Tidak ‘Sowan’ Ke Habib Rizieq, Demokrat Tidak Diundang ke Ijtimak Ulama

JAKARTA, KataIndonesia.com – Pembukaan Ijtima’ Ulama dan tokoh nasional yang diselenggarakan oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-Ulama) di Hotel Peninsula, Jakarta, Jumat (27/7/18) kemarin, mengundang beberapa pimpinan partai politik di luar koalisi Presiden Joko Widodo. Namun, Partai Demokrat tak di undang pada pembukaan acara tersebut.

Hadir dalam pembukaan Ijtima’ Ulama, diantaranya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Presiden PKS Muhammad Sohibul Iman, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra dan Ketua Umum Berkarya Hutomo Mandala Putra alias (Tommy Soeharto)

Partai Demokrat dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak diundang ke acara Ijtimak Ulama dan Tokoh Nasional. SBY tidak diundang karena tidak ‘sowan’ ke Habib Rizieq Syihab di Arab Saudi.

Baca Juga

“Jadi kalau seandainya kemarin itu dari Demokrat khususnya Bapak Susilo Bambang Yudhoyono berkunjung pada Habib Rizieq, undangan pasti keluar. Jadi siapa pun yang telah berkunjung dan dapat sinyal lampu kuning, undangan keluar,” ujar Ketua GNPF-Ulama Yusuf Martak saat jumpa pers di Hotel Peninsula, Jakarta Barat, Sabtu (28/7)

Meski begitu, panitia membuka pintu bagi SBY untuk menghadiri Ijtimak Ulama.

“Nah kalau seandainya dari PD yaitu ketua dewan pembina dan ketua umumya Bapak Susilo Bambang Yudhoyono mempunyai kebesaran hati dan kenegarawanan mau datang ya kita buka pintu, silakan saja. Tapi kami tidak dalam kapasitas mengeluarkan undangan baru,” jelas Yusuf.

Menurut Yusuf, tidak heran jika GNPF-Ulama tak mengundang partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut.

“Jadi siapapun yang telah berkunjung dan dapat sinyal lampu kuning undangan keluar,” ungkapnya.

Selain itu, Yusuf menegaskan, tokoh parpol yang diundang dalam Ijtima’Ulama ini juga harus mempunyai kesamaan vis-misi.  Tujuannya agar ada kesamaan pandangan. Mereka yang datang, tandas Yusuf, adalah salah orang-orang yang selalu bersama GNPF-Ulama.

Sebelumnya Habib Rizieq menyampaikan pesannya di Ijtimak Ulama. Rizieq meminta Koalisi Keumatan yang digagasnya harus merangkul partai-partai potensial, termasuk Partai Demokrat yang disebutnya ‘besar’.

“Kita wajib rangkul erat partai baru seperti Partai Idaman dan Berkarya yang kreatif dan potensial. Dan kita harus rangkul partai baru, apalagi partai besar seperti Partai Demokrat,” kata Habib Rizieq dalam pesan suaranya ke peserta Ijtimak Ulama di Hotel Peninsula, Jumat (27/7).

 

LAPORAN: RUSDIL FIKRI

Related Posts

Add New Playlist