• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Peresmian Gedung AMANAH Jadi Bukti Nyata Presiden Jokowi Tingkatkan Ekonomi Kreatif

Peresmian Gedung AMANAH Jadi Bukti Nyata Presiden Jokowi Tingkatkan Ekonomi Kreatif

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 14 October 2024

Peresmian Gedung AMANAH Jadi Bukti Nyata Presiden Jokowi Tingkatkan Ekonomi Kreatif

*ACEH* — Peresmian Gedung Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) oleh Presiden Joko Widodo yang dilaksanakan pada 15 Oktober 2024, menjad tonggak sejara baru bagi generasi muda Aceh. Gedung AMANAH ini diharapkan menjadi pusat seni dan budaya, serta simbol kebangkitan ekonomi di wilayah Tanah Rencong.

Dengan peresmian Gedung AMANAH, diharapkan dapat memupuk dan mengembangkan bakat serta potensi anak muda Aceh agar dapat berkontribusi lebih signifikan dalam pertumbuhan ekonomi lokal.

AMANAH telah berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Aceh melalui berbagai program kegiatan yang berfokus pada pemberdayaan pemuda. Melalui pengembangan ide-ide kreatif, anak muda Aceh dapat menciptakan lapangan kerja baru serta meningkatkan daya saing daerah di tingkat nasional maupun internasional.

Salah satu program unggulan dari AMANAH adalah pelatihan pengembangan usaha mikro dengan nama Aceh Digital Innovation and Creativity Techfest (ADICT). Program ini diadakan karena banyaknya potensi dan ide dari perusahaan rintisan (startup).

Salah seorang mentor dari kegiatan tersebut, Muammar Khadafi mengatakan bahwa program ini membekali para peserta dengan keterampilan wirausaha guna mengelola usaha kreatif mereka agar mampu bersaing di kancah internasional.

“Program ini tidak hanya memberikan pelatihan teknis, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan manajerial dan kewirausahaan yang diperlukan untuk memulai dan mengelola usaha kreatif mereka sendiri. Dengan demikian, AMANAH membantu menciptakan generasi baru wirausaha muda yang mampu bersaing di pasar global,” kata Muammar Khadafi.

Dampak dari program AMANAH pun mulai terasa di berbagai sektor ekonomi di Aceh Beberapa pelaku usaha yang dilatih oleh AMANAH telah berhasil mengembangkan bisnis mereka dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat. Selain itu, program ini juga telah membantu meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pengembangan usaha mikro yang didukung oleh modal dan bimbingan dari AMANAH.

“Peningkatan Usaha Mikro sejak program AMANAH diluncurkan mengalami peningkatan sebesar 25% dalam jumlah usaha mikro yang didirikan oleh anak muda di Aceh. Dari jumlah ini, sekitar 60% di antaranya bergerak di sektor ekonomi kreatif seperti desain grafis, kerajinan tangan, dan produksi konten digital,” ujarnya.

“Selain itu, program AMANAH telah membantu menciptakan lapangan kerja baru di Aceh khususnya bagi generasi mudanya. Sebagian besar lapangan kerja ini berasal dari sektor ekonomi kreatif, yang kini menjadi salah satu kontributor utama terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” ungkapnya.

“AMANAH telah menyalurkan bantuan modal usaha kepada lebih dari 300 wirausaha muda di Aceh. Bantuan ini digunakan untuk mengembangkan usaha mikro di berbagai sektor kreatif, termasuk mode, teknologi, dan pariwisata kreatif,” tambahnya.

AMANAH telah membuktikan diri sebagai inisiatif yang mampu mendorong anak muda Aceh untuk berperan dalam menggerakan ekonomi daerah. Dengan diresmikannya Gedung AMANAH, maka bisa menjadi motor penggerak ekonomi yang lebih luas.

“Di masa depan, diharapkan lebih banyak inisiatif seperti AMANAH yang dapat memperkuat ekonomi lokal dan memberdayakan anak muda di seluruh Indonesia. Mari kita dukung terus upaya ini, agar Aceh bisa terus berkembang dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam pengembangan ekonomi kreatif,” tutupnya.

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum

November 7, 2026

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara 

November 7, 2026

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum Jakarta – Kasus dugaan penyadapan…

