• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Kesehatan»Ini Dia Bahaya Makan Gorengan bagi Kesehatan Tubuh

Ini Dia Bahaya Makan Gorengan bagi Kesehatan Tubuh

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 10 September 2020

Laporan: Aurelia Syafira Widya

Gorengan sudah menjadi camilan sehari-hari bagi orang indonesia. Rasanya yang enak sekaligus cara membuatnya yang praktis serta harganya yang terjangkau membuat gorengan semakin digemari masyarakat Indonesia.

Kalian pasti sudah tidak asing lagi dengan bakwan, risol, pisang goreng, ubi goreng, tahu goreng, tempe goreng yang selalu hadir di gerobak tukang gorengan. Makanan kaki lima ini selalu laris manis karena bisa menjadi pengganjal perut di sela-sela jam makan besar.

Terdapat beberapa dampak buruk bagi kesehatan dapat disebabkan oleh terlalu banyak mengonsumsi gorengan. Apalagi gorengan gorengan tersebut biasanya dijual di tepi jalan dan menggunakan minyak yang sama secara berulang-ulang, belum lagi jika gorengan tersebut terkena debu dari jalanan. Tentunya hal ini tidak begitu menyehatkan bagi tubuh.

Berikut adalah bahaya mengonsumsi gorengan yang tim redaksi kumpulkan :

1. Obesitas
Gorengan merupakan makanan yang tinggi lemak dan biasanya juga mengandung kalir yang sangat tinggi. Bila kamu terlalu banyak makan gorengan, maka berat badan kamu pun akan bertambah, dan pada akhirnya akan menyebabkan terjadinya obesitas.

Baca juga: Pemerintah Naikkan Travel Warning ke Singapura Jadi Kuning

Kalori kalori yang menumpuk pada tubuh itulah yang menyebabkan berat badan meningkat dan berpotensi mengidap obesitas. Jadi pertimbangkan terlebih dahulu ketika kamu akan membeli gorengan, jangan terlalu banyak karena akan berdampak buruk bagi kesehatanmu, seperti obesitas.

2. Penyakit Jantung

Makan gorengan juga memiliki dampak jangka panjang, yaitu terjadinya penyakit jantung. Hal ini bisa terjadi karena diawali dengan obesitas yang akhirnya menyebabkan penyakit penyakit lainnya bermunculan. Selain itu, lemak dan kolesterol pada gorengan dapat menyumbat pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke dan penyakit lainnya.

3. Mengganggu Sistem Pencernaan
Makanan berminyak seperti gorengan mengandung banyak lemak yang bisa mempengaruhi sistem pencernaan. Lemak yang terkandung dalam minyak tersebut sulit untuk dicerna oleh lambung, sehingga lambung memerlukan bantuan enzim untuk mencernanya.

4. Tenggorokan Gatal dan Batuk-batuk
Minyak lagi lagi menjadi faktor yang menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan. Minyak yang digunakan ketika memasak gorengan bisanya adalah minyak bekas, hal ini dapat menyebabkan tenggorokan gatal dan batuk batuk.
Kandungan minyak yang digunakan saat menggoreng makanan dapat memunculkan sebuah senyawa yang dapat menyebabkan tenggorokan tersa gatal. Biasanya hal ini juga menyebabkan terjadinya iritasi pada tenggorokan.

5. Memunculkan Jerawat
Lemak dan kolesterol yang menumpuk di tubuh ketika makan gorengan dapat menyebabkan kulit wajah dan bagian tubuh lainnya ditumbuh oleh jerawat dan membuat wajah kusam serta keriput. Walaupun dampak buruk ini terjadi secara tidak langsung, namun nantinya konsumsi gorengan berlebihan dapat menyebabkan jerawat muncul dan membahayakan kesehatan usus.

Bahkan gorengan dapat menyebabkan kerusakan pada kolagen kulit yang menyebabkan kulit cepat mengkerut. Karena proses antiaging tidak berjalan dengan baik, sel sel kulit akan mati dan menyebabkan penuaan dini pada kulit wajah kamu.

6. Bisa Memicu Kanker
Kalian pasti sudah tahu mengenai desas desus tentang gorengan yang dicampur plastik, bukan? Gorengan berplastik ini penampilannya sangat cantik, warnanya mengkilap, dan saat digigit teksturnya sangat renyah.

Tapi jangan salah, gorengan seperti ini sangat berbahaya untuk tubuh. Senyawa plastik yang ada di dalamnya sangat sulit dicerna tubuh. Konsumsi makanan ini dalam jangka panjang juga akan memicu kanker pada tubuh.

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah

November 7, 2026

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla

November 7, 2026

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah Oleh Sulaiman Di tengah upaya memperkuat…

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla Oleh : Sigit Prasetyo Pembasahan gambut menjadi…

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum Jakarta – Kasus dugaan penyadapan…

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara 

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara  Oleh: Amril Jambak Ada saatnya seorang pemimpin harus mengambil sikap tegas. Bukan semata-mata untuk menunjukkan kekuasaan, melainkan untuk memastikan bahwa negara tidak boleh dipermainkan oleh siapa pun. Terlebih jika persoalan yang dihadapi menyangkut keselamatan kepala negara, keamanan pemerintahan, serta kedaulatan bangsa. Perkembangan terbaru mengenai dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pejabat negara menjadi persoalan serius yang tidak boleh dipandang sebagai perkara biasa. Apalagi, dugaan tersebut menyeret sejumlah individu dari lingkungan institusi penegak hukum. Pada 3 November 2026, Bareskrim Polri menetapkan tiga personel kepolisian berinisial LSP, ASN, dan EH sebagai tersangka dalam perkara dugaan penyadapan tanpa prosedur, akses ilegal, serta penghapusan data elektronik. Ketiganya kemudian menjalani penahanan untuk kepentingan penyidikan. Sehari setelahnya, 4 November 2026, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo sangat prihatin atas peristiwa tersebut. Pemerintah bahkan menilai perkara itu memiliki indikasi yang mengarah pada perbuatan makar dan berpotensi membahayakan keselamatan pimpinan serta kepentingan negara. Langkah Presiden yang menandatangani keputusan pemberhentian Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan juga menunjukkan bahwa persoalan ini tidak dibiarkan berlarut-larut. Untuk sementara, Presiden menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan. Keputusan tersebut patut diapresiasi. Sebab, seorang presiden tidak boleh ragu mengambil tindakan ketika terdapat persoalan serius yang menyentuh keamanan dan kewibawaan negara. Indonesia adalah negara hukum, bukan negara yang boleh dikendalikan oleh kepentingan kelompok, jaringan kekuasaan, ataupun faksi tertentu.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.