• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Gaya Hidup»TIPS AGAR KAKAK DAN ADIK LEBIH AKUR

TIPS AGAR KAKAK DAN ADIK LEBIH AKUR

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 13 September 2020

Laporan : Halwa Fitriosa Khalida Falaquera

Dalam setiap hubungan pasti tidak selalu mulus, akan ada sedikit pertengkaran, percekcokan, dan lain sebagainya. Sama halnya dengan hubungan antar kakak dan adik.

Pasti setiap orang tua yang memiliki anak lebih dari satu akan merasakan hal yang sama seperti ini, pusing jika anak sudah bertengkar hanya karena masalah kecil. Setiap orang tua pasti ingin anak-anaknya akur dan membangun hubungan yang dekat hingga beranjak dewasa nanti.

Nah, untuk itu kita akan membahas bagaimana caranya agar hubungan adik dan kakak ini akur dan dekat, dilansir dari iMom :

1. Atur kedekatan sejak dini
Saat si kakak akan memiliki calon adik, ajak si kakak untuk selalu mengajak ngobrol dengan adiknya yang ada didalam perut, suruh ia untuk mencium dan mengelus adiknya yang masih ada didalam perut si ibu.

Berikan si kakak pengertian sejak dini untuk selalu menjaga dan merawat si adik dengan penuh kasih sayang, Saat si adik sudah lahir, biarkan kakaknya melakukan hal yang sama saat adiknya masih ada didalam kandungan. Biarkan si kakak mendekati, mencium, memeluk, dan mengajak ngobrol adiknya. Hal itu dapat membangun keterikatan dan rasa memiliki antara kakak dan adik.

Baca juga: Penting, Kemenag: Jemaah Umrah Tertunda Keberangkatan Tidak Dikenakan Biaya Tambahan

2. Biarkan mereka memiliki pengalaman bersama
Dalam hal ini anda dan keluarga bisa mengajak anak-anak untuk pergi berliburan ketempat-tempat yang berkesan untuk anak-anak, seperti berkemah, ke kebun binatang, bermain ke wisata theme park, dan lain sebagainya. Hal ini akan menciptakan pengalaman yang istimewa yang hanya dapat dirasakan oleh kakak dan adik.

3. Beri anak-anak tugas mengajarkan satu sama lain Ketika si kakak sudah terampil dalam menggambar, maka minta si kakak untuk mengajarkan adiknya yang belum bisa menggambat. Dan juga sebaliknya, jika si adik lebih mahir menyusun lego, minta adik untuk mengajari kakaknya. Saling mengajari dan berbagi dapat menanamkan rasa bangga pada diri anak ketika saudaranya berhasil mengerjakan sesuatu.

4. Tanamkan bahwa teman akan datang dan pergi, tetapi keluarga tidak
Sebelum terlambat tanamkan kepada diri kakak dan adik bahwa saudara kandung adalah sahabat sejati yang tidak akan meninggalkan kita satu sama lain. Jelaskan juga pada mereka bahwa pertemanan antara si kakak dengan temannya dan adik dengan temannya itu memang hal yang penting tapi teman bisa saja meninggalkan kita, tapi yang lebih penting adalah hubungan antara kakak dan adik yang akan berjalan seumur hidup.

5. Mengembangkan minat dan bakat bersama
Jika anak memiliki minat yang sama, dorong mereka untuk mengembangkan minat tersebut bersama. Misalnya, kalau kedua anak berminat di bidang bela diri, seperti taekwondo, masukkan mereka ke komunitas taekwondo. Kemudian, minta anak-anak untuk latihan bersama di rumah.

6. Ingatkan anak untuk menyayangi saudaranya
Saat anak-anak semakin besar, ajak mereka berbicara dari hati ke hati. Jelaskan satu persatu kepada kakak dan adik untuk tetap menunjukan kebaikan dan kasih sayang anatara hubungan kakak dan adik. Menyayangi antar kakak dan adik ini bisa dilakukan dengan cara saling mendukung, saling mendengarkan, dan selalu ada di kala kakak atau adik membutuhkan, saling menghibur juga jika salah satu mengalami kesedihan. Bila kakak senang atau sedih maka adik juga akan merasakan hal yang sama dan sebaliknya.

