• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»G20 Momentum Indonesia Tunjukkan Kesuksesan Pengendalian Covid-19

G20 Momentum Indonesia Tunjukkan Kesuksesan Pengendalian Covid-19

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 1 April 2022

G20 Momentum Indonesia Tunjukkan Kesuksesan Pengendalian Covid-19

Oleh : Savira Ayu

Perhelatan G20 tentu saja harus dimanfaatkan oleh pemerintah, khususnya dalam menunjukkan keberhasilan Indonesia dalam upaya pengendalian Pandemi Covid-19.

Pandemi Covid-19 telah berdampak di banyak sektor, termasuk kesehatan, sosial dan ekonomi masyarakat di dunia.

Selain itu, melambatnya kegiatan ekonomi dan pertumbuhan, ketimpangan akses terhadap kesehatan dan vaksin dan pemulihan ekonomi pasca-pandemi adalah sebagian dari problem besar yang dihadapi dunia saat ini.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politk (FISIPOL) UGM, Wawan Mas’udi, menyampaikan Presidensi G20 yang mengangkat tema “Recover Together, Recover Stronger” ini akan menjadi momen untuk pengakuan Indonesia sebagai negara dengan ekonomi berkembang dan penguatan diplomasi Indonesia dalam kepemimpinan dunia.

Sementara itu Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati mengatakan, Indonesia perlu menunjukkan kemampuan yang baik dalam menangani pandemi Covid-19 di tanah air.

Sebab, kemampuan tersebut akan menentukan kredibilitas dan efektivitas kepemimpinan Indonesia dalam Presidensi G20, utamanya dihadapan banyak negara dengan tingkat ekonomi tertinggi di dunia.

Sri Mulyani juga mengatakan, dalam Presidensi G20 nantinya topik penanganan Covid-19 akan dibahas dalam forum-forum tingkat menteri keuangan atau gubernur bank sentral. Hal ini juga yang akan menjadi aspek penting penentu perkembangan ekonomi suatu bangsa ke depannya.
Pemerintah akan terus fokus mengatasi pandemi Covid-19 juga mempercepat penanganan akses vaksinasi kepada masyarakat.Sri Mulyani juga menuturkan, penanganan pandemi ini tentunya akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) demi mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Tujuannya agar ekonomi memiliki daya tahan dan memiliki kemampuan untuk kembali pulih.
Sebelumnya, Sri Mulyani juga mengatakan bahwa Indonesia masuk dalam negara terbesar ke-5 di dunia dari sisi akses dan capaian vaksinasi Covid-19. Capaian ini tentu saja bisa menjadi berita yang patut diwacanakan dalam momentum G20.
tema Recover Together, Recover Stronger mencerminkan pentingnya mempromosikan produktivitas dan ketahanan serta stabilitas dan juga memastikan adanya perkembangan yang positif dan berkelanjutan. Upaya ini akan didukung oleh kepemimpinan global yang kuat serta lingkungan kemitraan yang mendukung.
Sri mengatakan, maksud tema ini adalah untuk memperkuat koordinasi serta kolaborasi kebijakan keuangan dan fiskal-moneter untuk mendorong pemulihan secara bersama-sama dan tidak boleh ada negara yang tertinggal dalam jalur pemulihan.
Sebagai bagian dari keanggotaan masyarakat global dan juga sebagai presidensi G20, Indonesia akan memanfaatkan momentum ini untuk mendorong kolaborasi dan kerjasama global. Menurut Menkeu, sebagaimana halnya dalam pandemi, perubahan iklim itu juga tidak bisa ditangani oleh satu negara meskipun mereka adalah negara besar.
Indonesia sendiri memiliki target hasil kerja sama dalam penyelenggaraan presidensi KTT G20. Penyelenggaraan G20 2022 ditargetkan mampu menyelesaikan situasi yang unbalance pasca pandemi.
Perhelatan KTT G20 harus berfokus pada penguatan kerja sama multilateral untuk memastikan terjadinya keseimbangan dalam pertumbuhan ekonomi di setiap negara. Tentu tidak mudah mengatasi pandemi covid-19 tanpa adanya kepemimpinan yang kuat. Pasalnya, virus corona telah terbukti berdampak pada berbagai aspek, terutama pada sektor kesehatan dan ekonomi. Terganggunya aspek ekonomi tentu akan berdampak pula pada aspek keamanan. Banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan.
Sebelumnya Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa Indonesia akan terus mendorong negara G20 dalam membangun kolaborasi dan menggalang kekuatan untuk memastikan masyarakat dunia dapat merasakan dampak positif dari kerja sama ini, termasuk di dalamya negara negara miskin dan berkembang.
Presiden juga menyebut, Indonesia berusaha membangun tata kelola dunia yang lebih adil. Melalui Presidensi G20, Indonesia akan terus berupaya dalam memperkuat solidaritas dunia dalam mengatasi perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan.
Dari sisi pemulihan ekonomi, pemerintah dinilai telah bekerja cukup maksimal. Beberapa bulan yang lalu, ekonomi Indonesia sempat mengalami resesi dan pertumbuhan ekonomi mencapai titik terendah dan menyentuh lebih rendah minus 5 persen.
Perhelatan G20 di Nusa Dua, Bali tentu harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk meningkatkan diplomasi ekonomi melalui upaya menciptakan arsitektur ekonomi dan kesehatan global pasca krisis pandemi Covid-19.

