• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Sport»Sulawesi Tengah Siap Gelar FORNAS IX 2027

Sulawesi Tengah Siap Gelar FORNAS IX 2027

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 2 August 2025

Penyerahan bendera pataka FORNAS di serahkan oleh Ketua Umum KORMI Nasional, Adil Hakim, kepada Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, dalam sebuah prosesi di Hotel Lombok Astoria, Mataram, Nusa Tenggara Barat, Jumat malam (1/8/2025). Seremoni penutupan resmi FORNAS VIII yang digelar pada Jumat malam (1/8/2025) di Eks Bandara Selaparang, Mataram.

Penutupan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka bersama Menpora dan Ketua Umum KORMI Nasional Bapak Adil hakim.Penutupan FORNAS VIII Memiliki amanah besar untuk mengolahragakan masyarakat dan membuat Indonesia bahagia,” ujar Gubernur Dr.Anwar Hafid usai menerima pataka.

Ia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada KORMI Nasional atas kepercayaan yang diberikan, dan menyebut kepercayaan ini sebagai sebuah “rezeki dari Allah SWT” bagi masyarakat Sulawesi Tengah.

“Kami siap menjadi tuan rumah terbaik. Kami ini BERANI dan petarung. Kami akan buktikan kepada Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden bahwa Sulawesi Tengah bisa menjadi tuan rumah FORNAS terbaik sepanjang sejarah,”tegasnya.

Lebih dari sekadar menjadi tuan rumah, Ia juga menegaskan bahwa Sulteng juga membidik gelar juara umum pada FORNAS 2027. “Kami siap mengibarkan panji-panji KORMI di Sulawesi Tengah. KORMI akan berjaya, gemilang, dan dicintai masyarakat Indonesia,”pungkasnya.

Ketua Umum KORMI Nasional Adil Hakim dalam sambutannya mengatakan bahwa KORMI Daerah dan juga seluruh Inorga (Induk Organisasi Olahraga) yang bernaung di bawah KORMI merupakan bagian dari masyarakat yang tumbuh secara mandiri. Ia menyebut bahwa Sulawesi Tengah memiliki semua potensi yang dibutuhkan untuk menyelenggarakan event nasional.

“Saya yakin, budaya, alam, dan masyarakat Sulawesi Tengah sudah sangat siap. Kita punya dua tahun untuk mempersiapkan semuanya secara matang,” KORMI Nasional, menambahkan bahwa penyerahan pataka merupakan bagian dari rangkaian resmi penutupan FORNAS VIII NTB tahun 2025. Penyerahan ini telah disepakati bersama antara Setwapres, Kemenpora, dan jajaran KORMI Nasional sejak gladi resik. Ia juga menjelaskan bahwa penunjukan tuan rumah FORNAS IX dilakukan melalui proses open bidding sejak 1 Juli 2025, dan Sulawesi Tengah ditetapkan berdasarkan hasil mekanisme resmi KORMI Nasional.

Dalam acara tersebut turut hadir Bupati Donggala Vera Laruni, Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulawesi Tengah Drs. Irvan Aryanto, M.Si, serta Ketua KORMI Sulawesi Tengah H. Saifullah Djafar, M.Si. Dengan diterimanya bendera pataka, Sulawesi Tengah kini mengemban tanggung jawab besar menyukseskan FORNAS IX. Harapan pun melambung, perhelatan olahraga masyarakat dua tahun mendatang tak hanya akan menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum mempererat kebersamaan dalam keberagaman Indonesia.
KORMI Nasional menyatakan, penunjukan Sulawesi Tengah sebagai tuan rumah Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) IX tahun 2027 telah dilakukan sesuai mekanisme dan aturan organisasi.

Hal ini ditegaskan oleh pihak KORMI Nasional, penetapan tersebut mengacu pada Anggaran Rumah Tangga (ART) KORMI, khususnya BAB VIII poin 2 yang menyatakan bahwa FORNAS di tingkat nasional merupakan tanggung jawab penuh dari Pengurus KORMI Nasional.

Lebih lanjut, pihak KORMI Nasional menjelaskan bahwa proses penetapan tempat penyelenggaraan FORNAS IX juga merujuk pada Pasal 31 Ayat 2 ART KORMI, yang menyebutkan bahwa salah satu tugas rapat kerja adalah membahas dan memutuskan lokasi penyelenggaraan FORNAS.
“Seluruh rangkaian proses, termasuk penyerahan bendera pataka sebagai bagian dari closing ceremony FORNAS VIII NTB 2025, telah disepakati secara kolektif oleh berbagai pihak seperti Sekretariat Wakil Presiden, Protokol Kemenpora, Protokol Wapres, Protokol Gubernur NTB, serta KORMI Nasional dan Provinsi,”.
KORMI Nasional juga menambahkan pemilihan tuan rumah FORNAS IX dilakukan melalui mekanisme open bidding.

