• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Pencairan Tukin Dosen Tegaskan Komitmen Negara dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan

Pencairan Tukin Dosen Tegaskan Komitmen Negara dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 23 April 2025

Jakarta – Pemerintah melalui kebijakan terbarunya menegaskan komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi nasional dengan mencairkan Tunjangan Kinerja (Tukin) bagi dosen Aparatur Sipil Negara (ASN). Kebijakan tersebut dituangkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 19 Tahun 2025 yang telah ditandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto dan akan mulai berlaku secara retrospektif sejak Januari 2025.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan bahwa pencairan tukin akan dilakukan untuk periode 12 bulan penuh, ditambah dengan Tunjangan Hari Raya (THR) serta gaji ke-13.

“Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 2,66 triliun untuk mendukung kebijakan ini,” ujar Sri Mulyani.

Ia menambahkan bahwa pencairan akan dilakukan setelah diterbitkannya peraturan pelaksana oleh kementerian terkait, serta petunjuk teknis (juknis) dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Pencairan Tukin ini dijadwalkan akan mulai direalisasikan pada Juli 2025. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menjelaskan bahwa pembayaran akan dilakukan setelah evaluasi kinerja semester pertama para dosen.

“Yang dinilai sejak Januari, tapi pembayarannya kami lakukan di Juli,” ungkap Brian.

Evaluasi kinerja ini menjadi dasar pemberian tukin, sekaligus sebagai upaya meningkatkan akuntabilitas dan profesionalisme dosen dalam menjalankan tugas-tugasnya di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kebijakan pemberian tukin bagi dosen ASN ini disambut positif oleh berbagai kalangan, termasuk legislatif.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hj. Himmatul Aliyah, menyatakan apresiasinya atas langkah pemerintah yang telah merespons aspirasi para dosen. Menurutnya, Perpres Nomor 19 Tahun 2025 adalah bentuk nyata perhatian negara terhadap peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik.

“Aspirasi para dosen telah kami perjuangkan, dan kini pemerintah menjawabnya dengan kebijakan. Perpres 19/2025 tentang Tunjangan Kinerja untuk Dosen ASN, adalah bukti nyata pemerintah memperhatikan kesejahteraan dosen,” tegasnya.

Himmatul juga menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan dosen merupakan salah satu kunci dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih berkualitas dan kompetitif. Dengan adanya dukungan finansial yang lebih baik, diharapkan para dosen dapat lebih fokus dalam meningkatkan kualitas pengajaran, riset, serta pengabdian kepada masyarakat.

Langkah pemerintah ini juga mencerminkan pendekatan yang terukur dan berbasis kinerja dalam tata kelola pendidikan tinggi. Dengan sistem evaluasi sebelum pencairan tukin, negara tidak hanya memberikan insentif, tetapi juga mendorong peningkatan kinerja para dosen secara menyeluruh.

Secara keseluruhan, pencairan tunjangan kinerja dosen ASN tidak hanya menjadi bentuk apresiasi negara terhadap dedikasi mereka, tetapi juga menjadi bagian penting dalam strategi nasional meningkatkan mutu pendidikan tinggi Indonesia. Dengan anggaran yang telah disiapkan dan mekanisme yang dirancang secara komprehensif, kebijakan ini diharapkan mampu menjadi pendorong utama terciptanya sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Pengurangan Ekspor Gas Menjadi Langkah Strategis Menuju Kedaulatan Energi

October 27, 2026

DPR Dukung Pengurangan Ekspor Gas demi Ketahanan Energi Nasional

October 27, 2026

Pengurangan Ekspor Gas Menjadi Langkah Strategis Menuju Kedaulatan Energi

By Kata IndonesiaOctober 27, 20260

Pengurangan Ekspor Gas Menjadi Langkah Strategis Menuju Kedaulatan Energi Oleh: Bima Pradana Pemerintah menata kembali…

DPR Dukung Pengurangan Ekspor Gas demi Ketahanan Energi Nasional

By Kata IndonesiaOctober 27, 20260

DPR Dukung Pengurangan Ekspor Gas demi Ketahanan Energi Nasional Jakarta – Ketua Komisi XII DPR…

Pemerintah Utamakan Kebutuhan Industri Nasional lewat Penyesuaian Ekspor Gas

By Kata IndonesiaOctober 27, 20260

Pemerintah Utamakan Kebutuhan Industri Nasional lewat Penyesuaian Ekspor Gas Jakarta – Pemerintah berencana menghitung ulang…

Sumpah Pemuda 2026, Semangat Patriotik dan Empati Perkuat Persatuan Bangsa

By Kata IndonesiaOctober 27, 20260

Sumpah Pemuda 2026, Semangat Patriotik dan Empati Perkuat Persatuan Bangsa JAKARTA – Peringatan Hari Sumpah…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.