<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kasus covid Archives - Kata Indonesia</title>
	<atom:link href="https://kataindonesia.com/tag/kasus-covid/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kataindonesia.com/tag/kasus-covid/</link>
	<description>Dengar Baca Viral</description>
	<lastBuildDate>Sat, 12 Jun 2021 10:05:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.6</generator>

<image>
	<url>https://kataindonesia.com/wp-content/uploads/2017/12/cropped-icon-01-32x32.png</url>
	<title>Kasus covid Archives - Kata Indonesia</title>
	<link>https://kataindonesia.com/tag/kasus-covid/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemda Harus Proaktif Antisipasi Kenaikan Kasus Covid-19</title>
		<link>https://kataindonesia.com/pemda-harus-proaktif-antisipasi-kenaikan-kasus-covid-19/</link>
					<comments>https://kataindonesia.com/pemda-harus-proaktif-antisipasi-kenaikan-kasus-covid-19/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Kata Indonesia]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Jun 2021 10:05:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus covid]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kataindonesia.com/?p=25661</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh : Alfisyah Dianasari Kasus Covid-19 di Indonesia belum berakhir, hal ini tentu saja membuat pemerintah pusat hingga pemerintah daerah mengambil langkah proaktif untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Demak dan wilayahnya yang berbatasan dengan Kabupaten Kudus agar menyiapkan berbagai tindakan antisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19. [...]</p>
<p>The post <a href="https://kataindonesia.com/pemda-harus-proaktif-antisipasi-kenaikan-kasus-covid-19/">Pemda Harus Proaktif Antisipasi Kenaikan Kasus Covid-19</a> appeared first on <a href="https://kataindonesia.com">Kata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh : Alfisyah Dianasari</p>
<p>Kasus Covid-19 di Indonesia belum berakhir, hal ini tentu saja membuat pemerintah pusat hingga pemerintah daerah mengambil langkah proaktif untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19.</p>
<p>Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Demak dan wilayahnya yang berbatasan dengan Kabupaten Kudus agar menyiapkan berbagai tindakan antisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19.</p>
<p>Tiga hal yang harus disiapkan Pemkab Demak, yaitu isolasi terpusat, penambahan tempat tidur dan pelibatan seluruh komponen masyarakat dalam penanganan Covid-19.</p>
<p>Menurutnya, skenario terburuk yang bisa terjadi adalah lonjakan kasus Covid-19 dan Pemkab Demak mengalami kesulitan sehingga Pemprov Jateng bisa mengintervensi dan menjemput pasien untuk dibawa ke isolasi terpusat.<br />
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menyiapkan tempat karantina untuk menangani lonjakan jumlah kasus Covid-19 yang terjadi di beberapa daerah.</p>
<p>Saat mengunjungi fasilitas kamar karantina di STIE Bank Jateng di Semarang, Ganjar mengatakan ini ruangan yang dipersiapkan dulu pada saat Covid-19 muncul, tempatnya bagus dan belum pernah dipakai.</p>
<p>Di lokasi tersebut, Ganjar memeriksa satu per satu bilik dan tempat tidur isolasi, serta fasilitas seperti perlengkapan alat pelindung diri bagi tenaga medis yang akan bertugas.</p>
<p>Ganjar mengatakan, tempat tersebut sudah siap untuk digunakan sebagao tempat isolasi terpusat dalam menangani kasus Covid-19.<br />
Rencananya, tempat karantina yang belum digunakan tersebut akan dimanfaatkan untuk mengisolasi pasien Covid-19 dari Kabupaten Kudus dan sekitarnya.</p>
<p>Gubernur Ganjar pun kemudian meminta kepada pemerintah kabupaten/kota lainnya untuk terus bergotong royong membantu penanganan Covid-19.</p>
<p>Selain itu Ganjar juga meminta kepada rumah sakit (RS) bersiaga untuk mengantisipasi lonjakan kasus virus corona atau Covid-19 pasca libur lebaran.</p>
<p>Dirinya juga menjelaskan langkah antisipasi penyebaran Covid-19 saat libur lebaran sudah dilakukan salah satunya menutup tempat wisata. Total ada 178 destinasi wisata di Jawa Tengah yang ditutup agar tidak ada kerumunan wisatawan.</p>
<p>Selain itu, Ganjar juga mengusulkan bahwa pintu masuk Indonesia diperketat dengan mengantisipasi sebaran varian baru virus corona B117.</p>
<p>Dimana terdapat 2 orang warga Karawang yang dikabarkan telah tertular virus tersebut.<br />
Menurutnya, pencegahan varian baru virus corona terebut dapat dilakukan di pintu masuk wilayah Indonesia. Kalau perlu pintu-pintu masuk ke Indonesia diperketat.</p>
