• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Proses Integrasi Papua ke Indonesia sudah Final dan Sah

Proses Integrasi Papua ke Indonesia sudah Final dan Sah

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 8 February 2024

Proses Integrasi Papua ke Indonesia sudah Final dan Sah

Oleh : Maria Pariri Hurlatu

Papua sebagai bagian yang kaya akan keanekaragaman budaya dan alam, memiliki peran yang signifikan dalam memperkuat persatuan Indonesia. Integrasi Papua dalam NKRI menjadi tanggung jawab semua pihak baik pemerintah bersama masyarakat, tokoh adat maupun agama.

Dalam perspektif hukum internasional, posisi Indonesia atas integrasi Papua cukup dimana hasil Pepera 1969 telah di setujui oleh mayoritas anggota dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Dimana, proses dimulai pada tahun 1963 dengan penyerahan kedaulatan Papua dari Belanda ke Indonesia melalui New York Agreement pada tahun 1969.

Aparat keamanan terus memantau keadaan wilayah Papua yang menjadi perhatian khusus, Panglima Kodam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan mengatakan bahwa Tanah Papua merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari NKRI. Masyarakat perlu mewaspadai dan mengantisipasi pihak-pihak yang ingin membuat kericuhan dan kegiatan yang membawa isu Papua Merdeka hanya untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya, dimana gangguan dari kelompok kepentingan masih sering terjadi meskipun permintaannya tidak akan pernah terjadi.
Aksi kelompok separatis masih menjadi ancaman yang menimbulkan ketakutan bagi warga masyarakat. Oleh karena itu, penanganan akan tetap mengedepankan pendekatan kesejahteraan. Sehingga, diharapkan bisa menjawab permasalahan yang selama ini kerap menjadi faktor pemicu terjadinya gangguan keamanan di masyarakat. Pemerintah terus berupaya untuk melakukan perdamaian. Ketua Komite I DPD RI Benny Ramdani mengatakan UU Otonomi Khusus (Otsus) diyakini menjadi jawaban satu-satunya untuk menguatkan integrasi Papua didalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua (UU Otsus Papua) dibentuk untuk memperkuat ikatan kesatuan dan memajukan Provinsi Papua sebagai bagian sah dari NKRI. Otsus ini merupakan momentum bagi masyarakat untuk bersinergi bersama-sama, sekaligus bergandengan tangan dalam konteks membangun Papua seutuhnya. Dimana, Otsus bagi Provinsi Papua dan Papua Barat adalah menegakan keadilan, superemasi hukum, penghormatan terhadap HAM, percepatan pembangunan ekonomi, peningkatan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Papua.
Pemerintah juga melakukan penegakan hukum yang adil dan transparan merupakan fondasi penting dalam menjaga keamanan. Sistem hukum yang dapat dipercaya akan memberikan rasa keadilan kepada semua pihak dan mengurangi ketegangan di masyarakat. Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, AKBP Dr. Bayu Suseno, menegaskan pentingnya kehadiran aparat keamanan dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Ini menjadi bagian integral dari upaya pemerintah untuk menjaga keutuhan dan kedamaian wilayah, serta melindungi masyarakat dari ancaman kelompok bersenjata.
Ajakan dalam perdamaian selalu dilakukan. Dewan Adat Sentani di Kabupaten Jayapura, Orgenes Kaway mengatakan agar seluruh masyarakat menjaga kedamaian dengan menjaga toleransi antar umat beragama yang sudah terbangun di Tanah Papua. Upaya selalu dilakukan agar masyarakat Papua tidak mudah terprovokasi dan melakukan tindakan-tindakan yang dapat merusak kerukunan dan kedamaian bangsa Indonesia.
Perdamaian dan kesejahteraan selalu didukung oleh setiap masyarakat Papua, Ketua Pemuda Mandala Trikora Papua Ali Kabiay mengatakan Papua berada di dalam NKRI merupakan jalan dan anugerah Tuhan dan yang menginginkan kemerdekaan Papua bukan merupakan orang asli Papua (OAP).
Tokoh masyarakat telah menilai begitu cintanya Pemerintah Indonesia terhadap tanah Papua yang diwujudkan dengan fokusnya pemerintah terhadap pembangunan di wilayah timur Indonesia salah satunya pembangunan Jalan Trans Papua dan jalan perbatasan, pembangunan dan revitalisasi bandar udara (bandara), hingga pembangunan kawasan perbatasan dan pos lintas batas negara (PLBN).
Hal ini menjadi bukti nyata pemerintah sangat peduli dengan seluruh masyarakat di setiap daerahnya, pengembangan ekonomi dan kesejahteraan juga telah menjadi fokus utama pemerintah dalam meningkatkan investasi dan pembangunan infrastruktur di Papua. Pemerintah berharap dapat mensejahterakan masyarakat pada bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi.
Tokoh adat maupun pemerintah daerah pun turut membangun kedamaian di wilayah papua. Kepala Suku Besar Arfak Provinsi Papua Barat mengajak kepala suku Papua dan Nusantara di atas tanah Arfak agar turur menciptakan suasana damai di lingkungan warga. Kepala Suku Besar Arfak Provinsi Papua Barat, Dominggus Mandacan mengatakan bahwa kedamaian yang tercipta dari kerukunan hidup suku bangsa di rumah besar (Papua Barat) adalah kekuatan yang dapat menangkal berbagai potensi gangguan terhadap pelaksanaan Pemilu 2024.
Papua sebagai bagian integral NKRI, perhatian fokus dalam menjaga perdamaian. Komitmen dan perhatian pemerintah di Papua menjadi bukti bahwa Papua menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari NKRI Melalui upaya bersama menjadi tujuan dari rangka kesetaraan, keseimbangan pembangunan di seluruh wilayah NKRI. Sehingga diharapkan Papua dapat mengalami kemajuan dan stabilitas yang berkelanjutan sebagai bagian tak terpisahkan.

