• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Headline»Presiden Jokowi Tegas Mengutuk Kekerasan Israel

Presiden Jokowi Tegas Mengutuk Kekerasan Israel

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 16 May 2021

Oleh : Muhammad Yasin

Kekejaman Israel membuat mereka dikecam oleh banyak negara lain, termasuk Indonesia. Pemerintah bertindak tegas dengan mengutuk kekerasan yang dilakukan oleh tentara Israel. Juga mendesak agar PBB mau menengahi permasalahan ini.

Penyerbuan yang dilakukan oleh tentara Israel benar-benar kejam, karena mereka menyerang kompleks Masjidil Aqsa. Penduduk Palestina melawan dengan batu tetapi pertarungan tidak seimbang, karena tentara Palestina memberondong dengan senjata yang lebih lengkap. Dilaporkan ada 200 korban dalam peristiwa berdarah tersebut.

Pemerintah Indonesia membela Palestina habis-habisan. Presiden Jokowi bersikap untuk memutus hubungan diplomatik dengan Israel, karena mereka bersikap keterlaluan. Pemerintah memutuskan untuk tak lagi berhubungan dengan Israel, karena mereka menduduki wilayah Palestina, bahkan berencana menghapus peta negara tersebut dari maps global di internet.

Presiden juga mendesak agar dewan PBB bersikap tegas untuk menangani konflik antara Israel dan Palestina. Penyebabnya, masalah ini sudah berkepanjangan dan belum menemui solusinya. Saat ini PBB sedang melakukan rapat internal dan ada perwakilan dari negara-negara lain, dan sayangnya belum ada pernyataan resmi dari mereka. Kita hanya bisa berdoa semoga ada keputusan terbaik dari PBB.

Pemerintah Indonesia memilih untuk membela Palestina karena tindakan tentara Israel melanggar hak asasi. Untuk apa menyerang masjidil Aqsa di bulan suci ramadhan? Apa mereka sudah gila karena ingin menghancurkan rumah ibadah? Kekejaman ini susah diampuni, karena sama saja menghalangi hak orang lain untuk dekat dengan Tuhan.

Untuk apa menyerang kompleks masjid padahal sedang diselenggarakan salat tarawih di sana? Jangan-jangan mereka merencanakana genosida atau rencana buruk lainnya. Sungguh kejahatan ini bisa dikategorikan sebagai pembunuhan berencana, selain penghilangan hak orang lain. Karena saat sedang salat berjamaah tentu umat berkonsentrasi dan tidak dapat melawan jika diserang.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan bahwa Indonesia selalu berada di kubu Palestina. Dukungan ini berdasarkan resolusi Dewan Keamanan PBB dan parameter yang disetujui oleh kedua negara. Juga, menurut sejarah, Palestina termasuk negara yang mengakui kemerdekaan Indonesia sehingga posisi NKRI sebagai negara yang merdeka sah di mata hukum internasional.

Ketika Palestina diserang, maka saatnya membalas budi pada kebaikan masyarakat Palestina. Sejak beberapa bulan lalu pemerintah memang merencanakan akan memberi bantuan kepada mereka dan nominalnya sampai lebih dari 3 milyar. Bantuan ini bersifat resmi dan semoga sampai dengan aman sampai ke Palestina.

Bantuan ini sangat berarti karena para pengungsi yang terusir tentu butuh logistik dan bantuan lainnya. Mereka yang terpaksa lari dari rumahnya, yang diklaim sebagai wilayah Israel padahal sebenarnya milik Palestina, hanya membawa baju di badan. Karena memikirkan keselamatan diri dan keluarganya. Jika ada bantuan tentu akan sangat menolong mereka untuk melanjutkan hidup.

Pemerintah Indonesia berempati dan mengirim bantuan karena rakyat Palestina memang sedang kesusahan. Mereka tak bisa hidup normal, tetapi harus hidup di bawah teror tentara Israel yang bisa menyerang sewaktu-waktu. Apalagi Israel juga mengancam akan mengirimkan roket ke Gaza dan wilayah Palestina lainnya, sehingga yang mereka lakukan dikategorikan sebagai penjajahan.

Semoga PBB segera mengabulkan desakan pemerintah Indonesia untuk bersikap tegas dan menegur Israel secara keras, tanpa ada campur tangan pihak lain. Jangan sampai ada negara lain yang ternyata memposisikan dirinya sebagai pembela Israel, karena membela penjahat sama saja dengan melakukan kejahatan.

Pemerintah Indonesia langsung bereaksi keras saat Palestina diserang dan menimbulkan banyak korban. Kekejaman Israel harus dihentikan sekarang juga. Jangan sampai mereka menduduki Palestina dan melakukan kejahatan lain, karena bisa memicu perang dunia ketiga.

Penulis adalah kontributor Pertiwi Institute

 

Mengawal Mahasiswa Jaga Demokrasi dari Kepentingan yang Memecah Bangsa

July 9, 2026

Menjaga Demokrasi Indonesia dari Manipulasi dan Polarisasi

July 9, 2026

Mengawal Mahasiswa Jaga Demokrasi dari Kepentingan yang Memecah Bangsa

By Kata IndonesiaJuly 9, 20260

Mengawal Mahasiswa Jaga Demokrasi dari Kepentingan yang Memecah Bangsa Oleh : Tri Novrianto Mahasiswa sejak…

Menjaga Demokrasi Indonesia dari Manipulasi dan Polarisasi

By Kata IndonesiaJuly 9, 20260

Menjaga Demokrasi Indonesia dari Manipulasi dan Polarisasi Oleh: Yandi Arya Adinegara Demokrasi pada hakikatnya bukan…

Pemerintah Jamin Hak Warga Menyampaikan Pendapat Secara Damai

By Kata IndonesiaJuly 9, 20260

Pemerintah Jamin Hak Warga Menyampaikan Pendapat Secara Damai Surabaya – Pemerintah menyatakan bahwa kebebasan menyampaikan…

Pemerintah Tegaskan Perbedaan Pendapat Bagian dari Demokrasi Indonesia

By Kata IndonesiaJuly 9, 20260

Pemerintah Tegaskan Perbedaan Pendapat Bagian dari Demokrasi Indonesia Jakarta — Pemerintah menegaskan bahwa perbedaan pendapat…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.