• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Headline»Otsus Solusi Selamatkan Perekonomian Masyarakat Papua saat Pandemi

Otsus Solusi Selamatkan Perekonomian Masyarakat Papua saat Pandemi

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 9 April 2021

Oleh : Timotius Krei

Dana otonomi khusus menjadi penyelamat masyarakat Papua khususnya saat masa pandemi. Mereka mendapatkan pinjaman uang untuk modal berdagang dan juga bantuan beasiswa untuk anak-anaknya. Dana ini betul-betul bermanfaat bagi rakyat, sehingga mereka mendukung perpanjangan otsus di tahun 2021.

Otonomi khusus adalah kewenangan di Papua yang diberikan oleh pemerintah pusat sejak tahun 2001. Ketika ada otsus, maka masyarakat akan diberi dana besar, untuk membangun Bumi Cendrawasih. Uang itu digunakan dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dll. Tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat Papua.

Dana otsus akan diberikan lagi tahun 2021 dan rencananya akan dinaikkan menjadi 7 Trilyun rupiah. Uang sebanyak ini selain untuk membangun Papua, juga diberikan untuk anggaran PON XX Papua. Namun yang jelas, dana otsus tetap diprioritaskan untuk mengentaskan kemiskinan di Bumi Cendrawasih.
Saat pandemi, dana otsus lebih bermanfaat lagi, karena akan mengurangi kesusahan masyarakat yang keadaan finansialnya menurun.

Akan tetapi, uang yang diberikan bukan berupa cash keras, karena pemerintah daerah lebih memilih untuk memberi kail, bukan ikan. Maksudnya adalah dana otsus diberikan sebagai pinjaman modal usaha, agar masyarakat semangat untuk berdagang.

Di Abepura sudah berjalan program pinjaman modal untuk masyarakat yang bersumber dari dana otsus. Di daerah lain semoga bisa dilakukan program serupa, agar para mama (sebutan untuk ibu-ibu di Papua) bisa berdagang dengan modal tersebut. Permasalahan utama mereka adalah kekurangan modal, dan kucuran dana otsus bisa menyelamatkan mereka.

Para mama bisa melanjutkan usaha menjual sayur-sayuran, ubi, sagu, dan hasil bumi lain ke pasar. Selain menjualnya ke pasar, para mama juga dibantu kaum muda untuk memasarkan jualannya via internet. Sehingga pangsa pasarnya makin luas. Semua dilakukan dengan bantuan dana otonomi khusus.

Usaha para mama ini dilakukan karena suaminya kesulitan keuangan. Karena saat pandemi banyak pekerja yang gajinya dipotong 50%, atau malah dirumahkan oleh perusahaan. Ketika suami tak punya penghasilan, maka istri yang maju untuk membantu mencari uang, agar anak-anak bisa makan dengan layak dan keluarganya tidak mati kelaparan.

Setelah mendapatkan keuntungan, maka para mama bisa mengembalikan pinjaman modal dengan cara mencicil. Dengan begitu, mereka tidak kesulitan lagi karena bisa tetap bekerja di masa pandemi, karena ada bantuan pinjaman modal dari dana otsus. Sehingga bisa berdikari.

Selain pinjaman modal untuk para mama, dana otsus juga dirupakan dalam bentuk beasiswa. Anak-anak Papua bisa tetap sekolah karena SPP-nya dibayarkan oleh dana otsus. Karena walau melakukan pembelajaran jarak jauh, mereka masih tetap wajib membayar SPP, untuk dana operasional sekolah.

Bedanya, di masa pandemi ini, dana otsus untuk bidang pendidikan tak hanya dirupakan beasiswa. Namun juga disalurkan untuk mendukung proses pembelajaran jarak jauh. Misalnya bantuan kuota/pulsa untuk para murid di Papua. Karena tidak semua orang tuanya mampu untuk membayar langganan wifi atau membeli pulsa secara reguler.