)* Mahasiswa peneliti Papua

Pemerintah Perluas Akses Pendidikan Papua melalui Sekolah Rakyat Terintegrasi

September 29, 2026

Magang Nasional: Investasi Tenaga Kerja Muda 

September 29, 2026

Pemerintah Perluas Akses Pendidikan Papua melalui Sekolah Rakyat Terintegrasi

By Kata IndonesiaSeptember 29, 20260

Pemerintah Perluas Akses Pendidikan Papua melalui Sekolah Rakyat Terintegrasi Oleh : Yohanes Wandikbo Pendidikan merupakan…

Magang Nasional: Investasi Tenaga Kerja Muda 

By Kata IndonesiaSeptember 29, 20260

Magang Nasional: Investasi Tenaga Kerja Muda  Oleh: Yusuf Rinaldi Program Magang Nasional yang diperluas pemerintah menjadi 150 ribu peserta pada 2026 menunjukkan upaya memperkuat transisi lulusan perguruan tinggi menuju dunia kerja. Program ini tidak hanya memberikan pengalaman kerja bagi lulusan baru, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan keterampilan, membangun jejaring profesional, dan memperbesar peluang masuk ke pasar kerja formal di tengah persaingan memperoleh pekerjaan yang semakin ketat. Sejak 2025, pemerintah membuka Program Magang Nasional dengan target 100 ribu peserta. Pada 2026, kuotanya diperluas menjadi 150 ribu peserta. Program berlangsung selama enam bulan dengan fasilitas pelatihan, pendampingan mentor, sertifikat, jejaring profesional, serta uang saku yang ditanggung pemerintah. Besaran uang saku mengacu pada Upah Minimum Kabupaten/Kota di lokasi pemagangan dan dibayarkan setiap bulan berdasarkan jumlah hari yang diperhitungkan. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan perluasan program tersebut dilakukan secara bertahap dan tetap disertai evaluasi terhadap pelaksanaan setiap angkatan. Pada batch pertama terdapat 46.160 peserta, sedangkan batch kedua menetapkan 40.962 peserta. Pemerintah kemudian menyiapkan batch ketiga dengan sekitar 62 ribu peserta untuk memenuhi target 150 ribu peserta pada 2026. Pendaftaran penyelenggara disiapkan sejak September, seleksi peserta pada Oktober, dan pelaksanaan batch ketiga ditargetkan dimulai pada November. Evaluasi tersebut diarahkan untuk memastikan pemagangan benar-benar memberikan kesempatan kepada peserta meningkatkan kompetensi, memperoleh pengalaman kerja, membangun portofolio, serta memperluas jejaring. Untuk batch ketiga, pemerintah juga mengubah skema penempatan dengan menempatkan seluruh peserta di perusahaan, tanpa kementerian dan lembaga pemerintah. Dari perspektif ekonomi, pemberian uang saku selama enam bulan memberikan dukungan bagi lulusan baru yang berada dalam masa transisi dari pendidikan menuju pekerjaan. Selain memperoleh pengalaman kerja, peserta mendapatkan tunjangan yang disesuaikan dengan upah minimum daerah. Pemerintah juga memberikan fasilitas Pajak Penghasilan Pasal 21 ditanggung pemerintah melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 6 Tahun 2026 yang berlaku hingga Desember 2026. Dampak terhadap penyerapan tenaga kerja menjadi indikator penting dalam melihat keberlanjutan program. Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker Darmawansyah menyampaikan bahwa sekitar 30 ribu dari 60 ribu alumni Magang Nasional 2025 yang menjalani pemagangan di industri telah bekerja tiga bulan setelah menyelesaikan program. Tingkat penyerapan tersebut meningkat dari sekitar 30 persen ketika peserta baru menyelesaikan masa pemagangan.…