Megaproyek PLTS: Indonesia Berani Menjemput Masa Depan Energi Bersih 

August 30, 2026

PLTS 100 GWp, Lompatan Peradaban Energi Indonesia

August 29, 2026

Megaproyek PLTS: Indonesia Berani Menjemput Masa Depan Energi Bersih 

By Kata IndonesiaAugust 30, 20260

Megaproyek PLTS: Indonesia Berani Menjemput Masa Depan Energi Bersih  Oleh: Catur Ronggo Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp) yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto di Bali pada 25 Agustus 2026 layak dibaca sebagai salah satu langkah konkrit dalam membangun kemandirian energi. Target tersebut bukan sekadar menambah kapasitas pembangkit, tetapi juga menunjukkan perubahan cara pandang pemerintah: energi bersih ditempatkan sebagai instrumen ketahanan nasional, penguatan industri, penciptaan lapangan kerja, dan pengurangan ketergantungan pada energi fosil. Presiden Prabowo menargetkan pembangunan PLTS 100 GWp dapat diselesaikan dalam tiga tahun. Tenggat agresif menunjukkan pemerintah ingin mempercepat eksekusi, bukan membiarkan transisi energi berhenti pada dokumen perencanaan. Target itu sekaligus menjadi tantangan koordinasi bagi kementerian, PLN, pelaku usaha, dan seluruh ekosistem energi nasional untuk mengubah potensi surya Indonesia menjadi kapasitas listrik yang nyata. Pilihan energi surya memiliki dasar yang kuat. Pemerintah mencatat potensi energi surya Indonesia mencapai sekitar 3.294 GWp, sementara kapasitas terpasang hingga April 2026 baru sekitar 1,5 GWp. Kesenjangan tersebut memperlihatkan besarnya ruang yang masih dapat dimanfaatkan. Karena itu, megaproyek 100 GWp bukan hanya proyek infrastruktur, melainkan upaya mengubah sumber daya alam yang selama ini belum optimal dimanfaatkan menjadi kekuatan ekonomi dan energi nasional. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memperkirakan kebutuhan investasi untuk keseluruhan program mencapai sekitar 73 miliar dolar AS atau lebih dari Rp1.140 triliun. Nilai tersebut memang sangat besar, tetapi harus dilihat sebagai investasi jangka panjang untuk memperkuat fondasi energi nasional. Bahlil juga memperkirakan program ini dapat menciptakan sekitar 5,52 juta lapangan kerja dan menghasilkan efisiensi subsidi energi hingga Rp73,9 triliun setiap tahun. Dengan demikian, belanja pembangunan diarahkan untuk menghasilkan manfaat ekonomi yang lebih luas. Besarnya kebutuhan investasi juga membuka ruang kolaborasi antara negara dan sektor swasta. Pemerintah menyiapkan skema Independent Power Producer bagi investor yang mampu menawarkan harga listrik kompetitif. Apabila tidak terdapat penawaran yang memenuhi prinsip efisiensi, pemerintah menyiapkan opsi pembangunan melalui Danantara. Pola ini menunjukkan negara tetap memegang kendali strategis, sekaligus membuka kesempatan bagi modal dan kemampuan usaha untuk mempercepat pembangunan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pembangunan dilakukan bertahap agar pelaksanaan dapat dikawal secara terukur. Tahap awal diarahkan pada 17 GWp, dilanjutkan 18 GWp, kemudian sekitar 35 GWp pada fase berikutnya, sementara kapasitas sisanya akan ditetapkan melalui tahapan lanjutan. Peta jalan tersebut penting karena proyek sebesar 100 GWp membutuhkan kesiapan lahan, jaringan transmisi, pembiayaan, teknologi penyimpanan, serta koordinasi lintas sektor.…

PLTS 100 GWp, Lompatan Peradaban Energi Indonesia

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

PLTS 100 GWp, Lompatan Peradaban Energi Indonesia Oleh : Radjiman Arif Indonesia sedang memasuki babak…

Daulat Energi Mendekat, Megaproyek PLTS Disiapkan Serap 5,52 Juta Tenaga Kerja

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

Daulat Energi Mendekat, Megaproyek PLTS Disiapkan Serap 5,52 Juta Tenaga Kerja JAKARTA – Pemerintah di…

Pemerintah Dorong PLTS 100 GWp untuk Hemat Subsidi Rp73,9 Triliun

By Kata IndonesiaAugust 29, 20260

Pemerintah Dorong PLTS 100 GWp untuk Hemat Subsidi Rp73,9 Triliun JAKARTA – Pemerintah terus mempercepat…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.