<p>Di tempat berbeda, Kabupaten Kudus merupakan salah satu daerah yang mengalami lonjakan kasus Covid-19 pasca lebaran, hal tersebut disebabkan oleh banyaknya keluarga dan tetangga yang melakukan anjangsana pada keluarga dan tetangga tanpa mengindahkan protokol kesehatan, kenaikan kasus tersebut juga disuplai oleh jumlah pengunjung tempat wisata yang meingkat dan ziarah kubur yang tidak terbendung.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi menyatakan kesiapannya dalam memberikan bantuan kepada forum koordinasi pimpinan daerah (forkompinda) Kabupaten Kudus dalam rangka penanganan kasus Covid-19, yang saat ini kasusnya melonjak hingga 806 kasus aktif Covid-19.</p>
<p>Ia mengatakan bahwa keselamatan rakyat merupakan hukum yang tertinggi, sehingga forkopimda Kudus diminta untuk tidak ragu dalam melakukan tugas-tugas untuk mencegah penularan Covid-19 semakin luas.</p>
<p>Kapolda juga menghimbau kepada warga yang dinyatakan positif untuk melakukan isolasi mandiri dan menjaga kesehatan diri sendiri dan tidak keluyuran. Petugas posko PPKM Mikro juga harus mengawasi dan setiap dua kali dalam seharai dicek kondisi kesehatan, makan minumnya, obat-obatan dan vitamin.</p>
<p>Sementara itu, Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan kasus Corona di Kudus masih tinggi. Menurutnya kenaikan angka baru dalam sehari karena ada tumpukan hasil tes swab di rumah sakit.</p>
<p>Hartopo menargetkan, dalam dua pekan ke depan, kasus Covid-19 harus mulai menurun. Ia juga menuturkan bahwa kapasitas rumah sakit bagi pasien Covid-19 masih aman dengan keterisian mencapai 60 persen.</p>
<p>Dirinya mengaku bahwa lonjakan tersebut tak lepas dari kebiasaan masyarakat di Kudus pasca lebaran. Terutama dengan adanya kegiatan kunjungan kepada sanak saudara. Meski demikian Hartopo mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan pengetatan demi menekan laju lonjakan Covid-19.</p>
<p>Antisipasi terhadap kemungkinan lonjakan kasus Covid tentu harus dilaksanakan, apalagi sangat sulit menghentikan mobilisasi masyarakat yang memiliki tradisi berkunjung dan berziarah.</p>
<p>Penulis adalah warganet tinggal di Depok</p>
<p>The post <a href="https://kataindonesia.com/pemda-harus-proaktif-antisipasi-kenaikan-kasus-covid-19/">Pemda Harus Proaktif Antisipasi Kenaikan Kasus Covid-19</a> appeared first on <a href="https://kataindonesia.com">Kata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kataindonesia.com/pemda-harus-proaktif-antisipasi-kenaikan-kasus-covid-19/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mewaspadai Kenaikan Kasus Positif Covid-19 di Indonesia</title>
		<link>https://kataindonesia.com/mewaspadai-kenaikan-kasus-positif-covid-19-di-indonesia/</link>
					<comments>https://kataindonesia.com/mewaspadai-kenaikan-kasus-positif-covid-19-di-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Kata Indonesia]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jun 2021 16:14:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus covid]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kataindonesia.com/?p=25302</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh : Shalahudin Al Ayubi Setelah libur lebaran kita akan dihadapkan dengan libur sekolah, di mana momen liburan adalah momen yang kerap diiringi dengan kenaikan kasus positif covid-19. Masyarakat pun diminta waspada dan tetap patuh pada Protokol Kesehatan (Prokes). Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani juga turut waspada terhadap lonjakan kasus Covid-19. Lantaran tak lama lagi [...]</p>
<p>The post <a href="https://kataindonesia.com/mewaspadai-kenaikan-kasus-positif-covid-19-di-indonesia/">Mewaspadai Kenaikan Kasus Positif Covid-19 di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://kataindonesia.com">Kata Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh : Shalahudin Al Ayubi</p>
<p>Setelah libur lebaran kita akan dihadapkan dengan libur sekolah, di mana momen liburan adalah momen yang kerap diiringi dengan kenaikan kasus positif covid-19. Masyarakat pun diminta waspada dan tetap patuh pada Protokol Kesehatan (Prokes).</p>
<p>Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani juga turut waspada terhadap lonjakan kasus Covid-19. Lantaran tak lama lagi akan ada libur anak sekolah yang berpotensi memicu kenaikan kasus Covid-19.</p>
