• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Upaya Tingkatkan SDM Muda Aceh di Berbagai Bidang, BIN Inisiasi Pembangunan Gedung AMANAH

Upaya Tingkatkan SDM Muda Aceh di Berbagai Bidang, BIN Inisiasi Pembangunan Gedung AMANAH

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 7 May 2024

Upaya Tingkatkan SDM Muda Aceh di Berbagai Bidang, BIN Inisiasi Pembangunan Gedung AMANAH

Oleh: Agam Hamzah

Badan Intelijen Negara Republik Indonesia (BIN RI) menginisiasi pembangunan gedung Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat (AMANAH) dalam upaya untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) muda Negeri Rencong tersebut di berbagai bidang.

Sejatinya segenap elemen muda dari berbagai wilayah di Indonesia, termasuk di Aceh memiliki potensi yang sangat luar biasa namun terpendam dalam diri mereka. Sehingga sudah sepatutnya mereka mendapatkan dukungan dan dorongan demi semakin meningkatkan kualitas dan daya saing dari SDM muda itu di berbagai bidang.

Dengan sangat pentingnya peranan para generasi muda dalam pembangunan bangsa, maka menjadikan BIN menginisiasi pembangunan Gedung AMANAH, lantaran dalam program tersebut mampu mewujudkan peningkatan kualitas SDM muda Serambi Mekkah.

Para pemuda Aceh akan banyak mendapatkan pelatihan sangat bermanfaat supaya mereka bisa meningkatkan kemandirian, kompetensi dan profesionalismenya menjadi pelaku wirausaha (entrepreneur) muda, terlebih di era gempuran digitalisasi seperti sekarang ini.

Melalui Program AMANAH inisiasi lembaga pimpinan Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan itu, seluruh generasi muda dari Negeri Rencong akan mendapatkan banyak kiat untuk bisa menjadi pelaku wirausaha muda sukses dala memulai usaha mikro dan kecil (UMK) dengan beragam pelatihan dasar mengenai bagaimana cara mengelola dan memasarkan produk secara digital, termasuk memanfaatkan perkembangan teknologi dalam pengembangan usaha mereka.

Staf Ahli Bidang Keistimewaan Aceh, Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Setdakab Aceh Tengah, Ir. Khaidir menyampaikan bahwa pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tengah sangat mengapresiasi dan mendukung penuh terselenggaranya program AMANAH sebagai salah satu bentuk kegiatan sangat positif yang dapat membangkitkan semangat berwirausaha, utamanya dari kalangan pemuda.

Ketika minat bewirausaha dari para anak muda itu tumbuh, maka mereka akan tertarik memulai usaha dan mengembangkannya dengan berbasis pemanfaatan teknologi digital. Sehingga dengan hal itu, akan berdampak pula pada kemajuan serta peningkatan taraf kesejahteraan masyarakat di Aceh juga.

Membahas salah satu ciri dari suatu daerah atau wilayah yang maju, yakni ketika masyarakatnya sejahtera dan juga jika jumlah dari wirausaha di sana bisa mencapai di atas 2 persen dari jumlah penduduknya.

Sebagai informasi, bahwa sebenarnya Aceh berada pada wilayah yang sangat beruntung karena mereka memiliki dukungan atas sumber daya alam (SDA) begitu melimpah sehingga bisa mendatangkan peluang untuk wirausaha.

Terjadinya realisasi Program AMANAH merupakan bentuk wujud konkret dari komitmen kuat BIN untuk terus memberdayakan para wirausaha muda di Aceh, bahkan lembaga tersebut juga menyediakan pelatihan dengan pembekalan keterampilan generasi muda yang memadai.

Bagaimana berjalannya Program Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat itu dengan banyaknya materi variatif di dalamnya melalui kegiatan pelatihan jelas mampu melahirkan SDM muda berkualitas yang memiliki kompetensi dan daya saing tinggi di era ekonomi digital.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BPPW Aceh Agung Jadi Prakoso mengungkapkan bahwa Gedung Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat berfungsi sebagai sebuah wadag pengembangan dan sekaligus peningkatan kapasitas SDM muda Negeri Rencong itu dalam berbagai bidang.

Beberapa bidang yang akan terus mendapatkan peningkatan pengembangan seperti halnya bidang kreatif, riset dan teknologi, kewirausahaan, industri kreatif, pendidikan, literasi, budaya dan juga bahasa.

Seluruh fasilitas dalam pembangunan Gedung AMANAH benar-benar terpantau dengan sangat baik, bahkan Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Ir. Diana Kusumastuti menyampaikan bahwa pihak kontraktor perlu menambahkan lagi jumlah pekerja mereka hingga sekitar 200 orang lagi.

Penambahan jumlah pekerja itu bertujuan untuk mengejar target waktu penyelesaian proyek serta tetap memperhatikan bagaimana spek dan teknik pembangunannya, sehingga kekokohan dan kehandalan bangunan bisa teruji serta berdungsi sesuai dengan kebutuhannya dengan optimal.

