• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Ekonomi»Program Magang Nasional Wujud Nyata Komitmen Pemerintah Siapkan SDM Unggul

Program Magang Nasional Wujud Nyata Komitmen Pemerintah Siapkan SDM Unggul

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 8 October 2025

Program Magang Nasional Wujud Nyata Komitmen Pemerintah Siapkan SDM Unggul

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat agenda pembangunan sumber daya manusia (SDM) berkualitas melalui peluncuran Program Magang Nasional. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman kerja bagi lulusan perguruan tinggi sekaligus memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan dunia usaha.

Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Cris Kuntadi mengungkapkan bahwa hingga saat ini sudah ada 451 perusahaan yang mendaftar untuk mengikuti Program Magang Nasional. Program ini dijalankan melalui skema kerja sama antara perguruan tinggi dengan dunia usaha, sebagai upaya menciptakan tenaga kerja siap pakai dan berdaya saing. “Program tersebut akan dijalankan melalui skema kerja sama perguruan tinggi dengan dunia usaha. Magang Nasional bertujuan mengenalkan dunia kerja, meningkatkan kompetensi terkait bidang keilmuannya, serta memberikan pengalaman kerja sehingga para lulusan memiliki peluang lebih besar untuk terserap di pasar kerja,” ujar Cris Kuntadi di Jakarta.

Ia menambahkan, Magang Nasional merupakan bagian dari Paket Ekonomi 8+4+5 Tahun 2025 yang diluncurkan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian atas arahan Presiden Prabowo. Program ini menyasar lulusan diploma dan sarjana yang lulus dalam kurun waktu maksimal satu tahun terakhir. Sebagai bentuk komitmen pemerintah, peserta magang juga akan mendapatkan uang saku setara upah minimum yang disalurkan langsung oleh pemerintah melalui Bank Himbara. Skema ini menjadi bukti nyata keberpihakan pemerintah terhadap generasi muda yang tengah mencari pengalaman kerja sekaligus menyiapkan diri menghadapi dunia industri.

Sejumlah pakar ketenagakerjaan menilai program magang nasional ini merupakan terobosan penting untuk menekan angka pengangguran terdidik. Pakar Hukum Universitas Airlangga, Profesor Hadi Subhan, menilai bahwa kebijakan tersebut sangat strategis dalam memperkuat *link and match* antara dunia pendidikan dan dunia kerja. “Sangat bagus program magang nasional ini. Manfaatnya banyak, untuk meningkatkan kompetensi pemagang, memperkuat *link and match*, serta mengurangi pengangguran di kalangan lulusan baru,” ujarnya.

Senada dengan itu, pengamat ketenagakerjaan Profesor Payaman Simanjuntak menekankan pentingnya tindak lanjut perusahaan terhadap peserta magang setelah program berakhir. Ia berharap perusahaan dapat merekrut langsung peserta magang yang berprestasi atau membantu menyalurkan mereka ke perusahaan mikro dan kecil yang membutuhkan tenaga kerja terlatih. “Pemerintah perlu mendorong usaha menengah dan besar untuk ikut serta karena saat ini jumlah perusahaan penyelenggara magang masih terbatas dan terkonsentrasi di sektor industri,” jelas Payaman.

Program Magang Nasional diharapkan menjadi katalis dalam memperkuat daya saing tenaga kerja muda Indonesia, sekaligus menjawab tantangan pengangguran terdidik yang masih menjadi persoalan klasik di berbagai daerah. Melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan perguruan tinggi, Indonesia optimistis dapat mencetak SDM unggul yang siap menghadapi persaingan global dan berkontribusi nyata terhadap kemajuan ekonomi nasional.

Komitmen MBG dan Single National Identity Card Menguat dalam Taklimat Presiden 

July 21, 2026

Taklimat Presiden Tegaskan Optimisme Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia

