• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Pergerakan Teroris Jelang Natal

Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Pergerakan Teroris Jelang Natal

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 20 December 2023

Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Pergerakan Teroris Jelang Natal

Oleh : Ratih Safira Utami

Seluruh pihak patut terus meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi pergerakan dan manuver yang dilakukan oleh para teroris, terlebih menjelang perayaan Hari Raya Natal 2023.

Peningkatan akan kewaspadaan tersebut juga terus dilakukan oleh personel aparat keamanan, yang senantiasa menggencarkan pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Tidak tanggung-tanggung, bahkan pihak Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Barat (NTB) akan mengerahkan sebanyak 1.335 personel, yang terdiri dari anggota Polda NTB dan gabungan 10 Polres di wilayah tersebut.

Mengenai hal tersebut, Kepala Biro Operasional (Karo Ops) Polda NTB, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Abu Bakar Tertusi mengatakan bahwa pengamanan pada saat Nataru itu dilakukan oleh 404 personel dari Polda NTB, dibantu 52 personel dari Operasi Mantap Brata Polda NTB dan 933 personel dari 10 Polres serta Polresta di NTB.

Jajaran aparat keamanan tersebut akan terus menjaga keamanan secara langsung dengan berbagai cadangan personel dari seluruh Polres masing-masing. Sementara itu, Kapolda NTB, Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Raden Umar Faroq menegaskan bahwa sangat perlu akan pengamanan pada saat perayaan Nataru 2023-2024, yang mana juga berfokus untuk menurunkan tingkat kriminalitas yang mungkin terjadi di masyarakat.

Sangat penting untuk terus memperkuat pengamanan, karena pelaksanaan Nataru selalu menghasilkan peningkatan aktivitas masyarakat berbagai kalangan dan di beberapa tempat seperti halnya tempat ibadah, pusat keramaian dan juga daerah pariwisata.

Selain itu, penting pula untuk melakukan pengamanan di pusat perbelanjaan, mall, perhotelan hingga restoran, termasuk juga pengamanan pada beberapa destinasi wisata mulai dari tingkat lokal sampai internasional. Maka dari itu, pengamanan yang dilakukan oleh aparat keamanan akan dilaksanakan secara komprehensif, mengingat adanya penangkapan terduga teroris yang terjadi belakangan ini.

Diketahui bahwa sebanyak tujuh pelaku terorisme berhasil diamankan oleh Datasemen Khusus 88 Antiteror di NTB, sehingga sangat perlu bagi seluruh pihak, utamanya aparat keamanan menambahkan kewaspadaan secara ekstra. Dalam konteks penangkapan itu, ketujuh pelaku terorisme hendak merencanakan aksi pada malam Natal 2023 dan Pemilu 2024 mendatang.

Apresiasi sangat tinggi patut diberikan pada langkah cepat aparat keamanan yang secara langsung mampu mendeteksi dini adanya pergerakan dari para teroris sehingga mampu dengan cepat langsung menangkap mereka sebagai upaya tindakan preventif. Harapan besar dari masyarakat Indonesia agar seluruh perayaan Nataru bisa terbebas dari ancaman terorisme.

Kejadian teror pada waktu menjelang pelaksanaan Natal dan tahun baru memang kerap kali terjadi. Hal itu tentu terus menjadi pengingat kepada seluruh pihak agar setiap tahunnya jangan sampai ada lagi serangan dari para teroris. Terlebih belakangan juga terus terjadi sinyal penguatan organisasi ISIS, sehingga jelas patut menjadi perhatian serius seluruh pihak agar semakin memperhatikan pergerakan dan masalah terorisme di Indonesia.

Biasanya, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, maka gerakan radikal akan mulai bergerak menyebarkan teror, seperti beberapa diantaranya berfokus menyerang tempat perayaan keagamaan seperti gereja. Mereka akan menyerang dengan menggunakan bom, karena bagi para teroris, tindakan bom bunuh diri adalah sebagai bentuk penebusan dosa karena telah menghalangi para pemeluk agama lain untuk beribadah, terlebih dalam pandangan kelompok radikal bahwa mereka yang menganut agama lain disebut sebagai kelompok kafir yang harus diberangus.

Tempat lain yang biasanya juga kerap menjadi sasaran teror adalah instansi pemerintahan, yang mana sebenarnya para aparat keamanan selama ini terus bekerja dengan sangat keras melakukan tugas penegakan keamanan di masyarakat, seperti kepolisian. Namun dalam konteks tersebut, justru para teroris menganggap bahwa instansi pemerintah merupakan sebuah instansi kafir lantaran tidak menerapkan ajaran pemerintahan sesuai dengan syariat Islam. Sehingga dengan alasan demikian menjadikan mereka tidak ragu melakukan serangan di tempat tersebut.

