• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Webinar Moya Institute, Mahfuz Sidik: Apresiasi Sikap Delegasi Indonesia Di KTT MSG

Webinar Moya Institute, Mahfuz Sidik: Apresiasi Sikap Delegasi Indonesia Di KTT MSG

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 23 September 2023

Webinar Moya Institute, Mahfuz Sidik: Apresiasi Sikap Delegasi Indonesia Di KTT MSG

Jakarta – Politikus Reformasi, Mahfuz Sidik menyatakan bahwa Delegasi Indonesia patut mendapatkan apresiasi karena mengambil tindakan tegas dengan walk out ketika Benny Wenda berpidato Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Melanesian Spearhead Group (MSG) di Vanuatu beberapa waktu lalu.

“Kita perlu memberi apresiasi kepada delegasi Indonesia di forum MSG yang mengambil langkah tegas dan tepat dengan walk out ketika Benny Wenda menyampaikan pidatonya, dan sikap itu yang mempengaruhi keputusan akhir dari KTT MSG,” ujar Mahfuz.

Mahfuz juga berpandangan bahwa isu Papua sebagian besar hanya diperdebatkan oleh kelompok kecil yang tidak berdomisili di Papua dan mencoba memanfaatkan diplomasi internasional untuk mendapatkan dukungan.

“Saya kira semua sudah sepakat bahwa berbicara tentang isu ini, hanyalah kelompok kecil yang sebagiannya tidak berdomisili di Papua dan terus mengeluarkan ide tentang separatisme dan mencari jalan bukan hanya manuver secara domestik namun diplomasi internasional agar ide ini mendapat dukungan banyak pihak. Kita hanya membicarakan kelompok kecil orang,” tambah Mahfuz.

Senada dengan Mahfuz, salah seorang putra daerah Papua, Willem Frans Ansanai, yang juga merupakan Ketua Badan Musyawarah Papua, berpandangan bahwa Benny Wenda dan ULMWP akan menghadapi kesulitan dalam mencapai kemerdekaan Papua. Meskipun upaya ULMWP mendapatkan perhatian internasional, dirinya yakin bahwa Papua akan tetap menjadi bagian dari NKRI.

“Saya sebagai putra daerah Papua dalam melihat sepak terjang Benny Wenda tentunya sampai saat ini saya masih berkeyakinan bahwa kedaulatan NKRI akan tetap utuh dan barangkali dia akan mengalami banyak kesulitan,” jelas Willem.

Sementara itu, Pemerhati Isu-isu Strategis dan Global, Prof. Imron Cotan justru meminta Benny Wenda menyudahi perjuangannya yang sia-sia.

“Sudah sebaiknya mereka melakukan evaluasi untuk tidak memperpanjang perjuangannya yang sia-sia dan terbukti kandas dalam KTT MSG kemarin,” tegas Imron.

Perlu diketahui, dalam pertemuan KTT MSG pada 23 Agustus 2023 terjadi ketegangan ketika Benny Wenda hendak berpidato. Para diplomat Indonesia melakukan walk out sebagai tindakan protes.

Setelahnya, pada 25 Agustus 2023, para pemimpin MSG mengumumkan secara resmi bahwa ULMWP tidak memenuhi kriteria yang ada dan bahwa kelompok MSG tidak dapat mencapai “konsensus” mengenai masalah keanggotaan ULMWP.

(SYN)

Koperasi Merah Putih Mengubah Potensi Desa Menjadi Pendapatan Keluarga

October 30, 2026

Koperasi Merah Putih Perkuat Kemitraan dengan Pelaku Usaha Daerah

October 30, 2026

Koperasi Merah Putih Mengubah Potensi Desa Menjadi Pendapatan Keluarga

By Kata IndonesiaOctober 30, 20260

Koperasi Merah Putih Mengubah Potensi Desa Menjadi Pendapatan Keluarga Oleh: Rizaldi Mahfuz Kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan…

Koperasi Merah Putih Perkuat Kemitraan dengan Pelaku Usaha Daerah

By Kata IndonesiaOctober 30, 20260

Koperasi Merah Putih Perkuat Kemitraan dengan Pelaku Usaha Daerah Jakarta,- Pengoperasian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih…

Koperasi Merah Putih Rangkul Perempuan untuk Gerakkan Ekonomi Desa

By Kata IndonesiaOctober 30, 20260

Koperasi Merah Putih Rangkul Perempuan untuk Gerakkan Ekonomi Desa JAKARTA — Pemerintah mendorong pemberdayaan perempuan…

Pemerintah Kurangi Ekspor Gas demi Perkuat Kemandirian Energi Nasional

By Kata IndonesiaOctober 29, 20260

Pemerintah Kurangi Ekspor Gas demi Perkuat Kemandirian Energi Nasional JAKARTA – Sejak 24 Oktober 2026,…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.