July 21, 2026

Komitmen MBG dan Single National Identity Card Menguat dalam Taklimat Presiden 

By Kata IndonesiaJuly 21, 20260

Komitmen MBG dan Single National Identity Card Menguat dalam Taklimat Presiden  Oleh: Fajar Dwi Santoso Taklimat Presiden dalam Sidang Kabinet Paripurna kembali memperlihatkan arah kebijakan pemerintah yang tidak hanya berfokus pada pencapaian pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada penguatan kualitas sumber daya manusia dan reformasi tata kelola pemerintahan. Di hadapan jajaran kabinet, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan nasional harus menyentuh persoalan mendasar masyarakat, mulai dari pemenuhan gizi anak hingga penyederhanaan birokrasi melalui digitalisasi layanan publik. Kedua agenda tersebut saling berkaitan sebagai fondasi menuju Indonesia yang lebih produktif, inklusif, dan berdaya saing. Komitmen pemerintah terhadap peningkatan kualitas generasi penerus kembali ditegaskan melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Presiden memandang program tersebut bukan sekadar kebijakan sosial, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia unggul. Menurut Presiden, masih tingginya angka stunting dan masih adanya anak-anak yang belum memperoleh asupan makanan yang memadai menjadi alasan utama mengapa negara harus hadir secara langsung melalui program pemenuhan gizi. Presiden juga menilai berbagai kritik terhadap MBG perlu dilihat secara proporsional. Alih-alih hanya memperdebatkan besaran anggaran, perhatian publik seharusnya diarahkan pada manfaat nyata yang dirasakan masyarakat. Dalam pandangannya, indikator keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari angka makroekonomi, tetapi juga dari kemampuan pemerintah menjaga stabilitas harga pangan, memastikan pupuk tersedia bagi petani dengan harga terjangkau, serta menjamin anak-anak memperoleh makanan bergizi di sekolah. Penegasan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi dan pembangunan manusia merupakan dua agenda yang berjalan beriringan. Pendekatan tersebut sejalan dengan berbagai kajian internasional yang menempatkan investasi pada gizi anak sebagai salah satu instrumen paling efektif untuk meningkatkan produktivitas nasional dalam jangka panjang. Anak yang memperoleh gizi memadai sejak dini memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh sehat, memiliki kemampuan belajar yang baik, serta menjadi tenaga kerja produktif pada masa depan. Karena itu, keberlanjutan MBG memiliki dimensi strategis yang jauh melampaui pemberian makanan semata. Pandangan serupa juga pernah disampaikan Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryati Deyang. Ia menjelaskan bahwa fokus pemerintah tidak hanya memperluas jangkauan penerima manfaat, tetapi juga memastikan kualitas layanan, keamanan pangan, dan tata kelola program terus diperbaiki agar manfaat MBG benar-benar dirasakan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program bergantung pada pengawasan yang baik, keterlibatan pemerintah daerah, serta sinergi dengan pelaku usaha lokal sehingga manfaat ekonomi turut mengalir ke daerah. Di sisi lain, Presiden juga memberikan penekanan kuat terhadap reformasi birokrasi sebagai prasyarat percepatan pembangunan. Ia mengakui Indonesia telah berada pada jalur pembangunan yang benar, namun efektivitas pemerintahan masih perlu terus ditingkatkan. Salah satu tantangan yang masih dihadapi adalah banyaknya regulasi yang tumpang tindih dan prosedur birokrasi yang belum sepenuhnya efisien. Karena itu, pemerintah memilih mempercepat transformasi digital melalui pengembangan GovTech serta implementasi Single National Identity Card. Gagasan ini menjadi langkah penting untuk menyederhanakan pelayanan publik yang selama ini tersebar di berbagai kementerian dan lembaga. Dengan identitas digital nasional yang terintegrasi, masyarakat diharapkan tidak lagi menghadapi proses administrasi yang berulang, sementara pemerintah dapat meningkatkan akurasi data serta efektivitas penyaluran berbagai program.…

Taklimat Presiden Tegaskan Optimisme Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia

By Kata IndonesiaJuly 21, 20260

Taklimat Presiden Tegaskan Optimisme Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia Oleh: Shafiq Tauqy Optimisme Indonesia menjadi…

Percepatan Infrastruktur dan Ekonomi Desa Jadi Fokus Taklimat Presiden

By Kata IndonesiaJuly 21, 20260

Percepatan Infrastruktur dan Ekonomi Desa Jadi Fokus Taklimat Presiden Jakarta – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk…

Taklimat Presiden Soroti Penguatan Infrastruktur, Pangan, dan Efisiensi BUMN

By Kata IndonesiaJuly 21, 20260

Taklimat Presiden Soroti Penguatan Infrastruktur, Pangan, dan Efisiensi BUMN Presiden Prabowo Subianto menyoroti percepatan pembangunan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.