• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Ramadhan Ajarkan Kendali Diri, Jangan Terjebak Judi Daring Lagi

Ramadhan Ajarkan Kendali Diri, Jangan Terjebak Judi Daring Lagi

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 20 March 2025

Bulan suci Ramadhan menjadi waktu yang tepat bagi umat Islam untuk berbenah diri, memperbaiki kebiasaan buruk, dan meningkatkan ketakwaan. Salah satu kebiasaan yang harus ditinggalkan adalah judi daring atau judi online, sebuah praktik yang bukan hanya merugikan secara finansial tetapi juga menghancurkan moral dan kehidupan sosial.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Perjudian daring semakin marak dan menjadi perhatian serius pemerintah. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa praktik ini bukan sekadar perjudian, melainkan lebih menyerupai bentuk penipuan. Berdasarkan data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) tahun 2024, mekanisme algoritma yang diterapkan dalam judi online sengaja dirancang agar pengguna selalu berada dalam posisi yang dirugikan. Pemerintah pun mengajak akademisi serta mahasiswa untuk turut serta dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya perjudian daring.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pandangan ini selaras dengan yang disampaikan oleh Ustaz Muhamad Abror, M.A., seorang akademisi di Ma’had Aly Sa’iidushidiqiyah Jakarta. Ia menekankan bahwa larangan berjudi secara tegas disebutkan dalam Al-Qur’an, di mana perintah untuk menjauhi judi adalah mutlak. Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa perjudian bukan sekadar permainan, melainkan sebuah perangkap yang berujung pada kehancuran hidup pelakunya. Harapan palsu yang diciptakan judi hanya akan membawa para penjudi ke jurang kesengsaraan. Ustaz Abror juga menyoroti bahwa tidak ada seorang pun yang menjadi kaya karena judi, justru yang terjadi adalah harta terkuras, utang menumpuk, dan hubungan keluarga yang hancur akibat kecanduan berjudi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Keberadaan judi online semakin mengkhawatirkan karena sifatnya yang lebih mudah diakses dibandingkan dengan judi konvensional. Jika perjudian tradisional masih memiliki hambatan berupa lokasi dan pengawasan sosial, maka perjudian daring dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja, hanya dengan perangkat digital dan koneksi internet. Keadaan ini membuat banyak orang, termasuk anak muda, semakin rentan terhadap jerat judi online. Sifatnya yang tertutup dan anonim semakin memperburuk dampak negatifnya karena seseorang bisa kecanduan tanpa terdeteksi oleh keluarga maupun lingkungan sekitar.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dosen Fakultas Hukum Universitas Nasional, Assoc Prof Dr Sulistyowati, S.H., M.H., menguraikan berbagai dampak buruk yang ditimbulkan oleh judi online. Menurutnya, perjudian daring tidak hanya memicu kecanduan dan masalah ekonomi, tetapi juga dapat meningkatkan angka kriminalitas serta menciptakan stigma sosial bagi para pelakunya. Selain itu, dari perspektif kesehatan mental, banyak penjudi yang mengalami gangguan psikologis akibat tekanan finansial dan rasa bersalah yang mereka alami.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Islam secara jelas melarang segala bentuk perjudian, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an, khususnya dalam Surat Al-Baqarah ayat 219 dan Surat Al-Maidah ayat 90-91. Larangan ini juga ditegaskan dalam hadis Nabi Muhammad SAW yang menyamakan judi dengan perbuatan haram lainnya, seperti mengonsumsi makanan najis. Bahkan, fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No. 11 Tahun 2020 telah menegaskan bahwa segala bentuk transaksi perjudian, termasuk yang dilakukan melalui aplikasi digital, hukumnya haram.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Melihat dampak yang begitu besar, momentum Ramadhan menjadi kesempatan emas bagi umat Islam untuk menjauhkan diri dari praktik judi online. Bulan suci ini merupakan waktu di mana setiap individu diajak untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah, menahan hawa nafsu, dan meningkatkan kualitas diri. Jika seseorang mampu menahan lapar dan dahaga saat berpuasa, maka seharusnya ia juga mampu menahan diri dari godaan judi yang hanya akan membawa kerugian.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Selain sebagai ajang introspeksi, Ramadhan juga menawarkan kesempatan untuk memperbaiki kebiasaan dan membangun disiplin diri. Para pecandu judi online dapat memanfaatkan bulan ini sebagai awal perubahan dengan meningkatkan aktivitas ibadah dan menjauhkan diri dari hal-hal yang dapat memicu keinginan untuk berjudi. Dengan lebih banyak membaca Al-Qur’an, mengikuti kajian keagamaan, serta memperbanyak amal ibadah, seseorang dapat mengalihkan pikirannya dari kecanduan judi menuju hal-hal yang lebih positif.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tak hanya individu, keluarga dan lingkungan sekitar juga memiliki peran penting dalam memberantas judi online. Para orang tua harus lebih waspada terhadap aktivitas daring anak-anak mereka, mengingat akses terhadap judi online sangat mudah dijangkau. Selain itu, komunitas dan lembaga keagamaan juga bisa lebih aktif dalam memberikan edukasi serta membangun kesadaran akan bahaya judi daring.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pemerintah, akademisi, dan ulama harus terus bekerja sama dalam upaya mengatasi maraknya praktik perjudian daring. Regulasi yang ketat, kampanye edukasi, serta peningkatan literasi digital dapat menjadi langkah efektif dalam memberantas judi online di tengah masyarakat. Sebagaimana yang disampaikan oleh pemerintah, peran akademisi dan mahasiswa sangat dibutuhkan untuk membangun kesadaran masyarakat agar tidak terjerumus dalam praktik yang merugikan ini.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dalam konteks yang lebih luas, pemberantasan judi online juga harus didukung oleh kebijakan yang tegas dari pemerintah. Pemblokiran situs judi, peningkatan pengawasan terhadap transaksi mencurigakan, serta penegakan hukum yang lebih ketat terhadap pelaku dan penyedia layanan judi online perlu dilakukan secara berkelanjutan. Dengan demikian, lingkungan digital yang lebih sehat dapat tercipta, sehingga masyarakat, terutama generasi muda, terlindungi dari dampak negatif perjudian daring.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk berhenti dari kebiasaan buruk dan kembali ke jalan yang benar. Judi online bukan hanya melanggar aturan agama, tetapi juga membawa dampak negatif yang luas dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan psikologis seseorang. Dengan semangat Ramadhan, mari bersama-sama memerangi judi online dan membangun masyarakat yang lebih bersih, sehat, dan berakhlak.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

