• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Program Unggulan yang Diselenggarakan AMANAH untuk Mencetak Pemimpin Masa Depan di Aceh

Program Unggulan yang Diselenggarakan AMANAH untuk Mencetak Pemimpin Masa Depan di Aceh

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 31 August 2024

Program Unggulan yang Diselenggarakan AMANAH untuk Mencetak Pemimpin Masa Depan di Aceh

Oleh: Meutia Ramadhani

Derasnya arus globalisasi dan perkembangan zaman, membuat munculnya kebutuhan mendesak untuk membina generasi muda yang dapat meneruskan tongkat estafet kepemimpinan dengan integritas dan visi yang jelas. Menyadari hal ini, organisasi Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat (AMANAH) hadir dengan berbagai program unggulan yang dirancang khusus untuk mencetak pemimpin masa depan yang berkarakter, berkompeten, dan memiliki daya saing tinggi.

AMANAH didirikan dengan visi untuk membentuk generasi muda Aceh yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat. Dengan moto “Unggul dan Hebat,” organisasi ini bertekad untuk mengembangkan potensi pemuda Aceh melalui berbagai program yang menyeluruh dan berkelanjutan.

Misi utama AMANAH adalah mencetak pemimpin masa depan yang memiliki integritas, komitmen terhadap kemajuan daerah, serta mampu bersaing di tingkat nasional dan global. Melalui pendekatan yang menyeluruh dan partisipatif, AMANAH berupaya menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan pribadi dan profesional anggota-anggotanya.

AMANAH juga aktif menyelenggarakan program-program bermanfaat yang membantu menunjang potensi diri bagi generasi muda di Aceh.

Seperti salah satu program yang diselenggarakan oleh AMANAH untuk mengajak generasi muda Aceh mengembangkan sektor pertanian modern melalui talkshow bertajuk ‘AMANAH AGRO TALK: Untungnya Bertani Ala Petani Milenial’. Talkshow ini bertujuan untuk menginspirasi dan memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai potensi pertanian kepada anak muda Aceh. Program AMANAH ini juga menjadi bukti nyata bahwa dengan pendekatan yang tepat, pertanian modern bisa menjadi pilihan karir yang menarik dan menjanjikan bagi generasi muda Aceh.

Selain itu, AMANAH juga berupaya memperkuat keterlibatan generasi muda dalam mengembangkan potensi wirausaha di lingkungan Universitas Syiah Kuala (USK) dalam program AMANAH Goes To Campus. Acara yang bertujuan untuk mendorong mahasiswa menjadi agen perubahan melalui kreativitas dan inovasi ini berlangsung meriah dan penuh inspirasi.

Dengan mengusung tema “Yang Muda Yang Berkreasi”, talkshow ini berhasil menarik perhatian ratusan mahasiswa dari berbagai jurusan. Mulai dari kegiatan workshop hingga pameran karya seni, mahasiswa diajak untuk menggali ide-ide kreatif mereka dalam berbagai bidang seperti seni, teknologi, lingkungan, dan sosial. Salah seorang mahasiswi, Salsabila Heldika Putri mengaku sangat terinspirasi oleh talkshow yang merupakan bagian dari program AMANAH ini. Baginya, AMANAH hadir sebagai wadah untuk memacu kreativitas anak muda Aceh yang memiliki potensi besar namun belum menemukan arah yang jelas.

Acara “AMANAH Goes to Campus” di USK tidak hanya menjadi ajang inspirasi, tetapi juga momentum untuk membangun jejaring antar-mahasiswa serta kolaborasi lintas jurusan. Dengan semangat yang membara, generasi muda USK siap menghadapi tantangan masa depan dan menjadi pelopor perubahan yang berarti bagi masyarakat dan bangsa.

Penjabat (Pj) Bupati Nagan Raya Provinsi Aceh, Fitriany Farhas, menegaskan dukungan penuhnya terhadap program AMANAH. Fitriany mengungkapkan jika Ia melihat potensi besar dalam program yang dilaksanakan oleh AMANAH, terutama karena kegiatannya diperuntukkan untuk anak-anak muda. Menurut Fitriany, generasi muda merupakan aset bangsa dan negara, oleh karena itu mereka harus dibekali dengan berbagai ilmu pengetahuan dan keterampilan serta memiliki kompetensi untuk membawa Aceh ke arah yang lebih maju.

Fitriany menambahkan, Sumber Daya Alam (SDA) tidak akan optimal tanpa didukung oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni, karena itu Fitriany juga mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat, untuk bersinergi dalam mendukung program AMANAH agar para pemuda Aceh bisa mempersiapkan diri secara matang dalam menyalurkan inovasi agar siap menghadapi persaingan secara global dan menjadi penopang perekonomian Aceh di masa depan.

Sejak diluncurkan, program-program unggulan AMANAH telah memberikan dampak yang signifikan terhadap perkembangan pemuda Aceh. Banyak anggota yang telah berhasil mengembangkan keterampilan kepemimpinan mereka dan menjadi teladan di komunitas masing-masing. Selain itu, AMANAH juga berhasil membangun jaringan yang kuat di seluruh Aceh, memperkuat solidaritas dan kolaborasi di antara pemuda dari berbagai latar belakang.

Selanjutnya, AMANAH diharapkan dapat terus memperluas jangkauan dan dampaknya, mencetak lebih banyak pemimpin muda yang mampu membawa perubahan positif, tidak hanya di Aceh tetapi juga di tingkat nasional dan internasional. Melalui komitmen yang teguh terhadap pengembangan pemuda, AMANAH bertekad untuk menjadikan Aceh sebagai pusat lahirnya pemimpin masa depan yang unggul dan hebat.

