• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Viral..!! Buntut Debat Cawapres Kemarin, Warga Madura dan Jawa Timur Pasang Spanduk Tolak Gibran

Viral..!! Buntut Debat Cawapres Kemarin, Warga Madura dan Jawa Timur Pasang Spanduk Tolak Gibran

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 26 January 2024

Calon wakil presiden nomor urut dua yakni Gibran Rakabuming mendapatkan penolakan dari masyarakat Madura dan Jawa Timur imbas dari debat calon wakil presiden yang baru-baru ini dilaksanakan.

Baliho dan spanduk yang tidak diketahui dipasang oleh siapa itu viral sebab narasi spanduk tersebut yang bertuliskan pernyataan penolakan Gibran Rakabuming sebagai calon wakil presiden. Spanduk-spanduk tersebut tersebar di berbagai Kawasan seperti di Bangkalan Madura, Kota Malang, dan di Kabupaten Jember.

Narasi dalam spanduk tersebut beragam, namun menuju kepada satu pernyataan yakni menolak Gibran karena perbuatan miskin etika yang Ia lakukan ketika sedang melakoni debat cawapres kontra Mahfud MD.

Pedagang setempat yang diwawancarai merespon baik baliho yang dipasangkan di sekitar tempatnya ini.
“Ya ini adalah akibat dari seseorang yang gapunya etika dan merendahkan orang yang lebih tua. Ini lah respon kami sebagai masyarakat.” Ucap Sutomo, seorang pedagang di Kabupaten Bangkalan, Madura. (26/1)

Saat ditanyakan kepada masyarakat sekitar mengenai siapa yang melatarbelakangi aksi pemasangan baliho penolakan Gibran ini, mereka mengaku tidak mengetahui. Mereka menyatakan bahwa baliho itu adalah buah dari kelakuan Gibran dan tidak perlu menyalahkan orang yang memasang spanduk tersebut.

Contohnya adalah spanduk bertuliskan “Yang Tidak Beretika Dilarang Masuk Kampung Ini” yang kami temukan di kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur.

“Kepada Gibran, tidak usah nyari orang di balik pemasangan spanduk ini. Ini adalah suara kami, kalau kalian tangkap orang kami maka kami akan lawan” Pungkas Sutomo.

Menurut masyarakat, jelas ini adalah media mereka untuk menyatakan ketidaksetujuan dan kekecewaan mereka terhadap perlakuan Gibran di debat cawapres kemarin.

Ekonomi Kreatif Diperkuat dari Desa Kreatif, Creative Hub, hingga Pasar Global

August 3, 2026

Hilirisasi dan PSN Papua, Pilar Baru Pemerataan Ekonomi Nasional

August 3, 2026

Ekonomi Kreatif Diperkuat dari Desa Kreatif, Creative Hub, hingga Pasar Global

By Kata IndonesiaAugust 3, 20260

Ekonomi Kreatif Diperkuat dari Desa Kreatif, Creative Hub, hingga Pasar Global JAKARTA – Kementerian Ekonomi…

Hilirisasi dan PSN Papua, Pilar Baru Pemerataan Ekonomi Nasional

By Kata IndonesiaAugust 3, 20260

Hilirisasi dan PSN Papua, Pilar Baru Pemerataan Ekonomi Nasional Oleh: Yohanis Mambo Pengakuan dunia internasional…

Hilirisasi Mineral Kritis: Kunci Kedaulatan Baterai, Teknologi, dan Pertahanan

By Kata IndonesiaAugust 3, 20260

Hilirisasi Mineral Kritis: Kunci Kedaulatan Baterai, Teknologi, dan Pertahanan Oleh: Mayessa Anggrain Persaingan global saat…

Pemerintah Percepat Hilirisasi Mineral Kritis dan Tata Kelola Ekspor LTJ

By Kata IndonesiaAugust 3, 20260

Pemerintah Percepat Hilirisasi Mineral Kritis dan Tata Kelola Ekspor LTJ Jakarta – Pemerintah percepat agenda…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.