Dalam rangka mendukung program kesehatan anak nasional, kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) kembali diselenggarakan pada bulan Agustus tahun ini. Program rutin tahunan ini merupakan hasil kolaborasi langsung antara SDI Darunnajah Ulujami Jakarta dengan Dinas Kesehatan (melalui unit kesehatan Ulujami) guna memastikan setiap siswa mendapatkan perlindungan kesehatan yang optimal.
Koordinator Unit Kesehatan Sekolah (UKS) SDI Darunnajah Ulujami, Ibu Risna Novianti (Ibu Novi), menjelaskan bahwa inisiatif dan arahan pelaksanaan imunisasi ini diinisiasi oleh pemerintah melalui Dinas Kesehatan. Pihak sekolah berperan aktif dalam memfasilitasi jalannya kegiatan dengan mengoordinasikan, mengumpulkan, dan mengarahkan para siswa di lingkungan sekolah.
“Kegiatan ini memang merupakan agenda rutin setiap bulan Agustus dalam rangka Bulan Imunisasi Anak Sekolah. Begitu pemerintah sudah menggalakkan programnya, Dinas Kesehatan akan menghubungi pihak sekolah, dan kami secara penuh memfasilitasi pelaksanaannya di sini,” ujar Ibu Novi.
Pada pelaksanaan BIAS tahun ini di SDI Darunnajah Ulujami, program imunisasi ditujukan kepada tiga kelompok sasaran utama dengan rincian sebagai berikut:
Siswa Kelas 1: Pemberian imunisasi MR (Measles-Rubella) dengan jumlah penerima sekitar 125 anak.
Siswa Kelas 5 (Putra dan Putri): Pemberian imunisasi lanjutan dengan jumlah penerima sekitar 50 anak.
Siswa Kelas 6 (Khusus Putri): Pemberian imunisasi HPV (Human Papillomavirus) yang berfokus pada pencegahan kanker serviks, dengan jumlah penerima sekitar 25 anak.
Guna memastikan kenyamanan dan kelancaran prosedur, pelaksanaan imunisasi ditempatkan di ruangan yang berbeda-beda. Selain imunisasi untuk kelas-kelas target tersebut, pihak sekolah juga memfasilitasi pemeriksaan kesehatan umum yang diwajibkan bagi seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6.
Ibu Novi menekankan bahwa pemberian imunisasi ini merupakan langkah yang sangat esensial bagi anak-anak usia sekolah dasar. “Imunisasi ini sangat penting sebagai tindakan pencegahan penyakit. Anak-anak pada usia ini masih sangat rentan, sehingga mereka membutuhkan pembentukan kekebalan tubuh yang kuat sejak dini untuk mencegah penyakit dengan risiko tinggi,” tegasnya.
Suasana pelaksanaan imunisasi diwarnai dengan dinamika yang wajar terjadi pada anak-anak. Menghadapi siswa yang merasa takut atau menangis saat hendak disuntik, para guru bersama tim tenaga kesehatan melakukan pendekatan persuasif dengan sabar membujuk dan menenangkan mereka agar proses medis dapat diselesaikan dengan baik.
Melalui pelaksanaan program BIAS ini, diharapkan seluruh peserta didik SDI Darunnajah Ulujami dapat memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih tangguh, terhindar dari penyakit menular yang berbahaya, serta dapat terus mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan kondisi kesehatan yang prima.