Diketahui, program AMANAH adalah program pemberdayaan generasi muda Aceh yang digagas oleh Badan Intelijen Negara (BIN). Program ini merupakan bentuk penyediaan dan dukungan fasilitas secara nyata bagi para pelaku UMKM, industri kreatif, maupun para pemuda dalam rangka meningkatkan perekonomian di Aceh serta sebagai wadah untuk menyalurkan segala bentuk ide, kreatifitas, dan aspirasi.

Saat ini, BIN bersama stakeholder lainnya telah menginisiasi pembangunan Gedung Pusat AMANAH yang terletak di Kawasan Industri Aceh, Ladong, Aceh Besar. Gedung ini akan diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada bulan September 2024. Dengan adanya Gedung ini, diharapkan agar AMANAH akan terus membuat program-program unggul untuk melahirkan pemimpin-pempin di masa depan.

)* Pengamat Dunia Pendidikan

 

 

 

 

Kasus Penembakan Aceh Jadi Perhatian, Perlindungan Warga Diutamakan

November 8, 2026

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan

November 8, 2026

Kasus Penembakan Aceh Jadi Perhatian, Perlindungan Warga Diutamakan

By Kata IndonesiaNovember 8, 20260

Kasus Penembakan Aceh Jadi Perhatian, Perlindungan Warga Diutamakan Oleh: Damar Setiawan Pemerintah terus menunjukkan komitmen…

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan

By Kata IndonesiaNovember 8, 20260

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan Jakarta – Pembahasan penetapan Upah Minimum…

UMP 2027 Menjaga Keseimbangan Upah Layak dan Keberlanjutan Usaha

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

UMP 2027 Menjaga Keseimbangan Upah Layak dan Keberlanjutan Usaha Oleh: Anggi Kurniawan Penyusunan kebijakan Upah…

UU Ketenagakerjaan dan UMP 2027 Menjadi Jalan Memperkuat Kesejahteraan Buruh

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

UU Ketenagakerjaan dan UMP 2027 Menjadi Jalan Memperkuat Kesejahteraan Buruh Oleh: Mega Triyana Pembahasan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2027 menjadi momentum penting untuk memperkuat perlindungan dan kesejahteraan pekerja melalui kebijakan pengupahan yang lebih terarah. Kehadiran undang-undang ketenagakerjaan yang baru diharapkan memberikan landasan lebih kuat bagi pemerintah dalam memastikan hak-hak pekerja terlindungi. Penetapan upah minimum juga perlu memperhatikan perkembangan kebutuhan hidup masyarakat, daya beli, serta kemampuan dunia usaha agar peningkatan kesejahteraan dapat berlangsung secara berkelanjutan. Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan mulai mempersiapkan berbagai aspek yang menjadi dasar penetapan UMP 2027. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyampaikan bahwa formula pengupahan tahun mendatang akan mengacu pada undang-undang perlindungan ketenagakerjaan yang baru disahkan DPR pada 6 Oktober 2026. Regulasi ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kepastian hukum sekaligus memberikan pedoman bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pengupahan. Dengan landasan hukum yang diperbarui, penetapan upah diharapkan semakin memperhatikan keseimbangan antara perlindungan pekerja dan keberlangsungan kegiatan ekonomi. Salah satu aspek yang menjadi perhatian pemerintah adalah kebutuhan hidup layak (KHL) sebagai pertimbangan dalam menentukan besaran upah minimum. Yassierli menjelaskan bahwa pemerintah sedang menghitung estimasi KHL dengan memanfaatkan data yang dihimpun dan dievaluasi oleh kementerian serta lembaga terkait. Penghitungan ini diperlukan untuk memperoleh gambaran mengenai kebutuhan riil pekerja dalam memenuhi kehidupan sehari-hari. Komponen kebutuhan tersebut mencakup pangan, tempat tinggal, transportasi, pendidikan, kesehatan, hingga kebutuhan rumah tangga yang terus mengalami perkembangan. Penempatan KHL dalam pembahasan UMP menunjukkan bahwa kebijakan pengupahan tidak semata-mata berorientasi pada persentase kenaikan tahunan. Upah minimum memiliki keterkaitan langsung dengan kemampuan pekerja memenuhi kebutuhan dasar dan mempertahankan kualitas hidup keluarganya. Penghasilan yang lebih layak dapat memberikan ruang bagi pekerja untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak, memperoleh layanan kesehatan, serta membangun ketahanan ekonomi rumah tangga. Oleh karena itu, penghitungan kebutuhan hidup perlu menjadi pertimbangan substantif agar kebijakan pengupahan memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara nyata. Pembahasan kebijakan juga dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur melalui mekanisme kelembagaan yang telah ditetapkan. Yassierli menyampaikan bahwa prosesnya akan dimulai melalui Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Nasional sebelum berlanjut ke Dewan Pengupahan Nasional. Selanjutnya, masukan dari Dewan Pengupahan Daerah menjadi bagian dari pertimbangan gubernur dalam menetapkan besaran UMP di masing-masing wilayah. Mekanisme ini memberikan ruang bagi pemerintah, pengusaha, dan pekerja untuk menyampaikan pandangan berdasarkan kepentingan serta kondisi yang mereka hadapi. Dari kalangan pekerja, usulan kenaikan UMP 2027 sebesar 7,5 hingga 9,5 persen telah disampaikan oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh. Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Pekerja, Said Iqbal, juga menyampaikan pandangan mengenai kebutuhan peningkatan upah minimum pada tahun mendatang. Simulasi yang mempertimbangkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi menghasilkan perkiraan kenaikan sekitar 7,8 persen berdasarkan asumsi yang digunakan. Masukan dari kalangan pekerja menjadi bagian penting karena buruh merupakan kelompok yang merasakan langsung dampak perubahan harga kebutuhan pokok dan biaya hidup.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.