• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Hiburan»Soal Virus Corona, Begini Langkah yang Dilakukan Jokowi di Masjid Istiqlal

Soal Virus Corona, Begini Langkah yang Dilakukan Jokowi di Masjid Istiqlal

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 13 March 2020

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau proses pembersihan atau sterilisasi Masjid Istiqlal dari wabah Virus Korona (Covid-19), di Provinsi DKI Jakarta, Jumat (13/3) pagi.

Menteri Agama (Menag), Fachrul Razi menyampaikan bahwa Presiden Jokowi menyaksikan upaya menggulung semua karpet yang ada di Masjid Istiqlal ini dan kemudian menyemprot dengan antiseptik.

Baca juga: Lawan Hoax Corona Demi Terwujudnya Kondusivitas Masyarakat

”Upaya kita membuat masjid ini lebih baik atau lebih steril dan mudah-mudahan bibit-bibit penyakit hilang. Dan nanti ke depan atau sekarang sedang akan melakukan imbauan ke semua masjid untuk melakukan hal yang sama, pertama menggulung semua karpet-karpetnya karena ternyata itu salah satu sumber penyakit,” ujar Menag usai mendampingi Presiden di Masjid Istiqlal, Provinsi DKI .

Lebih lanjut, Menag menyampaikan bahwa langkah kedua yakni penyemprotan antiseptik. ”Kemudian beberapa hal lain sebagai contoh kita sarankan untuk tidak usah lagi sementara waktu ini bersalaman apalagi cipika-cipiki tidak usah lagi, karena ternyata itu media untuk penularan penyakit,” ujarnya.

Menag juga garis bawahi masalah pengambilan air wudhu betul-betul diyakinkan air itu mengalir dengan baik. ”Kemudian di tiap-tiap tempat duduk kami siapkan sabun dan antiseptik mudah-mudahan dengan itu akan lebih baik, penularan penyakit peluangnya akan menjadi lebih kecil,” tambah Menag. Jelang Ramadan, Menag sepakat Ramadan, tarawih maupun buka puasa bersama tetap diadakan sebagai mana biasa.

”Kecuali ada perubahan-perubahan situasi yang membuat situasinya menjadi sangat jelek, tapi mudah-mudahan tidak terjadi. Tapi kami garis bawahi untuk sementara waktu ini sampai ada perubahan, tapi mudah-mudahan tidak ada perubahan salat tarawih maupun salat-salat jamaah lainnya dan juga buka puasa bersama tetap kita selenggarakan sebagaimana mestinya,” pungkas Menag.

Sebagai informasi, sesampainya di tempat, Presiden Jokowi langsung meninjau proses sterilisasi yang dilakukan oleh petugas di dalam masjid. Peninjauan selesai pukul 09.25 dan Presiden langsung meninggalkan lokasi.

Kepala Negara yang tiba di lokasi sekitar pukul 09.10 WIB didampingi Oleh Menteri Agama Fachrul Razi, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Imam Besar Masjid Istiqlal Nasarudin Umar.

Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan dan Informasi Akurat Hadapi Risiko Bencana

September 8, 2026

Hadapi Ancaman Bencana Tanpa Panik, Pemerintah Pastikan Respons Cepat Terus Berjalan

September 8, 2026

Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan dan Informasi Akurat Hadapi Risiko Bencana

By Kata IndonesiaSeptember 8, 20260

Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan dan Informasi Akurat Hadapi Risiko Bencana Oleh: Camelia Kencana Risiko bencana merupakan…

Hadapi Ancaman Bencana Tanpa Panik, Pemerintah Pastikan Respons Cepat Terus Berjalan

By Kata IndonesiaSeptember 8, 20260

Hadapi Ancaman Bencana Tanpa Panik, Pemerintah Pastikan Respons Cepat Terus Berjalan Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan…

Pemerintah Pantau Erupsi Anak Krakatau, Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas

By Kata IndonesiaSeptember 8, 20260

Pemerintah Pantau Erupsi Anak Krakatau, Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas Pemerintah memastikan keselamatan dan keamanan masyarakat…

Jaga Indonesia, Persatuan dan Kritik Konstruktif Jadi Kunci Mengawal Prabowo-Gibran

By Kata IndonesiaSeptember 8, 20260

Jaga Indonesia, Persatuan dan Kritik Konstruktif Jadi Kunci Mengawal Prabowo-Gibran Oleh : Gavin Asadit Menjaga persatuan nasional menjadi salah satu kunci penting dalam mengawal jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Di tengah dinamika politik, ekonomi, dan sosial yang terus berkembang, masyarakat memiliki peran strategis untuk memastikan perbedaan pandangan tetap berada dalam koridor demokrasi yang sehat. Persatuan bukan berarti menghilangkan perbedaan pendapat. Sebaliknya, persatuan dapat diwujudkan dengan menjadikan perbedaan sebagai bagian dari proses demokrasi, sekaligus memastikan setiap kritik disampaikan secara konstruktif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas. Situasi bangsa yang kondusif membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah. Perbedaan pilihan politik merupakan sesuatu yang wajar dalam kehidupan demokrasi. Namun, perbedaan tersebut tidak seharusnya menjadi alasan untuk membangun permusuhan ataupun memperlebar polarisasi di tengah masyarakat. Dukungan terhadap pemerintahan juga tidak harus dipahami sebagai sikap yang menutup ruang kritik. Masyarakat tetap mempunyai hak untuk memberikan masukan, melakukan pengawasan, dan menyampaikan evaluasi terhadap kebijakan pemerintah. Hal terpenting adalah kritik tersebut disampaikan dengan cara yang bertanggung jawab serta didasarkan pada kepentingan publik. Kritik konstruktif justru dapat menjadi bagian penting dalam memperkuat pemerintahan. Masukan dari masyarakat dapat membantu pemerintah melihat persoalan secara lebih luas, terutama ketika sebuah program masih menghadapi kendala dalam pelaksanaannya. …

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.