• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Pemerintah Evaluasi dan Perketat SOP untuk Menjamin Keamanan Program MBG

Pemerintah Evaluasi dan Perketat SOP untuk Menjamin Keamanan Program MBG

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 10 November 2025

Pemerintah Evaluasi dan Perketat SOP untuk Menjamin Keamanan Program MBG

Jakarta – Pemerintah menegaskan komitmennya memperketat standar operasional prosedur (SOP) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya mencegah terjadinya insiden keracunan serta memastikan keamanan makanan bagi jutaan penerima manfaat. Evaluasi menyeluruh dilakukan untuk memperkuat tata kelola, koordinasi lintas sektor, hingga pengawasan di lapangan agar program berjalan aman dan efektif.

 

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa pemerintah telah mengambil langkah tegas untuk meningkatkan keamanan MBG melalui pengadaan peralatan modern penunjang pengujian makanan.

 

“Kami perketat pengawasan, SOP. Kami juga membeli peralatan-peralatan baru, filter untuk air, perangkat uji untuk tiap makanan yang diproduksi, serta peralatan modern untuk sterilisasi air dan ompreng,” ujarnya.

 

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) turut memastikan tata kelola MBG berjalan terintegrasi melalui penyusunan Rancangan Peraturan Presiden tentang Tata Kelola MBG dan Rancangan Perpres mengenai Struktur Organisasi dan Tata Kerja Badan Gizi Nasional (BGN). Menteri PANRB Rini Widyantini menyatakan bahwa penguatan regulasi menjadi bagian dari percepatan pelaksanaan kebijakan lintas kementerian.

 

“Kementerian PANRB memastikan tata kelola bisa dilaksanakan secara seksama,” tuturnya dalam Rapat Koordinasi Terbatas MBG di Jakarta.

 

Rini menjelaskan bahwa rancangan peraturan tersebut akan mengatur mekanisme kolaborasi instansi, mulai perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan. Selain pemberian makanan bergizi, penguatan infrastruktur, kemitraan, serta koordinasi lintas sektor juga menjadi perhatian.

 

Ia menekankan pentingnya memperkuat Badan Gizi Nasional dan Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Nasional (KPPG) sebagai ujung tombak pelaksanaan program di daerah. “KPPG harus menjadi motor utama di daerah,” ujarnya.

 

Koordinasi lintas sektor juga ditekankan, termasuk kerja sama dengan Kementerian Kesehatan, BPOM, serta kementerian terkait pendidikan. Menurut Rini, hal ini diperlukan agar pengawasan mutu, keamanan pangan, dan pelaksanaan di satuan pendidikan berjalan optimal.

 

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan pentingnya Keputusan Presiden Nomor 28 Tahun 2025 mengenai pembentukan Tim Koordinasi Penyelenggaraan Program MBG.

 

“Ada 82,9 juta penerima manfaat MBG. Kita tidak ingin ada risiko apa pun,” ujarnya.

Melalui penguatan tata kelola, regulasi, dan koordinasi, pemerintah menargetkan pelaksanaan MBG dapat berjalan semakin aman, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi Indonesia yang sehat dan berdaya saing.

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi Satuan…

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana *Jakarta* – Pemerintah terus memperkuat sinergi antara…

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi Oleh : Jems Andrian Pemerintah bersama…

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah  Oleh: Ricky Rinaldi Dinamika perekonomian global yang diwarnai tingginya ketidakpastian pasar keuangan internasional, ketegangan geopolitik lintas benua, serta kebijakan suku bunga tinggi di negara-negara maju memicu tekanan yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi tantangan nyata yang memerlukan kecermatan serta presisi strategi kebijakan ekonomi makro secara komprehensif. Dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan tersebut, ketahanan ekonomi nasional tidak ditentukan oleh respon kepanikan jangka pendek, melainkan oleh kekuatan fundamental ekonomi riil dan solidnya koordinasi kebijakan antar-lembaga. Langkah strategis pemerintah bersama otoritas moneter dalam menjaga ketahanan fundamental ekonomi terbukti menjadi benteng utama dalam mempertahankan stabilitas finansial, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan keberlanjutan arus investasi nasional secara inklusif. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia guna meredam dampak gejolak nilai tukar terhadap perekonomian domestik. Menurutnya, APBN menjalankan peran vital sebagai peredam kejutan (shock absorber) untuk melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dari potensi dampak kenaikan harga barang-barang impor (imported inflation). Pengelolaan defisit anggaran secara disiplin, efisiensi belanja negara, serta optimalisasi penerimaan perpajakan dan non-pajak dipastikan tetap terjaga dengan aman guna menopang kepastian iklim usaha dan memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi pasar keuangan global. Suahasil menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat berdaya tahan, didukung oleh laju pertumbuhan ekonomi yang konsisten berada di atas lima persen, tingkat inflasi nasional yang terkendali dalam sasaran target, serta neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus secara beruntun. Pemerintah memberikan kepastian bagi dunia usaha bahwa ketahanan fiskal Indonesia sangat memadai untuk menghadapi guncangan eksternal. Instrumen insentif perpajakan dan kemudahan fasilitas kepabeanan tetap dialokasikan secara tepat sasaran untuk mendukung industri manufaktur berorientasi ekspor serta mendorong penggunaan komponen dalam negeri demi menekan ketergantungan bahan baku impor. Menjaga fundamental ekonomi di tengah tekanan fluktuasi mata uang merupakan wujud tanggung jawab kepemimpinan ekonomi yang matang dan berpandangan jauh ke depan. Pemerintah memberikan penegasan yang jelas kepada publik bahwa stabilitas Rupiah ditopang oleh kekuatan sektor riil dan cadangan devisa yang mencuputi. Ketegasan pemerintah dalam mendorong pendalaman pasar keuangan serta optimalisasi penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam di dalam negeri menjadi instrumen hukum yang sangat krusial untuk memperkuat ketersediaan likuiditas valuta asing di pasar domestik. Penguatan fundamental ini juga diperkokoh melalui pengawasan ketat terhadap efisiensi belanja BUMN dan korporasi swasta yang memiliki kewajiban utang luar negeri. Koordinasi berkala dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan setiap potensi risiko likuiditas terdeteksi dan dimitigasi secara terukur sebelum berdampak pada sektor perbankan nasional. Langkah pencegahan yang terintegrasi ini menjamin bahwa seluruh industri keuangan nasional memiliki bantalan modal yang sangat tebal dalam menghadapi gejolak eksternal. Langkah percepatan penataan ekosistem modal usaha dan daya saing industri dalam negeri ini berjalan selaras dengan dorongan penanaman modal strategis. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan ketahanan fundamental ekonomi nasional menjadi faktor penentu utama yang menjaga kepercayaan para investor global untuk tetap menanamkan modal jangka panjang di Indonesia. Menurutnya, dinamika kurs jangka pendek tidak menyurutkan minat investasi langsung (Foreign Direct Investment) karena daya tarik Indonesia terletak pada besarnya potensi pasar domestik, kelimpahan sumber daya alam, dan ketegasan kebijakan hilirisasi industri.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.