• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Kesehatan»Begini Cara Untuk Menjaga Energi Saat Pemberlakuan PSBB

Begini Cara Untuk Menjaga Energi Saat Pemberlakuan PSBB

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 16 September 2020

Laporan: Aurelia Syafira Widya

PSBB Total kembali diberlakukan pada hari ini. Masa new normal sudah kita lalui, dan kini kita mulai melakukan PSBB seperti sebelumnya.

Selama PSBB, penerapan protokol kesehatan mutlak menjadi hal yang harus dilaksanakan. Meskipun praktiknya dapat menghambat aktivitas, memakan waktu dan menyedot energi kita, protokol kesehatan menjadi hal utama yang harus dipenuhi.

PSBB yang kembali diberlakukan menyebabkan pembatasan jumlah penumpang transportasi massal, begitu juga ketika dengan penutupan kembali gedung perkantoran atau pusat perbelanjaan. Semua institusi pendidikan, tempat wisata, tempat pemberlanjaan, cafe atau restoran bahkan tempat ibadah terpaksa ditutup kembali.

Mengingat begitu banyak proses yang kita hadapi selama era New Normal kemarin, maka penting sekali untuk menjaga energi dan stamina selama masa PSBB sekarang ini melansir dari liputan6.

1. Awali dengan Sarapan Pagi Sehat
Sarapan pagi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh kita. Salah satunya yang langsung dirasakan adalah sebagai sumber energi. Tanpa Anda sadari, selama tidur malam hari sel-sel tubuh tetap bekerja sehingga membuat kadar gula dalam darah, glikogen dan insulin berkurang. Itu sebabnya tubuh terasa lemas saat terbangun. Oleh karena itu, tubuh harus segera mendapatkan asupan makanan yang bernutrisi agar bisa membentuk energi untuk memulai aktivitas.

Baca juga: Cara Unik Menghilangkan Stress Cukup Dengan Mencuci Piring!

Orang-orang yang secara teratur sarapan sehat setiap pagi, selain bisa mendapatkan asupan vitamin dan mineral, juga cenderung dapat mengontrol berat badan, melindungi tubuh dari penyakit, meningkatkan mood, dan lebih fokus.

2. Gunakan Masker yang Tepat
Selama pandemi Covid-19 masih berlangsung, kita dianjurkan untuk mengenakan masker. Jenis masker sangat banyak, tak hanya untuk menangkal polusi tapi juga menekan penyebaran virus. Secara umum ada 3 jenis masker yang dapat digunakan masyarakat sebagai alat pelindung diri. Masker kain, masker bedah, dan masker N95.

Untuk aktivitas sehari-hari, Anda dapat menggunakan masker kain yang memiliki tiga lapisan, kain yang disarankan misalnya katun quilting. Jangan gunakan masker yang terlihat rusak, kendur, dan juga yang membuat Anda kesulitan bernapas.

Jika merasa pengap, turunkan sejenak masker Anda untuk menghirup udara secara langsung. Pastikan lingkungan aman, jauh dari kerumunan, dan menjaga jarak dengan orang lain. Ingatlah juga bahwa pembatasan fisik dan mencuci tangan merupakan hal paling penting harus kita terapkan, demi mencegah penularan virus.

3. Rileks, Jangan Stres
Untuk menjaga energi dan stamina selama beraktivitas, Anda juga perlu membuat tubuh dan pikiran tetap rileks.

Jangan merasa berat apalagi stres dengan penerapan protokol kesehatan di berbagai tempat dan fasilitas umum. Siasati dengan cara mendengarkan musik, membaca berita, berkomunikasi dengan teman via aplikasi, menonton video, dan media sosial. Namun, jangan asik sendiri dengan gadget, Anda harus tetap memperhatikan keadaan sekitar.

4. Minum Air Putih
Selama PSBB ini pastikan untuk selalu minum air putih yang banyak. Selain air putih biasa, akan lebih baik lagi jika mengkonsumsi infused water sebagai sarana detoks dan memperlancar metabolisme tubuh.

5. Olahraga secara Rutin
Untuk menjaga energi tubuh tetap stabil dan tidak mudah lelah, Anda perlu rutin berolahraga.

Memulai hari dengan olahraga dapat membuat metabolisme tubuh bekerja dengan maksimal dan mencegah rasa lelah berlebih di siang hari. Lakukan stretching ringan di pagi hari sebelum memulai aktivitas, tujuannya agar tubuh lebih siap untuk menjalani hari.

7. Istirahat dan Tidur Cukup
Kunci jaga energi selanjutnya adalah istirahat dan tidur cukup. Tidur adalah aktivitas yang sangat krusial untuk manusia. Pada saat tidur, sel-sel akan memperbaiki diri sehingga tubuh siap kembali menghadapi kegiatan esok hari. Dalam Jurnal dari National Sleep Foundation merekomendasikan usia dewasa muda (18–25 tahun) dan usia dewasa (26–64 tahun) untuk tidur 7–9 jam per hari, atau setidaknya tidak kurang dari 6 jam per hari.