Di sisi lain, Direktur Direktorat Bisnis dan Dana Lestari Universitas Syiah Kuala (USK) sekaligus pakar Nilam Aceh Dr. Syaifullah Muhammad menjelaskan bahwa Program Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat beserta Atsiri Research Ceter (ARC) terus mengadakan kolaborasi secara langsung untuk memberdayakan para pemuda wilayah itu.

Fokus utama dalam pemberdayaan para pemuda tersebut yakni pada produk yang bisa bermanfaat untuk masyarakat secara luas, sehingga nantinya bisa terjual ke pasar atau market dan mendatangkan dampak secara langsung pada perekoomian Serambi Mekkah.

Dalam hal itu, Universitas Syiah Kuala (USK) berhasil melakukan proses inovasi dari hulu hingga ke hilir pada Nilam Aceh melalui Pusat Unggulan Iptek (PUI) Nilam USK yakni Atsiri Research Center (ARC) yang terus melakukan inovasi tersebut berdasarkan dengan bagaimana kebutuhan seluruh masyarakat, khususnya dari petani nilam di wilayah itu.

Berupaya kuat untuk bisa meningkatkan kualitas SDM muda Aceh pada berbagai bidang, BIN kemudian menginisiasi pembangunan Gedung AMANAH sebagai wadah pendidikan dan pelatihan generasi muda untuk semakin berkembang.

*) Mahasiswa Aceh tinggal di Surabaya

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional 

October 26, 2026

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat

October 26, 2026

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional 

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional  Oleh: Bara Winatha Peningkatan kontribusi hilirisasi terhadap investasi dan ekspor membuka peluang strategis bagi penguatan industri nasional di tengah dinamika ekonomi global. Melalui pengolahan sumber daya alam di dalam negeri, Indonesia berpeluang meningkatkan nilai tambah produk, menciptakan lapangan kerja, mengembangkan teknologi, dan memperbesar penerimaan devisa. Namun, keberhasilannya tidak cukup diukur dari pertumbuhan investasi semata, melainkan juga dari kemampuan membangun industri yang produktif, kompetitif, dan berkelanjutan. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa kontribusi investasi hilirisasi mencapai 35 persen pada triwulan III 2026, meningkat dari 26 persen pada 2024. Kenaikan tersebut menunjukkan semakin besarnya peran kegiatan pengolahan dalam struktur investasi nasional sekaligus memperkuat arah pembangunan ekonomi berbasis nilai tambah. Menurut Rosan, investasi perlu menghasilkan manfaat yang lebih luas, terutama penyerapan tenaga kerja, peningkatan kemampuan teknologi, dan penguatan posisi Indonesia dalam rantai pasok global. Pengembangan industri nikel dan baterai kendaraan listrik menjadi salah satu fokus pemerintah. Dalam pelaksanaannya, keseimbangan antara ketersediaan bahan baku, kapasitas pengolahan, dan kebutuhan industri lanjutan harus dijaga agar ekspansi produksi disertai peningkatan kualitas manufaktur. Prospek hilirisasi juga tercermin dalam proyeksi ekspor yang disampaikan Dewan Ekonomi Nasional (DEN). Anggota sekaligus Sekretaris Eksekutif DEN, Septian Hario Seto, memperkirakan nilai ekspor produk hilirisasi mencapai US$50 miliar pada akhir 2026. Angka tersebut meningkat sekitar 45 persen dibandingkan capaian 2024 sebesar US$34,5 miliar. Pertumbuhan diperkirakan terutama berasal dari pengolahan nikel, aluminium, serta komponen baterai litium. Perkembangan tersebut memperlihatkan bahwa basis hilirisasi Indonesia mulai meluas. Septian memperkirakan ekspor produk aluminium mencapai US$7,2 miliar pada 2026, lebih dari dua kali lipat nilai 2024 sebesar US$3,5 miliar. Peningkatan kapasitas produksi dan rencana investasi fasilitas peleburan aluminium atau smelter menjadi faktor pendukung pertumbuhan sektor ini. Di sisi lain, industri baterai menawarkan peluang untuk memperkuat penguasaan teknologi. Indonesia mulai mengembangkan produksi komponen kendaraan listrik, termasuk anoda dan katoda, serta memiliki fasilitas pemurnian litium meskipun tidak mempunyai sumber daya litium domestik. Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan industri dapat ditempuh melalui kemampuan pengolahan, integrasi rantai pasok, dan kerja sama teknologi, bukan semata kepemilikan bahan mentah.…

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat Jakarta – Hilirisasi industri semakin memperkuat perannya…

Penerimaan Negara dari Migas Diproyeksi Lampaui Target 2026

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Penerimaan Negara dari Migas Diproyeksi Lampaui Target 2026 JAKARTA – Peningkatan penerimaan negara dari sektor…

Harga Minyak Menguat, Prospek Pendapatan Negara dari Migas Meningkat

By Kata IndonesiaOctober 25, 20260

Harga Minyak Menguat, Prospek Pendapatan Negara dari Migas Meningkat JAKARTA — Sektor hulu minyak dan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.