• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Tolak Golput Dalam Pemilu Demi Masa Depan Bangsa

Tolak Golput Dalam Pemilu Demi Masa Depan Bangsa

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 13 February 2024

Tolak Golput Dalam Pemilu Demi Masa Depan Bangsa

Oleh : Ridwan Putra Khalan

Menjelang hari pencoblosan pemilihan umum (pemilu), suasana semangat demokrasi merambah di berbagai penjuru Tanah Air. Dari barat hingga ke timur, dari pelosok desa hingga pusat kota, semangat untuk menyukseskan pesta demokrasi lima tahunan itu terasa begitu kental.

Deklarasi Pemilu Damai yang diselenggarakan oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Tengah (Kalteng) dan forkopimda kabupaten/kota se-Kalteng pada 4 Februari lalu tidak hanya sekadar sebuah acara seremonial.

Lebih dari itu, deklarasi tersebut merupakan wujud nyata dari semangat untuk menjaga keutuhan dan kualitas demokrasi di Tanah Air. Melalui kegiatan jalan sehat di Bundaran Besar, Palangka Raya, para pemimpin daerah dan elemen masyarakat menyuarakan komitmen mereka untuk menegakkan kejujuran, keadilan, ketertiban, dan keamanan dalam proses demokrasi yang akan datang.

Gubernur Kalteng, H. Sugianto Sabran, dengan penuh semangat menyampaikan pesan dan harapannya agar pelaksanaan pesta demokrasi pada 14 Februari mendatang berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Ajakan untuk menggunakan hak pilih dan tidak golput menjadi sorotan utama dalam pidatonya.
Beliau menyadarkan bahwa setiap suara yang dipilih di bilik suara nantinya akan sangat menentukan arah kepemimpinan Indonesia selanjutnya. Pemilihan umum bukan sekadar perayaan politik rutin lima tahunan, tetapi juga merupakan kesempatan bagi setiap warga negara untuk menyalurkan aspirasinya dan menentukan masa depan bangsa.
Komitmen untuk menjaga perdamaian selama proses pemilu menjadi fokus utama bagi seluruh elemen masyarakat. Pemerintah daerah turut serta dalam upaya mengamankan tahapan pemilu, bukan hanya sebagai slogan belaka, tetapi juga sebagai upaya konkret untuk menciptakan atmosfer kondusif.
Pentingnya menjaga perdamaian selama proses pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama bagi seluruh warga negara.
Di tempat yang sama, Komandan Korem 102/Panju Panjung Brigjen TNI Iwan Rosandriyanto menekankan bahwa perbedaan pilihan politik adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, ia mengajak masyarakat untuk memastikan bahwa pemilu berlangsung dalam suasana yang aman, nyaman, dan damai, dengan fokus pada esensi pemilu: memilih pemimpin berkualitas untuk masa depan bangsa.
Kehadiran aparat keamanan, seperti yang disampaikan oleh Irwasda Polda Kalteng Kombes Ady Soeseno, merupakan jaminan akan kelancaran proses demokrasi. Ratusan ribu personel telah dikerahkan untuk memastikan pengamanan tidak hanya terfokus di kantor KPU dan Bawaslu, tetapi juga di seluruh wilayah Kalteng, sebagai langkah preventif terhadap potensi gangguan keamanan.
Selain dari pihak pemerintah dan aparat keamanan, peran serta dari elemen masyarakat juga tidak kalah pentingnya. Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng Agustiar Sabran turut memberikan komitmennya untuk mendukung pemilu damai di seluruh wilayah Kalteng.
Dengan suara lantang, ia mengajak semua pihak untuk menjaga kondusivitas, memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat terjaga dengan baik. Hal ini menunjukkan bahwa pemilu damai bukanlah hanya tanggung jawab pemerintah dan aparat keamanan, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama seluruh warga negara.
Peran penting dari pemilih pemula, khususnya Generasi Z (Gen Z), juga tidak dapat diabaikan. Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat dan SDM Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jakarta Pusat, Sahat Dohar Manullang, menekankan bahwa setiap suara memiliki bobot yang sangat besar dalam menentukan masa depan bangsa.
Sebagai pemilih pemula, mereka memiliki tanggung jawab untuk tidak bersikap cuek. Hak dan kedaulatan untuk memberikan kepercayaan kepada calon-calon yang dipilih merupakan hak yang harus digunakan dengan penuh kesadaran.
Penting bagi mereka, serta seluruh masyarakat yang berada di Jakarta, untuk mengurus kepindahan jika diperlukan, sehingga hak pilih tetap dapat digunakan dengan optimal.
Data dari Komisioner KPU DKI Jakarta Fahmi Zikrillah menunjukkan bahwa dari total angka Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilu 2024, sekitar 51 persen adalah kelompok Generasi Z dan milenial. Hal ini menunjukkan betapa besar peran generasi muda dalam menentukan arah demokrasi di negeri ini. Oleh karena itu, ajakan untuk tidak golput sangat penting untuk diperdengarkan.
Pemilu bukanlah sekadar acara rutin lima tahunan, tapi juga merupakan momen penting bagi bangsa ini untuk menunjukkan kedewasaan politiknya. Setiap suara memiliki arti besar dalam menentukan arah bangsa ke depan.
Oleh karena itu, marilah semua bersama-sama mengawal Pemilu ini, menjaga kejujuran, keadilan, dan kedamaian, sehingga hasilnya dapat diterima oleh semua pihak dengan legowo. Tidak golput adalah bentuk tanggung jawab kita sebagai warga negara dalam menentukan masa depan bangsa.
Dalam konteks pernyataan di atas, penting untuk melihat bahwa Pemilu bukan hanya tentang memilih pemimpin baru, tetapi juga tentang membangun fondasi demokrasi yang kuat dan inklusif. Semua elemen masyarakat, dari pemerintah hingga individu, memiliki peran penting dalam menentukan arah demokrasi di negara ini.
Dengan partisipasi aktif dan bertanggung jawab dalam pemilu, kita dapat memastikan bahwa suara rakyat benar-benar didengar dan diwakili dalam pembangunan negara. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama menjaga semangat demokrasi dan memastikan bahwa pemilu berjalan dengan lancar, damai, dan adil. Ayo, gunakan hak pilihmu dengan bijak dan jangan Golput!