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara 

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara  Oleh: Amril Jambak Ada saatnya seorang pemimpin harus mengambil sikap tegas. Bukan semata-mata untuk menunjukkan kekuasaan, melainkan untuk memastikan bahwa negara tidak boleh dipermainkan oleh siapa pun. Terlebih jika persoalan yang dihadapi menyangkut keselamatan kepala negara, keamanan pemerintahan, serta kedaulatan bangsa. Perkembangan terbaru mengenai dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pejabat negara menjadi persoalan serius yang tidak boleh dipandang sebagai perkara biasa. Apalagi, dugaan tersebut menyeret sejumlah individu dari lingkungan institusi penegak hukum. Pada 3 November 2026, Bareskrim Polri menetapkan tiga personel kepolisian berinisial LSP, ASN, dan EH sebagai tersangka dalam perkara dugaan penyadapan tanpa prosedur, akses ilegal, serta penghapusan data elektronik. Ketiganya kemudian menjalani penahanan untuk kepentingan penyidikan. Sehari setelahnya, 4 November 2026, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo sangat prihatin atas peristiwa tersebut. Pemerintah bahkan menilai perkara itu memiliki indikasi yang mengarah pada perbuatan makar dan berpotensi membahayakan keselamatan pimpinan serta kepentingan negara. Langkah Presiden yang menandatangani keputusan pemberhentian Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan juga menunjukkan bahwa persoalan ini tidak dibiarkan berlarut-larut. Untuk sementara, Presiden menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan. Keputusan tersebut patut diapresiasi. Sebab, seorang presiden tidak boleh ragu mengambil tindakan ketika terdapat persoalan serius yang menyentuh keamanan dan kewibawaan negara. Indonesia adalah negara hukum, bukan negara yang boleh dikendalikan oleh kepentingan kelompok, jaringan kekuasaan, ataupun faksi tertentu.…

Terbongkarnya Penyadapan Ilegal Menjadi Tonggak Penting Supremasi Hukum

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Terbongkarnya Penyadapan Ilegal Menjadi Tonggak Penting Supremasi Hukum  Oleh: Citra Ann Pengungkapan kasus dugaan penyadapan ilegal yang melibatkan sejumlah perwira tinggi Polri menjadi perhatian penting dalam upaya memperkuat supremasi hukum di Indonesia. Perkara yang menyasar komunikasi Presiden Prabowo Subianto, sejumlah pejabat negara, tokoh politik, media, hingga kalangan masyarakat sipil tersebut menunjukkan pentingnya pengawasan terhadap penggunaan kewenangan aparat. Penanganan kasus ini sekaligus menjadi ujian bagi komitmen institusi penegak hukum dalam memastikan tidak ada pihak yang kebal terhadap proses hukum. Praktik penyadapan pada dasarnya merupakan instrumen yang dapat digunakan untuk mendukung proses penegakan hukum dengan persyaratan dan mekanisme yang ketat. Namun, penggunaan kewenangan tersebut tanpa dasar hukum berpotensi berubah menjadi tindakan yang melanggar privasi dan hak asasi manusia. Oleh karena itu, setiap tindakan pemantauan komunikasi harus memiliki tujuan yang sah, mengikuti prosedur, serta dapat dipertanggungjawabkan sesuai peraturan perundang-undangan. Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Asep Edi Suheri, menegaskan bahwa dugaan penyadapan ilegal yang menyeret tiga perwira tinggi berinisial LSP, ASN, dan EH merupakan tindakan oknum, bukan kebijakan institusi Polri. Penegasan itu disampaikan menyusul pengungkapan dugaan penyadapan terhadap sejumlah nomor telepon milik pejabat negara dan berbagai kalangan masyarakat. Asep menjelaskan bahwa Polri telah memiliki Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2010 sebagai pedoman pelaksanaan tugas Pusat Pemantauan Polri agar kegiatan pemantauan berjalan sesuai prosedur. Dugaan pelanggaran dalam perkara ini berkaitan dengan perintah penyadapan sejumlah nomor telepon tanpa prosedur yang sah dan tidak berhubungan dengan kepentingan penegakan hukum. Para tersangka juga diduga memerintahkan penghapusan berkas hasil sadapan dalam sistem Lawful Interception Management System (LIMS) pada Oktober 2026. Sementara itu, penyidik masih memeriksa seorang saksi berinisial SU untuk mengungkap rangkaian peristiwa dan pihak-pihak yang berkaitan dengan perkara tersebut. Ketentuan mengenai penyadapan telah memberikan batasan yang jelas terhadap penggunaan instrumen pemantauan komunikasi. Berdasarkan Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2010, penyadapan hanya dapat dilakukan untuk kepentingan penyelidikan, penyidikan, penuntutan, serta pemeriksaan di persidangan atas tindak pidana berdasarkan undang-undang. Pelaksanaannya juga harus memperhatikan perlindungan HAM, legalitas, kepastian hukum, perlindungan konsumen, dan kerahasiaan. Pengawasan terhadap kewenangan penyadapan menjadi bagian penting untuk mencegah aparat bertindak di luar batas hukum. Tanpa pengawasan dan pertanggungjawaban, teknologi pemantauan yang seharusnya membantu proses penyidikan justru dapat menimbulkan pelanggaran terhadap hak masyarakat. Karena itu, pengungkapan dugaan penyimpangan di lingkungan kepolisian perlu diikuti evaluasi terhadap pelaksanaan prosedur dan penguatan pengawasan internal.…

Data BPS Ungkap Fundamental Ekonomi Nasional Dinilai Tetap Kuat

By Kata IndonesiaNovember 6, 20260

Data BPS Ungkap Fundamental Ekonomi Nasional Dinilai Tetap Kuat JAKARTA – Kondisi perekonomian Indonesia dinilai…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.