Sedangkan untuk usia di atas 64 tahun, waktu tidur yang dianjurkan adalah 7–8 jam per hari.
Pola tidur yang teratur sangat baik untuk siklus bioritme tubuh. Dengan ini, tubuh akan terbiasa dengan siklus yang tetap, sehingga dapat mengeluarkan hormon sesuai dengan aktivitas yang dilakukan.

Koperasi Merah Putih: Senjata Melawan Penimbunan dan Rentenir

August 27, 2026

Pemerintah Arahkan Koperasi Merah Putih Jadi Jalur Baru Cegah Kebocoran Subsidi

August 27, 2026

Koperasi Merah Putih: Senjata Melawan Penimbunan dan Rentenir

By Kata IndonesiaAugust 27, 20260

Koperasi Merah Putih: Senjata Melawan Penimbunan dan Rentenir Oleh : Gavin Asadit Pemerintah terus memperkuat…

Pemerintah Arahkan Koperasi Merah Putih Jadi Jalur Baru Cegah Kebocoran Subsidi

By Kata IndonesiaAugust 27, 20260

Pemerintah Arahkan Koperasi Merah Putih Jadi Jalur Baru Cegah Kebocoran Subsidi Jakarta – Pemerintah terus…

Pemerintah Pangkas Rantai Distribusi Subsidi lewat Koperasi Merah Putih

By Kata IndonesiaAugust 27, 20260

Pemerintah Pangkas Rantai Distribusi Subsidi lewat Koperasi Merah Putih INDRAMAYU — Pemerintah terus mematangkan pembangunan…

Komitmen Jaga Kualitas, Pemerintah Terima Kritik terhadap MBG

By Kata IndonesiaAugust 27, 20260

Komitmen Jaga Kualitas, Pemerintah Terima Kritik terhadap MBG Oleh : Irfan Aditya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu kebijakan prioritas pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia. Program ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kecukupan gizi peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam membangun generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Dengan cakupan penerima manfaat yang terus bertambah di berbagai daerah, pemerintah menyadari bahwa pelaksanaan program berskala nasional ini harus diiringi dengan standar kualitas yang tinggi. Oleh karena itu, berbagai kritik dan masukan dari masyarakat dipandang sebagai bagian penting dalam proses penyempurnaan kebijakan agar manfaat MBG dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh penerima. Dalam setiap kebijakan publik, kritik merupakan bentuk partisipasi masyarakat yang perlu diapresiasi. Pemerintah memahami bahwa keberhasilan sebuah program tidak hanya bergantung pada perencanaan yang baik, tetapi juga pada kemampuan melakukan evaluasi secara berkelanjutan. Masukan mengenai kualitas makanan, ketepatan distribusi, kebersihan dapur, maupun pelayanan di lapangan menjadi indikator penting untuk memperbaiki sistem yang sudah berjalan. Pendekatan yang terbuka terhadap kritik menunjukkan bahwa pemerintah mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pembangunan kualitas manusia sebagai prioritas utama pemerintahan. Melalui Program Makan Bergizi Gratis, pemerintah berupaya memastikan bahwa setiap anak Indonesia memperoleh akses terhadap makanan yang sehat, aman, dan bergizi. Dalam berbagai kesempatan, Presiden menegaskan bahwa pelaksanaan program harus terus dievaluasi agar kualitas layanan tetap terjaga sekaligus mampu menjawab berbagai tantangan yang muncul selama implementasi. Komitmen pemerintah dalam menerima kritik juga tercermin dari pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. Dalam berbagai kesempatan, ia menegaskan bahwa pemerintah tidak menutup mata terhadap berbagai masukan masyarakat terkait pelaksanaan MBG. Menurutnya, evaluasi merupakan bagian dari proses memperkuat tata kelola program sehingga seluruh rantai penyediaan pangan, mulai dari pengadaan bahan baku hingga penyajian makanan, dapat memenuhi standar yang telah ditetapkan. Pihaknya menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga agar kualitas pelayanan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pelaksanaan program. Pandangan senada disampaikan oleh Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene, yang menilai pengawasan terhadap Program Makan Bergizi Gratis harus terus diperkuat seiring meningkatnya jumlah penerima manfaat. Menurutnya, DPR RI mendukung penuh keberlanjutan program tersebut, namun pelaksanaannya harus disertai pengawasan yang ketat agar setiap makanan yang diterima masyarakat benar-benar memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan. Pihaknya juga menekankan bahwa kritik dari masyarakat hendaknya dijadikan bahan evaluasi bersama sehingga pemerintah dapat melakukan perbaikan secara cepat dan tepat tanpa mengurangi tujuan utama program.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.