)* Penulis adalah kontributor Ruang Baca Nusantara

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi Satuan…

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana *Jakarta* – Pemerintah terus memperkuat sinergi antara…

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi Oleh : Jems Andrian Pemerintah bersama…

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah  Oleh: Ricky Rinaldi Dinamika perekonomian global yang diwarnai tingginya ketidakpastian pasar keuangan internasional, ketegangan geopolitik lintas benua, serta kebijakan suku bunga tinggi di negara-negara maju memicu tekanan yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi tantangan nyata yang memerlukan kecermatan serta presisi strategi kebijakan ekonomi makro secara komprehensif. Dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan tersebut, ketahanan ekonomi nasional tidak ditentukan oleh respon kepanikan jangka pendek, melainkan oleh kekuatan fundamental ekonomi riil dan solidnya koordinasi kebijakan antar-lembaga. Langkah strategis pemerintah bersama otoritas moneter dalam menjaga ketahanan fundamental ekonomi terbukti menjadi benteng utama dalam mempertahankan stabilitas finansial, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan keberlanjutan arus investasi nasional secara inklusif. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia guna meredam dampak gejolak nilai tukar terhadap perekonomian domestik. Menurutnya, APBN menjalankan peran vital sebagai peredam kejutan (shock absorber) untuk melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dari potensi dampak kenaikan harga barang-barang impor (imported inflation). Pengelolaan defisit anggaran secara disiplin, efisiensi belanja negara, serta optimalisasi penerimaan perpajakan dan non-pajak dipastikan tetap terjaga dengan aman guna menopang kepastian iklim usaha dan memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi pasar keuangan global. Suahasil menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat berdaya tahan, didukung oleh laju pertumbuhan ekonomi yang konsisten berada di atas lima persen, tingkat inflasi nasional yang terkendali dalam sasaran target, serta neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus secara beruntun. Pemerintah memberikan kepastian bagi dunia usaha bahwa ketahanan fiskal Indonesia sangat memadai untuk menghadapi guncangan eksternal. Instrumen insentif perpajakan dan kemudahan fasilitas kepabeanan tetap dialokasikan secara tepat sasaran untuk mendukung industri manufaktur berorientasi ekspor serta mendorong penggunaan komponen dalam negeri demi menekan ketergantungan bahan baku impor. Menjaga fundamental ekonomi di tengah tekanan fluktuasi mata uang merupakan wujud tanggung jawab kepemimpinan ekonomi yang matang dan berpandangan jauh ke depan. Pemerintah memberikan penegasan yang jelas kepada publik bahwa stabilitas Rupiah ditopang oleh kekuatan sektor riil dan cadangan devisa yang mencuputi. Ketegasan pemerintah dalam mendorong pendalaman pasar keuangan serta optimalisasi penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam di dalam negeri menjadi instrumen hukum yang sangat krusial untuk memperkuat ketersediaan likuiditas valuta asing di pasar domestik. Penguatan fundamental ini juga diperkokoh melalui pengawasan ketat terhadap efisiensi belanja BUMN dan korporasi swasta yang memiliki kewajiban utang luar negeri. Koordinasi berkala dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan setiap potensi risiko likuiditas terdeteksi dan dimitigasi secara terukur sebelum berdampak pada sektor perbankan nasional. Langkah pencegahan yang terintegrasi ini menjamin bahwa seluruh industri keuangan nasional memiliki bantalan modal yang sangat tebal dalam menghadapi gejolak eksternal. Langkah percepatan penataan ekosistem modal usaha dan daya saing industri dalam negeri ini berjalan selaras dengan dorongan penanaman modal strategis. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan ketahanan fundamental ekonomi nasional menjadi faktor penentu utama yang menjaga kepercayaan para investor global untuk tetap menanamkan modal jangka panjang di Indonesia. Menurutnya, dinamika kurs jangka pendek tidak menyurutkan minat investasi langsung (Foreign Direct Investment) karena daya tarik Indonesia terletak pada besarnya potensi pasar domestik, kelimpahan sumber daya alam, dan ketegasan kebijakan hilirisasi industri.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.