi semata, melainkan juga dari kemampuan membangun industri yang produktif, kompetitif, dan berkelanjutan. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa kontribusi investasi hilirisasi mencapai 35 persen pada triwulan III 2026, meningkat dari 26 persen pada 2024. Kenaikan tersebut menunjukkan semakin besarnya peran kegiatan pengolahan dalam struktur investasi nasional sekaligus memperkuat arah pembangunan ekonomi berbasis nilai tambah. Menurut Rosan, investasi perlu menghasilkan manfaat yang lebih luas, terutama penyerapan tenaga kerja, peningkatan kemampuan teknologi, dan penguatan posisi Indonesia dalam rantai pasok global. Pengembangan industri nikel dan baterai kendaraan listrik menjadi salah satu fokus pemerintah. Dalam pelaksanaannya, keseimbangan antara ketersediaan bahan baku, kapasitas pengolahan, dan kebutuhan industri lanjutan harus dijaga agar ekspansi produksi disertai peningkatan kualitas manufaktur. Prospek hilirisasi juga tercermin dalam proyeksi ekspor yang disampaikan Dewan Ekonomi Nasional (DEN). Anggota sekaligus Sekretaris Eksekutif DEN, Septian Hario Seto, memperkirakan nilai ekspor produk hilirisasi mencapai US$50 miliar pada akhir 2026. Angka tersebut meningkat sekitar 45 persen dibandingkan capaian 2024 sebesar US$34,5 miliar. Pertumbuhan diperkirakan terutama berasal dari pengolahan nikel, aluminium, serta komponen baterai litium. Perkembangan tersebut memperlihatkan bahwa basis hilirisasi Indonesia mulai meluas. Septian memperkirakan ekspor produk aluminium mencapai US$7,2 miliar pada 2026, lebih dari dua kali lipat nilai 2024 sebesar US$3,5 miliar. Peningkatan kapasitas produksi dan rencana investasi fasilitas peleburan aluminium atau smelter menjadi faktor pendukung pertumbuhan sektor ini. Di sisi lain, industri baterai menawarkan peluang untuk memperkuat penguasaan teknologi. Indonesia mulai mengembangkan produksi komponen kendaraan listrik, termasuk anoda dan katoda, serta memiliki fasilitas pemurnian litium meskipun tidak mempunyai sumber daya litium domestik. Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan industri dapat ditempuh melalui kemampuan pengolahan, integrasi rantai pasok, dan kerja sama teknologi, bukan semata kepemilikan bahan mentah.…

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat Jakarta – Hilirisasi industri semakin memperkuat perannya…

Penerimaan Negara dari Migas Diproyeksi Lampaui Target 2026

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Penerimaan Negara dari Migas Diproyeksi Lampaui Target 2026 JAKARTA – Peningkatan penerimaan negara dari sektor…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.