Magang Nasional Membuka Jalan Lulusan Baru Masuk Dunia Kerja

By Kata IndonesiaSeptember 29, 20260

Magang Nasional Membuka Jalan Lulusan Baru Masuk Dunia Kerja   Oleh: Zhafran Goldwin Memasuki dunia kerja menjadi tantangan bagi lulusan perguruan tinggi. Bekal akademik yang diperoleh selama pendidikan belum selalu diikuti pengalaman kerja yang menjadi salah satu persyaratan umum dalam lowongan pekerjaan. Kondisi tersebut membuat lulusan baru membutuhkan ruang untuk menghubungkan kompetensi akademik dengan kebutuhan praktis dunia kerja. Program Magang Nasional atau MagangHub dinilai dapat menjadi sarana bagi lulusan perguruan tinggi untuk mendapatkan pengalaman kerja sekaligus memperkuat kesiapan memasuki dunia kerja. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menilai program tersebut berperan dalam mempersempit kesenjangan antara kompetensi lulusan baru dengan kebutuhan industri. Hal ini mengingat pengalaman kerja menjadi salah satu persyaratan yang umum dicantumkan dalam lowongan pekerjaan dan kerap menjadi kendala bagi para lulusan baru. Kepala Biro Humas Kemenaker, Faried Abdurrahman Nur Yuliono mengatakan peserta Magang Nasional berkesempatan memperoleh pengalaman kerja selama enam bulan. Selain pengalaman praktis, peserta mendapat pendampingan mentor, memahami budaya kerja, mengembangkan keterampilan teknis dan nonteknis, serta membangun portofolio dan jejaring profesional. Durasi enam bulan memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengenal proses kerja secara lebih menyeluruh. Peserta dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama kuliah, memahami tanggung jawab profesional, sekaligus mengembangkan kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, mengatur waktu, dan menyelesaikan persoalan. Pengalaman tersebut juga dapat menjadi bagian dari portofolio ketika peserta mulai memasuki proses rekrutmen. Interaksi dengan mentor dan rekan kerja memungkinkan peserta membangun jejaring profesional sekaligus memahami karakteristik bidang pekerjaan yang diminati. Di sisi lain, pelaksanaan program diarahkan agar tetap berfungsi sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan kompetensi, bukan pengganti tenaga kerja yang telah ada. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menegaskan bahwa Program Pemagangan Nasional dirancang untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan peserta memasuki dunia kerja. Ia menekankan bahwa program tersebut tidak dimaksudkan untuk menggantikan posisi pekerja yang telah ada di perusahaan.…

Magang Nasional Batch 3 Dibuka Oktober, Pemerintah Siapkan Puluhan Ribu Lowongan

By Kata IndonesiaSeptember 28, 20260

Magang Nasional Batch 3 Dibuka Oktober, Pemerintah Siapkan Puluhan Ribu Lowongan Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.