• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Pemerintah Optimalkan Percepatan Pembangunan Papua Dengan Berbagai Lembaga

Pemerintah Optimalkan Percepatan Pembangunan Papua Dengan Berbagai Lembaga

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 2 July 2023

Pemerintah Optimalkan Percepatan Pembangunan Papua Dengan Berbagai Lembaga

Oleh : Veronica Lokbere

Pemerintah RI terus berupaya untuk semakin mengoptimalkan adanya program percepatan pembangunan di Papua dengan menggandeng dan melibatkan banyak sekali pihak termasuk berbagai macam lembaga dalam masyarakat, lembaga agama, lembaga adat, lembaga pemerintahan lain bahkan hingga NGO.

Kantor Staf Presiden (KSP) terus mendorong agar Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) agar bisa langsung bekerja untuk melakukan pengawalan kepada upaya dan program pemerintah dalam percepatan pembangunan di Bumi Cenderawasih.

Terkait adanya imbauan tersebut, Deputi V KSP, Jaleswari Pramodhawardani mengungkapkan bahwa memang saat ini BP3OKP sendiri harus segera bisa tancap gas bersama-sama dengan pemerintah pusat dan juga pemerintah daerah (Pemda) setampat dalam bekerja sama dengan saling menggandeng pada seluruh komponen publik seperti pada pihak legislatif, Non-Governmental Organization (NGO), lembaga keagamaan, khususnya gereja bahkan hingga para rekan-rekan media.

Tidak bisa dipungkiri bahwa sebetulnya keberadaan dari BP3OKP sendiri memang bukan hanya sekedar untuk pembangunan saja, melainkan adanya lembaga tersebut juga untuk bisa memastikan agar adanya dialog bisa terjadi secara 2 (dua) arah agar percepatan pembangunan yang dilakukan di Tanah Papua bisa terjadi dengan inklusif, tepat sasaran dan juga bisa terlaksana secara mendalam.

Dengan kehadiran BP3OKP dalam pembangunan di Bumi Cenderawasih tersebut, maka juga menjadi suatu wujud nyata dari adanya penguatan kelembagaan untuk bisa melakukan sinergitas akan upaya dan program pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah, khususnya dalam penyelenggaraan otonomi khusus (Otsus) di Papua.
Memang, kebutuhan akan adanya koordinasi yang baik, kemudian adanya sinegitas dalam program pembangunan sendiri merupakan sebuah kunci untuk melakukan percepatan pembangunan di Papua bisa terlaksana dengan jah lebih optimal lagi.
Namun, bukan hanya sekedar komitmen akan kelembagaan saja, melainkan juga harus disertai dengan adanya komitmen anggaran pemerintah dalam melakukan pembangunan tersebut agar bisa terus meningkat sebagaimana terlihat dari bagaimana adanya alokasi dana transfer dari pusat ke daerah dan juga dana desa ke Tanah Papua.
Diketahui bahwa seluruh alokasi anggaran yang ditujukan untuk melakukan percepatan pembangunan di Papua tersebut hingga tahun 2022 lalu saja sudah mencapai hingga sebesar 1.092 triliun Rupiah, termasuk juga dengan adanya dana Otsus dan juga dana tambahan infrastruktur yang mencapai hingga sebesar 138,65 triliun Rupiah.
Untuk itu, memang adanya kesamaan akan persepsi terkait dengan bagaimana urgensi seluruh program yang segera dilakukan dan juga dikoordinasikan, adanya sinergitas dari lintas semua pihak terkait adalah tantangan dan juga sekaligus peran yang dapat diisi oleh BP3OKP sehingga lembaga tersebut mampu untuk menjadi orkestrator program sekaligus juga menjadi jembatan penghubung antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah terkait.
Perlu diketahui pula bahwa adanya pembentukan BP3OKP merupakan mandat yang telah termaktub dalam Undang-Undang (UU) Otonomi Khusus (Otsus) Nomor 2 Tahun 2021 untuk bisa semakin memperkuat akuntabilitas dan perencanaan pembangunan.
Pasalnya, lembaga tersebut sendiri memiliki banyak tugas yang sebenarnya sangat vital, yakni melakukan sinkronisasi, harmonisasi, evaluasi koordinasi terkait dengan pelaksanaan program otonomi khusus di wilayah Papua, serta untuk terus melakukan pengawalan pada program rencana induk percepatan pembangunan Papua (RIPPP) dan untuk rencana aksi percepatan pembangunan Papua (RAPPP) pada tahun 2022 hingga 2024 mendatang.
Memang, sejak pemerintahan yang dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia (RI) ketujuh saat ini, yakni Joko Widodo (Jokowi) dan juga bersama dengan Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), K.H. Ma’ruf Amin, seluruh pelaksanaan pembangunan di seluruh wilayah di Bumi Cenderawasih memperoleh perhatian yang sangat perhatian yang sangatlah besar.
Terkait dengan bagaimana perhatian pemerintah yang sangat besar selama ini dalam rencana dan program percepatan pembangunan di Papua, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Theofranus Litaay mengungkapkan bahwa sejatinya pemerintah sendiri sudah sangat menyadari bahwa masyarakat di Bumi Cenderawasih itu merupakan masyarakat yang religius, dimana di sana peranan dari lembaga keagamaan seperti gereja dan para tokoh agama setempat memang sangat memiliki pengaruh besar.
Presiden Jokowi sendiri bahkan secara teratur terus melakukan berbagai macam agenda rapat koordinasi (rakor) terkait dengan pembangunan Papua tersebut. Dengan adanya rakor yang secara teratur dilakukan itu, ditunjukkan dari banyak pengawasan hingga pembaruan dari instrumen yang berguna untuk semakin meningkatkan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat dalam mengawal pembangunan, yang mana salah satu pendekatan yang diterapkan adalah dengan adanya pelibatan aktif dari berbagai lembaga keagamaan, lembaga adat hingga lembaga masyarakat.
Karena, dengan adanya pelibatan dari berbagai lembaga masyarakat hingga lembaga pemerintahan bahkan NGO pun, maka upaya program percepatan pembangunan Papua menjadi semakin maksimal. Kerja keras dari Pemerintah RI untuk berusaha melibatkan semua golongan itu tentunya juga demi bisa semakin mengoptimalkan program pembangunan di Bumi Cenderawasih.