Selanjutnya, tempat yang juga akan disasar oleh para teroris, yang harus terus mendapatkan kewaspadaan secara ekstra adalah di tempat keramaian seperti mall atau tempat wisata yang banyak dikunjungi oleh masyarakat ketika hendak berlibur merayakan Natal dan Tahun Baru.

Pergerakan dari kaum radikal, intoleran yang berujung pada tindak terorisme memang terus meningkat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2023-2024. Maka dari itu, seluruh pihak hendaknya terus mampu meningkatkan kewaspadaan diri mereka masing-masing agar bisa menghalau ataupun meminimalisir kemungkinan serangan dan jangan sampai hal tidak diinginkan justru terjadi.

)* Penulis adalah Persada Institut

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi Satuan…

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana *Jakarta* – Pemerintah terus memperkuat sinergi antara…

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi Oleh : Jems Andrian Pemerintah bersama…

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah  Oleh: Ricky Rinaldi Dinamika perekonomian global yang diwarnai tingginya ketidakpastian pasar keuangan internasional, ketegangan geopolitik lintas benua, serta kebijakan suku bunga tinggi di negara-negara maju memicu tekanan yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi tantangan nyata yang memerlukan kecermatan serta presisi strategi kebijakan ekonomi makro secara komprehensif. Dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan tersebut, ketahanan ekonomi nasional tidak ditentukan oleh respon kepanikan jangka pendek, melainkan oleh kekuatan fundamental ekonomi riil dan solidnya koordinasi kebijakan antar-lembaga. Langkah strategis pemerintah bersama otoritas moneter dalam menjaga ketahanan fundamental ekonomi terbukti menjadi benteng utama dalam mempertahankan stabilitas finansial, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan keberlanjutan arus investasi nasional secara inklusif. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia guna meredam dampak gejolak nilai tukar terhadap perekonomian domestik. Menurutnya, APBN menjalankan peran vital sebagai peredam kejutan (shock absorber) untuk melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dari potensi dampak kenaikan harga barang-barang impor (imported inflation). Pengelolaan defisit anggaran secara disiplin, efisiensi belanja negara, serta optimalisasi penerimaan perpajakan dan non-pajak dipastikan tetap terjaga dengan aman guna menopang kepastian iklim usaha dan memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi pasar keuangan global. Suahasil menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat berdaya tahan, didukung oleh laju pertumbuhan ekonomi yang konsisten berada di atas lima persen, tingkat inflasi nasional yang terkendali dalam sasaran target, serta neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus secara beruntun. Pemerintah memberikan kepastian bagi dunia usaha bahwa ketahanan fiskal Indonesia sangat memadai untuk menghadapi guncangan eksternal. Instrumen insentif perpajakan dan kemudahan fasilitas kepabeanan tetap dialokasikan secara tepat sasaran untuk mendukung industri manufaktur berorientasi ekspor serta mendorong penggunaan komponen dalam negeri demi menekan ketergantungan bahan baku impor. Menjaga fundamental ekonomi di tengah tekanan fluktuasi mata uang merupakan wujud tanggung jawab kepemimpinan ekonomi yang matang dan berpandangan jauh ke depan. Pemerintah memberikan penegasan yang jelas kepada publik bahwa stabilitas Rupiah ditopang oleh kekuatan sektor riil dan cadangan devisa yang mencuputi. Ketegasan pemerintah dalam mendorong pendalaman pasar keuangan serta optimalisasi penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam di dalam negeri menjadi instrumen hukum yang sangat krusial untuk memperkuat ketersediaan likuiditas valuta asing di pasar domestik. Penguatan fundamental ini juga diperkokoh melalui pengawasan ketat terhadap efisiensi belanja BUMN dan korporasi swasta yang memiliki kewajiban utang luar negeri. Koordinasi berkala dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan setiap potensi risiko likuiditas terdeteksi dan dimitigasi secara terukur sebelum berdampak pada sektor perbankan nasional. Langkah pencegahan yang terintegrasi ini menjamin bahwa seluruh industri keuangan nasional memiliki bantalan modal yang sangat tebal dalam menghadapi gejolak eksternal. Langkah percepatan penataan ekosistem modal usaha dan daya saing industri dalam negeri ini berjalan selaras dengan dorongan penanaman modal strategis. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan ketahanan fundamental ekonomi nasional menjadi faktor penentu utama yang menjaga kepercayaan para investor global untuk tetap menanamkan modal jangka panjang di Indonesia. Menurutnya, dinamika kurs jangka pendek tidak menyurutkan minat investasi langsung (Foreign Direct Investment) karena daya tarik Indonesia terletak pada besarnya potensi pasar domestik, kelimpahan sumber daya alam, dan ketegasan kebijakan hilirisasi industri.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.