• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Pertumbuhan Ekonomi & Inklusi Keuangan Syariah Bisa Bantu Pemerataan Ekonomi

Pertumbuhan Ekonomi & Inklusi Keuangan Syariah Bisa Bantu Pemerataan Ekonomi

  • Kata Indonesia
  • - Saturday, 6 December 2025

Pertumbuhan Ekonomi & Inklusi Keuangan Syariah Bisa Bantu Pemerataan Ekonomi

Jakarta – Pemerintah menegaskan bahwa penguatan ekonomi dan keuangan syariah menjadi salah satu instrumen strategis dalam mendorong pemerataan ekonomi nasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa aset keuangan syariah Indonesia melonjak signifikan dari Rp6.193 triliun pada 2021 menjadi Rp10.257 triliun pada 2025.

“Kinerja positif tersebut menunjukkan bahwa ekonomi syariah semakin menjadi pilar penting mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan memperluas peluang usaha bagi masyarakat,” ujarnya.

Airlangga menjelaskan peningkatan ini didorong oleh percepatan Sertifikasi Produk Halal serta tumbuhnya minat masyarakat pada sektor ekonomi halal seperti fesyen Muslim, kosmetik, farmasi, dan pariwisata ramah Muslim.

Peningkatan daya saing tersebut juga tercermin pada Global Islamic Economy Indikator 2024–2025, di mana Indonesia berhasil naik ke peringkat tiga dunia.

Airlangga menilai capaian tersebut menggambarkan berkembangnya posisi Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah dengan ekosistem yang semakin matang.

Meski begitu, Airlangga menyoroti literasi keuangan yang masih menjadi tantangan.

“Kesenjangan antara literasi dan inklusi keuangan syariah masih menjadi tantangan,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa layanan keuangan syariah belum dimanfaatkan secara optimal.

“Memang bukan hanya terkait syariah, literasi keuangan kita masih sekitar 66 persen, namun apabila dibandingkan negara OECD lain, kita benchmark-nya sudah di atas negara OECD yang 62 persen. Jadi sebetulnya ini bisa didorong untuk lebih dikuasai oleh masyarakat,” jelasnya.

Komitmen pemerintah memperkuat inklusi keuangan syariah tercermin dalam berbagai program, termasuk percepatan Sertifikasi Halal Nasional yang hingga Oktober 2025 telah menerbitkan 3 juta sertifikat halal.

Pemerintah juga terus memperluas pembiayaan syariah, terutama melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah yang sejak 2015 hingga November 2025 telah mencapai Rp89,04 triliun kepada 1,47 juta debitur.

“Capaian tersebut mencerminkan efektivitas pembiayaan syariah dalam memperluas akses permodalan, memperkuat ketahanan pelaku UMKM, serta mendorong inklusi keuangan yang lebih merata dan berkelanjutan,” jelas Airlangga.

Sementara itu, Kepala Ekonom BSI, Banjaran Surya Indrastomo, memperkirakan pertumbuhan ekonomi nasional pada 2026 dapat mencapai 5,28 persen.

“Kami menilai, bahwa pertumbuhan ekonomi di 2026 akan bertumbuh ke 5,28 persen,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa konsumsi rumah tangga, realisasi program prioritas pemerintah, dan penguatan ekonomi syariah menjadi penopang utama ketahanan ekonomi nasional.

Dengan perkembangan tersebut, ekonomi syariah dinilai mampu memperluas pemerataan ekonomi sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang Indonesia. #

Pemerintah Dorong Kebangkitan Industri Tekstil dengan Insentif dan Pembiayaan

September 27, 2026

Cadangan BBM Terjaga, Pemerintah Perkuat Kemandirian Energi Nasional

September 27, 2026

Pemerintah Dorong Kebangkitan Industri Tekstil dengan Insentif dan Pembiayaan

By Kata IndonesiaSeptember 27, 20260

Pemerintah Dorong Kebangkitan Industri Tekstil dengan Insentif dan Pembiayaan Jakarta – Pemerintah terus menyiapkan strategi…

Cadangan BBM Terjaga, Pemerintah Perkuat Kemandirian Energi Nasional

By Kata IndonesiaSeptember 27, 20260

Cadangan BBM Terjaga, Pemerintah Perkuat Kemandirian Energi Nasional  Oleh: Dwi Saputri Ketidakpastian geopolitik dan dinamika pasar energi global menjadi tantangan yang perlu terus diantisipasi Indonesia. Konflik di berbagai kawasan dapat memengaruhi rantai pasok, distribusi, hingga pergerakan harga minyak dunia. Dalam situasi tersebut, kemampuan pemerintah menjaga ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) menjadi penting untuk memberikan kepastian bahwa kebutuhan energi masyarakat tetap dapat terpenuhi. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan cadangan BBM nasional masih berada pada standar minimal, yakni sekitar 18–21 hari. Ketersediaan cadangan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga pasokan energi nasional di tengah dinamika global yang masih sulit diprediksi. Bahlil menyampaikan pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap ketersediaan energi seiring perkembangan situasi geopolitik dunia. Pemerintah perlu memastikan stok BBM tetap tersedia agar kebutuhan masyarakat tidak terganggu apabila terjadi perubahan pada rantai pasok energi global. Langkah pemerintah dalam menjaga kecukupan cadangan BBM patut diapresiasi sebagai bentuk antisipasi terhadap ketidakpastian pasar energi global. BBM masih memiliki peran besar dalam mendukung mobilitas masyarakat maupun aktivitas ekonomi. Gangguan pasokan dapat berdampak pada transportasi, distribusi barang, kegiatan industri, hingga berbagai aktivitas produktif lainnya. Karena itu, memastikan ketersediaan stok menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Selain menjaga ketersediaan pasokan, pemerintah juga memberikan kepastian mengenai harga BBM bersubsidi. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan harga BBM bersubsidi tidak akan naik hingga akhir 2026. Kepastian tersebut menjadi kebijakan yang positif di tengah fluktuasi harga energi dunia karena dapat membantu masyarakat menjaga pengeluaran sekaligus mempertahankan daya beli. Stabilitas harga BBM bersubsidi juga memiliki dampak yang lebih luas. Perubahan harga energi dapat memengaruhi biaya transportasi dan distribusi yang kemudian berpotensi berdampak terhadap harga berbagai kebutuhan masyarakat. Keputusan pemerintah menjaga harga BBM bersubsidi hingga akhir tahun karena itu layak diapresiasi sebagai upaya melindungi masyarakat dari dampak gejolak harga energi global.…

BBM Aman dan Harga Terkendali Menjadi Bukti Perlindungan Pemerintah bagi Masyarakat

By Kata IndonesiaSeptember 27, 20260

BBM Aman dan Harga Terkendali Menjadi Bukti Perlindungan Pemerintah bagi Masyarakat Oleh: Bara WInatha Ketersediaan…

Cadangan BBM Aman, Pemerintah Pastikan Pasokan Terjaga

By Kata IndonesiaSeptember 27, 20260

Cadangan BBM Aman, Pemerintah Pastikan Pasokan Terjaga Jakarta, Pemerintah terus memastikan ketahanan energi nasional tetap…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.