• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Politik»Pengganti Hasto Kristiyanto Harus Menjadi Jembatan antara Gerbong Prananda dan Puan

Pengganti Hasto Kristiyanto Harus Menjadi Jembatan antara Gerbong Prananda dan Puan

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 13 January 2025

Kursi Sekjen PDIP diperkirakan segera kosong setelah Hasto Kristiyanto ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, beberapa pekan lalu. Sejumlah nama seperti Utut Adianto, Andi Wijajanto hingga Ahmad Basarah digadang-gadang bakal menggantikan posisi Hasto.

Pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Zaki Mubarak mengungkapkan, Megawati Soekarnoputri harus berhati-hati dalam memilih pengganti Hasto. Sebab, hal tersebut bisa membuat internal PDIP bergejolak terutama antara faksi Prananda Prabowo (Nanan) dan Puan Maharani.

Menurut dia, faksi Puan yang pragmatis cenderung menginginkan posisi Hasto yang berlawanan dengan pemerintah segera diganti. Sementara faksi Nanan yang idealis ingin posisi Hasto tetap dipertahankan. Apalagi, kasus yang menyeret Hasto terkesan bermotif politik.

“Hemat saya, bila ada pergantian, yang paling baik adalah mencari sosok jalan tengah yang bisa diterima baik faksi Nanan dan faksi Puan,” ujar Zaki, Minggu 12 Januari 2025.

Zaki memprediksi, Ahmad Basarah dan Andi Wijojanto akan sulit terpilih sebagai sekjen menggantikan Hasto karena keduanya mewakili kelompok yang saling berseberangan. Basarah dianggap pro-Puan, sementara Andi cenderung dekat dengan faksi Nanan.

Dia menilai figur Utut Adianto bisa menjadi alternatif pilihan Megawati Soekarnoputri karena merupakan kader yang tidak terlalu mencolok condong ke salah satu faksi di internal PDIP. Meskipun, Utut dianggap punya kekurangan dalam leadership dan kompetensi.

“(leadership dan kompetensi) itu yang jadi tantangan Utut. Soalnya dia tidak besar dan tumbuh dari dunia aktivisme atau pergerakan. Tapi untuk jangka pendek, saya kira Utut menjadi alternatif yang lebih baik dibanding pilihan ke Basarah atau Andi,” kata Zaki.

Pemerintah Dorong Penguatan Pendidikan melalui Pembangunan 10 Kampus Kedokteran dan Sains

June 29, 2026

Pemerintah Jalin Kerja Sama dengan Imperial College untuk Kembangkan 10 Kampus Kedokteran

June 29, 2026

Pemerintah Dorong Penguatan Pendidikan melalui Pembangunan 10 Kampus Kedokteran dan Sains

By Kata IndonesiaJune 29, 20260

Pemerintah Dorong Penguatan Pendidikan melalui Pembangunan 10 Kampus Kedokteran dan Sains Oleh: Yusuf Kurniawan Pemerintah…

Pemerintah Jalin Kerja Sama dengan Imperial College untuk Kembangkan 10 Kampus Kedokteran

By Kata IndonesiaJune 29, 20260

Pemerintah Jalin Kerja Sama dengan Imperial College untuk Kembangkan 10 Kampus Kedokteran Oleh: Dimas Saputra…

Presiden Prabowo Percepat Pembangunan Kampus Sains dan Kedokteran di Berbagai Daerah

By Kata IndonesiaJune 29, 20260

Presiden Prabowo Percepat Pembangunan Kampus Sains dan Kedokteran di Berbagai Daerah Jakarta – Pemerintah terus…

Sepuluh Kampus Kedokteran dan Sains Akan Dibangun di Era Prabowo

By Kata IndonesiaJune 29, 20260

Sepuluh Kampus Kedokteran dan Sains Akan Dibangun di Era Prabowo Jakarta – Pemerintah di bawah…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.