Itu dia cara agar hubungan antar kakak dan adik selalu akur hingga beranjak dewasa nanti. Biasanya hal-hal yang membuat pertengkaran antara mereka adalah adanya rasa kecemburuan satu sama lain, maka hindari hal-hal yang memihak hanya pada satu orang.

Negara Terus Menjaga Warga, Satwa, dan Lingkungan dari Dampak Karhutla

September 15, 2026

Karhutla Ditangani dengan Perlindungan Nyata bagi Warga Terdampak

September 15, 2026

Negara Terus Menjaga Warga, Satwa, dan Lingkungan dari Dampak Karhutla

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

Negara Terus Menjaga Warga, Satwa, dan Lingkungan dari Dampak Karhutla Oleh: Samuel Yohanes Kebakaran hutan…

Karhutla Ditangani dengan Perlindungan Nyata bagi Warga Terdampak

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

Karhutla Ditangani dengan Perlindungan Nyata bagi Warga Terdampak Oleh: Yandi Arya Adinegara Kebakaran hutan dan…

RUU Reforma Agraria, Jalan Negara Mengakhiri Ketimpangan Lahan

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

RUU Reforma Agraria, Jalan Negara Mengakhiri Ketimpangan Lahan  Oleh : Catur Ronggo  Persoalan agraria di Indonesia tidak sekadar menyangkut siapa yang menguasai sebidang tanah. Di balik konflik lahan terdapat persoalan kepastian hukum, tumpang tindih regulasi, akses masyarakat terhadap sumber penghidupan, hingga ketimpangan pemanfaatan ruang. Karena itu, langkah pemerintah bersama DPR untuk menghadirkan kerangka hukum reforma agraria yang lebih komprehensif menjadi momentum penting untuk mengakhiri persoalan yang selama ini berlarut-larut. Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI Ahmad Iman Sukri menilai kompleksitas konflik agraria menunjukkan kebutuhan terhadap aturan khusus yang mampu menjadi mekanisme penyelesaian secara lebih jelas. Menurutnya, persoalan tidak hanya berkaitan dengan penguasaan tanah, tetapi juga bersinggungan dengan regulasi dan kepentingan antarsektor. Ia mencontohkan adanya desa yang berada dalam kawasan hutan serta persoalan masyarakat adat dan kelompok masyarakat lainnya. Karena itu, RUU Reforma Agraria diharapkan tidak berhenti pada norma, tetapi memiliki kekuatan untuk mengeksekusi keputusan penyelesaian konflik. Pandangan tersebut menjadi semakin relevan setelah RUU Reforma Agraria disahkan sebagai RUU inisiatif DPR dalam Rapat Paripurna pada 8 September 2026. Rancangan tersebut memuat 70 pasal dalam 16 bab, antara lain mengatur restitusi, redistribusi tanah, pemberdayaan penerima reforma agraria, serta gagasan pembentukan Badan Reforma Agraria Nasional atau BRAN. Lembaga tersebut dirancang bertanggung jawab kepada Presiden dan memiliki tugas dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan hingga evaluasi reforma agraria. Bagi pemerintah, perkembangan tersebut dapat menjadi fondasi untuk membangun penyelesaian konflik yang tidak parsial. Kepastian mengenai siapa yang berwenang menangani persoalan, bagaimana keputusan dilaksanakan, serta bagaimana masyarakat memperoleh manfaat setelah mendapatkan tanah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari reforma agraria. Tanpa mekanisme yang kuat, redistribusi tanah berisiko hanya menjadi proses administratif tanpa dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menawarkan pendekatan yang berangkat dari tingkat paling dekat dengan masyarakat. Ia mengusulkan agar pemerintah desa diberikan fungsi yang tegas dalam menerima pengaduan, mengidentifikasi fakta, memfasilitasi pemetaan, dan memediasi konflik lokal. Menurut Yandri, pelibatan desa penting karena konflik agraria kerap bersinggungan langsung dengan ruang hidup dan sumber penghidupan masyarakat. …

RUU Reforma Agraria, Harapan Baru Tingkatkan Kesejahteraan Petani

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

RUU Reforma Agraria, Harapan Baru Tingkatkan Kesejahteraan Petani Oleh : Radjiman Arif Ketimpangan penguasaan lahan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.