• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Kesehatan»5 Bahan Alami Ini Mampu Menghilangkan Sterch Mark Anda Sehabis Melahirkan

5 Bahan Alami Ini Mampu Menghilangkan Sterch Mark Anda Sehabis Melahirkan

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 20 September 2020

Laporan : Halwa Fitriosa Khalida Falaquera

Para wanita pasti sudah tidak awam lagi dengan kata strechmak. Biasanya hal ini akan dialami wanita yang sedang mengandung. Sekitar 90% wanita memiliki strech mark dan akan muncul pada masa kehamilan bulan ke-6 atau ke-7, karena pada saat hamil, kulit mengalami peregangan.

Pada saat hamil juga, perut akan terasa sangat gatal dan kencang lalu timbul garis-garis stretch mark terutama di bagian perut, pinggul, area bokong, pada dan payudara.

Ada juga faktor lain yang akan menyebabkan munculnya strechmark di kulit, yaitu pada saat pubertas, kenaikan atau penurunan berat badan yang drastis, dan mempunyai kelainan kelenjar adrenal.

Namun sebenarnnya strech mark ini merupakan hal yang wajar dan tidak berbahaya hanya saja akan mengganggu penampilan.

Bagi kamu wanita yang memiliki strech mark yang cukup banyak kamu tidak perlu khawatir, 5 bahan alami ini mampu memudarkan strechmark anda, yang kami lansir dari theasianparent.com.

1. Scrub gula.
Gula adalah bahan terbaik yang bisa kamu gunakan untuk memudarkan strechmark, karena kandungan alaminya yang efektif menyingkirkan kulit mati dan perlahan akan menghilang.

Caranya, cukup siapkan gula dan minyak almond atau kelapa lalu campurkan dalam satu wadah, dan beri beberapa tetesan air lemon, aduk hingga merata. Jika sudah oleskan pada bagian tubuh anda yang terdapat strech mark beberapa saat sebelum mandi, sambil kamu pijat lembut selama 10 menit.

2. Minyak zaitun.
Minyak ini dapat membantu melembabkan dan mengelupas sel kulit mati pada tubuh anda. minyak ini juga mampu untuk melancarkan sirkulasi darah dan menyingkirkan strechmark dalam waktu cepat.

Caranya, sebelum anda mandi oleskan minyak ini di area kulit yang terdapat strechmark sambil dipijat halus. Biarkan selama 30 menit hingga vitamin yang ada didalam minyak menyerap ke kulit dengan sempurna.

Selain minyak zaitun, minyak jenis lainnya juga bisa anda gunakan untuk menghilangkan strechmark, seperti minyak kelapa, minyak almond, minyak alpukat, minyaak castor dan vitamin E.

3. Madu.
Anda bisa memanfaatkan pemanis alami yang kaya akan khasiat ini untuk menghilangkan strechmark pada kulit anda.

Caranya, anda bisa mengoleskan madu ini kebagian strechmark anda. Atau bisa dengan menggunakan kain halus dan di olesi madu ke kain tempelkan layaknya kompres lalu biarkan hingga mengering.

Anda juga bisa memadukannya dengan gram dan gliserin, lalukan metode ini secara rutin hingga strechmark di kulit anda memudar dan hilang.

4. Putih telur.
Seperti yang sudah kita ketahui telur ini kaya akan protein. Selain untuk dimakan putih telur dapat anda gunakan untuk menghaluskan kulit dan bantu memudarkan strechmark.

Caranya, pecahkan dua butir telur ambil bagian putihnya saja, olehkan ke area kulit. Biarkan hingga mengering dan cuci menggunakan air dingin hingga bersih.

Agar lebihoptimal, anda bisa menambahkan minyak zaitun agar kulit tetap lembab dan ulangi langkah ini secara rutin.

Baca juga: Bahaya! Ini Alasan Kamu Jangan Minum Kopi Waktu Pagi Hari

5. Baking soda.
Biasanya baking soda digunakan untuk pengembang adonan kue, tapi selain itu baking soda juga mampu untuk menghilangkan streck mark pada kulit anda usai proses persalinan.

Caranya, cukup dengan menyediakan 1 sedok makan baking soda, lalu campur dengan perasan lemon, aduk bahan hingga merata dan teksturnya menjadi pasta. Lalu aplikasikan ke bagian-bagian streckmark lalu bungkus dengan plastik selama 20-30 menit. Jika sudah cuci dengan air hangat hingga bersih.