)* Penulis adalah Mahasiswa Papua tinggal di Yogyakarta

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional 

October 26, 2026

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat

October 26, 2026

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional 

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional  Oleh: Bara Winatha Peningkatan kontribusi hilirisasi terhadap investasi dan ekspor membuka peluang strategis bagi penguatan industri nasional di tengah dinamika ekonomi global. Melalui pengolahan sumber daya alam di dalam negeri, Indonesia berpeluang meningkatkan nilai tambah produk, menciptakan lapangan kerja, mengembangkan teknologi, dan memperbesar penerimaan devisa. Namun, keberhasilannya tidak cukup diukur dari pertumbuhan investasi semata, melainkan juga dari kemampuan membangun industri yang produktif, kompetitif, dan berkelanjutan. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa kontribusi investasi hilirisasi mencapai 35 persen pada triwulan III 2026, meningkat dari 26 persen pada 2024. Kenaikan tersebut menunjukkan semakin besarnya peran kegiatan pengolahan dalam struktur investasi nasional sekaligus memperkuat arah pembangunan ekonomi berbasis nilai tambah. Menurut Rosan, investasi perlu menghasilkan manfaat yang lebih luas, terutama penyerapan tenaga kerja, peningkatan kemampuan teknologi, dan penguatan posisi Indonesia dalam rantai pasok global. Pengembangan industri nikel dan baterai kendaraan listrik menjadi salah satu fokus pemerintah. Dalam pelaksanaannya, keseimbangan antara ketersediaan bahan baku, kapasitas pengolahan, dan kebutuhan industri lanjutan harus dijaga agar ekspansi produksi disertai peningkatan kualitas manufaktur. Prospek hilirisasi juga tercermin dalam proyeksi ekspor yang disampaikan Dewan Ekonomi Nasional (DEN). Anggota sekaligus Sekretaris Eksekutif DEN, Septian Hario Seto, memperkirakan nilai ekspor produk hilirisasi mencapai US$50 miliar pada akhir 2026. Angka tersebut meningkat sekitar 45 persen dibandingkan capaian 2024 sebesar US$34,5 miliar. Pertumbuhan diperkirakan terutama berasal dari pengolahan nikel, aluminium, serta komponen baterai litium. Perkembangan tersebut memperlihatkan bahwa basis hilirisasi Indonesia mulai meluas. Septian memperkirakan ekspor produk aluminium mencapai US$7,2 miliar pada 2026, lebih dari dua kali lipat nilai 2024 sebesar US$3,5 miliar. Peningkatan kapasitas produksi dan rencana investasi fasilitas peleburan aluminium atau smelter menjadi faktor pendukung pertumbuhan sektor ini. Di sisi lain, industri baterai menawarkan peluang untuk memperkuat penguasaan teknologi. Indonesia mulai mengembangkan produksi komponen kendaraan listrik, termasuk anoda dan katoda, serta memiliki fasilitas pemurnian litium meskipun tidak mempunyai sumber daya litium domestik. Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan industri dapat ditempuh melalui kemampuan pengolahan, integrasi rantai pasok, dan kerja sama teknologi, bukan semata kepemilikan bahan mentah.…

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat Jakarta – Hilirisasi industri semakin memperkuat perannya…

Penerimaan Negara dari Migas Diproyeksi Lampaui Target 2026

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Penerimaan Negara dari Migas Diproyeksi Lampaui Target 2026 JAKARTA – Peningkatan penerimaan negara dari sektor…

Harga Minyak Menguat, Prospek Pendapatan Negara dari Migas Meningkat

By Kata IndonesiaOctober 25, 20260

Harga Minyak Menguat, Prospek Pendapatan Negara dari Migas Meningkat JAKARTA — Sektor hulu minyak dan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.