JAKARTA, KataIndonesia.com – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah menerbitkan laporan keuangan tahun 2017 yang mencapai opini wajar tanpa pengecualian (WTP). Aset PLN selama tahun 2017 mencapai Rp1.335 triliun. Atau meningkat mencapai 250% dari tahun 2014.

Direktur Human Capital Management (HCM) PT PLN (Persero) Muhammad Ali mengatakan peningkatan aset ini terjadi sebab sempat dilakukan reevaluasi aset pada tahun 2015 dengan tujuan meingkatkan kemampuan pendanaan PLN.

“PLN telah menerbitkan laporan keuangan tahun 2017 dengan opini wajar tanpa pengecualian,” kata Muhamad Ali di Jakarta, Rabu (28/3).

Advertisement

Selain itu pendapatan usaha meningkat sebesar Rp255,29 triliun atau naik 14.6% dibanding tahun sebelumnya. Peningkatan pendapatan usaha perseroan meningkat dengan adanya pertumbuhan penjualan mencapai 7,1 Twh sepanjang tahun 2017 dibanding tahun 2016 silam.

Sejalan dengan pertumbuhan produksi listrik itu. Beban usaha perusahaan tahun 2017 naik mencapai Rp21,02 triliun atau 8,30% menjadi Rp275,47 triliun.

Ia menambahkan bahwa selama 3 tahun terakhir ini. PLN berhasil menghilangkan defisit-defisit listrik yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Jika dulu menurut dia masih terjadi pemadaman bergilir. Seperti di daerah Sumatera utara, dan beberapa daerah lain. Sekarang sudah tidak terjadi lagi.

“Harapan kami cadangan listrik tersebut dapat digunakan semaksimal mungkin untuk pembangunan di daerah,” pungkasnya.

 

LAPORAN: FAJRIN HAKIM

Info Lomba Terbaru