Bantuan untuk pembelajaran jarak jauh juga bisa diberikan kepada para guru. Karena tak semua dari mereka berstatus ASN. Para guru honorer akan mendapat bantuan untuk membeli pulsa dan juga tunjangan untuk bertahan hidup. Karena saat pandemi, mereka tidak bisa nyambi memberikan les kepada para murid.

Dana otsus benar-benar menyelamatkan perekonomian masyarakat Papua karena mereka mendapat bantuan berupa pinjaman modal, sehingga bisa berdagang lagi di pasar. Para mama bisa mendapatkan penghasilan tambahan sehingga dapur tetap mengepul. Selain itu, anak-anak juga mendapat manfaat dari dana otsus, karena mendapatkan beasiswa sekolah.

Penulis adalah Mahasiswa Papua tinggal di Bandung

Jelang HUT ke-81 RI, Hoaks Digital Harus Dilawan Demi Menjaga Persatuan

August 9, 2026

Pemerintah Imbau Semua Pihak Cepat Lawan Hoaks Jelang Hari Kemerdekaan

August 9, 2026

Jelang HUT ke-81 RI, Hoaks Digital Harus Dilawan Demi Menjaga Persatuan

By Kata IndonesiaAugust 9, 20260

Jelang HUT ke-81 RI, Hoaks Digital Harus Dilawan Demi Menjaga Persatuan Oleh: Yandi Arya Adinegara…

Pemerintah Imbau Semua Pihak Cepat Lawan Hoaks Jelang Hari Kemerdekaan

By Kata IndonesiaAugust 9, 20260

Pemerintah Imbau Semua Pihak Cepat Lawan Hoaks Jelang Hari Kemerdekaan JAKARTA — Pemerintah mengimbau seluruh…

Pemerintah Tegaskan Hoaks Digital Bisa Cemari Semangat HUT ke-81 RI

By Kata IndonesiaAugust 9, 20260

Pemerintah Tegaskan Hoaks Digital Bisa Cemari Semangat HUT ke-81 RI *Jakarta* – Peredaran konten hoaks…

Di Usia RI ke-81, Pangan Menjadi Simbol Kedaulatan dan Kepercayaan Diri Nasional  

By Kata IndonesiaAugust 9, 20260

Di Usia RI ke-81, Pangan Menjadi Simbol Kedaulatan dan Kepercayaan Diri Nasional *) Oleh : Gavin Asadit Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia menjadi momentum untuk menegaskan bahwa kedaulatan bangsa tidak hanya diukur dari kekuatan pertahanan atau pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan memenuhi kebutuhan pangan rakyat secara mandiri. Berbagai kebijakan yang dijalankan menunjukkan komitmen kuat menjadikan sektor pangan sebagai fondasi ketahanan nasional sekaligus simbol kepercayaan diri Indonesia dalam menghadapi tantangan global. Presiden Prabowo Subianto mengatakan kedaulatan pangan sebagai salah satu agenda strategis yang menentukan masa depan Indonesia. Komitmen tersebut tercermin melalui berbagai langkah nyata dalam memperkuat sektor pangan, termasuk pelibatan seluruh elemen bangsa untuk mewujudkan swasembada pangan sebagai fondasi stabilitas nasional sekaligus memperkuat kepercayaan diri Indonesia dalam menghadapi dinamika global. Memasuki usia ke-81 kemerdekaan Republik Indonesia, pembangunan sektor pangan tidak lagi hanya berorientasi pada peningkatan hasil produksi. Kebijakan yang dijalankan juga diarahkan untuk membangun sistem pangan nasional yang kuat dari hulu hingga hilir. Melalui penguatan produksi, modernisasi pertanian, pemanfaatan teknologi, serta hilirisasi komoditas, Indonesia berupaya menciptakan nilai tambah yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat daya saing ekonomi nasional. Pendekatan tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan pangan telah menjadi bagian dari strategi besar menuju Indonesia yang semakin mandiri. …

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.