Semua hal diatas akan optimal jika kamu lakukan dengan rutin. Jika kamu merasa malas melakukan metode diatas, kamu bisa melakukan terapi laser dan operasi untuk menghilangkan strechmark beberapa lama setelah kamu melahirkan.

Indeks Keyakinan Konsumen Naik, Pemerintah Sebut Ekonomi Mulai Membaik

September 15, 2026

Negara Terus Menjaga Warga, Satwa, dan Lingkungan dari Dampak Karhutla

September 15, 2026

Indeks Keyakinan Konsumen Naik, Pemerintah Sebut Ekonomi Mulai Membaik

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

Indeks Keyakinan Konsumen Naik, Pemerintah Sebut Ekonomi Mulai Membaik JAKARTA – Optimisme masyarakat terhadap kondisi…

Negara Terus Menjaga Warga, Satwa, dan Lingkungan dari Dampak Karhutla

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

Negara Terus Menjaga Warga, Satwa, dan Lingkungan dari Dampak Karhutla Oleh: Samuel Yohanes Kebakaran hutan…

Karhutla Ditangani dengan Perlindungan Nyata bagi Warga Terdampak

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

Karhutla Ditangani dengan Perlindungan Nyata bagi Warga Terdampak Oleh: Yandi Arya Adinegara Kebakaran hutan dan…

RUU Reforma Agraria, Jalan Negara Mengakhiri Ketimpangan Lahan

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

RUU Reforma Agraria, Jalan Negara Mengakhiri Ketimpangan Lahan  Oleh : Catur Ronggo  Persoalan agraria di Indonesia tidak sekadar menyangkut siapa yang menguasai sebidang tanah. Di balik konflik lahan terdapat persoalan kepastian hukum, tumpang tindih regulasi, akses masyarakat terhadap sumber penghidupan, hingga ketimpangan pemanfaatan ruang. Karena itu, langkah pemerintah bersama DPR untuk menghadirkan kerangka hukum reforma agraria yang lebih komprehensif menjadi momentum penting untuk mengakhiri persoalan yang selama ini berlarut-larut. Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI Ahmad Iman Sukri menilai kompleksitas konflik agraria menunjukkan kebutuhan terhadap aturan khusus yang mampu menjadi mekanisme penyelesaian secara lebih jelas. Menurutnya, persoalan tidak hanya berkaitan dengan penguasaan tanah, tetapi juga bersinggungan dengan regulasi dan kepentingan antarsektor. Ia mencontohkan adanya desa yang berada dalam kawasan hutan serta persoalan masyarakat adat dan kelompok masyarakat lainnya. Karena itu, RUU Reforma Agraria diharapkan tidak berhenti pada norma, tetapi memiliki kekuatan untuk mengeksekusi keputusan penyelesaian konflik. Pandangan tersebut menjadi semakin relevan setelah RUU Reforma Agraria disahkan sebagai RUU inisiatif DPR dalam Rapat Paripurna pada 8 September 2026. Rancangan tersebut memuat 70 pasal dalam 16 bab, antara lain mengatur restitusi, redistribusi tanah, pemberdayaan penerima reforma agraria, serta gagasan pembentukan Badan Reforma Agraria Nasional atau BRAN. Lembaga tersebut dirancang bertanggung jawab kepada Presiden dan memiliki tugas dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan hingga evaluasi reforma agraria. Bagi pemerintah, perkembangan tersebut dapat menjadi fondasi untuk membangun penyelesaian konflik yang tidak parsial. Kepastian mengenai siapa yang berwenang menangani persoalan, bagaimana keputusan dilaksanakan, serta bagaimana masyarakat memperoleh manfaat setelah mendapatkan tanah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari reforma agraria. Tanpa mekanisme yang kuat, redistribusi tanah berisiko hanya menjadi proses administratif tanpa dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menawarkan pendekatan yang berangkat dari tingkat paling dekat dengan masyarakat. Ia mengusulkan agar pemerintah desa diberikan fungsi yang tegas dalam menerima pengaduan, mengidentifikasi fakta, memfasilitasi pemetaan, dan memediasi konflik lokal. Menurut Yandri, pelibatan desa penting karena konflik agraria kerap bersinggungan langsung dengan ruang hidup dan sumber penghidupan masyarakat. …

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.