)* Penulis adalah kontributor Pertiwi Institute

 

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi

October 21, 2026

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah

October 21, 2026

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi Oleh : Jems Andrian Pemerintah bersama…

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah  Oleh: Ricky Rinaldi Dinamika perekonomian global yang diwarnai tingginya ketidakpastian pasar keuangan internasional, ketegangan geopolitik lintas benua, serta kebijakan suku bunga tinggi di negara-negara maju memicu tekanan yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi tantangan nyata yang memerlukan kecermatan serta presisi strategi kebijakan ekonomi makro secara komprehensif. Dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan tersebut, ketahanan ekonomi nasional tidak ditentukan oleh respon kepanikan jangka pendek, melainkan oleh kekuatan fundamental ekonomi riil dan solidnya koordinasi kebijakan antar-lembaga. Langkah strategis pemerintah bersama otoritas moneter dalam menjaga ketahanan fundamental ekonomi terbukti menjadi benteng utama dalam mempertahankan stabilitas finansial, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan keberlanjutan arus investasi nasional secara inklusif. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia guna meredam dampak gejolak nilai tukar terhadap perekonomian domestik. Menurutnya, APBN menjalankan peran vital sebagai peredam kejutan (shock absorber) untuk melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dari potensi dampak kenaikan harga barang-barang impor (imported inflation). Pengelolaan defisit anggaran secara disiplin, efisiensi belanja negara, serta optimalisasi penerimaan perpajakan dan non-pajak dipastikan tetap terjaga dengan aman guna menopang kepastian iklim usaha dan memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi pasar keuangan global. Suahasil menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat berdaya tahan, didukung oleh laju pertumbuhan ekonomi yang konsisten berada di atas lima persen, tingkat inflasi nasional yang terkendali dalam sasaran target, serta neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus secara beruntun. Pemerintah memberikan kepastian bagi dunia usaha bahwa ketahanan fiskal Indonesia sangat memadai untuk menghadapi guncangan eksternal. Instrumen insentif perpajakan dan kemudahan fasilitas kepabeanan tetap dialokasikan secara tepat sasaran untuk mendukung industri manufaktur berorientasi ekspor serta mendorong penggunaan komponen dalam negeri demi menekan ketergantungan bahan baku impor. Menjaga fundamental ekonomi di tengah tekanan fluktuasi mata uang merupakan wujud tanggung jawab kepemimpinan ekonomi yang matang dan berpandangan jauh ke depan. Pemerintah memberikan penegasan yang jelas kepada publik bahwa stabilitas Rupiah ditopang oleh kekuatan sektor riil dan cadangan devisa yang mencuputi. Ketegasan pemerintah dalam mendorong pendalaman pasar keuangan serta optimalisasi penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam di dalam negeri menjadi instrumen hukum yang sangat krusial untuk memperkuat ketersediaan likuiditas valuta asing di pasar domestik. Penguatan fundamental ini juga diperkokoh melalui pengawasan ketat terhadap efisiensi belanja BUMN dan korporasi swasta yang memiliki kewajiban utang luar negeri. Koordinasi berkala dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan setiap potensi risiko likuiditas terdeteksi dan dimitigasi secara terukur sebelum berdampak pada sektor perbankan nasional. Langkah pencegahan yang terintegrasi ini menjamin bahwa seluruh industri keuangan nasional memiliki bantalan modal yang sangat tebal dalam menghadapi gejolak eksternal. Langkah percepatan penataan ekosistem modal usaha dan daya saing industri dalam negeri ini berjalan selaras dengan dorongan penanaman modal strategis. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan ketahanan fundamental ekonomi nasional menjadi faktor penentu utama yang menjaga kepercayaan para investor global untuk tetap menanamkan modal jangka panjang di Indonesia. Menurutnya, dinamika kurs jangka pendek tidak menyurutkan minat investasi langsung (Foreign Direct Investment) karena daya tarik Indonesia terletak pada besarnya potensi pasar domestik, kelimpahan sumber daya alam, dan ketegasan kebijakan hilirisasi industri.…

Pemerintah Dorong Transaksi Mata Uang Lokal untuk Perkuat Ekonomi dan Rupiah

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Dorong Transaksi Mata Uang Lokal untuk Perkuat Ekonomi dan Rupiah Jakarta – Pemerintah bersama…

Koperasi Merah Putih Membuka Jalan Pupuk Subsidi Lebih Mudah Diakses

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Koperasi Merah Putih Membuka Jalan Pupuk Subsidi Lebih Mudah Diakses Oleh : Antonius Utomo Penguatan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.