• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Membumikan Nilai-Nilai Pancasila Tangkal Ancaman Radikalisme Ditengah Pandemi corona

Membumikan Nilai-Nilai Pancasila Tangkal Ancaman Radikalisme Ditengah Pandemi corona

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 22 January 2021

Oleh: Azhar Idrus (Koordinator Forum Pegiat Media Sosial Independen Regional Kota Depok)

Indonesia masih rawan penyebaran virus radikalisme, terlebih ditengah upaya pemerintah dan dunia menekan laju Covid-19. Oknum radikal memanfatkan momentum ketakutan dan kegelisahan masyarakat untuk menunjukkan eksistensinya.

Meningkatnya penggunaan internet, menjadi sebuah keuntungan bagi penebar radikalisme dan merupakan jalur cepat untuk menebar narasi kekerasan dan memperbanyak anggota ‘keluarga’ mereka.

Narasi kekerasan disebar melalui media sosial yang dibalut dengan informasi kesehatan dan keagamaan. Tak ada kata selain waspada. Sebab semua rentan terserang virus radikalisme tanpa disadarinya.

Kegelisahan masyarakat menghadapi pandemi Covid-19 menjadi momentum tepat bagi oknum radikal guna memperbanyak diri dan menunjukkan eksistensi. Strategi yang mereka gunakan kini berbeda. Jika jaman dulu mereka menyerang secara sembunyi-bunyi, mereka kini mulai muncul dipermukaan.

Baca juga: Brand Clothing Third Day Bakal Jadi Tren Fashion Tahun 2021

Menyerang dengan jarak dekat, seperti yang menimpa mantan Menkopolhukam Wiranto beberapa waktu silam. Target mereka pun kini berubah. Hari ini mereka tertarik menyerang pemerintah secara umum.

Narasi kekerasan yang mereka tebar beraneka ragam. Mulai dari yang sederhana, seperti pesan berantai yang ‘mewajibkan’ penerima untuk meneruskannya, hingga yang dibalut tips dan trik yang beraroma kesehatan atau keagamaan, bahkan politik.

Kekerasan dan kekacauan adalah bumbu utama mereka yang diramu dengan informasi menarik agar mudah diterima. Bahkan banyak diantara masyarakat yang terpapar tanpa sadar.

Mereka dengan asyik menikmatinya dengan berselancar di dunia maya. Membaca informasi yang seolah-olah bermanfaat tetapi tersirat hal yang menjerumuskan ke arah radikal.

Ujaran kebencian dikaitkan dengan isu-isu kehidupan. Seperti keagamaan, diawal meruaknya isu Covid-19 yang mewajibkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Adanya Larangan bahwa vaksin adalah konspirasi, yang digembor-gemborkan sebagai kebobrokan pemerintah.

Hingga, manipulasi data jumlah pasien dan korban yang meninggal tidak luput dimainkannya. Ujaran kebencian dan tindak kekerasan juga melaju. Tujuannya tak lain adalah tindak kekerasan yang mengarah ke radikal.

Tujuan utama oknum dan organisasi radikal adalah menyerang pemerintah. Mereka mem- blow up sejumlah berita untuk menjadi sebuah serangan kepada pemerintah.

Sebaran ujaran kebencian, hoaks ‘dilepaskan’ agar kekacauan tercipta. Membuat masyarakat membenci pemerintah, sehingga hilanglah rasa percaya kepada pemerintah.

Oleh karena itu, masyarakat bersama pengguna media sosial dan warganet secara keseluruhan perlu mendukung pemerintah melalui penegakan hukum dan pembubaran ormas radikal demi keutuhan NKRI.

Maka waspadalah terhadap segala hal dan lakukan proteksi diri dengan benar.

Mematuhi protokol kesehatan tetap harus dilaksanakan. Namun, tidak lupa untuk membentengi diri dari segala bentuk berita atau informasi yang menjerumus ke arah radikal, baik yang tersirat maupun tersurat.

Oleh karenanya, mari kita sambut tahun 2021 dengan gerakan melawan radikalisme dan tolak khilafah serta memperkuat semangat membumikan falsafah Pancasila di kehidupan sehari-hari.

Sekolah Garuda Dorong Akses Pendidikan Bermutu yang Merata

April 22, 2026

Sekolah Garuda Naikkan Standar, Pendidikan Bermutu Kini Tembus Level Global

April 22, 2026

Sekolah Garuda Dorong Akses Pendidikan Bermutu yang Merata

By Kata IndonesiaApril 22, 20260

Sekolah Garuda Dorong Akses Pendidikan Bermutu yang Merata Oleh: Siska Maharani Pemerataan akses pendidikan bermutu…

Sekolah Garuda Naikkan Standar, Pendidikan Bermutu Kini Tembus Level Global

By Kata IndonesiaApril 22, 20260

Sekolah Garuda Naikkan Standar, Pendidikan Bermutu Kini Tembus Level Global Jakarta – Program Sekolah Garuda…

Kelas Internasional Sekolah Garuda Perluas Akses Pendidikan Bermutu Global

By Kata IndonesiaApril 22, 20260

Kelas Internasional Sekolah Garuda Perluas Akses Pendidikan Bermutu Global Kaltim- Kelas internasional dalam program Sekolah…

Papua Telah Final dalam Bingkai NKRI dan Tidak Terbantahkan

By Kata IndonesiaApril 22, 20260

Papua Telah Final dalam Bingkai NKRI dan Tidak Terbantahkan Oleh: Yohanes Wandikbo Papua merupakan bagian…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.