)* Penulis adalah kontributor Jaringan Muda Indonesia Maju (JMIM)

Bersama Membawa Bantuan dan Harapan Bagi Penyintas Gempa NTT

August 19, 2026

Kapasitas Terbatas! Jadilah Bagian dari 300 Tokoh Pendidikan Dunia di GIHES 2026

August 19, 2026

Bersama Membawa Bantuan dan Harapan Bagi Penyintas Gempa NTT

By Kata IndonesiaAugust 19, 20260

Bersama Membawa Bantuan dan Harapan Bagi Penyintas Gempa NTT Oleh: Servatius Yosef Bencana gempa bumi…

Kapasitas Terbatas! Jadilah Bagian dari 300 Tokoh Pendidikan Dunia di GIHES 2026

By Kata IndonesiaAugust 19, 20260

Panitia Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor bersama Forum Pondok Alumni Gontor (FPAG) akan…

Satgas Terpadu Gempa NTT Pastikan Setiap Pengungsi Mendapat Perlindungan

By Kata IndonesiaAugust 19, 20260

Satgas Terpadu Gempa NTT Pastikan Setiap Pengungsi Mendapat Perlindungan  Oleh: Samhaji Syukur Musibah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang kawasan Kepulauan Flores, Nusa Tenggara Timur, menjadi ujian ketangguhan nasional sekaligus momentum pembuktian nyata atas keberhadiran negara dalam mengayomi seluruh lapisan masyarakat terdampak. Didasari kesadaran mendalam akan besarnya skala dampak sosial dan kerusakan fisik di lapangan, langkah proaktif pemerintah pusat bersama jajaran pemerintah daerah dalam memetakan serta merespons situasi krisis secara terstruktur layak mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya. Kehadiran negara bukan sekadar simbol penanganan krisis formalitas, melainkan wujud pelaksanaan mandat konstitusional untuk melindungi keselamatan setiap jiwa warga negara. Pembentukan Satuan Tugas Terpadu Penanganan Pascabencana Gempa NTT yang diinisiasi oleh pemerintah pusat menjadi konsolidasi instrumen kekuasaan publik yang krusial agar tidak ada satu pun warga terdampak yang terabaikan dalam fase tanggap darurat ini. Keputusan taktis yang diambil oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno dalam merespons cepat dinamika pascagempa mencerminkan tata kelola krisis yang terukur, inklusif, dan berorientasi pada keselamatan publik. Pembentukan satuan tugas khusus pascagempa dipusatkan untuk menjangkau titik-titik pengungsian mandiri yang tersebar di wilayah perbukitan maupun pemukiman terpencil. Menko PMK Pratikno menjelaskan bahwa percepatan pendataan pengungsi mandiri merupakan fondasi utama agar pemenuhan kebutuhan logistik, obat-obatan, dan sarana tempat tinggal sementara dapat terdistribusi secara konsisten dan adil. Konsolidasi lintas sektor yang menyatukan peran pemerintah daerah, jajaran TNI, Polri, BPBD, hingga tingkatan kecamatan dan desa membuktikan bahwa sekat-sekat administratif tidak boleh membatasi penyaluran bantuan kemanusiaan pada saat-saat paling kritis. Langkah penanganan yang sigap di tingkat pusat menemukan titik tumpu yang kuat melalui kesiapan instansi teknis penanggulangan bencana di daerah. Kepala BPBD Nusa Tenggara Timur Mahadin Sibarani mengonfirmasi bahwa rincian dampak fisik, termasuk kerugian pada ribuan unit rumah warga serta ratusan fasilitas umum dan