<p>Pada kesempatan sebelumnya, Ketua Sub Bidang Data dan Informasi Teknologi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 (STPC-19) Dewi Nuraisyah menyebut adanya tren kenaikan kasus positif Covid-19 dalam enam hari terakhir.</p>
<p>Dewi menuturkan, pada tanggal 22 Mei 2021 lalu, jumlah kasus terkonfirmasi covid-19 telah berada pada angka 91,240 atau sekitar 5,15 persen, sudah turun 48,4 persen dari puncak. Dalam enam hari terakhir kita sudah bisa melihat akan adanya tren kenaikan.</p>
<p>Dalam rapat koordinasi dengan topik ‘pencegahan dan antisipasi lonjakan kasus pasca idul fitri’, dirinya mengatakan jika biasanya mengalami penurunan, ini dalam satu minggu terakhir sudah bertambah kasus aktif sebesar 440 kasus dalam enam hari terakhir.</p>
<p>Kemudian terkait dengan angka kematian, saat ini angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia telah berada di angka 2,8 persen, kemudian pada hari ini sudah turun 2,78 persen. Namun, tetap angka ini masih cukup tinggi karena sebelumnya Indonesia masih memiliki target kalau bisa terus diturunkan jauh di bawah 2,78 persen.</p>
<p>Adapun dengan angka kesembuhan saat ini di angka 92,06 persen, masih terus bergerak naik. Kemudian, angka pemeriksaan spesimen sebagaimana disampaikan pada pekan lalu sempat melihat terdapat ten penurunan kemungkinan disebabkan karena operasional laboratorium terbatas pada saat libur panjang.</p>
<p>Tetapi kemudian pada pekan ini kembali terjadi kenaikan sehingga angka perbandingan rata-rata jumlah spesimen yang diperiksa pada bulan Mei dan April tidak terlalu jauh berbeda yakni kurang lebih 62 ribu spesimen diperiksa setiap harinya.</p>
<p>Pada kesempatan berbeda, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengingatkan kepada seluruh pihak untuk mewaspadai tren kenaikan kasus Covid-19 secara global, termasuk di kawasan Asia Tenggara yang mengalami lonjakan kasus baru paling tinggi hingga 19 persen pada kurun 25 April hingga 2 Mei 2021.</p>
<p>Retno juga memaparkan, kawasan Asia Tenggara yang dalam terminologi WHO terdiri dari negara India, Indonesia, Nepal, Bangladesh, Srilangka, Thailand, Maldives, Timor Leste, Myanmar, Bhutan, mengalami kenaikan kasus tertinggi, yaitu 19 persen dilihat dari kurun waktu sepekan sampai 2 Mei 2021.</p>
<p>Menurut WHO, kenaikan kasus Covid-19 secara global dalam kurun waktu satu pekan sejak 25 April hingga 2 Mei 2021 mencapai 5,7 kasus per pekan atau lebih tinggi jika dibandingkan dengan jumlah kasus pada enam bulan pertama pandemi.</p>
<p>Dirinya mengatakan berdasarkan perkembangan kasus terbaru ini, kenaikan kasus di kawasan Asia Tenggara mencapai 47 persen dari kasus baru dunia.</p>
<p>Guna mencegah semakin tingginya tingkat penularan Covid-19, Retno mengingatkan agar seluruh pihak tidak lengah dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Kedisiplinan ini tentu wajib diterapkan demi menekan angka penularan covid-19.</p>
<p>Ia juga menyampaikan bahwa dukungan setiap lapisan masyarakat tetap diperlukan untuk melindungi diri dan lingkungan dari Covid-19. Dukungan masyarakat dapat dilakukan dengan menyukseskan program vaksinasi dan tetap mematuhi protokol kesehatan.</p>
<p>Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan beberapa peringatan mengenai penyebaran Covid-19 di Indonesia. Jokowi meminta kepada kepala daerah untuk tetap mewaspadai kasus Covid-19 setelah Lebaran.</p>
<p>Jokowi berpesan kemungkinan adanya potensi kenaikan kasus positif Covid-19 setelah libur lebaran dan periode mudik 2021. Hal itu dikarenakan ada sekitar 1,5 juta masyarakat yang masih nekat mudik ke kampung halaman, meski sudah dilarang.</p>
<p>Jokowi juga menuturkan, terdapat 15 provinsi yang tercatat mengalami lonjakan kasus positif covid-19.</p>
<p>Dari 15 provinsi, enam diantaranya dari Pulau Sumatera. Keenam daerah yang mengalami lonjakan kasus Covid-19 tersebut adalah; Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi dan Bagka Belitung.</p>
<p>Hal ini menunjukkan bahwa kita harus waspada terhadap kenaikan kasus terkonfirmasi positif Covid-19, apalagi di negara-negara tetangga sudah mulai terjadi lonjakan kasus secara drastis.</p>
<p>Penulis adalah kontributor Lingkar Pers dan Mahasiswa Cikini</p>
<p>The post <a href="https://kataindonesia.com/mewaspadai-kenaikan-kasus-positif-covid-19-di-indonesia/">Mewaspadai Kenaikan Kasus Positif Covid-19 di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://kataindonesia.com">Kata Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kataindonesia.com/mewaspadai-kenaikan-kasus-positif-covid-19-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
