• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Headline»Disiplin Prokes 5M Demi Melindungi Diri dari Mutasi Penyebaran Covid-19

Disiplin Prokes 5M Demi Melindungi Diri dari Mutasi Penyebaran Covid-19

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 19 May 2021

Oleh: Halimatusya’diyyah (Warganet Kota Tangerang Selatan)

Lebih dari satu tahun pandemi Covid-19 di Indonesia masih belum usai. Pemerintah telah menggaungkan banyak cara untuk menekan penyebaran angka kasus positif Covid-19. Mulai dari kampanye tagar #DirumahAja hingga sosialisasi pencegahan virus dengan Protokol Kesahatan 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

Telah banyak masyarakat Indonesia yang paham terhadap gejala-gejala Covid-19. Meskipun banyak studi juga mengatakan bahwa Covid-19 dapat terjadi tanpa gejala. Namun demikian, kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan masih naik-turun. Baru-baru ini beberapa media menginformasikan bahwa terdapat potensi munculnya gelombang kedua Covid-19. Oleh karenanya, kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan harus diperkuat kembali.

Hingga saat ini, tsunami Virus Coroan masih menerjang India dengan jumlah kasus sebanyak 22,3 juta, bahkan fasilitas kesehatan yang disediakan kurang dan ruang kesehatan tidak dapat membendung pasien yang terus bertambah. Indonesia harus mampu menjadikan kondisi India saat ini sebagai pelajaran demi mencegah kejadian serupa. Pemerintah dan masyarakat harus selalu waspada dalam melakukan kegiatan, khususnya di luar rumah.

Sementara itu, Indonesia masih masuk ke dalam 10 teratas total kematian akibat Covid-19. Dalam hal ini perlu dilakukan penanaman dalam diri sendiri untuk terus menerapkan protokol kesehatan dan mendukung program pemerintah terkait percepatan penanganan pandemi Covid-19 yang sejak lama digalakkan.

Pemerintah juga telah memfasilitasi masyarakat sebagai opsi untuk melawan penyebaran Covid-19 melalui vaksinasi. Sebagaimana yang telah dilakukan pemerintah, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 melaporkan setidaknya jumlah penerima vaksinasi dosis pertama kini mencapai 13.340.957 jiwa penduduk Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan imun dalam tubuh.

Meski sudah cukup banyak masyarakat yang menerima vaksin, hal tersebut tidak bisa dijadikan harga mati untuk tidak patuh protokol kesehatan. Virus Corona terus mempertahankan dirinya dengan cara bermutasi. Di samping itu, masyarakat mulai abai terhadap protokol kesehatan.

Dapat dilihat dari bulan Ramadan ini, banyaknya masyarakat yang menunggu buka puasa dengan ramai-ramai berada di suatu tempat tanpa menggunakan masker bahkan tanpa menjaga jarak. Jika dibiarkan terus menerus, maka bisa menjadi ancaman serius bagi bangsa Indonesia.

Masyarakat harus selalu menanamkan dalam diri sendiri bahwa negara ini belum sepenuhnya terbebas dari pandemi Covid-19. Menerapkan protokol kesehatan adalah hal yang wajib bagi seluruh elemen masyarakat Indonesia. Hal tersebut dilakukan demi mencegah penyebaran Covid-19 yang berpotensi bermutasi dan sulit dikendalikan.

Jika masyarakat tidak disiplin terhadap 5M, maka pandemi ini akan terus merajalela menjangkiti penduduk Indonesia dan angka kasus Covid-19 akan terus menerus bertambah banyak.

Patuhi segala kebijakan maupun peraturan pemerintah terkait penanganan pandemi Covid-19. Lindungi diri dan keluarga serta orang lain dengan patuh protokol kesehatan 5M.

LMA Papua Pegunungan: Jaga Stabilitas Daerah, Jangan Terprovokasi Aksi Reformasi Jilid 2

June 15, 2026

Mensesneg: Pemerintah Berkomitmen Menerima Masukan Mahasiswa dan Selesaikan Berbagai Persoalan Bangsa

June 15, 2026

LMA Papua Pegunungan: Jaga Stabilitas Daerah, Jangan Terprovokasi Aksi Reformasi Jilid 2

By Kata IndonesiaJune 15, 20260

LMA Papua Pegunungan: Jaga Stabilitas Daerah, Jangan Terprovokasi Aksi Reformasi Jilid 2 Jayapura – Ketua…

Mensesneg: Pemerintah Berkomitmen Menerima Masukan Mahasiswa dan Selesaikan Berbagai Persoalan Bangsa

By Kata IndonesiaJune 15, 20260

Mensesneg: Pemerintah Berkomitmen Menerima Masukan Mahasiswa dan Selesaikan Berbagai Persoalan Bangsa *Jakarta,* Beberapa waktu lalu,…

Reformasi Jilid II Tidak Relevan, Indonesia Dinilai Masih Jauh dari Krisis 1998

By Kata IndonesiaJune 15, 20260

Reformasi Jilid II Tidak Relevan, Indonesia Dinilai Masih Jauh dari Krisis 1998 Jakarta – Wacana…

Pemerintah Respons Isu Reformasi Jilid II dengan Penguatan Koordinasi Perbaikan Ekonomi Nasional

By Kata IndonesiaJune 14, 20260

Pemerintah Respons Isu Reformasi Jilid II dengan Penguatan Koordinasi Perbaikan Ekonomi Nasional JAKARTA – Pemerintah…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.