infrastruktur sosial, terus diverifikasi dalam basis data yang terintegrasi. Pendataan komprehensif ini menjadi landasan strategis bagi pembentukan satgas daerah untuk memperkuat komando lokal. Dengan komando operasional yang solid di tingkat tapak, berbagai tantangan teknis dalam menjangkau posko penampungan yang sulit diakses dapat diselesaikan secara efektif melalui kolaborasi intensif bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Kementerian Sosial, dan Kementerian Kesehatan. Penguatan kelembagaan penanganan krisis ini juga selaras dengan komitmen pengawasan ketat yang dijalankan oleh pimpinan legislatif. Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati menekankan bahwa peninjauan langsung di lapangan serta sinergi lintas lembaga merupakan kunci utama untuk memastikan efisiensi penyaluran pasokan logistik, fasilitas kesehatan, dan hunian sementara bagi warga terdampak. Pengawasan melekat dari parlemen memastikan bahwa setiap kebijakan tanggap darurat yang digulirkan eksekutif berjalan secara transparan, akuntabel, dan berfokus penuh pada pemulihan fisik maupun trauma psikologis masyarakat. Kehadiran pimpinan DPR bersama pejabat kementerian di titik bencana menegaskan jaminan bahwa seluruh fungsi pemerintahan bekerja sinergis demi mengembalikan rasa aman publik. Dukungan taktis legislatif semakin konkret dengan adanya kesiapan akselerasi prosedur penganggaran bencana di tingkat parlemen. Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi menegaskan kesiapan DPR untuk mempercepat proses persetujuan alokasi maupun alih fungsi anggaran pemerintah apabila kebutuhan penanganan bencana di lapangan meningkat. Fleksibilitas serta kemudahan prosedur persetujuan anggaran di DPR menjamin bahwa seluruh tahapan tanggap darurat hingga rehabilitasi tidak akan terkendala oleh hambatan administratif. Komitmen ini menunjukkan betapa harmonisnya relasi kerja antara pemerintah dan DPR dalam mengutamakan keselamatan rakyat di atas segala kerumitan birokrasi anggaran. Pengawasan taktis terhadap efektivitas penanganan bencana di kawasan terdampak juga dikawal oleh pimpinan dewan lainnya melalui peninjauan lapangan yang mendalam. Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menegaskan pentingnya laporan kondisi riil dan langkah taktis yang diambil selama masa tanggap darurat untuk menjamin kepastian pelayanan pengungsi di berbagai wilayah, termasuk Kabupaten Manggarai dan daerah sekitarnya. Cucun menyampaikan bahwa masukan konkret dari pemerintah daerah serta instansi terkait akan menjadi acuan utama dalam menetapkan kebijakan pemulihan jangka pendek dan menengah. Pendekatan ini memastikan bahwa penanganan dampak gempa bumi dilakukan secara merata tanpa mengesampingkan kabupaten yang membutuhkan intervensi khusus.…

Pemerintah Perkuat Satgas Terpadu Percepat Penanganan Gempa NTT

By Kata IndonesiaAugust 19, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas Terpadu Percepat Penanganan Gempa NTT Jakarta – Pemerintah memperkuat pembentukan satuan tugas…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.